Anda di halaman 1dari 3

Materi pendidikan kesehatan jiwa

1. Pengertian kesehatan jiwa. Kesehatan jiwa menurut ilmu kedokteran saat


ini adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik,
intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang dan perkembangan
itu berjalan selaras dengan orang lain.
2. Pengertian ganguan jiwa. Gangguan jiwa adalah perubahan perilaku yang
terjadi tanpa alasan yang masuk akal, berlebihan, berlangsung lama, dan
menyebabkan kendala terhadap individu tersebut atau orang lain.
3. Pengertian masalah psikososial. Masalah psikososial adalah masalah psikis
atau kejiwaan yang timbul sebagai akibat terjadinya perubahan sosial.
4. Ciri-ciri orang yang sehat jiwa.
a. Bebas dari gangguan jiwa
b. Tahan terhadap stres
c. Mampu beradaptasoi dengan orang lain secara harmonis
d. Hidup produktif
5. Penyebab gangguan jiwa. Gangguan jiwa dapat disebabkan oleh berbagai
faktor sebagai berikut:
a. Suasana rumah antara lain (sering bertengkar, salah pengertian di
antara anggota keluarga, kurang kebahagiaan dan kepercayaan di
antar anggota keluarga) sehingga dapat menimbulkan efek yang tidak
diinginkan pada seorang individu. Apabila sedang menghadapi stres
dan ketegangan dalam kehidupannya, dapat menyebabkan sakit
karena mampu beradaptasi dan kurang terampil dalam menghadapi
situasi dan pengendalian emosi.
b. Pengalaman masa kanak-kanak. Kasih sayang yang cukup, bimbingan
yang sesuai, memberikan semangat dan disiplin merupakan hal yang
penting untuk pertumbuhan yang sehat dari seseorang. Bila tidak
memadai dan terdapat pengalaman yang tidak menyenangkan secara
berulang pada masa kanak, dapat menyebabkan gangguan jiwa pada
kehidupan dewasa.
c. Faktor keturunan. Pada beberapa kasus gangguan jiwa, kemungkinan
didapatkan pula anggota keluarga lainnya, yang menderita penyakit
yang sama. Pada beberapa kasus gangguan jiwa lain, tidak ditemukan
seorang pun dalam keluarganya dengan gangguan yang serupa.
Kecenderungan untuk berkembangnya suatu gangguat jiwa dapat
diturunkan pada seorang individu, tetapi apakah orang tersebut akan
sakit bergantung pada faktor lain yang dapat memengaruhi.
d. Perubahan dalam otak. Setiap perubahan dalam struktur/fungsi otak,
dapat menyebabkan gangguan jiwa. Perubahan biokimiawi pada sel-sel
adalah penyebab yang banyak dari gangguan psikotik.
Kerusakan otak yang dapat menyebabkan gangguan jiwa

Infeksi
Luka
Gangguan peredaran darah
Perdarahan
Tumor
Pemakaian alkohol jangka panjang

6.

7.

8.

9.

Kekurangan vitamin
Epilepsi yang tidak diobati
Keracunan
Faktor lain. Bila seseorang individu tidak mendapat kesempatan yang
cukup untuk hidup sebagai anggota masyarakat yang diterima dan
dihargai, kemiskinan, pengangguran, ketidakadilan, ketidakamanan,
persaingan yang berat dan diskriminasi sosial dapat menimbulkan
gangguan jiwa.
Ciri-ciri gangguan jiwa. Ciri ini meliputi:
a. Perubahan yang berulang dalam pikiran, daya ingat, persepsi dan daya
tilikana yang bermanifestasi sebagai kelainan bicara dan perilaku.
b. Perubahan ini menyebabkan tekanan batin, dan penderitaan pada
individu dan orang lain dilingkungannya.
c. Perubahan perilaku, akibat dari penderitaan ini menyebabkan
gangguan dalam kegiatan sehari-hari, efisiensi kerja, dan hubungan
dengan orang lain (hendaknya dalam bidang sosial dan pekerjaan).
Contoh:
Kebanyakan pelajar menjadi cemas pada saat ujian. Mereka
khawatir tidak lulus dan takut gagal. Di antara mereka ada
sebagian yang sangat cemas, sehingga tidak bisa belajar,
mereka mengeluh lupa segalanya sesuatu yang dibaca, dan
seringkali tidak dapat mengikuti ujian. Mereka tidak dapat tidur
nyenyak dan tambah mencemaskan kesulitannya. Kelompok ini
dapat dianggap menderita gangguan jiwa.
Seorang ibu wajar merasa sedih bila anak atau salah satu
keluarga dekatnya meninggal. Ibu tersebut mungkin tidak enak
makan/tidur dan menjadi tidak tertarik pada kehidupan seharihari. Perasaan ini dapat berlangsung selama 3 atau 4 minggu.
Setelah itu ia harus secara bertahap menerima
kehilangan/oeritiwa tersebut dan mulai melakukan kegiatan
sehari-hari kembaliseperti biasa. Namun, bila dia terus-menerus
merasa sedih dengan kejadian itu sehingga sering menangis dan
menelantarkan anak-anak yang lain serta pekerjaan rumah
tangganya, maka kesedihan dianggap tidak normal dan
dianggap gangguan jiwa.
Fungsi dan tugas keluarga. Gambaran umum tentang fungsi keluarga
dalam kesehatan jiwa antara lain ialah:
Pendewasaan kepribadian dari para anggota keluarga
Pelindung dan pemberi keamanan bagi anggota keluarga
Fungsi sosialisasi yaitu kemampuan untuk mengadakan hubungan
antar-anggota keluarga dengan keluarga lain/masyarakat
Fungsi keluarga dalam upaya mencegah gangguan jiwa. Upaya
pencegahan gangguan jiwa dalam keluarga. Ada beberapa upaya yang
dapat dilaksanakan oleh keluarga untuk mencegah terjadinya gangguan
jiwa.
Fungsi keluarga dalam pencegahan gangguan jiwa:
Menciptakana lingkungan yang sehat jiwa bagi anggota keluarga
Saling mencintai dan menghargai antar-anggota keluarga

Saling membantu dan memberi antar-anggota keluarga


Saling terbuka dan tidak ada diskriminasi
Memberi pujian kepada anggota keluarga untuk segala
perbuatannya yang baik dari pada menghukumnya pada waktu
membuat kesalahan
Menghadapi ketegangan dengan tenang serta menyelesaikan
masalah kritis/darurat secara tuntas dan wajar
Menunjukkan empati serta memberi bantuan kepada anggota
keluarga yang mengalami perubahan perilaku, gangguan
pertumbuhan dan perkembangan terlambat (retardasi mental) serta
lansia
Saling menghargai dan mempercayai
Membina hubungan dengan anggota masyarakat lainnya
Berekreasi bersama anggota keluarga untuk menghilangkan
ketegangan dalam keluarga
Menyediakan waktu untuk bersamaan antar-anggota keluarga
10.Upaya perawatan pasien dengan gangguan jiwa dalam keluarga. Keluarga
merupakan sistem pendukung utama yang memberikan perawatan dasar
langsung pada setiap keadaan (sehat-sakit) pasien. Keluarga juga
merupakan suatu unit pelayanan dalam memberikan pelayana kesehatan
kepada pasien dan masyarakat.
11.Upaya perawatan pasien dengan gangguan jiwa di rumah sakit. Sejak awal
keluarga perluu dilibatkan dalam penatalaksanaan pasien dengan
gangguan jiwa.

Anda mungkin juga menyukai