Anda di halaman 1dari 30

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan

: SMP

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas/Semester

: IX/I

Materi Pokok

: Kesebangunan Bangun Datar

Pertemuan ke

:1

Alokasi Waktu

: 3 x 40 menit (Pertemuan 1)

A Kompetensi Inti
KI 1

: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI 2

: Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli


(toleransi, gotongroyong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.

KI 3

: Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa


ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4

: Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,


mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis,
membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B Kompetensi Dasar
6 Menjelaskan dan menentukan kesebangunan dan kekongruenan antar bangun datar.
5 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kesebangunan dan kekongruenan
antar bangun datar.
C Indikator
KD 3.6
Pertemuan 1
1
Mengidentifikasi dua bangun datar yang sebangun.
2
Menyebutkan syarat-syarat dua bangun datar yang sebangun.
3
Menentukan dua bangun datar yang sebangun.
Pertemuan 2
4
Mengidentifikasi dua segitiga yang sebangun.
5
Menyebutkan syarat-syarat dua segitiga sebangun.
6
Menentukan dua segitiga yang sebangun.
Pertemuan 3
1

7
8
9
10
11
12

Mengidentifikasi dua bangun datar yang kongruen.


Menyebutkan syarat-syarat dua bangun datar yang kongruen.
Menentukan dua bangun datar yang kongruen.
Mengidentifikasi dua segitiga yang kongruen.
Menyebutkan syarat-syarat dua segitiga yang kongruen.
Menentukan dua segitiga yang kongruen.

KD 4.5
Pertemuan 1
1
Menyelesaikan permasalahan sehari-hari mengenai kesebangunan bangun
datar.
Pertemuan 2
2
Menyelesaikan

permasalahan

sehari-hari

mengenai

kesebangunan

segitiga.
Pertemuan 3
3
Menyelesaikan permasalahan sehari-hari mengenai kekongruenan bangun
4

datar.
Menyelesaikan

permasalahan

sehari-hari

mengenai

kekongruenan

segitiga.
D Materi Pembelajaran
1 Reguler
Kesebangunan dan Kekongruenan
Pertemuan ke-1

Kesebangunan dua bangun datar

Pertemuan ke-2

Segitiga-segitiga sebangun

Pertemuan ke-3

Kekongruenan dua bangun datar


Segitiga-segitiga kongruen

Pengayaan
Pemberian soal-soal yang berhubungan dengan kesebangunan bangun datar
dengan memberikan soal tentang kesebangunan bangun datar yang telah
2

dimodifikasi.
Remedial
Menurut analisis materi, materi yang sulit bagi siswa adalah menyelesaikan
permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan kesebangunan bangun datar.

E Langkah-langkah Pembelajaran
1 Pendahuluan
2

a. Guru membuka pelajaran.


