Anda di halaman 1dari 12

Oktariana, P. A, 2006.

Perbandingan
Perubahan

Hemodinamik

Symposium and Workshop on


Neuroanesthesia.

Ist

Antaran Penggunaan Propofol

Indonesian

Symposium

on

dan

Pediatric

Anesthesia.

Kombinasi

Ketamin-

Propofol

untuk

Anestesi.

Program

Kedokteran,

Induksi
Studi

Utama. 2007. Tahun 2030 Prevalensi

Surakarta:

Kanker Serviks Di Indonesia

FIKUNS.
Partila

Grand Aquila Hotel Bandung

Mencapai 21,3 Juta Orang.

&

Pratlas,

Understanding

2001.

Homedynamic

Responses

to

Tracheal

Available

from

http://m.depkes.
go.id/index.php/berita/press-

Intubation. Can J. Anesth. 48.

release/414-tahun-2030-

http://www.oja.org.

prevalensi-kanker-cerviks-di-

Stowe, D. F., Bosnjak, Z.J., Kampine,


J.P.,

1992.

Comparison

of

Etomidate,

indonesia. Accessed 10 Januari


2013.
Wikipedia.

Ketamine,Midazolam, Propofol
and Thiopental on Function and

2007.

Hipertensi.

htt//wikipedia.com.

diakses

tanggal 13 Desember 2012.

\Metabolism of Isolated Heart.


Yulinah, Elin Sukandar, 2011. ISO
Subarja.

2009.

Pengaruh

Pemasangan Endotrachealtube

Farmakoterapi, jilid 2. Jakarta:


IAI.

terhadap Peningkatan Tekanan


Darah pada Pasien yang Akan
Dioperasi di Instalasi Bedah
Sentral

RSUD Dr. Moewardi

Surakarta.

Skripsi

dipubliaksikan).

(tidak

Surakarta:

Tekanan

Darah

Antara

Pemberian Propofol &


Kombinasi

Ketamin

Propofol

Pada Induksi Anestesi di IBS RS


Kasih Ibu Surakarta. Skripsi.

UNISAHID.
Thaib,

Yunus. 2008. Perbedaan Penurunan

M.R.,

2005.

Programme.

4th

Scientific

Surakarta:

Fakultas

Keperawatan

USAHID.

Indonesian

Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. 6, No. 3, November 2013

23

HUBUNGAN KADAR ALBUMIN DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PADA


PASIEN POST OPERASI LAPARATOMY
DI RUANG MAWAR RUMAH SAKIT SLAMET RIYADI
SURAKARTA

Lilis Murtutik, Marjiyanto

ABSTRAK

Latar Belakang: Studi pendahuluan di RST Slamet Riyadi Surakarta diketahui


data pasien post operasi laparatomy pada bulan Januari 2013 di ruang Mawar
RS Slamet Riyadi ada 160 pasien, yang dilakukan operasi laparatomi ada 31
pasien (19,38%). Dijumpa juga pasien post operasi laparatomy eksplorasi di
ruang Mawar RS Slamet Riyadi Surakarta sebagian besar mengalami nyeri
yang tinggi setelah tindakan operasi, dan diantaranya menjalani perawatan
lebih dari 7 hari hal ini terjadi karena belum menyatunya jaringan kulit sehingga
diperlukan perawatan lebih lama.
Tujuan : Mengetahui hubungan Kadar Albumin dengan penyembuhan luka
pada pasien post operasi laparatomy di Ruang Mawar Rumah Sakit Slamet
Riyadi Surakarta.
Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan rancangan
cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua pasien post operasi
laparatomy di Ruang Mawar RST Slamet Riyadi Surakarta yang berjumlah 31
orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien post operasi
laparatomy dengan teknik total sampling. Teknik analisis yang digunakan
dengan analisis Chi-Square.
Hasil: (1) Kadar albumin pasien yang mempunyai kadar albumin normal (antara
3,5 5,2 g/dl ada 12 orang (37,5%) dan tidak normal (< 3,5 g/dl yaitu ada 20
orang (62,5%); (2) Tingkat penyembuhan luka diketahui yang termasuk belum
sembuh ada 6 orang (18,8%) dan yang sudah sembuh ada 26 orang (81,3%);
(3) Ada hubungan yang signifikan antara kadar albumin dengan penyembuhan
luka pada pasien post operasi laparatomy di ruang Mawar RS Slamet Riyadi
Surakarta ( 2hit = 5,492 ; p = 0,013).
Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara kadar albumin dengan
penyembuhan luka pada pasien post operasi laparatomy di ruang Mawar
Rumah Sakit Slamet Riyadi Surakarta.
Kata Kunci : Kadar Albumin, Penyembuhan Luka.

