Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA

XII IPA 1

NamaKelompok :
1.
2.
3.
4.

Diah Malinda
Fathur Rosci
Novi Setyawati
Samuel Wahyu Pradipta

(15)
(19)
(34)
(45)

SMA HANG TUAH 1 SURABAYA


Tahun Ajaran 2012-2013
Jl. Ikan Lumba-Lumba No.27 Surabaya
No. Telp : 031-3537810

1.1 JUDUL
- Efek FotoListrik
1.2 TUJUAN
- Menentukan kostanta Planck dan frekuensi batas fungsi kerja fotolistrik
(

f0

) melalui grafik hubungan antara potensial pemberhenti (

vs

) dan

frekuensi cahaya ( f ), serta memahami peristiwa fotolistrik.


1.3 KAJIAN TEORI
-Sifat dualisme cahaya adalah sifat cahaya yang dapat dipandang sebagai
gelombang dan sebagai partikel.
Pada peristiwa efek fotolistrik hanya dapat dijelaskan dengan
memandang cahaya sebagai partikel , dimana berkas cahaya yang
mengenai lempeng logam (katoda ) dianggap sebagai aliran foton yang
mempunyai energy :
E=h . f

............................. (1)

Jia seberkas cahaya dijatuhkan pada lempeng logam akan terjadi


peristiwa tumbukan antara foton dengan electron yang berada di dekat
permukaan lempeng logam, dalam peristiwa tumbukan tersebut terjadi
perpindahan momentum ataupun enrgi. Sebagaian energy (E) yang
diberikan oleh foton digunakan untuk melepaskan electron ikatnya
E
( 0)

dalam struktu atom sisanya digunakan sebagai energy kinetic (Ek ) .


E=E O + Ek

................................ (2)

Berdasarkan hal tersebut diatas, maka dapat disimpulkan


bahwa
elektron hanya dapat keluar dari logam apabila foton
yang
datang
mempunyai energi yang lebih besar dari energy ikat

elektron
dalam
struktur atomnya. Meskipun intensitas cahaya diperbesar
,
elektron
tidak akan keluar jika E< E0 . Apabila E=E0 ,maka energi
foton
tepat
akan
mengeluarkan elektron dari logam dengan energi kinetik
sama
dengan
nol,atau dengan kata lain energy tepat sama dengan
fungsi
kerja
fotolistrik (energi ikat elektron dalam logam) dengan
frekuensi batas f0.
Tegangan yang dapat menghentikan electron dinamakan
potensial
pemberhenti (Vs).
1/2 mv2 = eVs............................. (3)
Dari persaman (2) dan (3) diperoleh:
h f =h f o+ e V s
e
f =f o + V s
h

...........................(4)

Berdasarkan grafik pada gambar,


tg =

h
e

atau h=e tg Keterangan :

h : Tetapan Planck (6,6 x 10 -34 Js)


e : Muatan elektron (1,6 x 10 -19 C)
VS : Potensial pemberhenti
f : Frekuensi foton
fs : Frekunsi batas

1.4

ALAT DAN BAHAN


1. Pikoampheremeter
2. Voltmeter
3. Poptensiometer
4. Planck aparatus
5. Filter warna (merah, hijau, orange, biru, ungu)

1.5

CARA KERJA
1. Menyiapkan alat-alat yang akan digunakan dalam percobaan
Seperti gambar di bawah ini :

2. Menutup celah hingga tidak ada cahaya yang mengenai logam, lalu
menyalakan amperemeter, kemudian tekan tombol 0 (nol) sehingga
amperemeter menunjukkan nol.
3. Membuka celah pada Planc aparatus dan meletakkan filter warna
(merah, hijau, orange, biru, ungu), kemudian mencatat panjang
gelombang yang tertera pada filter warna tersebut.

4. Mengatur poptensiometer sedemikian rupa sehingga amperemeter


menunjukkan nol, lalu mencatatbesar potensial pemberhentiannya (
v s

.
5. Mengulangi percobaan tersebut di atas dengan menggunakan 4 filter
warna yang masing-masing memiliki panjang gelombang yang berbeda.

Warna

(meter)

Merah

620 nm

f=

v s (volt)

14
4,838709 x 10
14

0,84

Orange

575 nm

5,217391 x 10

0,90

Hijau

510 nm

14
5,882352 x 10

1,23

Biru

440 nm

14
6,818181 x 10

1,37

Ungu

14

7,894736 x 10

380 nm

6. Membuat Grafik

vs

- f (berdasarkan tabel diatas)

1,48

1.6
f(x) = 0x - 0.17

1.4
1.2
1
0.8

Linear ()

0.6
0.4
0.2
0
400000000000000

600000000000000

0,00000062
0,000000575
0,00000051
0,00000044
0,00000038

f
4,83871E+14
5,21739E+14
5,88235E+14
6,81818E+14
7,89474E+14

800000000000000 1000000000000000

Vs
0,84
0,9
1,23
1,37
1,48

1.6 Analisis Data


-Diket
: y = 2E-15 x -0,1742
15
y = 2x 10
x -0,1742

- Dit

: a. h
b.

- Jawab

fo

a. tg =gradien tg = 2 x 10-15
tg =

h
e

h=e tg
h=1,6 1019 . 2 10-15
3,2

10-34 Js

b. fo 0,1742Hz
1.7 Kesimpulan
* Efek fotolistrik adalah peristiwa keluarnya elektron-elektron ketika
suatu pemukaan logam disinari oleh radiasi elektromagnetik (cahaya
tampak, inframerah,ultraviolet.)
* Dapat di tentukan konstanta Planck dan frekuensi batas fungsi kerja
efek fotolistrik (fo) melalui grafik diatas yaitu dengan melihat persa
maan linier yang terbentuk .
1.8 Sumber Kesalahan
- Kelompok kami mendapatkan h = 3,2

10-34 Js. Itu berarti

percobaan
kami masih Salah (tidak sesuai dengan ketetapan Planck 6,6 10-34
Js). Kesalahan kami, terjadi pada saat mengamati

vs

pada

Voltmeter,
Hal ini juga dipengaruhi oleh alat Pikhoamperemeter yang kami
gunakan. Oleh sebab itu, hasil penghitungan kami (h) meleset dari
ketetapan Planck.
1.9 Daftar Pustaka
- Kanginan.2007. Fisika untuk SMA Kelas XII.Jakarta:Erlangga