Anda di halaman 1dari 4

Kesehatan Dan Keselamatan

Kerja Laboratorium Ruang


Pengambilan Contoh

Puskesmas

SP
O

No.
Dokumen
No. Revisi
Tanggal
Terbit
Halaman

Pagesangan
Pengertian
Tujuan
Kebijakan
Prosedur

Ditetapkan Oleh
Kepala Puskesmas

dr. Lindawati
NIP. 19650502 199503
2 002

1. Semua rangkaian yang dilakukan dalam rangka pemeliharaan


alat yang digunakan untuk mendukung lancarnya proses
pelayanan
1. Prosedur ini disusun untuk menjamin terpeliharanya sarana
kerja maupun fasilitas pendukungnya sehingga dalam kondisi
baik dan siap digunakan untuk pelayanan
1. Langkah-langkah
1. Petugas laboratorium
hendaknya menyadari
bahwa sedang bekerja
dengan alat dan bahan
yang berbahaya,
karena itu harus
memakai jas lab,
sarung tangan dan
masker. Sarung tangan
hanya digunakan untuk
satu kali pakai untuk
satu pasien
(disposable) dan tidak
boleh menyentuh alat
tulis dan barang
lainnya saat masih
menggunakan sarung
tangan. Sarung tangan
setelah digunakan
dimasukkan ke wadah
limbah medis.

Bagan Alir

Petugas hendaknya
menggunakan jas lab,
sarung tangan dan masker.
Tida
k
Setiap petugas dianjurkan
untuk mengikuti peraturan di
dalam laboratorium.

2. Selama bekerja,
partikel dan droplet
akan terlepas ke udara
dan menempel pada
permukaan meja serta
tangan petugas
laboratorium, untuk itu
dianjurkan mengikuti
hal-hal sebagai
berikut : Pertama,
mencuci tangan
dengan
sabun/desinfektan
sebelum dan sesudah
bekerja. Kedua, tidak
makan, minum,
merokok, mengunyah
permen atau
menyimpan
makanan/minuman
dalam laboratorium.
Ketiga, tidak memakai
kosmetik ketika dalam
laboratorium. Keempat,
menggunakan alat
pelindung muka jika
terdapat resiko
percikan bahan infeksi
saat bekerja.
3. Petugas melakukan
pencegahan infeksi
melalui tusukan. Jarum
suntik dan pecahan
kaca obyek dapat
menyebabkan luka
tusuk, untuk itu dapat
dihindari dengan
bekerja secara hatihati. Jika terdapat kaca
objek yang pecah
diambil dengan pinset.
4. Petugas melakukan
desinfeksi segera meja
kerja yang terkena
tetesan cairan/bahan
infeksi dengan kapas
yang dibasahi
desinfektan.

Petugas di anjurkan untuk


bekerja secara hati-hati
supaya terhindar dari tusukan
jarum suntik dan pecahan
kaca objek.

Petugas segera melakukan


desinfeksi.

Petugas menggunakan
centrifius/alat pemusing
sesuai dengan instruksi.
Petugas
Petugas
membedakan
mencatat dalam
limbah
Petugas
memastikan
wadah
padat
pendistribusian
dan
ditampung
sampel
dalam
ke
harus
tertutup
rapat
berdiri
wadah
masing-masing
yang mengandung
ruang
tegak.
pemeriksaan.
desinfektan.

5. Petugas menggunakan
centrifius/alat
pemusing sesuai
dengan instruksi.
Melakukan centrifius
dengan cara yang
benar yaitu tabung
harus tertutup rapat
dan selongsong yang
terkunci, untuk
melindungi petugas
laboratorium terhadap
aerosol dan sebaran
partikel dari
mikroorganisme.
Pastikan centrifius
tertutup selama
dijalankan.
6. Petugas mencatat
dalam pendistribusian
sampel ke masingmasing ruang
pemeriksaan sebaiknya
sampel di tempatkan
pada wadah yang
tertutup, sehingga
mencegah penyebaran
mikroorganisme
melalui udara.
7. Petugas memastikan
wadah yang berisi
dahak, urine harus
tertutup rapat berdiri
tegak. Wadah jangan
dibiarkan terbuka,
segera tutup kembali
jika terbuka.
8. Petugas membedakan
limbah padat seperti
spuit, jarum
vacutainer, sarung
tangan, pot plastik,
tabung, ditampung
dalam wadah yang
mengandung
desinfektan sebelum
dimusnahkan.

Petugas menerapkan
prosedur penanganan limbah
medis.

Tempat kerja dan wadah yang


digunakan harus didesinfeksi.

Mencuci tangan setelah


menyelesaikan semua
pekerjaan.

9. Petugas menerapkan
prosedur penanganan
limbah medis sesuai
instruksi kerja
pemusnahan limbah
medis.
1 Semua permukaan
0. tempat kerja dan
wadah yang digunakan
harus didesinfeksi tiap
selesai bekerja dan
segera setelah terjadi
tumpahan.

Petugas menaggalkan jas lab


sebelum meninggalkan
ruangan laboratorium.

Unit Terkait

1 Setiap petugas setelah


1. menyelesaikan semua
pekerjaan cucilah
tangan dengan sabun
sampai bersih pada air
mengalir.
1 Petugas menaggalkan
2. jas lab sebelum
meninggalkan ruangan
laboratorium.
1 Petugas mengerjakan
3. administrasi sebaiknya
dikerjakan di luar
ruangan laboratorium.
1 Petugas dilarang
4. menyimpan makanan,
minuman, kosmetik
serta barang lain yang
tidak berkaitan dengan
pekerjaan laboratorium
serta dilarang makan,
minum dan merokok di
dalam laboratorium.
1. Sanitarian

Rujukan/Refer
ensi

1. Depkes, RI., Pedoman Praktik Laboratorium Kesehatan Yang


Benar (Good Laboratory Practice), Jakarta, 2008.

Pekerjaan administrasi
sebaiknya dikerjakan di luar
ruangan.

Dilarang menyimpang
makanan, minuman,
kosmetik serta barang yang
lain.

Dokumentasi