24

Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. 6, No. 3, November 2013

PENDAHULUAN

(pengenceran

Bedah

laparatomi

merupakan tindakan operasi pada


daerah

abdomen,

laparatomi
sayatan
daerah

merupakan

yang

dilakukan

abdomen

yang

membuat

darah)
sirkulasi

yang
oksigen

terganggu (Abadi, 2007).

bedah

Infus albumin telah dipakai

teknik

sejak puluhan tahun yang lalu

pada

sebagai salah satu pilihan terapi

dapat

dalam praktek medis. Tujuannya

dilakukan pada bedah digestif dan

adalah

kandungan. (Medicastore, 2012).

hipoalbuminemia pada berbagai

Bedah
merupakan

laparatomy
tindakan

pembedahan.
penyembuhan

lukanya

juga

mengatasi

penyakit.

kondisi

Menurunnya

kadar

dengan

albumin dapat menjadi penyebab

Proses

terjadinya kelainan tetapi lebih

akan

banyak

merupakan

komplikasi

melalui beberapa tahapan yaitu

penyakit

yang

inflamasi, proliferasi, fibroblastik

sebelumnya.

Banyaknya

dan

2005).

yang membuktikan bahwa kadar

Kesembuhan luka operasi sangat

albumin darah berkaitan dengan

dipengaruhi oleh suplai oksigen

prognosis

dan nutrisi ke dalam jaringan

berkeyakinan untuk memperbaiki

(Kartinah, 2006).

hipoalbuminemia

maturasi

(Hendro,

Albumin merupakan molekul

membuat

Di

Rumah

yang bergabung dengan oksigen

Riyadi

Surakarta,

dan

2011

jumlah

dioksida

untuk

data

para

dengan

ahli

infus

albumin.

protein di dalam sel darah merah

karbon

diderita

Sakit

Slamet

pada

tahun

pasien

yang

diangkut melalui sistem peredaran

menjalani

operasi

bedah

darah ke sel-sel dalam tubuh

sebanyak

1.148

pasien,

(Wikepedia, 2007). Pasien yang

sedangkan

yang

normal memiliki kadar hemoglobin

operasi laparatomi sebanyak 151

> 11 g/dl. Saat post operasi

pasien.

minimal harus 10 g/dl apabila

Desember

kurang dari jumlah tersebut akan

operasi

menimbulkan

kegiatan yang terdiri dari 230

hemodilusi

Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. 6, No. 3, November 2013

Pada
tahun
bedah

dilakukan

periode
2012
umum

1-30
jumlah
350

25

operasi besar dan 120 operasi

kesembuhan

sedang. Data pasien post operasi

Tidak

pada tanggal 1 30 Januari 2013

jaringan

di ruang Mawar RS Slamet Riyadi

pembedahan

sebanyak

satunya disebabkan suplai darah

160

pasien,

yang

luka

segera
kulit

menyatunya
akibat

luka

terutama

ke

31 pasien (19,38%), dan sisanya

membuat peneliti tertarik untuk

sebanyak 129 pasien (80,63%)

mengadakan penelitian di wilayah

pasien

tersebut.

operasi bedah

Hal

salah

dilakukan operasi laparatomi ada

dengan

jaringan.

sempurna.

inilah

yang

umum. Penulis menjumpai juga


pasien post operasi laparatomy

Tujuan Penelitian

eksplorasi di ruang Mawar RS

Mengetahui hubungan Kadar Albumin

Slamet Riyadi Surakarta sebagian

dengan penyembuhan

besar mengalami nyeri yang tinggi

pasien

terutama

Ruang Mawar Rumah Sakit Slamet

pada

setelah

tindakan

tersebut

juga

awal

operasi.

dibenarkan

Hal

Riyadi Surakarta

oleh
TINJAUAN PUSTAKA

Mawar

Luka

yang

merawat

dan

pada

post operasi laparatomy di

perawat yang bertugas di ruang

harinya,

setiap

diantaranya

Luka

adalah

hilang

atau

menjalani perawatan lebih dari 7

rusaknya sebagian jaringan tubuh.

