Anda di halaman 1dari 10

I.

JUDUL PRAKTIKUM
Larutan Pencuci Mata Asam Borat

II.

PENDAHULUAN
Kolirium atau cairan pencuci mata adalah sediaan berupa larutan steril jernih,
bebas jasad renik, isotonis, digunakan untuk membersihkan mata. Dapat
ditambahkan zat dapar dan zat pengawet (Formularium Nasional Edisi II, Hal 310).
Kolirium dibuat dengan melarutkan obat dalam air, saring hingga jernih,
masukkan dalam wadah, tutup dan sterilkan. Alat dan wadah yang digunakan dalam
pembuatan kolirium harus bersih dan steril.
Kolirium memiliki nilai isotonis yang ekivalen dengan natrium klorida 0,9 %.
Batas toleransi terendah setara dengan natrium klorida 0,6 % dan batas tertinggi
setara dengan natrium kolrida 2,0 % tanpa gangguan yang nyata. Nilai pH air mata
normal lebih kurang 7,4. Range pH untuk larutan mata yang masih di perbolehkan
adalah 4,5 9. ( FI IV, Hal 13 ).

III.

PREFORMULASI
A. ZAT AKTIF
1. Asam Borat ( DI 88, Hal 1527, Martindale 28, Hal 337 )
Pemerian

: Serbuk kristal putih, rasa agak pahit dan lama kelamaan


rasa manis, berbau lemah.

Kelarutan

: 1 bagian larut dalam 20 bagian air, 16 bagian alkohol, 4


bagian gliserol, sedikit larutan dalam minyak, praktis tidak
larut dalam eter.

pH

: 3,8 4,8

OTT

: Polivinil alkohol dan tanin.

Sterilisasi

: Otoklaf atau Filtrasi.

Khasiat

: Fungistatik dan bakteriostatik lemah.

ENaCl

: 0,50 ( Sprowls, Hal 187 )

Stabilitas

: Pada suhu 100C akan kehilangan air dan pada suhu 140C
akan berubah menjadi asam metabolik.

B. ZAT TAMBAHAN
1. Natrium Borat ( Martindale 28, Hal 337 )
Pemerian

: Hablur transparan, tidak berwarna atau serbuk, hablur


putih. Tidak berbau.

Kelarutan

: 1 bagian larut dalam 20 bagian air, 1 bagian larut dalam 1


bagian air mendidih, larut dalam gliserin, praktis tidak larut
dalam etanol.

pH

: 9 9,6 ( larutan 4 % dalam air )

OTT

: Garam alkaloid, merkuri klorida, zink sulfat dan garam


metalik lain.

Sterilisasi

: Otoklaf atau filtrasi.

Khasiat

: Antibakteri.

ENaCl

: 0,42 ( Sprowls Hal 189 )

Stabilitas

: Stabil dalam air dan dalam suhu kamar.

2. Natrium klorida ( Handbook excipient, Hal 439 )


Pemerian

: serbuk kristal putih atau tidak berwarna, berasa asin,

Kelarutan

: Mudah larut dalam air, sangat mudah larut dalam air


mendidih, sukar larut dalam etanol.

Kegunaan

: Zat pengisotonis.

Konsentrasi

: Sampai 0,9 %

pH

: 6,7 7,3 ( Larutan jenuh dalam air ).

OTT

: Agen pengoksidasi kuat, metil paraben.

Sterilisasi

: Otoklaf atau Filtrasi.

Stabilitas

: Stabil dalam bentuk larutan namun dapat menyebabkan


pemisahan partikel kaca pada wadah kaca tertentu.

IV.

FORMULA
A. Formula Dasar ( Formularium Nasional Edisi II, Hal 10 )
Asam borat
Aqua destilata

3g
ad 100 ml

B. Formula Rencana
Asam borat

1,116 g

Natrium borat

0,191 g

NaCl

0,26 g

Aqua pro injeksi

ad 100 ml

C. Latar belakang
1. Asam borat dipilih sebagai zat aktif karena berkhasiat sebagai antibakteri
dan fungistatik.
2. Na borat dipilih sebagai pendapar sehingga pH larutan mendekati pH
normal mata yaitu 7,4.
3. Formula ini menggunakan NaCl sebagai zat pengisotonis sehingga tidak
menyebabkan iritasi pada mata.
4. Aqua pro injeksi digunakan sebagai pelarut dalam sediaan ini.
V.