b. Guru mempersiapkan siswa untuk belajar misalnya dengan berdoa untuk
kelancaran pembelajaran dan memeriksa kehadiran siswa.
c. Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan siswa kembali tentang Materi
perbandingan dan bangun datar.
Misal: Siswa diminta menjelaskan materi perbandingan dan bangun datar yang
telah dipelajari.
d. Guru memotivasi siswa dengan memberikan penjelasan tentang penemu konsep
kesebangunan dan guru memberikan contoh konsep kesebangunana bangun datar
yang ada di lingkungan sehari-hari. Misal: Guru menceritakan kisah hidup Thales
yaitu seorang ahli geometri, astronomi, politik serta matematika yakni di bidang
kesebangunan. Dan guru memotivasi siswa dengan memberikan contoh konsep
kesebangunan yang ada dilingkungan sehari-hari yaitu foto 2x6 dan 4x6, serta
miniatur mobil dengan skala 1:36 dari ukuran sebenarnya.
Fase 1: Mengklarifikasikan maksud dan establishing set
e. Guru mengomunikasikan tujuan pembelajaran kepada siswa.
f. Guru menyampaikan aspek-aspek yang akan dinilai antara lain berani
berpendapat serta bekerja sama secara berkelompok, dan penilaian kuis individu.
2 Kegiatan Inti
Fase 2: Memfokuskan diskusi.
a. Guru menetapkan aturan-aturan dalam diskusi.
b. Guru membagikan siswa dalam kelompok-kelompok heterogen, dan memberikan
kesempatan pada setiap kelompok untuk memilih anggota sebagai notulen.
c. Siswa diminta untuk membaca LKK yang diberikan oleh guru, selanjutnya siswa
diminta untuk mengerjakan LKK . (Mengamati)
d. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang hal-hal yang
belum dipahami. (Menanya)
Misal: siswa diminta agar menanyakan hal-hal yang terkait dengan LKK, seperti
bagaimana menentukan sisi-sisi yang bersesuaian dan sudut-sudut yang
bersesuaian.
e. Dari kegiatan diskusi, siswa diminta untuk mencari informasi mengenai
perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian dan besar sudut yang bersesuaian.
(Mengeksplorasi)
f. Setelah mencari informasi mengenai perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian dan
besar sudut yang bersesuaian dari bebrapa gambar siswa diminta menganalisis
bangun datar yang sebangun kemudian menentukan syarat-syarat dua bangun
dikatakan sebangun. (Menalar)
Fase 3: Mengendalikan diskusi
g. Guru berkeliling untuk memonitor interaksi siswa selama berdiskusi dalam
kelompok masing-masing.
3

h. Guru meminta beberapa kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi di depan


kelas dan ditanggapi oleh kelompok lain. (Mengomunikasikan)
i. Guru mengonfirmasi jawaban yang diberikan dan menegaskan jawaban yang
benar. (Mengomunikasi)
j. Guru memberikan contoh soal mengenai permasalahan sehari-hari yang
berhubungan dengan kesebangunan bangun datar. (Lampiran 10)
k. Siswa diminta untuk mengerjakan latihan soal yang dikerjakan secara individu.
3

(Lampiran 11)
Kegiatan Penutup
Fase 4 : Mengakhiri diskusi
a
b

Siswa bersama dengan guru melakukan refleksi selama pembelajaran.


Dipandu guru, siswa menyimpulkan hasil diskusi yang meliputi syarat dua

bangun datar yang sebangun.


Secara individual, siswa mengerjakan kuis yang diberikan oleh guru.

Fase 5: Melaksanakan Tanya Jawab Singkat Tentang Proses Diskusi


d

Melalui tanya jawab, guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk

menanyakan materi yang belum di mengerti.


Siswa diminta untuk mengevaluasi sikap, gagasan, dan cara berfikir mereka

ketika berdiskusi.
Guru mengakhiri pembelajaran hari ini dengan menyampaikan materi yang akan
dipelajari pada pertemuan selanjutnya.

A. Penilaian, Pembelajaran Remedial, dan Pengayaan


1.
Sikap Sosial
a. Teknik Penilaian: Observasi
b. Instrumen Penilaian: Jurnal (Lampiran 3 )
2.

Pengetahuan
a.

Teknik Penilaian: Tes tertulis

b.

Instrumen Penilaian: Terlampir (Lampiran 5 )

c.

Kisi-kisi:

N
Indikator Soal
o
1. 1 Menyebutkan
syarat-syarat
kesebangunan
2

Mengidentifikasi bangun datar


yang sebangun

3. 3

Menentukan dua bangun datar


yang sebangun

Bentu
k soal
Uraia
n
Uraia
n

Uraia

Soal
1. Sebutkan syarat-syarat dua bangun datar
dikatakan sebangun!
2. Apakah trapesium di bawah ini sebangun?
Jelaskan!

Amatilah gambar bangun berikut !

Sebutkan pasangan bangun yang sebangun dan


berikan alasan mengapa sebangun!

Keterampilan
5

a.

Teknik Penilaian: Tes tulis

b.

Instrumen Penilaian: Terlampir (Lampiran 5 )

Kisi-kisi:
No
4.

