Anda di halaman 1dari 60

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR LOGAM MESIN


SUB SEKTOR TEKNOLOGI MEKANIK

MENERAPKAN KESELAMATAN DAN


KESEHATAN KERJA (K3)
DI TEMPAT KERJA
LOG.OO01.002.01

BUKU INFORMASI

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.


DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

DAFTAR ISI

Daftar Isi ...............................................................................................................


BAB I

PENGANTAR .............................................................................................
1.1.
1.2.

Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi ................................


Penjelasan Modul ..........................................................................
1.2.1 .... Desain Modul ..................................................................
1.2.2
Isi Modul ........................................................................
1.2.3
Pelaksanaan Modul ..........................................................

1.3.
1.4.

Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC).............................................


Pengertian-pengertian Istilah .........................................................

BAB II STANDAR KOMPETENSI .............................................................................


2.1.
2.2.
2.3.

Peta Paket Pelatihan ....................................................................


Pengertian Unit Standar ...............................................................
Unit Kompetensi yang Dipelajari ...................................................
2.3.1. Judul Unit .......................................................................
2.3.2. Kode Unit ........................................................................
2.3.3. Deskripsi Unit ..................................................................
2.3.4. Elemen Kompetensi .........................................................
2.3.5. Kriteria Unjuk Kerja .........................................................
2.3.6. Batasan Variabel .............................................................
2.3.7. Panduan Penilaian ...........................................................
2.3.8. Kemampuan Awal ............................................................
2.3.9. Kompetensi Kunci ............................................................

BAB III STRATEGI DAN METODE PELATIHAN ........................................................


3.1.
3.2.

Strategi Pelatihan .........................................................................


Metode Pelatihan .........................................................................

BAB IV MATERI UNIT KOMPETENSI ......................................................................


BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI ..


5.1.
5.2.
5.3.

Sumber Daya Manusia ..................................................................


Sumber-sumber Perpustakaan ......................................................
Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan ................................................

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 1 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

BAB I
PENGANTAR

1.1.

Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?


Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan
pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat
melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria
Unjuk Kerja.

Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?


Jika anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, anda memiliki seluruh keterampilan,
pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja,
sesuai dengan standar yang telah disetujui.

1.2.

Penjelasan Modul

1.2.1. Desain Modul


Modul ini didesain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan
Individual/mandiri :
Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan
menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari
pelatih.
1.2.2. Isi Modul
a.

Buku Informasi
Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta
pelatihan.

b.

Buku Kerja
Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap
pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan
Individual / mandiri.
Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :
Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari
dan memahami informasi.
Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian
keterampilan peserta pelatihan.
Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam
melaksanakan praktik kerja.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 2 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

c.

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Buku Penilaian
Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan
peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan
keterampilan.
Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta
pelatihan.
Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai
keterampilan.
Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

1.2.3. Pelaksanaan Modul


Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :
Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai
sumber pelatihan.
Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan
pelatihan.
Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan
menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.
Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :
Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.
1.3.

Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).


Jika anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk
elemen unit kompetensi tertentu, anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi
terkini (RCC). Berarti anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena anda telah :
a. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan
keterampilan yang sama atau
b. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
c. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan
keterampilan yang sama.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 3 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

1.4.

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Pengertian-pengertian Istilah
Profesi
Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta
keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan,
pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi
tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.
Standardisasi
Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu
standar tertentu.
Penilaian / Uji Kompetensi
Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui
perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta
keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan
bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.
Pelatihan
Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu
kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta
lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada
kompetensi yang dipelajari.
Kompetensi
Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap,
pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut
ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.
Standar Kompetensi
Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil
serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen
kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.
Sertifikat Kompetensi
Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada
seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi
Profesi.
Sertifikasi Kompetensi
Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji
kompetensi.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 4 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

BAB II
STANDAR KOMPETENSI

2.1.

Peta Paket Pelatihan


Untuk mempelajari modul ini perlu membaca dan memahami modul-modul lain
yang berkaitan dintaranya:
2.1.1. Modul Keselamatan Kerja Polman Bandung (ITB)
2.1.2. Modul 2 Keselamatan Kerja Polman Bandung (ITB)

2.2.

Pengertian Unit Standar

Apakah Standar Kompetensi?


Setiap
a.
b.
c.

Standar Kompetensi menentukan :


Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
Kondisi dimana kompetensi dicapai.

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?


Anda akan mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan dipersyaratkan untuk
Menerapkan prosedur-prosedur mutu.

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?


Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian
kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Peserta yang berbeda mungkin membutuhkan
waktu yang berbeda pula untuk menjadi kompeten dalam keterampilan tertentu.

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?


Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda
akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda
kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level
yang diperlukan.
Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.
2.3.

Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta
pelatihan atau siswa untuk dapat :
mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
mengidentifikasikan apa yang telah dikerjakan peserta pelatihan.
memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk kerja telah
dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 5 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

2.3.1. Judul Unit


Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ditempat kerja.
2.3.2. Kode Unit
LOG.0001.002.01
2.3.3. Deskripsi Unit
Unit ini mengidentifikasikan kompetensi yang dibutuhkan untuk Menerapkan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ditempat kerja.
2.3.4. Elemen Kompetensi

Keselamatan Umum

Aktivitas keselamatan kerja

Pertimbangan tempat kerja


2.3.5. Kriteria Unjuk Kerja
Standar Kompetensi Unit LOG.0001.002.01
Unit LOG.0001.002.01 Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
ditempat kerja.
Uraian
Elemen
Kompetensi
0001.002.01
Keselamatan Umum

0001.002.01
Aktivitas Keselamatan
Kerja

0001.002.01
Pertimbangan Tempat
Kerja

Kriteria Unjuk Kerja


1.1.
1.2.
1.3.

Pencegahan terjadinya kecelakaan si tempat kerja


Disiplin pribadi setiap pekerja
Penerangan ditempat kerja atau praktek

2.1.
2.2.
2.3.

Menganalisis untuk mengetahui penyebab terjadinya


kecelakaan
Tanggung jawab pekerja / siswa terhadap K3
Memahami K3 dalam menghadapi kebakaran.

3.1.
3.2.
3.3.

Tempat dan Jenis mesin yang dipakai


Perlengkapan dan Persiapan diri
Cara menggunakan mesin

Unit LOG.0001.002.01 Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ditempat


kerja.
Elemen LOG.0001.002.01 Keselamatan Umum.
Kriteria LOG.0001.002.01.1
Pencegahan terjadinya kecelakaan ditempat kerja.
Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di
Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 6 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Keselamatan umum adalah keselamatan yang menyangkut semua aspek dalam


semua pekerjaan, baik itu di darat, laut ataupun udara yang kaitannya dengan
keselamatan kerja seseorang dari bahaya pekerjaan selama ia bekerja. Secara umum
bila orang bekerja pada pada suatu jenis pekerjaan apapun, secara disiplin dia harus
menggunakan suatu alat pengaman/pelindung agar terhindar dari kecelakaan.
Pencegahan terjadinya kecelakaan ditempat kerja/praktek harus memperhatikan
beberapa factor antara lain :
1) Pastikan sempurna alat-alat
2) Pastikan sempurna pakaian kerja
3) Kesadaran keadaan diri sendiri
4) Harus disiplin dalam menggunakan alat-alat
5) Harus hati-hati dan konsentrasi pada pekerjaan
6) Pastikan sudah memahami dan menguasai cara kerja suatu mesin atau alat
Kriteria LOG.0001.002.01.2
Disiplin pribadi setiap kerja
Setiap pekerja (siswa), dalam suatu industri maupun institusi pendidikan harus
mempunyai disiplin terutama pribadinya sendiri seperti :
1) Disiplin terhadap waktu kerja
2) Disiplin terhadap janji baik pribadi ataupun dalam pekerjaan
3) Disiplin dalam menempatkan suatu kebenaran dalam tempatnya
4) Tidak menyimpang dari apa yang ditugaskan
5) Hormat pada atasan maupun bawahan
Kita harus ingat :
a.
Kecelakaan sekecil apapun, harus ditindak, diselidiki dan dipelajari agar tidak
terulang lagi
b.
Dengan disiplin pribadi, segala sesuatu usaha akan tercapai dengan sukses
Kriteria LOG.0001.002.01.3
Penerangan di tempat kerja atau praktek
Penerangan yang baik ditempat kerja atau praktek adalah penerangan yang
memungkinkan seseorang atau tenaga kerja dapat melihat pekerjaannya dengan cepat
dan teliti, sehingga dengan penerangan yang baik pada suatu bengkel akan :
1. Membantu menciptakan lingkungan kerja yang nikmat dan menyenangkan
2. Membantu menimbulkan motivasi dan gairah kerja yang tidak menjemukan
Sifat-sifat penerangan :
a.
Pembagian herminensi dalam suatu areal penglihatan
b.
Pencegahan sinar silau
c.
Arah dari sinar
d.
Warna sinar
e.
Dampak panas akibat penerangan terhadap lingkungan

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 7 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Akibat dari penerangan yang buruk :


a. Mata cepat lelah selaras dengan berkurangnya daya dan efisiensi kerja
b. Kelelahan mental dan fisik
c. Merusak alat penglihatan
d. Mata terasa pegal dan sakit disekitar mata
e. Meningkatkan terjadinya kecelakaan
Elemen LOG.0001.002.01
Aktivitas keselamatan kerja
Kriteria LOG.0001.002.01.2.1
Menganalisis untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan
Disamping keselamatan kerja, setiap kecelakaan harus dianalisis untuk
mengetahui penyebab kecelakaan tersebut, akibat, dan langkah yang harus diambil
untuk pencegahan kecelakaan tersebut.
Kriteria LOG.0001.002.01.2.2
Tanggung jawab pekerja atau siswa terhadap K3

1.
2.
3.
4.
5.

