Anda di halaman 1dari 7

Tinjauan Kepustakaan

HERNIA OTAK

Oleh : Ni Luh Putu Paramitha I. (08700045)


Diah Eka Wiyani (08700200)
Pembimbing : dr.Utoyo Sunaryo, Sp.S.

LATAR BELAKANG
Otak merupakan organ yang komplek dan sangat penting dalam kehidupan setiap
orang. Otak terdiri dari beberapa bagian yang dipisahkan oleh batas-batasnya,
saling berhubungan serta tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainya. Apabila
terjadi kerusakan di salah satu bagian, bagian lainnya akan terpengaruh, baik yang
berada di dalam maupun diluar otak.
Hernia otak merupakan dislokasi secara mekanik organ otak ke regio yang lain akibat
adanya massa, trauma, neoplastik, iskemik ataupun penyebab infeksi yang dapat
meningkatkan tekanan intrakranial yang bersifat fatal dan merupakan kasus kegawat
daruratan medis. Maka dari itu prinsip penatalaksanaanya adalah dengan
menurunkan tekanan intrakranial.

DEFINISI
Hernia otak merupakan dislokasi secara mekanik
bagian otak ke regio yang lain akibat dari adanya
massa, trauma, neoplastik, iskemik ataupun penyebab
infeksi.

ANATOMI
CEREBRI

CEREBRUM

Hemisphere
dextra et
sinistra

CEREBELLUM

DIENCEPHALON

TRUNCUS
CEREBRI

Vestibullocerebellum

Thalamus

Mesencephalon

Spinocerebellum

Hypothalamus

Cerebrocerebellum

Pons
Medulla
oblongata

CEREBRUM
Hemisphere terdiri dari sebuah lapisan luar
yang tipis yaitu substansia grisea atau corteks
cerebrum, dan juga yang menutupi bagian tengah
yang lebih tebal yaitu substansia alba. Jauh di
sebelah dalam substansia alba terdapat substansia
grisea lain, yaitu nucleus-nucleus basal.

CEREBRUM
Patokan-patokan

anatomis

yang digunakan dalam pemetaan


corteks adalah lipatan-lipatan dalam
tertentu

yang

membagi

setiap

belahan cortex menjadi empat lobus


utama

yaitu:

lobus

oksipital,

temporalis, parietalis, dan frontalis.