Indikator Soal

Bentuk
soal

Soal

Menyelesaikan
permasalahan
sehari-hari
mengenai
kesebangunan
Bangun datar

Uraian

Rani ingin memasang sebuah foto


di sebuah pigora. Namun
sebelumnya, foto tersebut ditempel
pada selembar karton yang
berukuran 50 cm 50 cm. Di
bagian sisi kiri, kanan foto diberi
jarak 4 cm, sedangkan sisi atas foto
diberi jarak 3 cm. Jika foto dan
karton tersebut sebangun, maka:
a. Berapa lebar karton di bagian
bawah yang tidak tertutup oleh
foto tersebut?
b. Perbandingan luas foto dan
luas karton.

4. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


a. Pembelajaran Remedial (Lampiran 6)
Materi pembelajaran remedial sama dengan materi regular. Remedial diberikan
dengan beberapa cara, antara lain:
Jika siswa yang belum tuntas KKM relatif banyak yaitu 75%, maka akan
diberikan materi lagi, kemudian siswa mengerjakan soal yang tingkat

kesulitannya sama dengan kuis.


Jika siswa yang belum tuntas KKM relatif sedikit yaitu 25% maka
diberikan remidial dengan cara mengerjakan soal kuis yang jawabannya

salah.
b. Pembelajaran Pengayaan (Lampiran 8)
Berdasarkan hasil analisis penilaian, bagi peserta didik yang sudah mencapai
ketuntasan belajar diberikan kegiatan pembelajaran dengan bentuk pengayaan
yaitu pemberian soal-soal yang berhubungan dengan kesebangunan yang telah
dikembangkan dan divariasi.
B. Media, Alat, dan Sumber Belajar
1.
Media/alat
Lembar Kegiatan Kelompok (LKK) (Lampiran 1)
2.
Bahan
6

Power Point, laptop, dan infocus


3.
Sumber Belajar
Kemedikbud. 2015. Matematika SMP/MTs Kelas IX. Jakarta: Kementerian dan
Kebudayaan. (144-147).

Lampiran 1
LEMBAR KERJA KELOMPOK
KESEBANGUNAN
7

Hari/Tanggal :
Kelas

Nama/No.abs :..
16cm
..

..
12 cm

..

Indikator
20cm

: 3.6.1 Mengidentifikasi bangun datar yang sebangun

3.6.2 Menyebutkan syarat-syarat kesebangunan

O
K
N

Perhatikan gambar di bawah ini!


Kegiatan 1

15cm

Tuliskan pasangan sisi yang bersesuaian dari persegipanjang KLMN dengan


persegipanjang OPQR.
Jawab:

Tentukan perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian dari persegipanjang KLMN


dengan persegipanjang OPQR.
Jawab:

Bagaimana perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian dari persegipanjang


KLMN dengan persegipanjang OPQR.
8

Jawab:

Tuliskan pasangan sudut-sudut yang bersesuaian dari persegipanjang KLMN


dengan persegipanjang OPQR.
Jawab:

Bagaimana besar sudut-sudut yang bersesuaian dari persegipanjang KLMN


dengan persegipanjang OPQR.
Jawab:

Kegiatan 2

E
A

50 cm

B
60

50 cm

120

15 cm

60

25 cm 30 cm

30 cm

G
D

120

a. Tuliskan pasangan sisi yang bersesuaian dari jajargenjang EFGH dengan


jajargenjang ABCD.
Jawab:

b. Tentukan perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian dari jajargenjang EFGH


dengan jajargenjang ABCD.
Jawab:

c. Bagaimana perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian dari jajargenjang EFGH


dengan jajargenjang ABCD.
Jawab:

d. Tuliskan pasangan sudut-sudut yang bersesuaian dari jajargenjang EFGH


dengan jajargenjang ABCD.
Jawab:

e. Bagaimana besar sudut-sudut yang bersesuaian dari dari jajargenjang EFGH


dengan jajargenjang ABCD.