Pekerja atau siswa mempunyai tanggung jawab sebagai berikut :


Harus mentaati peraturan dan intruksi yang benar dari atasannya
Bertindak benar dan tepat pada waktu terjadinya kecelakaan
melaporkan segera, bila mana terjadi kecelakaan
menyelidiki dan menerangkan penyebab terjadinya kecelakaan atau kerusakan
pada mesin
Bekerja dengan penuh konsentrasi dan hati-hati

Kriteria LOG.0001.002.01.2.3
Memahami keselamatan atau kesehatan kerja (K3) dalam mengahadai kebakaran
1.
Proses terjadinya api
Proses terjadinya api adalah gabungan dari beberapa zat yang pada saat yang sama
berada pada tempat yang sama yang disebabkan adanya 4 unsur, yaitu :
1) Oksigen
2) Panas
3) Bahan bakar
4) Reaksi kimia
2.
Klasifikasi api
Klasifikasi berdasarkan jenis kebakarannya api dikelompokkan menjadi :
a.

Api Kelas
Api kelas A ini digolongkan pada bahan-bahan seperti kayu, kertas, kain dan
sejenisnya, dan jenis pemadam api kelas A ini adalah air, pohon-pohon berair.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 8 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

b.

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Api kelas
Api kelas B terdiri dari bahan-bahan cair, misalnya : Aspal, bensin, alcohol, dan
sejenisnya. Dan jenis pemadam api kelas B ini diperlukan : CO2, kimia kuning,
busa, serbuk. Tapi jangan pernah memakai air.

c.

Api kelas
Api kelas C ini terdiri dari bahan baker gas seperti, gas asetilin, karbit, LPG, juga
listrik akibat dari energi listrik dan sejenisnya. Dan jenis pemadam api kelas C
adalah dengan cara, segera menutup sumber bahaya, bila tidak terkendali minta
bantuan pihak pemadam kebakaran.

d.

Api kelas
Api kelas D terdiri dari bahan-bahan jenis logam seperti : magnesium, titanium,
natrium, alumunium, kalsium, sodium, litanium. Dan ini untuk memadamkannya
hanya petugas khusus yang sudah terlatih yang boleh menanganinya.

3.
a.
b.

c.
d.

Macam-macam alat Pemadam Kebakaran


Air bertekanan anti beku udara dan gas
Alat pemadam busa yang terbuat dari dua buah campuran kimi yang ada pada
dua ruangan yang terpisah :
Ruang dalam berisi air dan alumunium sulfat atau ammonium sulfat
Ruang luar terdiri dari sodium karbonat dan stabilisator busa
Alat pemadam dengan CO2 berbentuk cairan dan gas bertekakan
Alat pemadam dengan kimia kering, ini di dalam tabung berisikan Nitrogen
kering atau Co2 kering

Elemen LOG.0001.002.01.3
Pertimbangan tempat kerja
Kriteria LOG.0001.002.01.3.1
Tempat dan jenis mesin yang dpakai
Ditempat kerja atau bengkel sangat penting dan harus mempunyai pertimbangan
apa yang harus dilakukan dan penataan tempat dan jenis mesin yang dipakai untuk
kenyamanan dalam melakukan suatu kegiatan pekerjaan sangatlah dibutuhkan
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang sesuai dengan prosedur dan standar
supaya tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan oleh semua pihak.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 9 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Yang dimaksud dengan tempat dan jenis mesin yang dpakai yaitu :
a. Harus mengetahui jenis mesin apa yang digunakan pada saat bekerja
b. Memperhatikan lingkungan dan keadaan tempat kerja
c. Memeriksa bagian-bagian berbahaya pada mesin tersebut
d. Mesin harus dalam keadaan bersih.
Kriteria LOG.0001.002.01.3.2
Perlengkapan dan persiapan diri
Seorang pekerja atau siswa sebelum melakukan aktivitas pekerjaan atau praktek
di bengkel harus mempersiapkan dari segala kebutuhan dan alat perlengkapan
keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Supaya terhindar dari kemungkinan terjadinya
kecelakaan.
Yang dimaksud dari perlengkapan dan persiapan diri, yaitu :
a. Menggunakan pakaian kerja yang baik dan rapih, jangan menggunakan dasi.
b. Rambut harus teratur dan rapih dan sebaiknya pendek
c. Jangan menggunakan cincin, gelang atau kalung.
d. Menggunakan alat-alat dan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja
(K3) seperti : Kacamata, sepatu, helm, dan baju yang disyaratkan dan
standar.
Kriteria LOG.0001.002.01.3.3
Cara menggunakan mesin
Seorang pekerja atau siswa sebelum menggunakan dan menjalankan mesin,
terlebih dahulu harus benar-benar memahami cara menggunakan dan menjalankan
mesin. Cara menggunakan dan menjalankan mesin harus memperhatikan beberapa
factor diantaranya :
a. Jangan menjalankan mesin apabila belum mengetahui dengan jelas cara
mengoperasikannya
b. Minta bantuan Supervaiser / Instruktur
c. Menggunakan buku pedoman
d. Hati-hati terhadap bagian yang berbahaya
e. Memeriksa baut-baut pengencang pada mesin

2.3.6. Batasan Variabel


a.

Batasan Konteks
Standar kompetensi ini digunakan untuk menerapkan keselamatan dan kesehatan
kerja (K3) di temapt kerja.

b.

Sumber informasi/dokumen dapat termasuk:


2.1. Kebutuhan-kebutuhan pekerjaan ditentukan berdasarkan spesifikasi dan
atau instruksi.
2.2. Menentukan lokasi tempat kerja berdasarkan kebutuhan order

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 10 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

c.

Pelaksanaan K3 harus memenuhi:


3.1. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
3.2 ketentuan di bidang industri.

d.

Sumber-sumber dapat termasuk:


4.1. Peralatan dan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

e.

Kegiatan:
Kegiatan harus dilaksanakan dibawah kondisi kerja normal dan harus meliputi
5.1. memelihara/servis dan memperbaiki dan penggantian komponen/system
peralatan dan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

f.

Persyaratan khusus:
memahami penggunaan/cara kerja peralatan dan perlengkapan keselamatan dan
kesehatan kerja (K3)

g.

Variabel terapan lainnya meliputi :


Pengujian peralatan dan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

2.3.7. Panduan Penilaian


1.

Konteks:
1.1. Pengetahuan dan ketrampilan dasar dapat dinilai melalui pekerjaan dan
tidak melalui pekerjaan.
1.2. Penilaian ketrampilan dapat dilakukan setelah periode pelatihan yang
diawasi dan pengalaman melakukan sendiri pada tipe yang sama. Jika
kondisi tempat kerja tidak memungkinkan, penilaian dapat dilakukan melalui
simulasi.
1.3. Hasil yang telah ditentukan harus dapat tercapai tanpa pengawasan
langsung.
1.4. Kemampuan dinilai sesuai dengan konteks dari kualifikasi yang telah
diperlihatkan.

2.

Aspek-aspek penting:
Kompetensi penting diamati secara menyeluruh agar mampu menerapkan
kompetensi pada keadaan yang berubah-ubah dan merespon situasi yang
berbeda pada beberapa aspek-aspek berikut:
2.1. Memeriksa dan memastikan alat-alat keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
dapat digunakan
2.2. dapat menerapkan dan menggunakan alat-alat keselamatan dan kesehatan
kerja (K3) seuai prosedur sesuai standar

3.

Pengetahuan dasar:
3.1. Undang-undang K3

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 11 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

3.2. prosedur pemeliharaan/servis dan perbaikan, penggantian alat-alat


keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
3.3. prinsip-prinsip kerja alat-alat keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
3.4. persyaratan keselamatan diri
3.5. persyaratan keamanan perlengkapan alat-alat keselamatan dan kesehatan
kerja (K3)
4. Penilaian praktek:
4.1. Mengakses, memahami dan menerapkan informasi tekhnik
4.2. Menggunakan peralatan dan perlengkapan dengan benar dan aman
4.3. Memelihara/servis atau memperbaiki, menyetel dan mengganti komponen
system yang dibutuhkan
4.4. Menguji, memeriksa dan mengevaluasi komponen keselamatan dan
kesehatan kerja (K3)
5.

Unjuk Kerja dari ketrampilan yang diperlukan:


5.1. Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana
kemajuan keterampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas
5.2. Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan
kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh
pengawas
5.3. Melaksanakan tugas kompleks non rutin
5.4. Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain

2.3.8. Kemampuan Awal


Peserta pelatihan harus telah memiliki kemampuan awal
fundamental pengenalan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

Pengetahuan

2.3.9. Kompetensi Kunci


Tingkat Kemampuan yang harus ditunjukan dalam menguasai kompetensi ini
adalah:
Tingkat
1
2

Karakteristik
Melakukan tugas-tugas rutin berdasarkan prosedur yang baku dan
tunduk pada pemeriksaan kemajuannya oleh supervisor
Melakukan tugas-tugas yang lebih luas dan lebih kompleks dengan
peningkatan kemampuan untuk pekerjaan yang dilakukan secara
otonom supervisor melakukan pengecekan
Melakukan aktifitas-aktifitas kompleks dan non rutin, yang diatur
sendiri dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 12 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

BAB III
STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

3.1.