ALAT DAN BAHAN


A. Alat
- Beaker glass
- Erlenmeyer
- Botol pencuci mata
- Corong glass
- Pipet tetes

- Pinset

- Gelas ukur

- Spatula
- Batang pengaduk
- Gelas arloji
- Otoklaf
- Kertas saring

B. Bahan

V.

Asam borat

Natrium borat

NaCl

H2O2

Aqua pro injeksi

PERHITUNGAN DAN PENIMBANGAN


A. Perhitungan tonisitas
E NaCl Asam borat

= 0.50 ( Sprowls, Hal 187 )

E NaCl Natrium borat

= 0,42 ( Sprowls, Hal 189 )

V = [ ( W1 x E1 ) + ( W2 x E2 ) + ( W3 x E3 ) ] x 111,1
= [ ( 1,116 x 0,50 ) + ( 0,191 x 0,42 ) + ( 0,26 x 1 ) ] x 111,1
= 99, 7922 ml
% tonisitas = 99,7922 ml x 0,9 % = 0,8981 %
100 ml
B. Perhitungan Volume
Dalam 1 batch berisi 2 botol
V = ( v x n ) + 10 % ( v x n )
= (100 x 2) + 10 % (100 x 2)
= 200 + 20
= 220 ml
C. Perhitungan Bahan Bahan
- Asam borat

= 1,116 g x 220 ml

= 2,455 gram

100 ml
- Natrium borat = 0,191 g x 220 ml

= 0,42 gram

100 ml
- NaCl

= 0,26 g x 220 ml
100 ml

= 0,572 gram

- Aqua pro injeksi ad 220 ml


D. Penimbangan

VI.

- Asam borat

= 2,455 gram

- Natrium borat

= 0,42 gram

- NaCl

= 0,572 gram

PEMBUATAN
1) Buat aqua pro injeksi bebas pirogen
Air suling panaskan sampai mendidih, biarkan mendidih selama 30 menit.
Tambahkan H2O2 1% panaskan 15 menit, kemudian dinginkan
2) Kalibrasi wadah botol @ 100 ml
3) Cuci dan sterilkan alat-alatdengan cara sterilisasi yang sesuai
- Beaker glass

: Dengan oven, 250 C, 15 menit

- Erlenmeyer

: Dengan oven, 250 C, 15 menit

- Botol cuci mata

: Dengan oven, 250 C, 15 menit

- Pipet tetes

: Dengan oven, 250 C, 15 menit

- Gelas ukur

: Dengan otoklaf 121C, 15 menit

- Kertas saring

: Dengan otoklaf 121C, 15 menit

- Karet pipet tetes

: Digodok dalam air suling 115-116C, 30 menit

- Tutup botol

: Digodok dalam air suling 115-116C, 30 menit

- Pinset

: Direndam dengan alkohol

- Batang pengaduk

: Direndam dengan alkohol

- Spatula

: Direndam dengan alkohol

- Gelas arloji

: Direndam dengan alkohol

4) Timbang bahan-bahan
5) Larutkan asam borat dengan sebagian aqua pro injeksi
6) Tambahkan Na borat yang telah dilarutkan dengan sebagian aqua pro injeksi
7) Tambahkan NaCl yang telah dilarutkan dengan sebagian aqua pro injeksi,
kemudian campur larutan ad homogen
8) Cek pH, kemudian tambahkan sisa aqua pro injeksi
9) Sterilkan dengan otoklaf pada suhu 121C, 15 menit

10) Masukkan dalam wadah botol kemudian tutup dan beri etiket
VII.

