Anda di halaman 1dari 3

PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA PRAKTEK DOKTER YUDI PRANATA

DENGAN APOTEK MULIA FARMA


Pada hari Rabu tanggal 30 bulan Maret tahun 2016 yang bertanda tangan di bawah ini
masing-masing :
Nama
NIK
Alamat

: dr. Yudi Pranata


: 1901052002910004
: Jl. Duyung Raya Blok E 15 komplek BTN , Karya Makmur,
Pemali, Bangka
No. Hp
: 085267438743
dalam hal ini bertindak sebagai penanggung jawab praktek, selanjutnya disebut sebagai
PIHAK PERTAMA
Nama
: Edy
NIK
:
Alamat
: Jl. Soekarno Hatta no 375 A, Pangkal Pinang
No. Hp
: 081386880088
dalam hal ini bertindak sebagai Penyedia Sarana Apotek Mulia Farma, selanjutnya
disebut sebagai PIHAK KEDUA
Dengan ini menerangkan bahwa kedua belah pihak telah sepakat mengadakan perjanjian
kerjasama dalam bentuk pelayanan resep dan pengadaan obat serta bahan habis pakai,
dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut :
Pasal 1
PENUNJUKAN
1. PIHAK PERTAMA menunjuk PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA menerima
penunjukan PIHAK PERTAMA, untuk melakukan pelayanan resep dan pengadaan obat
serta bahan habis pakai dari PIHAK PERTAMA.
2. PIHAK KEDUA akan melayani permintaan dari PIHAK PERTAMA.
Pasal 2
PELAYANAN
1. PIHAK KEDUA berkewajiban memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada
PIHAK PERTAMA, dengan cara menyediakan obat-obatan serta bahan habis pakai yang
cukup dan lengkap sesuai dengan kebutuhan PIHAK PERTAMA.
2. Bila salah satu atau lebih obat-obatan serta bahan habis pakai ternyata tidak tersedia,
maka PIHAK KEDUA wajib menghubungi PIHAK PERTAMA untuk
mengubah/mengganti permintaan terebut.
3. Dalam pelayanan resep, PIHAK KEDUA harus menyerahkan barang berupa obatobatan, tidak diperbolehkan menyerahkan dalam bentuk uang atau bentuk lainnya.

4. Resep dari dokter dapa diganti dengan merk lain yang mempunyai khasiat yang sama
dengan harga yang lebih kompetitif sepanjang dapat dipertanggungjawabkan oleh
Apoteker dengan persetujuan Dokter.
Pasal 3
HARGA
1. Harga obat-obatan dalam pelayanan resep ini ditetapkan berdasarkan Harga Jual
Apotek sudah termasuk PPN
2. Harga obat-obatan yang disebutkan dalam ayat 1 di atas sewaktu-waktu dapat
mengalami perubahan, sesuai dengan ketetapan harga jual dari Pabrik/Pemerintah.
Pasal 4
JANGKA WAKTU
Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu 2 (dua) tahun dan selanjutnya akan berlaku
dengan sendirinya untuk jangka waktu yang sama bilamana tidak ada pemutusan oleh
kedua pihak.
Pasal 5
FORCE MAJEURE (KEADAAN MEMAKSA)
1. Yang dimaksud dengan Force Majure dalam perjanjian ini adalah : bencana alam,
seperti banjir, gempa bumi, angin topan, peperangan, pemberontakan dan kebijakan
moneter yang disebabkan oleh faktor ekstern yang mengganggu kelangsungan jalannya
perjanjian kerjasama ini.
2. Bilamana terjadi suatu Force Majure maka salah satu pihak wajib memberitahukan
keadaan itu secara tertulis kepada pihak lainnya dalam waktu paling lama 3x24
jam setelah terjadi keadaan tersebut, yang kemudian akan diputuskan dapat
menyetujui
atau
menolak
keadaan
Force
Majure
tersebut.
Pasal 6
PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Setiap perselisihan yang mungkin timbul dalam pelaksanaan/penafsiran perjanjian ini,
kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan secara musyawarah dan apabila tidak
tercapai kesepakatan, maka persoalannya akan diserahkan kepada pengadilan.
Pasal 7
LAIN-LAIN
Hal-hal lain yang belum cukup diatur dalam perjanjian ini akan dibicarakan kedua belah
pihak secara tersendiri dan bila perlu akan dibuat suatu addendum.

Demikian perjanjian ini dibuat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari manapun,
ditandatangani di Pemali, pada hari dan tanggal tersebut pada awal surat perjanjian ini,
dalam rangkap 2 (dua), bermaterai cukup yang mempunyai kekuatan hukum sama dan
dipegang oleh masing-masing pihak.
PIHAK PERTAMA

dr. Yudi Pranata

PIHAK KEDUA

Edy