Strategi Pelatihan

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang
diajarkan di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap
belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan
Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah
dibuat.
Persiapan/perencanaan
a. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan
tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
b. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
c. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan
pengetahuan dan pengalaman yang telah anda miliki.
d. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.
Permulaan dari proses pembelajaran
a. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada
tahap belajar.
b. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan
Anda.
Pengamatan terhadap tugas praktik
a. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang
telah berpengalaman lainnya.
b. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.
Implementasi
a. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
b. Mengamati indicator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
c. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.
Penilaian
Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.
3.2.

Metode Pelatihan

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus,
kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 13 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Belajar secara mandiri


Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai
dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan
secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk
mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.
Belajar Berkelompok
Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan
berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip
sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi
antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.
Belajar terstruktur
Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh
Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topic tertentu.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 14 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

BAB IV
MATERI UNIT KOMPETENSI LOG. 0001.002.01
Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Di Tempat Kerja
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah suatu tindakan untuk pencegahan
supaya tidak terjadi kecelakaan pada waktu melakukan atau tidak suatu kegiatan
pekerjaan yang mungkin dapat terjadi kepada si pekerja maupun kepada orang lain,
mesin, alat dan lingkungan kapan saja dan dimana saja.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berada di Indonesia sejak jaman
penjajahan belanda pada tahun 1910 dan VRS (Veiligheids Recht Staatsblad) No. 406
dan selanjutnya setelah Negara Republik Indonesia merdeka maka untuk mewujudkan
kesejahteraan dan kelancaran baik itu untuk para pekerja (karyawan) dan pengusaha
maka di buat undang undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang di
undangkan pada tanggal 12 Januari 1970 dengan lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 1970 Nomor 1 penjelasan atasan undang undang ini diterbitkan dalam
tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2918.
Undang undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 1970 ini terdiri
dari 11 BAB dengan 18 Pasal. Selain UU 1970, pelaksanaan pedoman keselamatan dan
kesehatan kerja (K3) ini diatur dalam peraturan-peraturan pemerintah lainnya yang
tujuannya adalah memberikan batasan dan perlindungan pada penguasa, para pekerja
dan masyarakat lingkungannya sehingga tercipta suatu stabilitas ekonomi dan
keamanan hidup secara nasional seperti :
1. Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 13 Th. 1984 tentang pola kompani
Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
2. Peraturan Menteri Perburuhan No. 7 Tahun 1964
3. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia
- No. Per-01/Men/1981. tentang kewajiban melaporkan penyakit akibat
kerja
- No. Per-02/Men/1982. tentang pelayanan kesehatan kerja
4. Surat-surat edaran No. SE.01/Men/1978. tentang Iklim kerja dan kebisingan
di tempat kerja.
Undang-undang yang diundangkan tahun 1970 terdiri 11 BAB, 18 pasal.
BAB I. Tentang Istilah-istilah
BAB II. Tentang Ruang Lingkup
BAB III. Tentang Syarat-syarat Keselamatan Kerja
BAB IV. Tentang Pengawasan
BAB V. Tentang Pembinaan
BAB VI. Tentang Panitia Pembinaan K3
BAB VII. Tentang Kecelakaan
BAB VIII. Tentang Kewajiban dan Hak Tenaga Kerja
BAB IX. Tentang Kewajiban Bila Memasuki Tempat Kerja
BAB X. Tentang Kewajiban Pengawas
BAB XI. Tentang Ketentuan-ketentuan Penutup
Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di
Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 15 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K 3)


UNIT. LOG. 0001. 002. 01
KESELAMATAN UMUM
Keselamatan umum adalah keselamatan yang menyangkut semua aspek dalam
semua pekerjaan, baik itu di darat, laut, ataupun udara, yang kaitannya dengan
keselamatan setiap orang dari bahaya pekerjaan selama ia bekerja. Secara umum bila
mengerjakan suatu pekerjaan apapu jenisnya, dia harus disiplin dengan menggunakan
alat pangaman/pelindung agar terhindar dari kecelakaan.
Banyak pekerjaan mendapat kecelakaan dalam praktek maupun dalam latihan
disebabkan oleh beberapa faktor antara lain:
a. Ketidak sempurnaan alat-alat;
b. Ketidak sempurnaan pakaian kerja;
c. Tidak sadar akan keadan diri sendiri;
d. Tidak sadar akan keadaan diri sendiri;
e. Tidak disiplin dalam memperlakukan alat-alat;
f. Kurang hati-hati, dan tidak kinsentrasi pada pekerjaan;
g. Tidak paham dan tidak menguasai cara kerja suatu mesin/alat;
h. Kurang pertimbangan dalam melakukan suatu pekerjaan.
Keselamatan kerja adalah selamatnya anak didik/pekerja, jika praktek pada
bengkel atau karyawan suatu perusahaan, juga selamatnya alat-alat dan mesin-mesin
serta lingkungan di sekitar tempat kerja.
Alat-alat keselamatan kerja pada bagian mesin antara lain:
1. Pakaian kerja atau baju pelindung;
2. Safety shoes
3. Topi atau helm
4. Sarung tangan (Gloves)
5. Kacamata
6. Masker

DISIPLIN PRIBADI
Setiap pekerja dalam suatu industri harus mempunyai disiplin pribadi seperti:
Disiplin terhadap waktu kerja
Disiplin terhadap janji, baik pribadi maupun dalam pekerjaan
Disiplin dalam menempatkan sesuatu kebenaran pada tempatnya
Tidak menyimpang dari apa yang ditugaskan
Hormat baik pada atasan maupun bawahan.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 16 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Kita harus ingat:


a. Kecelakaan sekecil apapun, harus ditindak, diselidiki, dan dipelajari agar tidak
terulang lagi.
b. Dengan disiplin pribadi, segala sesuatu akan dicapai dengan sukses.
PENYUSUNAN YANG BAIK DI BENGKEL
Bengkel dalam suatu industri sangat dominan dalam melakukan berbagai kegiatan
teknik atau mekanik. Menempatkan mesin-mesin, bangku kerja, penyimpanan alat-alat,
rak, dan yang lainnya, bahkan untuk mengawasi dan melakukan teknik/ administrasi
dapat dilaksanakan di bengkel tersebut.
Agar para siswa atau pekerja dapat bekerja dengan nyaman maka hendaklah
memperhatikan faktor-faktor sebagai berikut:
1. Kebisingan
2. Faktor radiasi
3. Cuaca Kerja
4. Penerangan
5. Sirkulasi udara
Usaha menghindari kecelakaan di tempat kerja (Mesin)
Pemeliharaan keamanan, merupakan usaha untuk menghindari kecelakaan.
Masalah yang harus diperhatikan dalam pemeliharan keamanan kerja pada bagian mesin
adalah:
a. pemeliharaan lingkungan kerja
b. pemeliharaan mesin dan peralatan serta bahan yang dugunakan
c. pemeliharaan keadaan/kondisi karyawan
d. pemeliharaan tata cara kerja.
Sikap yang harus diperhatikan oleh pekerja/ siswa dalam melaksanakan tugasnya
antara lain:
1. Setiap pekerja/siswa bertugas sesuai dengan pedoman penuntun yang
diberikan
2. setiap kecelakaan atau kegiatan yang merugikan harus segera dilaporkan
kepada atasan/instruktur.
3. setiap peraturan dan ketentuan yang ada harus dipatuhi.
4. semua peralatan dan perlengkapan K-3 harus dipakai bila diperlukan.
5. setiap pekerja harus saling mengingatkan akan perbuatan/kondisi yang
membahayakan.
AKTIVITAS KESELAMATAN KERJA DALAM BENGKEL/PERUSAHAAN
1. Pengenalan pekerja/siswa baru
Agar penempatan pegawai/siswa tepat sesuai dengan jenis pekerjaan/bidangnya,
maka sebaiknya calon-calon pegawa/siswa diseleksi menggunakan tes-tes
psikoteknik dan pemereiksaan kesehatan
2. Organisasi Keselamatan Kerja
Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di
Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 17 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Bagi perusahaan/bengkel yang mengutamakan keselamatan kerja harus


mempnyai organisasi yang baik dan mencerminkan keterlibatan semua fihak.
3. Analisis keselamatan Kerja
a. Organisasi
Tindakan perusahaan/bengnkel dalam pembinaan dan pengendalian
keselamatan kerja merupakan tanda sejauh manajemennya mengenal titiktitik kelemahan dalam system perusahaan itu.
b. system mengenali masalah dan bahaya
dalam mengenali masalah dan bahaya yang dihadapi pekerja/ siswa melalui;
- analisa keselamatan kerja
- contoh-contoh keselamatan kerja
- teknik Critical Incident yang mungkin atau telah terjadi
c. analisis kecelakaan kerja
disamping keselamatan kerja, setiap kecelakaan harus dianalisis untuk
mengetahui penyebab kecelakan tersebut.
Tanggung jawab karyawan/siswa
Para pekerja/siswa harus mempunyai tanggung jawab sebagai berikut:
1. Harus mentaati peraturan dan instruksi yang benar dari atasan/instruktur.
2. Bertindak benar dan tepat pada waktu terjadi kecelakaan
3. Melaporkan segera, bilama terjadi kecelakaan
4. Menyelidiki dan menerangkan penyebab terjadinya kecelakaan atau kerusakan
pada mesin.
5. Bekerja dengan penuh konsentrasi dan hati-hati
KESELAMATAN KERJA BAGIAN MESIN DALAM MENGHADAPI KEBAKARAN
1. Proses Terjadinya Api
Api adalah gabungan dari beberapa zat yang berada pada tempat dan saat yang
sama.
Proses terjadinya api disebabkan adanya 4 (empat) unsure, yaitu:
- Oksigen
- Panas
- Bahan Bakar
- Reaksi Kimia
2. Klasifikasi Api
Berdasarkan jenis bakarannya api dikelompokan menjadi:
A. API KELAS A
Api kelas A ini digolongkan pada bahan-bahan seperti kayu, kertas, kain
dan sejenisnya. Jenis pemadaman api kelas A ini adalah dengan
menggunakan air, pepohonan berair.
B. API KELAS B
Api bahan bakar B terdiri dari bahan bakar cair, misalnya: Aspal, Bensin,
Alkohol, Thiner dan sejenisnya. Untuk memadamkan api kelas B ini
Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di
Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 18 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