10

Jawab:

60

kegiatan 3

15cm

W
S
18 cm

5 cm

60

4 120
cm
T
12
12 120
cm
0
5 cm

60

60

6 cm

12
0

15 cm
a. Tuliskan pasangan sisi yang bersesuaian dari trapesium STUV dengan
trapesium WXYZ.
Jawab:

b. Tentukan perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian dari trapesium STUV


dengan trapesium WXYZ.
Jawab:

..
c. Bagaimana perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian dari trapesium STUV
dengan trapesium WXYZ.
Jawab:

Tuliskan pasangan sudut-sudut yang bersesuaian dari trapesium STUV


dengan trapesium WXYZ.
Jawab:

11

d. Bagaimana besar sudut-sudut yang bersesuaian dari trapesium STUV dengan


trapesium WXYZ.
Jawab:

Berdasarkan kegiatan 1, 2 dan 3, jadi apa yang dapat kalian simpulkan


mengenai syarat dua bangun yang sebangun?
Jawab:

Lampiran 2
Instrumen Penilaian Pengetahuan
KUIS
Petunjuk:
Berdoalah sebelum mengerjakan soal.
Kerjakan soal dibawah ini.
1. Sebutkan syarat-syarat dua bangun yang sebangun !
2. Apakah kedua trapesium di bawah ini sebangun? Jelaskan!

12

3. Amati gambar-gambar bangun berikut !

Sebutkan pasangan bangun yang sebangun dan berikan alasan mengapa


sebangun!
4. Rani ingin memasang sebuah foto di sebuah pigora. Namun sebelumnya, foto tersebut
ditempel pada selembar karton yang berukuran 50 cm 50 cm. Di bagian sisi kiri,
kanan foto diberi jarak 4 cm, sedangkan sisi atas foto diberi jarak 3 cm. Jika foto dan
karton tersebut sebangun, maka:
a. Berapa lebar karton di bagian bawah yang tidak tertutup oleh foto
tersebut?
b. Perbandingan luas foto dan luas karton.
Lampiran 3
Instrumen Penilaian Sikap
Contoh Jurnal
Nama Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Tahun Pelajaran
No

Tanggal

: SMP
: Matematika
: IX/Satu
: 2016-2017
Nama
Peserta
didik

Catatan Pendidik

Sikap
Perilaku yang
Aspek
Diamati

Tindak
Lanjut

1
2
3
4
Keterangan:
Penilaian sikap terdiri atas penilaian sikap spiritual dan penilaian sikap sosial.

13

Lampiran 4

ALTERNATIF JAWABAN LKK (LEMBAR KERJA KELOMPOK)


KESEBANGUNAN
1. Gambar 1
a Pasangan sisi yang bersesuaian adalah :
KL dengan OP, LM dngan PQ, MN dengan RQ, dan NK dengan RO.
g Perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian adalah
KL 3
=
OP 4
h

dan

LM 3
=
PQ 4

dan

MN 3
=
RQ 4

dan

NK 3
=
RO 4

Sehingga perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian adalah sebanding.


Pasangan sudut yang bersesuain adalah :
K = 90 dengan O = 90, L = 90 dengan P = 90, M = 90 dengan

Q = 90, N = 90 dengan R = 90.


j Sehingga besar sudut dari sudut-sudut yang bersesuaian adalah sama besar.
2. Gambar 2
a. Pasangan sisi yang bersesuaian adalah :
14

EF dengan AB, FG dngan BC, GH dengan CD, dan HE dengan AD.


b. Perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian adalah
EF 1
=
AB 2

dan

FG 1
=
BC 2

dan

GH 1
=
CD 2

dan

HE 1
=
AD 2

c. Sehingga perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian adalah sebanding.


d. Pasangan sudut yang bersesuain adalah :
E = 120 dengan A = 120, F = 60 dengan B = 60, G = 120
dengan C = 120, H = 60 dengan D = 60.
e. Sehingga besar sudut dari sudut-sudut yang bersesuaian adalah sama besar.
3. Gambar 3
a. Pasangan sisi yang bersesuaian adalah :
ST dengan WX, TU dngan WY, UV dengan YZ, dan VS dengan ZW.
b. Perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian adalah
ST 1
=
WX 3

dan

TU 1
=
WY 2

dan

UV 1
=
YZ 2

dan

VS 1
=
ZW 2

c. Sehingga perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian adalah sebanding.


