Anda di halaman 1dari 22

PEMENUHAN KEBUTUHAN

DANA UNTUK MEMBIAYAI


INVESTASI

Oleh Kelompok 6:
Reza Dwi Riyanti (731141303
Fitriana Dwi P. (7311413
Windiana R. (7311413097)
Akhmad Bandanuji (73114132
Indah R. J. (7311413224)
Ifal Alexis H. (7311413232

Sumber-Sumber Dana
Menurut Asalnya

Inter
Ekster
n
n

Sumber-Sumber Dana

Menurut Jangka Waktunya

Jangka
panjang

Jangka
meneng
ah

Jangka
pendek

Sumber-Sumber Dana
Sumber Dana Jangka Pendek
1. accrual account merupakan jenis hutang bebas bunga,
seperti misalnya kebiasaan perusahaan membayar gaji
karyawannya mingguan, atau bulanan.
2. hutang dagang adalah sumber pembiayaan jangka pendek
yang paling besar bagi perusahaan.
3. hutang bank adalah sumber dana jangka pendek yang
biasanya dikeluarkan oleh bank-bank komersial.
4. commercial paper, satu bentuk promissory note tanpa
jaminan yang dikeluarkan oleh perusahaan besar, profitable
dan dijual kepada perusahaan lain seperti asuransi, pensiun
funds, money market mutual funds dan kepada bank.
5. Factoring yang sering diterjemahkan dengan anjak
piutang. Perusahaan anjak piutang adalah badan usaha
yang melakukan usaha pembiayaan dalam bentuk pembelian

Sumber-Sumber Dana
Sumber Dana Jangka Menengah
1. Term loan biasanya disediakan oleh bank komersial,
perusahaan asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan
pemerintah dan supplier perlengkapan.
2. Equipment loan adalah pembiayaan yang dipergunakan
untuk pengadaan perlengkapan baru.
3. Leasing adalah suatu kontrak antara pemilik aktiva yang
disebut dengan lessor dan pihak lain yang memanfaatkan
aktiva tersebut yang disebut lessee untuk jangka waktu
tertentu.
4. Modal ventura adalah merupakan bentuk pembiayaan
penyertaan modal yang bersifat sementara ke dalam
Perusahaan Pasangan Usaha (PPU).

Sumber-Sumber Dana
Sumber Dana Jangka Panjang:
1. Pembiayaan melalui Utang
a. Utang jangka panjang
Waktu pengembalian utang jangka panjang adalah lebih
dari satu tahun.
b. Obligasi perusahaan
Obligasi adalah surat berharga yang diterbitkan
perusahaan, yang menyatakan kesanggupan membayar
sejumlah uang tertentu kepada pemegang surat berharga
pada waktu tertentu.

Sumber-Sumber Dana
Sumber Dana Jangka Panjang:
2. Pembiayaan dengan Modal Sendiri (Equity Financing)
a. Saham biasa
Saham biasa adalah surat berharga yang memberikan hak
suara kepada pemilik serta merupakan penerima hak terakhir
atas asset perusahaan setelah pemegang obligasi dan saham
preferen.
b. Laba ditahan
laba ditahan, yakni bagian laba yang tidak dibagikan kepada
pemegang saham.

Sumber-Sumber Dana
Sumber Dana Jangka Panjang:
3. Pembiayaan dengan Obligasi yang dapat Dikonversi
(Convertible Bond)
Convertible bond adalah penerbitan obligasi perusahaan
yang mengandung pilihan bagi pemegangnya, sehingga
setelah jangka waktu tertentu dan dipenuhinya syarat
tertentu dapat dikonversikan menjadi saham biasa.

Ekuitas vs Hutang
Ekuitas
Keuntungan Pembiayaan Ekuitas:
1. Dengan menggunakan ekuitas tidak ada
beban hutang.
2. Pembiayaan ekuitas dari investor, investor
mengetahui investasi mereka memiliki
beberapa risiko sehingga mereka akan
memahami bahwa jika gagal, mereka tidak
akan mendapatkan uang mereka kembali.
3. Dapat mempertimbangkan investor ekuitas
dengan bijaksana.

Ekuitas vs Hutang
Ekuitas
Kekurangan Pembiayaan Ekuitas:
1. Jika pembiayaan ekuitas dari investor,
maka investor akan meminta bagian atas
keuntungan di mana mereka berinvestasi.

Ekuitas vs Hutang
Hutang
Keuntungan Pembiayaan Utang
1. Memiliki semua keuntungan yang dihasilkan.
2. Bunga yang timbul atas pinjaman dapat
menjadi pengurangan pajak.
3. Tidak berbagi keuntungan kepada pemberi
pinjaman.

Ekuitas vs Hutang
Hutang
Kerugian Pembiayaan Utang
1. Jika tidak melakukan pembayaran pinjaman
tepat waktu maka kredibilitas akan turun dan
akan mempersulit pinjaman di masa depan
2. Mengharuskan untuk menjaminkan aset pribadi
sebelum bank akan memberikan pinjaman.
3. Menggunakan pembiayaan hutang maka kita
menjalankan risiko kebangkrutan.

Pendekatan Praktis Dalam


Pemilihan Sumber Pendanaan
Proporsi Penggunaan Utang ditinjau
dari Imbal Hasil atas Ekuitas
Aplikasi
Perhitungan EPS dan ROE dengan Asumsi Suku
Bunga (20%) < Tingkat Imbal Hasil (26,67%)

sebaiknya memilih sumber dana dengan pinjam


bank

Pendekatan Praktis Dalam


Pemilihan Sumber Pendanaan
Perhitungan EPS dan ROE dengan Asumsi
Suku Bunga (30%) > Tingkat Imbal Hasil
(26,67%)

sebaiknya memilih sumber dana dengan cara


emisi saham

Pendekatan Praktis Dalam


Pemilihan Sumber Pendanaan
Penghitungan EPS dan ROE dengan sumsi Suku
Bunga (26,7%) = Tingkat Imbal Hasil (26,67%)

Bisa memperoleh sumber dana dengan cara emisi


saham ataupun pinjaman bank

Pendekatan Praktis Dalam


Pemilihan Sumber Pendanaan

Pendekatan Praktis Dalam


Pemilihan Sumber Pendanaan

Proporsi Penggunaan Utang ditinjau dari


Likuiditas
Untuk mengetahui apakah dengan
penambahan/penggunaan utang tersebut akan
dapat menimbulkan kesulitan likuiditas atau tidak
digunakan pendekatan Debt Service Coverage
(DSC) dengan rumus sebagai berikut:
DSC < 1,00 berarti penggunaan utang diperkenankan
DSC > 1,00 berarti penggunaan utang tidak
diperkenankan

Pengaruh Proporsi Utang


terhadap Imbal hasil atas Ekuitas
Aplikasi

Pengaruh Proporsi Utang


terhadap Imbal hasil atas Ekuitas

Pengaruh Proporsi Utang


terhadap Imbal hasil atas Ekuitas

Pengaruh Proporsi Utang


terhadap Imbal hasil atas Ekuitas
Jadi
Apabila imbal hasil atas investasi lebih besar
dari suku bunga, dengan proporsi utang yang
semakin tinggi akan bepengaruh positif yang
besar terhadap imbal hasil.
Apabila imbal hasil atas investasi sama dengan
suku bunga, dengan proporsi utang berapa pun
akan menghasilakan imbal hasil atas ekuitas
yang sama
Apabila imbal hasil atas investasi lebih kecil dari
suku bunga, dengan proporsi utang yang
semakin tinggi akan bepengaruh negatif yang
besar terhadap imbal hasil atas ekuitas.

Terima Kasih