diperlukan Co2, kimia kering, busa, serbuk, halon, tapi jangan pernah
memakai air.
C. API KELAS C
Terdiri dari bahan bakar gas seperti gas asetilen, karbit, LPG, jugalistrik
akibat dari energi listrik dan lain-lain yang sejenis. Jenis pemadam untuk
api kelas C adalah dengan cara segera menutup sumber bahaya, bila tidak
terkendali minta bantuan pihak Dinas Pemadam Kebakaran, utnuk
pemadam alat-alat listrik dengan karbontetrachlor, klro brometan, Co2.
D. API KELAS D
Terdiri dari bahan bakar jenis logam seperti magnesium, Natrium, Kalium,
Alumunium, Sodium, Litanium, Titanium. Untuk memadamkannya hanya
petugas khusus yang terlatih yang boleh menanganinya.
3. Macam alat pemadam kebakaran
a.
b.

c.
d.

1.1

Air bertekanan
Pada alat ini berisi air bertekanan anti beku udara dan gas
Alat pemadam busa
Alat ini bekerja dengan dua buah campuran kimia yang ada pada dua
ruang yang terpisah.
Ruang dalam berisi air dan alumunium Sulfat (AlSO4), atau
Amonium Sulfat
Ruang luar terdiri dari Sodium Karbonat dan stabilisator busa, atau
dengan Natrium Bikarbonat dan stabilisator busa.
Alat pemadam dengan Co2
Pemadam ini berisi cairan CO2 dan gas bertekanan
Alat pemadam dengan kimia kering
Dalam tabung ini diisi Nitrogen Kering atau CO2 kering.

Pertimbangan Tempat Kerja

1.1.1 Tempat dan jenis mesin yang dipakai


Yang dimaksud dengan tempat dan jenis mesin yang dipakai yaitu:
Harus mengetahui jenis mesin apa yang digunakan pada saat bekerja
Memperhatikan lingkungan dan keadaan tempat kerja
Memeriksa bagian-bagian berbahaya pada mesin tersebut
Mesin harus dalam keadaan bersih
1.1.2 Perlengkapan dan persiapan diri
Yang dimaksud perlengkapan dan persiapan diri yaitu:
Menggunakan pakaian kerja yang bersih dan rapi. Jangan menggunakan
dasi
Rambut harus teratur
Jangan menggunakan cincin, gelang dan kalung
Menggunakan alat-alat keselamatan kerja berupa; kacamata, sepatu dan
helm.
Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di
Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 19 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

1.1.3 Cara menggunakan mesin


Cara menjalankan dan menggunakan mesin
Jangan menjalankan mesin apabila belum mengetahui dengan jelas cara
mengoperasikannya
Meminta bantuan instruktur
Menggunakan buku pedoman
Hati-hati terhadap bagian yang berbahaya
Memeriksa baut-baut pengencang pada mesin.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 20 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Gunakan Perlengkapan K3

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 21 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Rambu-rambu Darurat

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 22 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

LEMARI PAKAIAN
Para karyawan harus diberi
lemari berkunci sebagai tempat
untuk
menyimpan
miliknya.
Seperti pakaian kerja, alat-alat
keselamatan kerja dan barangbarang pribadinya.
Lemari-lemari tersebut sebaiknya
ditempatkan dekat bengkel/lokasi
kegiatan, kalau memungkinkan di
dalam ruang terpisah dimana
bergantipakaian
dilakukan
sebelum dan sesudah bekerja
Diruang
kerja/pakaian
harus
disediakan
tempat
menggantunkan.
Lab-jas/jas
kerja/jaket dan sebagainya

PAKAIAN KERJA
Pakaian kerja harus selalu dipakai
selama bekerja dibengkel untuk
setiap jenis pekerjaan.
Pakaian kerja harus memenuhi
beberapa standar umum :
- Jika bertangan panjang harus
berkancing dan tirus
- Rapi,
tidak
terlalu
sempit/longgar.
- Bahan,
sederhana
tidak
mengganggu dalam gerakan
saat kerja tetapi kuat untuk
melindungi
- Warna,
standar
tidak
menyolok dan mudah didapat

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 23 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Dibawah ini digambarkan bentuk pakaian kerja yang betul dan salah

Contoh pakaian kerja yang


Baik dan tidak baik

Pakaian kerja dengan bagian


yang rawan

Standar ukuran lengan panjang

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 24 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Gambar samping menunjukkan


beberapa titik rawan yang engan
mudah dapat terancam bahaya
sewaktu kerja di bengkel
1. Rambut
harus
dipotong
pendek bila perlu pakai
pelindung
2. Mata harus terlindung
3. Lengan baju harus tirus dan
berkancing
4. Jangan pakai arloji
5. Cincin harus dilepas
6. Sepatu
harus
pelindung yang baik

bersifat

Pekerja wanita berambut lebih


panjang daripada pria. Mereka
dapat
menutup
rambutnya
dengan mengenakan kain tudung
kepala
tradisional
tanpa
mengurangi daya tarik

Mengenakan
dasi
sewaktu
bekerja di bengkel, jelas tidak
pada tempatnya, sebab terlalu
berbahaya terutama timbul dari
gerak-putar bagian mesin
Juga mengganggu kenyamanan
saat bekerja

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 25 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

KACA MATA PENGAMAN


Luka pada mata adalah resiko yang cukup tinggi bila bekerja di bengkel atau di
laboratorium.

Gbr. Hindari luka pada mata


Karena luka pada mata mungkin berakibat fatal maka para ahli keselamatan
kerja merancang alat pelindung yang aman untuk melindungi mata selama
bekerja.
Salah satu factor yang haruis diperhatikan dari kaca mata adalah kacanya harus
tahan pecah bila terkena kecepatan lempar yang tinggi.

Gbr. Kacamata Pengaman Kerja Mesin

Mengoperasikan mesin sperti :


- Mesin bubut
- Mesin frais
- Menyekrap
- menggerinda

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 26 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Gbr.
Lengan baju yang longgar dan
tidak terkancing/berkaret, akan
mengundang bahaya kecelakaan

Bagian mesin yang berputar juga berbahaya bagi rambut yang panjang, lengan
atau terutama jari tangan.

Gbr.
Rambut
panjang
berbahaya
terutama bila bekerja pada
- Mesin bor
- Mesin bubut
- Mesin miling

Gbr.
Lengan berbahaya juga bila
tidak hati-hati terutama pa
waktu kerja di
- Mesin bubut
- Kipas angina
- Compressor
- Mesin miling
- Mesin gerinda

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 27 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Lindungi Kepala Anda dengan Alat K3

Ketahuilah Letak/Tempat Alat K3

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 28 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Seringkali luka ditimbulkan di


bengkel dan berakibat fatal, karena
masuknya benda berbahaya seperti
debu atau beram kedalam badan

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Penganan
luka

Sebab itulah luka tersebut harus


ditangani secara khusus sebelum di
balut

Luka
terbuka

Caranya :
-

Pertama-tama luka dibersihkan


dengan air bersih, untuk
menghilangkan kotoran pada
luka

Tekan luka tadi dengan kain


spons yang sudah dibasahi air,
biarkan penekanan selama 1015 menit atau kurang dari itu

Seperempat jam

Balutlah dengan kain pembalut


seperti
dalam
gambar
disamping

Begitu juga bila luka terjadi pada


mata, segera berikan pertolongan
dan segera pula bawa ke rumah
sakit untuk penanganan berikutnya

Mata

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 29 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Para petugas di ruang pertolongan


pertama harus benar-benar terlatih
dalam menangani luka-luka secara
benar

Bila tidak ada petugas khusus


untuk menangani P3K, hendaknya
orang yang merawat korban harus
mempunyai dasar pengetahuan
tentang praktek medis

Setiap luka baik ringan atau berat


harus ditanggulangi dengan serius
dan jangan ditunda-tunda karena
akan berakibat fatal

Demikian juga penggunaan kain


pembalut
memerlukan
keterampilan khusus atau dengan
mempelajari
buku
pedoman
mengenai
cara
melakukan
pertolongan
pertama
pada
kecelakaan

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 30 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

- Tekan lobang hidung korban dan


baringkan dan hembuskan nafas
anda melalui mulut korban
perlahan-lahan,
kemudian
hentikan dan amatilah, adakah
pergerakan pada dada korban?
(lakukan berulang-ulang sampai
ada gerakan nafas pada dada
korban)
- Segera bawa ke rumah sakit
untuk pengobatan selanjutnya.