hari dan informasi yang kami

Keadaan ini dapat disebabkan

peroleh hal

oleh trauma benda tajam atau

besar

terjadi

tersebut

sebagian

karena

belum

tumpul,

perubahan

suhu,

zat

menyatunya jaringan kulit sampai

kimia, ledakan, sengatan listrik

hari ke-6 post operasi laparatomy

atau

sehingga diperlukan

(Sjamsuhidajat,

lebih

26

harihari

luka

lama,

perawatan

sedangkan

gigitan

hewan
2004).

post

Adapun luka operasi adalah

operasi

laparatomy

di

Ruang

luka akut yang dibuat oleh ahli

Mawar

sebanyak

31

orang

bedah dengan tujuan terapi atau

dengan luka tak sempurna 5

rekonstruksi (Asmussen & Sollner

orang dan 26 orang mempunyai

cit Ismail, 2007).

Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. 6, No. 3, November 2013

Konsep Dasar Laparatomi


Bedah

Kerangka Konsep

laparatomi

merupakan tindakan operasi pada


daerah

abdomen,

laparatomi
sayatan
daerah

bedah

merupakan

yang

dilakukan

abdomen

yang

teknik

Variabel Bebas :

Variabel Terikat :
Penyembuhan Luka

Kadar Albumen

Gambar 1. Kerangka Konsep

pada
dapat

dilakukan pada bedah digestif dan


kandungan. (http://medicastore.m

METODOLOGI PENELITIAN
Jenis dan Rancangan Penelitian
Jenis

penelitian

2012).

menggunakan metode penelitian

Perawatan post laparatomi adalah

deskriptif observasional. Adapun

bentuk pelayanan perawatan yang

rancangan yang digunakan dalam

diberikan kepada pasien-pasien

penelitian

yang

sectional karena mengambil data

telah

menjalani

operasi

pembedahan perut.

ini

dengan

cross-

dari variabel bebas dan terikat


pada waktu yang bersamaan.

Kadar Albumin

Populasi dan Sampel

Albumin merupakan protein

Populasi

dan

plasma yang paling banyak dalam

sampel

tubuh manusia, yaitu sekitar 55-

adalah semua pasien post operasi

60% dari protein serum yang

Laparatomy

terukur. Albumin terdiri dari rantai

Rumah

polipeptida tunggal dengan berat

Surakarta.

molekul 66,4 kDa dan terdiri dari

dalam

sekaligus

di

Sakit

penelitian

Ruang

Mawar

Slamet

Riyadi

FInstrumen Penelitian

585 asam amino. Pada molekul

Instrumen

albumin

terdapat

digunakan dengan:

disulfida

yang

asam-asam

17

ikatan

menghubungkan
amino

mengandung sulfur.

yang

ini

penelitian

yang

1. Uji Albumin responden dengan


menggunakan uji laboratorium
dengan menggunakan metode
cyanmethemoglobin.
2. Penyembuhan
post

Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. 6, No. 3, November 2013

luka

laparatomy

pasien

digunakan
27

dengan menggunakan lembar

Dikatakan sembuh bila

observasi

skor 1, dan bila belum

dengan

checlist.

Dalam melakukan penelitian,


dilakukan oleh 2 observer.

sembuh diberi skor 0.


b) Tanda-tanda
penyembuhan luka yaitu
suhu 36 37.5 0C, nadi

Teknik Analisis Data

74 84x/menit, nafas

a. Analisis Univariate
Analisa

yang

dilakukan

24x/menit

dan

terhadap variabel dari hasil

tekanan darah 110/70

penelitian yang berupa narasi,

130/90 mmHg, hangat

tabel dan grafik.

pada

1) Variabel

bebas

kulit,

berkurang,

bengkak
nyeri

saat

menggambarkan:

ditekan/bergerak,

Nilai dari pengaruh albumin

terdapat cairan serosa,

pasien

terasa

post

operasi

gatal,

laparatomy di ruang Mawar

menyatunya

Rumah Sakit Slamet Riyadi

kulit.

Surakarta.

jaringan

Dikatakan

Setelah data terkumpul

normal bila nilai albumin

dan ditabulasi selanjutnya

3,5 5,2 g/dl dan dikatakan

dianalisis dengan bantuan

tidak

SPSS 18.0 for windows

normal

bila

nilai

albuminnya < 3,5 gr/dl.