d. Pasangan sudut yang bersesuaian adalah :
S = 120 dengan W = 120, T = 120 dengan X = 120, U = 60
dengan Y = 60, V = 60 dengan Z = 60.
e. Sehingga besar sudut dari sudut-sudut yang bersesuaian adalah sama besar.
Berdasarkan kegiatan diatas dapat disimpulkan bahwa pasangan bangun
padagambar 1 2 dan 3 adalah sebangun. Dan syarat dua bangun datar dikatakan
sebangun adalah jika bentuknya sama, sudut-sudut yang bersesuaian sama besar
dan sisi-sisi yang bersesuaian adalah sebanding.

15

Lampiran 5
Pedoman Penilaian Kuis
1

Soal
Jawaban
Sebutkan syarat-syarat dua bangun datar yang Dua bangun datar dikatakan sebangun jika
sebangun!

memiliki bentuk yang sama, sudut-sudut

Skor
10

yang bersesuaian sama besar, dan sisi-sisi


yang bersesuaian sebanding.
2

Apakah trapesium di bawah ini sebangun?

Trapesium tersebut tidak sebangun karena

Jelaskan!

pasangan sisi-sisi yang bersesuaian tidak

10

sebanding.

Amati gambar-gambar bangun berikut!

pasangan bangun yang sebangun adalah


1. A dengan B karena bentuknya sama

(Skor3,5)
3)
(Skor
5

yaitu persegi panjang dengan


perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian
adalah sebanding yaitu
1 :7 dan besar sudut yang bersesuaian
adalah sama besar yaitu 90.
16

Soal

Jawaban
2. C dengan G karena bentuknya sama

Skor

yaitu persegi dengan perbandingan sisi-

sisi yang bersesuaian adalah sebanding


yaitu 3 :2 dan besar sudut yang

Sebutkan pasangan bangun yang sebangun


dan berikan alasan mengapa sebangun!

bersesuaian adalah sama besar yaitu


90.
3. E dan F karena bentuknya sama adalah
belahketupat dengan perbandingan sisi5

sisi yan bersesuaian adalah sebanding


yaitu 3:50 dan besar sudut yang
bersesuaian adalah sama besar yaitu
4.Rani ingin memasang sebuah foto di sebuah
pigora. Namun sebelumnya, foto tersebut
ditempel pada selembar karton yang berukuran 50
cm 50 cm. Di bagian sisi kiri, kanan foto
diberi jarak 4 cm, sedangkan sisi atas foto diberi
jarak 3 cm. Jika foto dan karton tersebut
sebangun, maka:

sudut 70 dan 110.


a. Misal lebar karton di bagian bawah adalah
x , maka

50
50
=
50( 4 +4 ) 50( 3+ x )

50
50
=
235050 x=2100 250=50 x x=5
42 47x

Jadi lebar karton di bagian bawah adalah 5


c. Berapa lebar karton di bagian bawah cm.
yang tidak tertutup oleh foto tersebut?
d. Perbandingan luas foto dan luas karton. b. Luas foto : luas karton =
( 42 42 ) : ( 50 50 )=1764 :2500=441: 625

Jadi, perbandingan luas foto dan luas


karton adalah 1764 :2500=441: 625

45
Skor Total
Perhitungan nilai akhir dalam skala 0 100 , sebagai berikut :
Nilai akhir=

Perolehan Skor
100
45

17

Lampiran 6
Alternatif Soal Remidial Kuis
1. Rani ingin memasang sebuah foto di sebuah pigora. Namun sebelumnya, foto tersebut
ditempel pada selembar karton yang berukuran 50 cm 50 cm. Di bagian sisi kiri,
kanan foto diberi jarak 4 cm, sedangkan sisi atas foto diberi jarak 3 cm. Jika foto dan
karton tersebut sebangun, maka:
a. Berapa lebar karton di bagian bawah yang tidak tertutup oleh foto tersebut?
b. Perbandingan luas foto dan luas karton.
2. Lukisan dan bingkainya pada gambar di samping
adalah sebangun. Jika panjang lukisan 80 cm, panjang bingkai 100 cm dan lebar lukisan
60 cm, tentukan lebar bingkainya.