- Bila korban mengalami luka pada


tempat-tempat
yang
mem
bahayakan
- Baringkan korban tersebut
- Bagian tubuh yang luka dinaikkan
bila mungkin
- Segera panggil bantuan untuk
membantu menolong korban

- Tekan pinggiran luka, sehingga


kelihatan lebih bersih kemudian
balutlah dengan kain kasa atau
kain yang bersih

- Untuk luka-luka yang lebih besar


balutlah dengan menggunakan
kain perantara untuk menghisap
pendarahan

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 31 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

BAB V
SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN
UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI
5.1.

Sumber Daya Manusia

Pelatih
Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :
a. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
b. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap
belajar.
c. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab
pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
d. Membantu anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang
Anda perlukan untuk belajar Anda.
e. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
f. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.
Penilai
Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat
kerja. Penilai akan :
a. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar
dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
b. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan
merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
c. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.
Teman kerja/sesama peserta pelatihan
Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan
bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini
akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan
belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

5.2.

Sumber-sumber Perpustakaan

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses


pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.
Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :
1. Buku referensi (text book)
2. Lembar Kerja
3. Diagram-diagram, gambar
4. Contoh Tugas Kerja

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 32 dari 33

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu
peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.
Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber
yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk
menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumbersumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.
Sumber-sumber bacaan yang dapat digunakan :
Judul
Pengarang
Penerbit
Tahun terbit

:
:
:
:

Keselamatan Kerja 1
Polman (ITB) Bandung
Polman (ITB) Bandung
1992

Judul
Pengarang
Penerbit
Tahun terbit

:
:
:
:

Keselamatan Kerja 1
Polman (ITB) Bandung
Polman (ITB) Bandung
1992

Judul
Pengarang
Penerbit
Tahun terbit

:
:
:
:

5.3.

Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan


a.
b.
c.
d.

Kotak P3K dan isinya


Tabung pemadam kebakaran
Alat-alat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) lainnya yang dianggap perlu
Pakaian keselamatan kerja yang lengkap

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) di


Tempat Kerja
Buku Informasi
Versi: 08-06-2006

Halaman: 33 dari 33

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI


SEKTOR LOGAM MESIN
SUB SEKTOR TEKNOLOGI MEKANIK

MENERAPKAN KESELAMATAN DAN


KESEHATAN KERJA (K3)
DI TEMPAT KERJA
LOG.OO01.002.01

BUKU KERJA

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.


DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

DAFTAR ISI

Daftar Isi ...............................................................................................................


BAB I

STANDAR KOMPETENSI .............................................................................


1.1.

Unit Kompetensi yang Dipelajari ...................................................


1.1.1
Judul dan Kode Unit ........................................................
1.1.2
Deskripsi Unit ..................................................................
1.1.3
Kemampuan Awal ............................................................
1.1.4
Elemen Kompetensi .........................................................
1.1.5
Kriteria Unjuk Kerja .........................................................
1.1.6
Batasan Variabel .............................................................
1.1.7
Panduan Penilaian ...........................................................

1.2.

Kompetensi Kunci ........................................................................

BAB II TAHAPAN BELAJAR ...................................................................................


BAB III TUGAS TEORI DAN UNJUK KERJA .............................................................
Buku-buku Referensi untuk bahan pelatihan yang telah direkomendasikan:
-

Data Buku Manual


Data Buku Pendukung Teori

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Halaman: 1 dari 14

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

BAB I
STANDAR KOMPETENSI
1.1.

Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta
pelatihan atau siswa untuk dapat :
mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
mengidentifikasikan apa yang telah dikerjakan peserta pelatihan.
memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk kerja telah
dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.
1.1.1

Judul dan Kode Unit


Menerapkan Keselamatan
LOG.0001.002.01

1.1.2

dan

Kesehatan

Kerja

(K3)

ditempat

kerja.

Deskripsi Unit
Unit ini mengidentifikasikan kompetensi yang dibutuhkan untuk Menerapkan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ditempat kerja.

1.1.3

Kemampuan Awal
Peserta pelatihan harus telah memiliki kemampuan awal
fundamental pengenalan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

1.1.4

Elemen Kompetensi

1.1.5

Pengetahuan

Keselamatan Umum
Aktivitas keselamatan kerja
Pertimbangan tempat kerja
Kriteria Unjuk Kerja

Standar Kompetensi Unit LOG.0001.002.01


Unit LOG.0001.002.01 Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
ditempat kerja.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Halaman: 2 dari 14

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Uraian
Elemen
Kompetensi
0001.002.01
Keselamatan Umum

0001.002.01
Aktivitas Keselamatan
Kerja

0001.002.01
Pertimbangan Tempat
Kerja

Kriteria Unjuk Kerja


1.1.
1.2.
1.3.

Pencegahan terjadinya kecelakaan si tempat kerja


Disiplin pribadi setiap pekerja
Penerangan ditempat kerja atau praktek

2.1.
2.2.
2.3.

Menganalisis untuk mengetahui penyebab terjadinya


kecelakaan
Tanggung jawab pekerja / siswa terhadap K3
Memahami K3 dalam menghadapi kebakaran.

3.1.
3.2.
3.3.

Tempat dan Jenis mesin yang dipakai


Perlengkapan dan Persiapan diri
Cara menggunakan mesin

Unit LOG.0001.002.01 Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ditempat


kerja.
Elemen LOG.0001.002.01 Keselamatan Umum.
Kriteria LOG.0001.002.01.1
Pencegahan terjadinya kecelakaan ditempat kerja.
Keselamatan umum adalah keselamatan yang menyangkut semua aspek dalam
semua pekerjaan, baik itu di darat, laut ataupun udara yang kaitannya dengan
keselamatan kerja seseorang dari bahaya pekerjaan selama ia bekerja. Secara umum
bila orang bekerja pada pada suatu jenis pekerjaan apapun, secara disiplin dia harus
menggunakan suatu alat pengaman/pelindung agar terhindar dari kecelakaan.
Pencegahan terjadinya kecelakaan ditempat kerja/praktek harus memperhatikan
beberapa factor antara lain :
1. Pastikan sempurna alat-alat
2. Pastikan sempurna pakaian kerja
3. Kesadaran keadaan diri sendiri
4. Harus disiplin dalam menggunakan alat-alat
5. Harus hati-hati dan konsentrasi pada pekerjaan
6. Pastikan sudah memahami dan menguasai cara kerja suatu mesin atau alat
Kriteria LOG.0001.002.01.2
Disiplin pribadi setiap kerja
Setiap pekerja (siswa), dalam suatu industri maupun institusi pendidikan harus
mempunyai disiplin terutama pribadinya sendiri seperti :
1) Disiplin terhadap waktu kerja
2) Disiplin terhadap janji baik pribadi ataupun dalam pekerjaan
Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Halaman: 3 dari 14

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

3) Disiplin dalam menempatkan suatu kebenaran dalam tempatnya


4) Tidak menyimpang dari apa yang ditugaskan
5) Hormat pada atasan maupun bawahan
Kita harus ingat :
a.
Kecelakaan sekecil apapun, harus ditindak, diselidiki dan dipelajari agar tidak
terulang lagi
b.
Dengan disiplin pribadi, segala sesuatu usaha akan tercapai dengan sukses
Kriteria LOG.0001.002.01.3
Penerangan di tempat kerja atau praktek
Penerangan yang baik ditempat kerja atau praktek adalah penerangan yang
memungkinkan seseorang atau tenaga kerja dapat melihat pekerjaannya dengan cepat
dan teliti, sehingga dengan penerangan yang baik pada suatu bengkel akan :
1. Membantu menciptakan lingkungan kerja yang nikmat dan menyenangkan
2. Membantu menimbulkan motivasi dan gairah kerja yang tidak menjemukan
Sifat-sifat penerangan :
a.
Pembagian herminensi dalam suatu areal penglihatan
b.
Pencegahan sinar silau
c.
Arah dari sinar
d.
Warna sinar
e.
Dampak panas akibat penerangan terhadap lingkungan
Akibat dari penerangan yang buruk :
a. Mata cepat lelah selaras dengan berkurangnya daya dan efisiensi kerja
b. Kelelahan mental dan fisik
c. Merusak alat penglihatan
d. Mata terasa pegal dan sakit disekitar mata
e. Meningkatkan terjadinya kecelakaan
Elemen LOG.0001.002.01
Aktivitas keselamatan kerja
Kriteria LOG.0001.002.01.2.1
Menganalisis untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan
Disamping keselamatan kerja, setiap kecelakaan harus dianalisis untuk
mengetahui penyebab kecelakaan tersebut, akibat, dan langkah yang harus diambil
untuk pencegahan kecelakaan tersebut.
Kriteria LOG.0001.002.01.2.2
Tanggung jawab pekerja atau siswa terhadap K3

1.

Pekerja atau siswa mempunyai tanggung jawab sebagai berikut :


Harus mentaati peraturan dan intruksi yang benar dari atasannya

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Halaman: 4 dari 14

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

2.
3.
4.
5.

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Bertindak benar dan tepat pada waktu terjadinya kecelakaan


melaporkan segera, bila mana terjadi kecelakaan
menyelidiki dan menerangkan penyebab terjadinya kecelakaan atau kerusakan
pada mesin
Bekerja dengan penuh konsentrasi dan hati-hati

Kriteria LOG.0001.002.01.2.3
Memahami keselamatan atau kesehatan kerja (K3) dalam mengahadai kebakaran
1.
Proses terjadinya api
Proses terjadinya api adalah gabungan dari beberapa zat yang pada saat yang sama
berada pada tempat yang sama yang disebabkan adanya 4 unsur, yaitu :
1) Oksigen
2) Panas
3) Bahan bakar
4) Reaksi kimia
2.
Klasifikasi api
Klasifikasi berdasarkan jenis kebakarannya api dikelompokkan menjadi :
a.