XP. Hasil analisis jumlah

Setelah data terkumpul dan

disajikan dalam tabel.

ditabulasi

selanjutnya

b. Analisis Bivariat

dianalisis dengan bantuan

Analisis

SPSS 18.0 for windows

merupakan

SP2. Hasil analisis jumlah

digunakan untuk menerangkan

disajikan dalam tabel.

hubung-an

2) Variabel

28

12

terikat

dengan

bivariat
analisis

kadar

yang

albumin

penyembuhan
pasien

post

luka

menggambarkan:

pada

operasi

a) Nilai penyembuhan luka

laparatomy di Ruang Mawar

Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. 6, No. 3, November 2013

Rumah Sakit Slamet Riyadi

Kadar Albumin

Surakarta.

Setelah

data

kemudian
pengolahan

terkumpul

< 3,5 g/dl (Tdk

dilakukan

Normal)

data

dengan
2

analisis Chi-Square ( ).

3,5 5,2 g/dl

12

37,5

20

62,5

(Normal)
Penyembuhan

HASIL PENELITIAN

luka :

Karakteristik Responden

Belum

Tabel 1

sembuh

Distribusi Karakteristik

Sembuh

6
18,8
26

81,3

Responden
Variabel

Frekue

Persent

nsi (f)

ase (%)

Berdasarkan
diketahui

bahwa

Tabel

kebanyakan

Umur

responden berumur antara 20-30

Responden

tahun yaitu sebanyak 16 orang

< 20 tahun

9,4

(50,0%).

20 30

16

50,0

pendidikan

13

40,6

tahun
> 30 tahun

Dilihat

dari

tingkat

sebagian

besar

pendidikan SLTA yaitu 21 orang


(65,6%), dan

dilihat dari jenis

Tingkat

pekerjaan responden kebanyakan

Pendidikan

sebagai PNS/TNI/POLRI (50,0%)

SD

9,4

dari keseluruhan responden yang

SLTP

18,8

diteliti.

SLTA

21

65,6

PT

6,3

Pekerjaan :

mayoritas

mempunyai

kadar

albumin sebanyak 3,5-5,2 g/dl


16

50,0

PNS/TNI/Polri

(Normal) yaitu sebanyak 20 orang


(62,5%),

18,8

Wiraswasta
Swasta

Dilihat dari kadar albumin

dan

dilihat

dari

penyembuahan luka kebanyakan


sudah sembuh (81,3%).

10

31,3

Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. 6, No. 3, November 2013

29

Analisis dan Pembahasan

(2007), pasien normal memiliki

1. Analisis Univariat

kadar

a. Kadar Albumin pasien


Setelah

g/dl.

menurut

nilai

g/dl apabila kurang dari jumlah


tersebut

akan

menimbulkan

kriteria variabel kadar albumin

hemodulasi

pasien yang mempunyai kadar

darah) yang membuat sirkulasi

albumin

(Tidak

oksigen terganggu, dan kadar

normal) ada 12 orang (37,5%)

albumin normal yang harus

dan yang mempunyai kadar

dimiliki

albumin antara 3,55,2 g/dl ada

laparatomy minimal 3,5 g/dl.

20

<

orang

35

g/dl

(62,5%).

Hasil

(pengenceran

pada

pasien

post

b. Tingkat Penyembuhan Luka

tersebut menunjukkan bahwa

Berdasarkan pengumpulan

kebanyakan pasien mempunyai

data

kadar

variabel tingkat penyembuhan

albumin

antara 3,55,2

normal

yaitu

g/dl yaitu ada

menurut

luka

nilai

diketahui

kriteria

bahwa

termasuk

responden yang diteliti. Hal ini

sebanyak 6 orang (18,8%), dan

berarti kebanyakan pasien post

yang sudah sembuh sebanyak

operasi laparatomy di ruang

26

Mawar

Riyadi

berarti

kebanyakan

Surakarta mempunyai albumin

sudah

sembuh

normal, padahal ukuran kadar

operasi

albumin dikatakan normal yaitu

sebanyak 26 orang (81,3%)

mempunyai skala 3,5 5,2 g/dl.

dari keseluruhan pasien post

RST

Slamet

belum

yang

20 orang (62,5%) dari seluruh

Albumin

orang

operasi

molekul protein di dalam sel

Mawar

darah merah yang bergabung

Surakarta.

dioksida untuk diangkut melalui

sembuh

(81,3%).

