Anda di halaman 1dari 2

5/18/2016

IkanLautAcehSelatanDieksporkeMalaysiaANTARANewsAcehBeritaAcehTerkini

TOP NEWS | TERKINI | RILIS PERS | RSS

GOOGLE PLUS | TWITTER | FACEBOOK

Ketentuan Penggunaan

cariberita

Tentang Kami
HOME

Rabu, 18 Mei 2016


DAERAH

NASIONAL

TEKNOLOGI

HIBURAN

SPORT

EKONOMI

KESEHATAN

POLITIK

Ikan Laut Aceh Selatan Diekspor ke Malaysia


Jumat, 18 September 2015 10:59 WIB

Pewarta : Hendrik

DUNIA

ARTIKEL

FOTO

VIDEO

Terpopuler
Mustaqim Tetap Fokus Salurkan Kredit
Untuk UKM
Rupiah Melemah Menjadi Rp13.374 Per
Dolar AS
Pemkot Segera Salurkan 277 Ton Bersas
Raskin
Bulog Aceh Operasi Pasar Tekan Harga
Beras
Pemda Diminta Pertmukan Peternak
Dengan Pemodal Asing

Top News
Bulog Aceh Operasi Pasar Tekan Harga
Beras 16 jam lalu
Rupiah Melemah Menjadi Rp13.374 Per
Dolar AS 16 Mei 2016 11:32
Mustaqim Tetap Fokus Salurkan Kredit
Untuk UKM 15 Mei 2016 18:34
Pemkot Segera Salurkan 277 Ton Bersas
Raskin 15 Mei 2016 13:50
ilustrasi Nilai Ekspor Tuna Terbantu Kurs Dolar Pekerja memisahkan daging ikan tuna jenis sirip
kuning sebelum diekspor di salah satu industri pengolahan ikan tuna, Banda Aceh, Jumat (28/8).
Pengusaha pengolahan ikan tuna menyatakan nilai ekspor ikan tuna meningkat sejak menguatnya
kurs dolar dalam beberapa bulan terakhir, namun volume ekspor menurun karena menurunnya hasil
tangkapan. (ACEH.ANTARANEWS.COM/Ampelsa/15)

Pemda Diminta Pertmukan Peternak


Dengan Pemodal Asing 14 Mei 2016 10:13
Tweets by @AntaraAceh

Tapaktuan (ANTARA Aceh) - Hasil tangkapan ikan nelayan di Kecamatan Trumon,


Kabupaten Aceh Selatan, mencapai 8 sampai 12 ton per bulan dan sebagian,
khususnya jenis ikan terbaik, selain di pasarkan ke luar daerah juga diekspor ke
Malaysia.
Panglima Laot Trumon, Jasmudin saat dihubungi di Tapaktuan, Kamis
menyebutkan, jenis-jenis ikan tangkapan nelayan setempat yang diekspor ke
Malaysia di antaranya tenggiri, udang kelam, bawal, kakap besar, kakap merah,
kakap hitam, janang, sapan dan ikan jumbo.
"Ikan-ikan berkualitas bagus ini harganya berkisar antara Rp45.000 Rp50.000
per kilogram, sedangkan udang kelam mencapai Rp100.000 per kilogram, dan
khusus ikan janang mencapai Rp70.000 75.000 per kilogram," sebut
Jasmudin.
Selain ikan berkualitas bagus untuk eskpor tersebut, nelayan Trumon juga
menghasilkan ikan jenis biasa, seperti ikan selar kuning, selar gelek, dancis,
gembung, aso-aso, belata, tenggiri dan bawal. Jenis ikan tersebut, selain untuk
konsumsi masyarakat lokal juga diolah menjadi ikan asin.
Jumlah nelayan yang berasal dari Keude Trumon, ujar Jasmudin, mencapai
puluhan orang dengan jumlah boat ukuran 4 GT sebanyak 8 unit dan boat robin
serta sampan mencapai 32 unit.
"Untuk jenis ikan berkualitas ekspor, biasanya dihasilkan oleh boat 4 GT ke atas,
karena mereka mampu mencari ikan di lautan lepas di atas 10 mil laut atau
sampai ke wilayah sekitar Pulau Banyak dan Sinabang (Simeulue), sedangkan
boat robin dan sampan biasanya mampu mencari ikan di perairan laut dibawah
10 mil," jelasnya.
http://aceh.antaranews.com/berita/26758/ikanlautacehselatandieksporkemalaysia

1/2

5/18/2016

IkanLautAcehSelatanDieksporkeMalaysiaANTARANewsAcehBeritaAcehTerkini

Jasmudin menambahkan, di saat cuaca sedang bagus boat nelayan 4 GT yang


mencari ikan di atas 10 mil laut, mampu menghasilkan ikan tangkapannya
mencapai 2 sampai 3 ton dalam sekali berlabuh atau bongkar.
Namun, jika di saat cuaca sedang tidak mendukung, tak jarang pula para
nelayan tersebut terpaksa harus menganggur di darat yakni selain untuk
menghindari terjadi musibah juga menghindari rugi karena dalam kondisi angin
kencang serta ombak besar, ikan susah dijumpai.
Yang jadi persoalan selama ini, sambung Jasmudin, semangat para nelayan
setempat mencari ikan di laut tidak didukung dengan ketersediaan fasilitas
Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) dan Tempat Pendaratan Ikan (TPI).
Pasalnya, satu-satunya fasilitas dermaga tambat kapal yang ada di Keude
Trumon yang telah disulap oleh nelayan setempat menjadi tempat sandar boat
dan sampan, kolam pelabuhannya telah dangkal sehingga menghambat para
nelayan setempat saat melabuhkan boatnya.
"Inilah persoalan yang sangat dikeluhkan nelayan di Keude Trumon ini, karena
setelah kolam pelabuhan itu dangkal, para nelayan terpaksa menambatkan
boatnya di bibir kuala dekat perairan laut yang berjarak sekitar 100 meter dari
dermaga. Jika air laut pasang, boat-boat itu tidak aman dan rawan terseret arus
laut," kata dia.
Karena itu, pihaknya meminta kepada Pemkab Aceh Selatan melalui dinas
terkait segera melakukan pengerukan kolam pelabuhan yang telah dangkal
tersebut, sehingga nelayan bisa dengan mudah menambatkan boat-boatnya ke
dermaga pelabuhan itu.
Editor: Salahuddin Wahid
COPYRIGHT ANTARA 2015
Like

Tweet

Top News

Daerah

Ekonomi

Ketentuan Penggunaan

Terkini

Nasional

Kesehatan

Tentang Kami

RSS

Teknologi

Politik

Jaringan

Twitter

Hiburan

Dunia

Pedoman

Facebook

Sport

Artikel

Kebijakan Privasi

aceh.antaranews.com
Copyright 2016

http://aceh.antaranews.com/berita/26758/ikanlautacehselatandieksporkemalaysia

2/2