Lampiran 7
Pedoman Penilaian Soal Remidial Kuis
Soal
1. Rani ingin memasang sebuah foto di sebuah
pigora. Namun sebelumnya, foto tersebut

Jawaban

Skor

a. Misal lebar karton di bagian bawah adalah

10

18

ditempel pada selembar karton yang


berukuran 50 cm 50 cm. Di bagian sisi

x , maka

kiri, kanan foto diberi jarak 4 cm, sedangkan


sisi atas foto diberi jarak 3 cm. Jika foto dan
karton tersebut sebangun, maka:
a. Berapa lebar karton di bagian

50
50
=
50( 4 +4 ) 50( 3+ x )

50
50
=
235050 x=2100 250=50 x x=5
42 47x

bawah yang tidak tertutup oleh Jadi lebar karton di bagian bawah adalah 5
cm.
10
foto tersebut?
b. Perbandingan luas foto dan luas b. Luas foto : luas karton =
karton.
( 42 42 ) : ( 50 50 )=1764 :2500=441: 625
Jadi, perbandingan luas foto dan luas karton
adalah 1764 :2500=441: 625
2. Lukisan dan bingkainya pada gambar di Karena sebangun maka perbandingan sisisisi yang bersesuaian sebanding sehingga
samping
adalah sebangun. Jika panjang lukisan 80 cm,

10

80
60
=
100 lebar bingkai

panjang bingkai 100 cm dan lebar lukisan 60


cm, tentukan lebar bingkainya.

lebar bingkai=

6 0 100
80

lebar bingkai=75

30
Skor Total
Perhitungan nilai akhir dalam skala 0 100 , sebagai berikut :

Perolehan Skor
100
Nilai Akhir
30

19

Lampiran 8
PENGAYAAN
1

Selidiki apakah bangun berikut sebangun.

2
3

Apakah setiap dua lingkaran atau lebih pasti sebangun? Jelaskan!

Dua bangun diatas adalah sebangun, tentukan :


a

Panjang EF, HG, AD dan DC.

Nilai x, y dan z

20

Lampiran 9
Pedoman Penilaian Aspek Kognitif
PENGAYAAN
Soal
1. Selidiki apakah bangun
berikut sebangun.

Jawaban
Karena sisi yang bersesuaian dari
bangun

tersebut

adalah

sebanding.

Skor
5

Namun belum diketahui sudut yang


bersesuaian tersebut sama besar atau
tidk. Jika besar sudut antara P sama
besar dengan besar sudut A, O dengan
B, R dengan C, S dengn D sama besar
maka bangun tersebut sebangun, jika
tidak sama besar maka tidak sebangun.
Iya, setiap dua lingkaran atau lebih
2. Apakah setiap dua
lingkaran atau lebih pasti
sebangun?

pasti sebangun.

3. Dua bangun berikut adalah


sebangun, tentukan :
a. panjang EF, HG, AD
dan DC
b. nilai x, y, z

EF= 16 cm, HG= 20cm, AD=20 cm,

(Skor3,5)
3)
(Skor

DC= 25 cm
X= 530
Y= 1270
Z= 530

Skor Total

15

Perhitungan nilai akhir dalam skala 0 100 , sebagai berikut :

Nilai Akhir

Skor total yang diperoleh


100
15

21

Lampiran 10

22

Lampiran 11

23

Lampiran 12
Alternatif jawaban Latihan Soal

a. lebar miniatur batako =

tinggi miniatur batako=

12
=3
cm
4

8
=2
cm
4

b. Volume batako asli ( panjang lebar tinggi ) batako asli


24 12 8

2304
Volume miniatur batako 6 3 2=36
Perbandingan= 64 : 1

24

Lampiran 13
MATERI PEMBELAJARAN

25

26

27

Lampiran 14 Slide Powerpoint

28

29

30

Anda mungkin juga menyukai