Api Kelas
Api kelas A ini digolongkan pada bahan-bahan seperti kayu, kertas, kain dan
sejenisnya, dan jenis pemadam api kelas A ini adalah air, pohon-pohon berair.

b.

Api kelas
Api kelas B terdiri dari bahan-bahan cair, misalnya : Aspal, bensin, alcohol, dan
sejenisnya. Dan jenis pemadam api kelas B ini diperlukan : CO2, kimia kuning,
busa, serbuk. Tapi jangan pernah memakai air.

c.

Api kelas
Api kelas C ini terdiri dari bahan baker gas seperti, gas asetilin, karbit, LPG, juga
listrik akibat dari energi listrik dan sejenisnya. Dan jenis pemadam api kelas C
adalah dengan cara, segera menutup sumber bahaya, bila tidak terkendali minta
bantuan pihak pemadam kebakaran.

d.

Api kelas
Api kelas D terdiri dari bahan-bahan jenis logam seperti : magnesium, titanium,
natrium, alumunium, kalsium, sodium, litanium. Dan ini untuk memadamkannya
hanya petugas khusus yang sudah terlatih yang boleh menanganinya.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Halaman: 5 dari 14

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

3.
a.
b.

c.
d.

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Macam-macam alat Pemadam Kebakaran


Air bertekanan anti beku udara dan gas
Alat pemadam busa yang terbuat dari dua buah campuran kimi yang ada pada
dua ruangan yang terpisah :
Ruang dalam berisi air dan alumunium sulfat atau ammonium sulfat
Ruang luar terdiri dari sodium karbonat dan stabilisator busa
Alat pemadam dengan CO2 berbentuk cairan dan gas bertekakan
Alat pemadam dengan kimia kering, ini di dalam tabung berisikan Nitrogen
kering atau Co2 kering

Elemen LOG.0001.002.01.3
Pertimbangan tempat kerja
Kriteria LOG.0001.002.01.3.1
Tempat dan jenis mesin yang dpakai
Ditempat kerja atau bengkel sangat penting dan harus mempunyai pertimbangan
apa yang harus dilakukan dan penataan tempat dan jenis mesin yang dipakai untuk
kenyamanan dalam melakukan suatu kegiatan pekerjaan sangatlah dibutuhkan
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang sesuai dengan prosedur dan standar
supaya tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan oleh semua pihak.
Yang dimaksud dengan tempat dan jenis mesin yang dpakai yaitu :
a. Harus mengetahui jenis mesin apa yang digunakan pada saat bekerja
b. Memperhatikan lingkungan dan keadaan tempat kerja
c. Memeriksa bagian-bagian berbahaya pada mesin tersebut
d. Mesin harus dalam keadaan bersih.
Kriteria LOG.0001.002.01.3.2
Perlengkapan dan persiapan diri
Seorang pekerja atau siswa sebelum melakukan aktivitas pekerjaan atau praktek
di bengkel harus mempersiapkan dari segala kebutuhan dan alat perlengkapan
keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Supaya terhindar dari kemungkinan terjadinya
kecelakaan.
Yang dimaksud dari perlengkapan dan persiapan diri, yaitu :
a. Menggunakan pakaian kerja yang baik dan rapih, jangan menggunakan dasi.
b. Rambut harus teratur dan rapih dan sebaiknya pendek
c. Jangan menggunakan cincin, gelang atau kalung.
d. Menggunakan alat-alat dan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja
(K3) seperti : Kacamata, sepatu, helm, dan baju yang disyaratkan dan
standar.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Halaman: 6 dari 14

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Kriteria LOG.0001.002.01.3.3
Cara menggunakan mesin
Seorang pekerja atau siswa sebelum menggunakan dan menjalankan mesin,
terlebih dahulu harus benar-benar memahami cara menggunakan dan menjalankan
mesin. Cara menggunakan dan menjalankan mesin harus memperhatikan beberapa
factor diantaranya :
a. Jangan menjalankan mesin apabila belum mengetahui dengan jelas cara
mengoperasikannya
b. Minta bantuan Supervaiser / Instruktur
c. Menggunakan buku pedoman
d. Hati-hati terhadap bagian yang berbahaya
e. Memeriksa baut-baut pengencang pada mesin
1.1.6

Batasan Variabel

a.

Batasan Konteks
Standar kompetensi ini digunakan untuk menerapkan keselamatan dan kesehatan
kerja (K3) di temapt kerja.

b.

Sumber informasi/dokumen dapat termasuk:


2.1. Kebutuhan-kebutuhan pekerjaan ditentukan berdasarkan spesifikasi dan
atau instruksi.
2.2. Menentukan lokasi tempat kerja berdasarkan kebutuhan order

c.

Pelaksanaan K3 harus memenuhi:


3.1. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
3.2 ketentuan di bidang industri.

d.

Sumber-sumber dapat termasuk:


4.1. Peralatan dan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

e.

Kegiatan:
Kegiatan harus dilaksanakan dibawah kondisi kerja normal dan harus meliputi
5.1. memelihara/servis dan memperbaiki dan penggantian komponen/system
peralatan dan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

f.

Persyaratan khusus:
memahami penggunaan/cara kerja peralatan dan perlengkapan keselamatan dan
kesehatan kerja (K3)

g.

Variabel terapan lainnya meliputi :


Pengujian peralatan dan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Halaman: 7 dari 14

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

1.1.7

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Panduan Penilaian

1.

Konteks:
1.1. Pengetahuan dan ketrampilan dasar dapat dinilai melalui pekerjaan dan
tidak melalui pekerjaan.
1.2. Penilaian ketrampilan dapat dilakukan setelah periode pelatihan yang
diawasi dan pengalaman melakukan sendiri pada tipe yang sama. Jika
kondisi tempat kerja tidak memungkinkan, penilaian dapat dilakukan melalui
simulasi.
1.3. Hasil yang telah ditentukan harus dapat tercapai tanpa pengawasan
langsung.
1.4. Kemampuan dinilai sesuai dengan konteks dari kualifikasi yang telah
diperlihatkan.

2.

Aspek-aspek penting:
Kompetensi penting diamati secara menyeluruh agar mampu menerapkan
kompetensi pada keadaan yang berubah-ubah dan merespon situasi yang
berbeda pada beberapa aspek-aspek berikut:
2.1. Memeriksa dan memastikan alat-alat keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
dapat digunakan
2.2. dapat menerapkan dan menggunakan alat-alat keselamatan dan kesehatan
kerja (K3) seuai prosedur sesuai standar

3.

Pengetahuan dasar:
3.1. Undang-undang K3
3.2. prosedur pemeliharaan/servis dan perbaikan, penggantian alat-alat
keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
3.3. prinsip-prinsip kerja alat-alat keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
3.4. persyaratan keselamatan diri
3.5. persyaratan keamanan perlengkapan alat-alat keselamatan dan kesehatan
kerja (K3)

4. Penilaian praktek:
4.1. Mengakses, memahami dan menerapkan informasi tekhnik
4.2. Menggunakan peralatan dan perlengkapan dengan benar dan aman
4.3. Memelihara/servis atau memperbaiki, menyetel dan mengganti komponen
system yang dibutuhkan
4.4. Menguji, memeriksa dan mengevaluasi komponen keselamatan dan
kesehatan kerja (K3)
5.

Unjuk Kerja dari ketrampilan yang diperlukan:


5.1. Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana
kemajuan keterampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas
5.2. Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan
kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh
pengawas

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Halaman: 8 dari 14

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

5.3. Melaksanakan tugas kompleks non rutin


5.4. Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain

1.2.

Kompetensi Kunci

Tingkat Kemampuan yang harus ditunjukan dalam menguasai kompetensi ini


adalah:
Tingkat
1
2

Karakteristik
Melakukan tugas-tugas rutin berdasarkan prosedur yang baku dan
tunduk pada pemeriksaan kemajuannya oleh supervisor
Melakukan tugas-tugas yang lebih luas dan lebih kompleks dengan
peningkatan kemampuan untuk pekerjaan yang dilakukan secara
otonom supervisor melakukan pengecekan
Melakukan aktifitas-aktifitas kompleks dan non rutin, yang diatur
sendiri dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain.

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Halaman: 9 dari 14

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

BAB II
TAHAPAN BELAJAR
Langkah-langkah/tahapan belajar
Penyajian bahan, pengajaran, peserta dan penilai harus yakin dapat memenuhi
seluruh rincian yang tertuang dalam standar kompetensi.
Isi perencanaan merupakan kaitan antara criteria unjuk kerja dengan pokok-pokok
keterampilan dan pengetahuan.