Hal

dari

laparatomy

merupakan

dengan oksigen dan karbon

30

3,5-5,2

Saat post laparatomy harus 3,5


dilakukan

pengumpulan

albumin

ini

pasien
post
yaitu

laparatomy di ruang
RST

Slamet

Riyadi

2. Analisis Bivariat
Berdasarkan

hasil

analisis

sistem peredaran darah ke sel-

regresi diketahui bahwa terdapat

sel dalam tubuh. Menurut Abadi

hubungan yang signifikan antara

Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. 6, No. 3, November 2013

terhadap

PENUTUP

penyembuhan luka pada pasien

Simpulan

kadar

albumin

post operasi laparatomy di ruang


mawar

RST

Slamet

1. Albumin

Riyadi

pasien

yang

kadar

albumin

mempunyai

Surakarta, dimana nilai uji Chi-

normal (antara 3,5 5,2 g/dl

Square = 5,492 > 3,841 dengan

ada 12 orang (37,5%) dan

nilai probabilitas ( ) 0,013 yang

tidak normal (< 3,5 g/dl yaitu

nilainya kurang dari 0,05, artinya

ada 20 orang (62,5%).

bahwa semakin baik kadar atau

2. Tingkat

penyembuhan

normal kadar albumin yang dimiliki

diketahui

pasien maka semakin baik tingkat

belum sembuh sebanyak 6

kesembuhan

orang

luka

pasien

post

yang

luka

(18,8%)

termasuk

dan

yang

operasi laparatomy yang dirawat di

sudah sembuh sebanyak 26

di ruang Mawar RST Slamet Riyadi

orang (81,3%).
3. Ada hubungan yang signifikan

Surakarta.

antara kadar albumin dengan

Di samping itu, hasil penelitian


ini didukung oleh penelitian yang

penyembuhan

dilakukan

pasien

(2007),

oleh
yang

Hubungan

Nur

Iksanudin

meneliti

antara

post

gizi

Surakarta (

dengan

0,013).

infeksi

luka

operasi pasca apendektomi pada


pasien apendisitis akut di RSUD

operasi

Rumah Sakit Slamet Riyadi

berdasar kadar albumin serum


kejadian

pada

laparatomy di ruang Mawar

tentang

status

luka

2
hit

= 5,492 ;

Saran
1. Bagi

Perawat,

Diharapkan

Dr. Moewardi. Hasil penelitiannya

dapat

menyimpulkan

pengetahuan dan kesadaran

hubungan

bahwa

antara

terdapat

status

gizi

meningkatkan

untuk mau dan mampu terlibat

berdasar kadar albumin serum

dalam

dengan

laparatomy

kejadian

infeksi

luka

penanganan
agar

operasi
dapat

operasi pasca apendektomi pada

mengurangi terjadinya infeksi

pasien apendisitis akut di RSUD

pasien

Dr. Moewardi.

laparatomy.

Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. 6, No. 3, November 2013

luka

post

operasi

31

2. Bagi

Institusi

Pendidikan,

Diharapkan

memberikan

4. Bagi

Peneliti

Berikutnya,

Diharapkan untuk meneliti dan

tambahan pengetahuan dan

mengembangkan

dalam

wawasan

bidang

selain

kepada

berbagai

kesehatan

kalangan pendidikan mengenai

tentang

pengaruh

mempengaruh

tingkat

albumin

terhadap

penyembuhan

operasi

post

luka

operasi

laparatomy.

meningkatkan

pelayanan
dengan

kesembuhan
kadar

yang
medical

mutu

oksigenisasi,

yang
tingkat

luka

albumin,

lamanya

3. Bagi Rumah Sakit, Diharapkan


dapat

faktor

dengan
misalnya

dirawat,

umur,

dan

asupan

makanan.

berkaitan
bedah

khususnya bedah laparascopy.

32

Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. 6, No. 3, November 2013

DAFTAR PUSTAKA

Hati.

Divisi

Departemen
Abadi, A. 2007. Kadar Hemoglobin
Ibu

Post

Partum,

http/www.simposia.ac.id,

April

2009.
Agung,

M.,

Hendri,

W.

2005.

Ilmu

Harmono,

S.

2002.

Infeksi

Luka

Pada

Pasien

Pasca

Lamanya

Yogyakarta,

Operasi.

publikasikan.

dexamedia.com/

Operasi
Bedah

Dewasa di Unit Bedah RSUP

terhadap

http://www.

Faktor-faktor

resiko

DR

Luka

Penyakit

Dalam FKUI/RSCM Jakarta.

Pengaruh Kadar Albumin Serum

Penyembuhan

Hepatologi,

Idexx.

Sardjito

2003.

