Anda di halaman 1dari 3

ESTERIFIKASI DARI ASAM DEKANOAT (C9H19COOH) DENGAN

DEKANOL-1 (C10H21OH)

PROPOSAL

Disusun Oleh:
Afrah Hayati Siregar
NIM.140802042

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


KIMIA-S1
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2015

I.

LATAR BELAKANG
Reaksi esterifikasi merupakan reaksi pembentukan ester dengan reaksi langsung
antara suatu asam karboksilat dengan suatu alkohol. Suatu reaksi pemadatan untuk
membentuk suatu ester disebut esterifikasi. Esterifikasi dapat dikatalis oleh kehadiran
ion H+. Asam belerang sering digunakan sebagai sebagai suatu katalisator untuk
reaksi ini. Pada skala industri, etil asetat di produksi dari reaksi esterifikasi antara
asam asetat (CH3COOH) dan etanol (C2H5OH) dengan bantuan katalis berupa asam
sulfat (H2SO4).
Alkil lkanoat/ Ester adalah sebuah asam karboksilat mengandung gugus -COOH,
dan pada sebuah ester hidrogen pada gugus ini digantikan dengan sebuahgugus
hidrokarbon dari berbagai jenis. Gugus ini bisa berupa gugus alkil sepertimetil atau
etil, atau gugus yang mengandung sebuah cincin benzen seperti fenil.
Ester dapat terhidrolisis dengan pengaruh asam membentuk alkohol dan asam
karboksilat. Reaksi hidrolisis tersebut merupakan kebalikan daripengesteran. Disini
senyawa karbon mengikat gugus fungsi COOR adalah alkilalkanoat . Ester
diturunkan dari alkohol dan asam karboksilat. Untuk ester turunan dari asam
karboksilat paling sederhana, nama-nama tradisional digunakan, sepertiformate,
asetat,dan propionate.
Senyawa ester juga dapat dibentuk dari Asam Dekanoat (C9H19COOH) dengan
Dekanol-1 (C10H21OH). Namun reaksi yang dilakukan tidak sama dengan reaksi
esterifikasi antara Asam Asetat dengan Etanol. Melainkan dengan mengubah Asam
Dekanoat menjadi Garam Natriumnya dan Dekanol-1 menjadi Klorodekana.

II.

PERMASALAHAN
Bagaimana pembentukan Ester dari Asam Dekanoat (C9H19COOH) dengan
Dekanol-1 (C10H21OH) ?

III.

PEMBAHASAN
Ester dari Asam Dekanoat (C9H19COOH) dengan Dekanol-1 (C10H21OH) dapat
dibentuk dengan mengubah Asam Dekanoat menjadi Garam Natriumnya
(C9H19COONa) dan Dekanol-1 menjadi Klorodekana (C10H21Cl).
C9H19COOH(aq) + NaOH(aq) C9H19COONa(aq) + H2O(l)
C10H21OH(aq) + HCl(aq)
C10H21Cl(aq) + H2O(l)

IV.

C9H19COONa(aq) + C10H21Cl(aq) C9H19COOC10H21 (aq) + NaCl(aq)


HIPOTESIS
Dari Reaksi antara Garam Natrium Asam Dekanoat (C9H19COONa) dengan
Klorodekana (C10H21Cl) akan terbentuk Ester C9H19COOC10H21.

V.

METODELOGI PENELITIAN
Tahapan yang pertama yaitu pembentukan Natrium Dekanoat (C9H19COONa)
Asam dekanoat dimasukkan ke dalam labu alas 250 ml bebas air. Kemudian
ditambahkan NaOH hingga membentuk sabun. Ditambahkan sejumlah alcohol
untuk mengikat air. Campuran kemudian di destruksi selama 15 menit, kemudian
didekantasi sehingga menghasilkan Natrium Dekanoat.
Tahap II, pembentukan klorodekanol-1.
Dekanol-1 dimasukkan kedalam labu leher 2 kemudian ditutup dengan
stopper salah satu leher. Bagian leher yang lain dimasukkan dengan labu tetes
dimana HCl pekat terdapat didalamnya. Diteteskan sejumlah HCl kedalam etanol
hingga gas yang dihasilkan habis.
Tahap III, pencampuran hasil tahap I dan tahap II.
Hasil tahap II kemudian diteteskan sedikit demi sedikit ke dalam labu alas
(hasil tahap I) sambil dipanasakan sampai suhu 80-90oC selama 30 menit. Hasil
pemanasan di destilasi menggunakan alat destilasi. Destilat ditampung untuk diuji
kadar dan komposisinya.

VI.

JADWAL PENELITIAN
Kegiatan

Minggu ke3
4

Persiapan
bahan baku
Perangkaian
alat
Pelaksanaan
penelitian di
laboratoriu
m
Analisis
data

REFERENSI
http://agungwidodo95.blogspot.com/2013/11/laporan-reaksi-esterifikasi.html
https://petrusadisusilo.wordpress.com/kimia-organik/
https://annisanfushie.wordpress.com/2009/01/02/asam-karboksilat/