KUK
2.1 Pencegahan
terjadinya
kecelakaan di
tempat kerja

2.2 Aktifitas
Keselamatan
Kerja
Menganalisis
untuk
mengetahui
penyebab
terjadinya
kecelakaan
2.3 Pertimbangan
Tempat Kerja
Tempat dan
jenis mesin
yang dipakai
dan cara
penggunaannya
dan
perlengkapan
persiapan diri

Indikator
Kerja
Memelihra dan
memperbaiki
komponen alatalat K3

Tahapan
Belajar
*Pengenalan K3
Umum
*Tahu UU K3
*Memahami
penataan
tempat kerja
Mengetahui
*Memahami
disiplin
akibat dan
langkah-langkah *Mengetahui
cara menolong
yang harus
bila terjadi
diambil untuk
kecelakaan
pencegahan
kecelakaan

Menata mesin
yang akan
dipakai dan
memahami cara
kerjanya dari
perlengkapan
K3

*Mempelajari
stuasi penataan
mesin
*Mempelajari
pengoperasian
mesin
*Mengetahui
menggunakan
perlengkapan
K3

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Sumber
- Buku Informasi
Log.0001.002.01
- Modul
Keselamatan Krja
Polman Bandung
- Buku Informasi
Log.0001.002.01
- Modul
Keselamatan Krja
Polman Bandung

- Buku Informasi
Log.0001.002.01
- Modul
Keselamatan Krja
Polman Bandung

Halaman: 10 dari 14

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

BAB III
TUGAS TEORI DAN UNJUK KERJA

3.1. Tugas Tertulis


Tugas tertulis dapat digunankan oleh panitia untuk mengidentifikasi kesiapan Anda
untuk melaksanakan penilaian unjuk kerja.
Penilaian akan menggunakan satu atau lebih pertanyaan untuk setiap elemen, jika
penilai kurang puas dengan kesiapan Anda dalam melakukan Penilaian Unjuk Kerja,
maka rencana pelatihan atau Penilaian Unjuk Kerja ulang /remidial akan dibicarakan
antara Anda dengan Penilai.
TUGAS 1.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini secara singkat dan jelas !
Pertanyaan 1
Jelaskan oleh saudara apa yang dimaksud dengan Keselamatan Umum di dalam
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)?
Jawaban:
..............................................................................................
..............................................................................................
..............................................................................................
Pertanyaan 2
Jelaskan oleh saudara 3 faktor dari 5 faktor yang dimaksud disiplin pribadi bagi setiap
pekerja (siswa)?
Jawaban :
..............................................................................................
..............................................................................................
..............................................................................................
Pertanyaan 3
Jelaskan oleh saudara 3 faktor dari 5 faktor yang dimaksud disiplin pribadi bagi setiap
pekerja (siswa)?
Jawaban :
..............................................................................................
..............................................................................................
..............................................................................................

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Halaman: 11 dari 14

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Pertanyaan 4
Penerangan di tempat kerja atau praktek sangatlah penting, tetapi sangatlah
mengganggu kepada aktivitas kerja, terutama kepada kesahatan badan kita, jelaskan
oleh saudara 3 akibat dari 5 akibat yang disebabkan oleh buruknya penerangan?
Jawaban :
..............................................................................................
..............................................................................................
..............................................................................................
Pertanyaan 5
Jelaskan oleh saudara 3 sifat dari 5 sifat penerangan yang berhubungan dengan
keharmonisan dilingkungan kerja?
Jawaban :
..............................................................................................
..............................................................................................
..............................................................................................
Pertanyaan 6
Jelaskan oleh saudara kenapa setiap kecelakaan harus dianalisis?
Jawaban :
..............................................................................................
..............................................................................................
..............................................................................................
Pertanyaan 7
Untuk tidak terjadinya kecelakaan di tempat kerja / praktek maka pekerja/siswa harus
mempunyai tanggung jawab. Jelaskan oleh saudara 3 tanggung jawab apa saja dari 5
tanggung jawab?
Jawaban :
..............................................................................................
..............................................................................................
..............................................................................................
Pertanyaan 8
Jelaskan oleh saudara disebabkan adanya 4 unsur apa saja proses terjadinya api ?
Jawaban :
..............................................................................................
..............................................................................................
..............................................................................................
Pertanyaan 9
Di dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sering terjadi kecelakaan yang
diakibatkan oleh kebakaranyang ditimbulkan dari berbagai kelas api.
Jelaskan oleh saudara ada berapa macam klasifikasi api ?
Jawaban :
..............................................................................................
..............................................................................................
..............................................................................................
Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Halaman: 12 dari 14

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Pertanyaan 10
Untuk tidak terjadinya kecelakaan pada waktu bekerja maka perlu mempersiapkan
perlengkapan dan persiapan diri.
Jelaskan oleh saudara apa saja yang dimaksud di atas ?
Jawaban :
..............................................................................................
..............................................................................................
..............................................................................................

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Halaman: 13 dari 14

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Tugas Unjuk Kerja (Praktek) Berbentuk Wawancara.


Pertanyaan 1
Apakah saudara tahu tentang Undang-undang Ketenaga kerjaan di Indonesia, di
undangkan pa tangga, bulan, dan tahun berapa ?
Pertanyaan 2
Apakah saudara tahu tentang Undang-undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(K3) terdiri dari berapa Bab dan berapa pasal ?
Pertanyaan 3
Apakah saudara sudah menggunakan / memakai perlengkapan Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3) pada waktu bekerja/praktek di bengkel ?
Pertanyaan 4
Apakah Saudara pada waktu bekerja / praktekdi mesin, biasa menggunakan
kacamata pengaman !
Pertanyaan 5
Apakah Saudara setelah selesai bekerja/praktek di mesin biasa mengembalikan
alat-alat ke tempatnya semula dan membersihkan mesin dan tempat kerja !
Pertanyaan 6
Apakah Saudara selalu melakukan atau memperhatikan faktor-faktor K3 supaya
tidak terjadi kecelakaan di tempat kerja ?
Pertanyaan 7
Apakah Saudara selalu menganalisis bila terjadi kecelakaan ?
Pertanyaan 8
Apakah saudara untuk pencegahan terjadinya kecelakaan selalu memperhatikan
penataan dan jenis mesin yang dipakai ?
Pertanyaan 9
Apakah Saudara selalu disiplin waktu ?
Pertanyaan 10
Apakah Saudara apakah saudara selalu memperhatikan kebersihan tempat kerja
dan mesin yang dipakai ?

Buku-buku Referensi untuk bahan pelatihan yang telah direkomendasikan:


-

Buku Informasi
Data Buku Pendukung Teori

Judul Modul: Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Kerja
Versi: 08-06-2006

Halaman: 14 dari 14

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI


SEKTOR LOGAM MESIN
SUB SEKTOR TEKNOLOGI MEKANIK

MENERAPKAN KESELAMATAN DAN


KESEHATAN KERJA (K3)
DI TEMPAT KERJA
LOG.OO01.002.01

BUKU PENILAIAN

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.


DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

DAFTAR ISI

Daftar Isi ...............................................................................................................


BAB I

KONSEP PENILAIAN...................................................................................
1.1.
1.2.

Bagaimana Instruktur akan Menilai ...............................................


Tipe Penilaian ..............................................................................

BAB II PELAKSANAAN PENILAIAN ........................................................................


2.1.
2.2.

Kunci Jawaban Tugas-tugas Teori .................................................


Daftar Check Unjuk Kerja (Praktek) ...............................................

LEMBAR PENILAIAN
Buku-buku Referensi untuk bahan pelatihan yang telah direkomendasikan:
-

Buku Informasi
Data Buku Pendukung Teori

Judul Modul: Menerapkan Kesahatan dan Keselamatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Penilaian
Versi: 08-06-006

Halaman: 1 dari 10

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

BAB I
KONSEP PENILAIAN

1.1.

Bagaimana Instruktur akan Menilai


Dalam sistem berdasarkan Kompetensi, penilai akan mengumpulkan bukti dan
membuat pertimbangan mengenai pengetahuan, pemahaman dan unjuk kerja
tugas-tugas Anda dan sikap Anda terhadap pekerjaan. Anda akan dinilai untuk
menentukan apakah Anda telah mencapai kompetensi sesuai dengan standar
yang dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.
Pada pelatihan berdasarkan kompetensi, pendekatan yang banyak digunakan
untuk penilaian adalah Penilaian berdasarkan criteria/Criterion-Referenced
Assessment. Pendekatan ini mengukur unjuk kerja Anda terhadap sejumlah
standar. Standar yang digunakan dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.
Penilaian dapat dilaksanakan dengan tujuan sebagai bantuan dan dukungan
belajar. Tipe penilaian ini adalah formatif dan merupakan proses yang sedang
berjalan.
Penilaian juga dapat dilaksanakan untuk menentukan apakah Anda telah
mencapai hasil program belajar (contohnya pencapaian kompetensi dalam Unit).
Tipe penilaian ini adalah sumatif dan merupakan penilaian akhir.
Penilaian dapat dilaksanakan di industri (ditempat kerja) atau dilembaga pelatihan
(diluar tempat kerja). Jika memungkinkan, sebaiknya penilaian dilaksanakan
ditempat kerja sehingga penilai dapat mengamati Anda melakukan kegiatan
normal ditempat kerja.

1.2.

Tipe Penilaian
Test Tertulis
Test tertulis akan menilai pengetahuan Anda dan pemahaman konsep dan prinsip
yang merupakan dasar unjuk kerja tugas-tugas Anda. Test tertulis biasanya
berupa seri pertanyaan pilihan ganda atau beberapa bentuk test tertulis objectif
lainnya, yaitu tes dimana setiap pertanyaan memiliki satu jawaban benar.
Test Unjuk Kerja
Test unjuk kerja akan menilai kompetensi Anda dalam menampilkan tugas-tugas
elemen terhadap standar yang dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja. Oleh sebab
itu Anda akan menerapkan pengetahuan dan pemahaman Anda terhadap unjuk
kerja tugas-tugas.
Penilai biasanya menggunakan daftar cek analisis elemen sebagai pedoman untuk
menentukan kompetensi Anda dan akan memberikan umpan balik mengenai
unjuk kerja dan jika perlu, merencanakan pelatihan lanjutan jika Anda belum
mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama.