Yogjakarta,

UGM,

Phase

tidak

of

di

Wound

test/htdocs/dexamedicca/

Healing. http/www.idexx.com. 8

article_files/kadar

Oktober 2012.

albumin

serum_terhadap

Irmanthea.

2007.

Definisi

Luka.

lamanya_penyenbuhan_luka_op

http//www.oirman-

erasi.pdf, artikel No. 1. Vol. 8,

thea.blogspot.com/2007/07/1,

Januari Maret 2005.

30 Nopember 2012.

Asosiasi Institusi Pendidikan D III


Keperawatan
Tengah.

Propinsi

2005.

Operasional Prosedur
Perawatan

Luka

Jawa

Luka

Perawatannya.

dalam

luka_pdf.com.Diakses

Jahit.

dan

http://docs.

google.com/merawattanggal

22 Desember 2009.
Jong, Wim. 1997. Buku Ajar Ilmu

Cunningham, G. F., MacDonald, P.C.,


Grand, N. F. 1997, Obstetri
Williams, edisi 19, Jakarta, EGC
Gonzales ER, Kannewurf B. 1998.
The Clinical use of Albumin. US
Pharmacist.

Bedah, Cetakan 1 : Jakarta


EGC.
Kartinah.

2009.

Mekanisme

Penyembuhan Luka. KDM 2006.


Keperawatan S1, FIK, UMS.
Kozier, B., Erb, G., Blas, K. 1995.

Hasan, Irsan, dan Tities Anggraeni


2008.

2007.

Standard

Semarang: Askep.

Indra.

Ismail.

Peran

Albumin

Fundamental
Concepts

of

Process

Nursing

Practise,

dalam Penatalaksanaan Sirois


Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. 6, No. 3, November 2013

33

California,

Addison-Wesley

Publishing Company
Margaretha,

Liese

blogspot.com/2007/11/,

Alfha.

2008.

Karakteristik Persalinan dengan

30

September 2007
Refay Ekha Vinaya. 2009. Hubungan

Tindakan Sectio Caesarea di

Kadar

Bagian Obstetri dan Ginekologi

Penyembuhan Luka Post Secsio

RSMH Palembang Periode 1

Caesarea di Ruang Mawar I

Januari

RSUD Dr. Moewardi Surakarta.

30

Juni

2007.

Hemoglobin

Palembang: Fak. K. Universitas

Skripsi

Sriwijaya.

Surakarta: UMS.

Notoatmojo,

S.

2005.

Metodologi

Penelitian Kesehatan,

Jakarta,

Rineka Cipta.
Nur

httl,http/www.nursingbrainriza/

Iksanudin.
antara

(tidak

dengan

dipublikasikan).

Setiadi. 2007. Konsep dan Penulisan


Riset Keperawatan. Yogyakarta:
Graha Ilmu.

2007.

Status

Hubungan

Gizi

berdasar

Sjamsuhidrajat. 2007. Buku Ajar Ilmu


Bedah, Jakarta: EGC.

Kadar Albumin Serum dengan

Suharsimi, Arikunto. 2006. Prosedur

Kejadian Infeksi Luka Operasi

Penelitian ; Suatu Pendekatan

Pasca

Praktik, edisi revisi VI, Jakarta:

Pasien

Apendektomi
Apendisitis

pada

Akut

di

RSUD Dr.Moewardi Surakarta.


Skripsi

(tidak

dipublikasikan).

Surakarta: UMS.

Rineka Cipta.
Smeltzer, Suzanne C dan Brenda G
Bare.

2002.

Keperawatan

Oxorn. 2003. Patologi dan Fisiologi


Persalinan, Essentia Medika.
Perdanakusuma. 2007. Course Book.

Buku
Medikal

Ajar
Bedah,

edisi 8. Jakarta: EGC.


Utomo,

D.

1999.

Penggunaan

Antibiotik

Profilaksis

pada

One Day Interactive Course.

Operasi

Bersih

dan

Evidence-Based Wound Care

Terkontaminasi di IRD RSIA

Management From Evidence To

Malang, MABBI XIII, Jakarta.

Therapy.

Jurnal

Ilmu

Bedah

Indonesia.Yogyakarta : IKABI.
Riza. 2007. Faktor Penyembuhan

Wiknyosastro.

2000.

Kebidanan,

Ilmu

Jakarta:

Bedah
Yayasan

Bina Pustaka.

Luka,
34

Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. 6, No. 3, November 2013