Judul Modul: Menerapkan Kesahatan dan Keselamatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Penilaian
Versi: 08-06-006

Halaman: 2 dari 10

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

BAB II
PELAKSANAAN PENILAIAN

2.1.

Soal - Kunci Jawaban Tugas-tugas Teori

TUGAS 1.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini secara singkat dan jelas !
Pertanyaan 1
Jelaskan oleh saudara apa yang dimaksud dengan Keselamatan Umum di dalam
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)?
Jawaban:
..............................................................................................
..............................................................................................
Pertanyaan 2
Jelaskan oleh saudara 4 faktor dari 7 faktor untuk pencegahan terjadinya kecelakaan di
tempat kerja / praktek ?
Jawaban :
..............................................................................................
..............................................................................................
Pertanyaan 3
Jelaskan oleh saudara 3 faktor dari 5 faktor yang dimaksud disiplin pribadi bagi setiap
pekerja (siswa)?
Jawaban :
..............................................................................................
..............................................................................................
Pertanyaan 4
Jelaskan oleh saudara disebabkan adanya 4 unsur apa saja proses terjadinya api ?
Jawaban :
..............................................................................................
..............................................................................................
Pertanyaan 5
Di dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sering terjadi kecelakaan yang
diakibatkan oleh kebakaranyang ditimbulkan dari berbagai kelas api.
Jelaskan oleh saudara ada berapa macam klasifikasi api ?
Jawaban :
..............................................................................................
..............................................................................................

Judul Modul: Menerapkan Kesahatan dan Keselamatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Penilaian
Versi: 08-06-006

Halaman: 3 dari 10

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Kunci Jawaban Test Teori


1. Keselamatan Umum adalah keselamatan yang menyangkut semua aspek
dalam. Semua pekerjaan baik itu di darat, laut ataupun di udara yang
kaitannya dengan keselamatan seseorang dari bahaya pekerjaan.
2. Pencegahan terjadinya kecelakaan di tempat kerja / praktek
a. Pastikan kesempurnaan alat-alat
b. Pastikan kesempurnaan pakaian kerja
c. Kesadaran keadaan diri sendiri
d. Pastkan sempurna alat yang memadai
e. Harus disiplin dalam memperlakukan alat-alat
f. Harus hati-hati-hati dan konsentrasi pada pekerjaan
g. Pastikan sudah memahami dan menguasai cara kerja suatu mesin atau
alat
3. Disiplin Pribadi bagi setiap pekerja/siswa
a. Disiplin terhadap waktu kerja
b. Disiplin terhadap janji baik pribadi ataupun dalam pekerjaan
c. Disiplin dalam menempatkan suatu kebenaran
d. Tidak menympang dari apa yang ditugaskan
e. Hormat bik pda atasan maupun bawahan
4. Proses terjadinya api
Disebabkan adanya 4 unsur yaitu :
a. Oksigen
b. Panas
c. Bahan bakar
d. Reaksi kimia
5. Klasifikasi Api ada 4 yaitu :
a. Api kelas A
b. Api kelas B
c. Api kelas C
d. Api kelas D

Judul Modul: Menerapkan Kesahatan dan Keselamatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Penilaian
Versi: 08-06-006

Halaman: 4 dari 10

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Lembar Penilaian
1.

Soal Test Teori


Dibuat 5 pertanyaan Teori dan Kunci jawaban, yang diambil dari soal latihan
10 Soal, yang ada pad Buku Kerja

No
1
2

3
4
5

Lembar Penilaian Pelaksanaan Teori


Alat Ukur Penilaian Teori

Keselamatan Umum
Pencegahan terjadinya
kecelakaan di tempat
kerja/praktek
Disiplin pribadi bagi
pekerja/siswa
Proses terjadinya api
Klasifikasi Api
Jumlah Nilai

Nilai
Standar
20

Nilai yang
Dicapai

Nilai Teori harus


di atas

20
setiap

Keterangan

85

20

dapat dinyatakan
kompeten

20
20
100

Lembar Pelaksanaan Teori

No
1

Daftar Check List Teori

Ya

Tidak

Apakah semua pertanyaan sudah dijawab


dengan benar

Apakah semua pertanyaan dapat diselesaikan


sesuai waktu yang ditentukan.

Judul Modul: Menerapkan Kesahatan dan Keselamatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Penilaian
Versi: 08-06-006

Halaman: 5 dari 10

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

2.2.

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Daftar Check Unjuk Kerja (Praktek)

Tugas Unjuk Kerja (Praktek) Berbentuk Wawancara.


Pertanyaan 1
Apakah Saudara selalu melakukan atau memperhatikan faktor-faktor K3 supaya
tidak terjadi kecelakaan di tempat kerja ?
Pertanyaan 2
Apakah Saudara selalu menganalisis bila terjadi kecelakaan ?
Pertanyaan 3
Apakah saudara untuk pencegahan terjadinya kecelakaan selalu memperhatikan
penataan dan jenis mesin yang dipakai ?
Pertanyaan 4
Apakah Saudara selalu disiplin waktu ?
Pertanyaan 5
Apakah Saudara apakah saudara selalu memperhatikan kebersihan tempat kerja
dan mesin yang dipakai ?

Judul Modul: Menerapkan Kesahatan dan Keselamatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Penilaian
Versi: 08-06-006

Halaman: 6 dari 10

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Lembar Penilaian

Soal Test Praktek


*
No

Alat Ukur Penilaian Praktek

Nilai

Nilai yang

Standar

Dicapai

Keterangan

Keselamatan Umum
1

- Melakukan pencegahan
terjadinya kecelakaan di

20

tempat kerja/praktek
Nilai Unjuk Kerja

Aktifitas Keselamatan Kerja


2

- Melakukan analisis untuk


mengetahuipenyebab

(praktek) harus di
20

95

terjadinya kecelakaan
Pertimbangan Tempat Kerja
3

- Penataan jenis mesin yang

atas

dapat dinyatakan
20

kompeten

dipakai
4

Waktu yang dipakai

20

Kebersihan dan K.3.

20

Jumlah Nilai

100

Judul Modul: Menerapkan Kesahatan dan Keselamatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Penilaian
Versi: 08-06-006

Halaman: 7 dari 10

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Lembar Pelaksanaan Teori


*
No
1

Daftar Check List Praktek

Ya

Tidak

Apakah pencegahan kemungkinan terjadinya kecelakaan


di tempat kerja telah dilakukan.
Apakah menganalisis untuk mengetahui penyebab
terjadinya kecelakaan dilakukan.
Apakah penataan dan jenis mesin yang dipakai
dilakukan.

Apakah waktu yang tersedia diperhatikan.

Apakah kebersihan dilakukan dan diperhatikan.

Semua hal-hal tersebut harus mendapat tanggapan Ya . jika tidak, peserta harus
berkonsultasi dengan pelatih/penilai mengenai kegiatan-kegiatan tambahan tertentu
yang harus dilengkapi/diselesaikan dalam mencapai kemampuan pada hasil ini.

Judul Modul: Menerapkan Kesahatan dan Keselamatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Penilaian
Versi: 08-06-006

Halaman: 8 dari 10

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Langkah Akhir PENILAIAN

Lembar Pemeriksaan Peserta

Semua kesalahan diperbaiki sebelum lembar pemeriksaan ditandatangani.


No
1

Daftar Check List

Ya

Tidak

Apakah kegiatan-kegiatan dan pengamanan perlengkapan


Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sudah dilakukan.
Apakah peserta telah mengumpulkan, menganalisa dan

menyusun informasi/keterangan yang sesuai dengan modul


pelatihan?

Apakah peserta telah memberikan ide-ide dan


keterangan/informasi akurat yang dibutuhkan?
Apakah peserta telah merencanakan dan menyusun kegiatan-

kegiatan, untuk menjamin tercapainya standar pada modul


ini?
Apakah peserta telah mengikuti persyaratan prosedur kerja

dan persyaratan Keselamatan dan Kesehatan Kerja(K3) untuk


tercapainya menerapkan K3 di tempat kerja ?

Semua hal-hal tersebut harus mendapat tanggapan Ya . jika tidak, peserta harus
berkonsultasi dengan pelatih/penilai mengenai kegiatan-kegiatan tambahan tertentu
yang harus dilengkapi/diselesaikan dalam mencapai kemampuan pada hasil ini.
Tanda tangan pelatih ................................................................................................
Tanda tangan peserta ...............................................................................................
Tanggal dan jam kelulusan (Kompeten) ....................................................................
Buku-buku Referensi untuk bahan pelatihan yang telah direkomendasikan:
-

Buku Informasi
Data Buku Pendukung Teori

Judul Modul: Menerapkan Kesahatan dan Keselamatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Penilaian
Versi: 08-06-006

Halaman: 9 dari 10

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi


Sektor Logam Mesin Sub Sektor Teknologi Mekanik

Kode Modul
LOG.OO01.002.01

Kesimpulan

Tanggal:.......................................

Peserta pelatihan telah dinilai

(beri lingkaran pada jawaban anda)

KOMPETEN

BELUM KOMPETEN

Nama peserta pelatihan

Nama Penilai

................................................
Tanda tangan

.......................................
Tanda tangan

.................................................

.......................................

Komentar/saran
(penilai akan membuat komentar tambahan yang akan menjelaskan tentang penilaian
yang diberikan)
................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................

Judul Modul: Menerapkan Kesahatan dan Keselamatan Kerja


(K3) di Tempat Kerja
Buku Penilaian
Versi: 08-06-006

Halaman: 10 dari 10

Anda mungkin juga menyukai