EVALUASI
a. In Process Control (IPC)
- Uji pH
Menggunakan pH universal
b. Quality Control (QC)
- Uji Kejernihan ( Lachman II, hal 1355)
Produk dalam wadah diperiksa dibawah penerangan cahaya yang baik,
terhalang dari refleks mata, berlatar belakang hitam dan putih dengan
rangkaian isi dijalankan suatu aksi memutar
Syarat:
Semua wadah diperiksa secara visual dari tiap partikel yang terlihat dibuang
dari infus volume besar, batas 50 partikel 10l dan lebih besar, serta 5 partikel
> 25l / ml
- Uji Sterilitas ( FI IV hal 855)
Uji Penyaringan membran
1.

Bersihkan

permukaan

luar

botol,

tutup

botol

dengan

bahan

dekontaminasi yang sesuai, ambil isi secara aseptik.


2.

Pindahkan secara aseptik seluruh isi tidak kurang dari 10 wadah melalui
tiap penyaring dari 2 rakitan penyaring. Lewatkan segera tipa spesimen
melalui penyaring dengan bantuan pompa vakum/ tekanan.

3.

Secara aseptik pindahkan membran dari alat pemegang, potong menjadi


setengah bagian memran kedalam 100 ml media, inkubasi selama tidak
kurang dari 7 hari.

4.

Lakukan penafsiran hasil uji sterilitas:


a. Tahap pertama
- Kekeruhan dan / atau pertumbuhan pada permukaan steril (-)
- Jika hasil (+), tetapi segi pelaksanaan praktis/ teknik tidak
memadai tahap pertama diulang.
- Jika hasil (+), tetapi tidak terbukti uji tahap pertama lakukan
tahap kedua

b. Tahap kedua
- Jumlah spesimen uji : minimum 2 kali jumlah tahap pertama.
- Jika (-) steril
- Jika (+) tidak steril
- Jika ada kesalahan atau teknik aseptis tidak memadai tahap
kedua diulang.

LAPORAN PRAKTIKUM
FORMULASI SEDIAAN STERIL
FORMULASI SEDIAAN LARUTAN PENCUCI MATA
YANG MENGANDUNG ASAM BORAT

Praktikum ke II
Kelas/ Kelompok : F/III

Anggota

1. Rahmi Intan Y

(2004210157)

2. Risnaniyah

(2004210167)

3. Sheima Sukmaria N

(2004210178)

4. Simurni Sagita

(2004210182)

5. Tria Anelia

(2004210197)

6. Yani Novi R

(2004210205)

7. Surya Dwiyatna

(2006212230)

8. Hesti Riana sari

(2006212237)

FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS PANCASILA
JAKARTA
2008

Boric Acid
Collyrium

Komposisi
Tiap 100 mL mengandung 1,116 gram
Dosis
1,116 gram/100 mL pada pH larutan 7,36
Farmakologi
Asam borat berperan sebagai fungistatik dan bakteriostatik lemah.
Indikasi
Meringankan iritasi mata, membersihkan dan menyegarkan mata
Kontra Indikasi
Tidak boleh digunakan bersamaan dengan cairan pembasah kontak lensa atau larutan
mata lainnya yang mengandung polyvinyl alkohol
Efek samping
Mata pedih, panas dan hyperemia, mual, diare, sakit pada abdomen pada penggunaan
berlebihan
Cara Pakai
Tuang cairan kedalam cap, mata dibuka lebar, bola mata diputar agar bola mata tercuci
sempurna. Sebelum dan sesudah pemakaian, cap dicuci dengan air bersih.
Penyimpanan
Simpan di tempat sejuk dan kering
Kemasan
Botol pencuci mata 100 mL
HARUS DENGAN
RESEP DOKTER
No.Reg
No. Batch
Exp date

: GKL 2008210579
: 675898
: Maret 2010

Diproduksi oleh
PT. Cahaya Farma
Jakarta-Indonesia

Boric Acid
Collyrium

Komposisi
Tiap 100 mL mengandung 1,116 gram
Dosis
1,116 gram/100 mL pada pH larutan 7,36
Indikasi
Meringankan iritasi mata, membersihkan dan menyegarkan mata
Kontra Indikasi
Tidak boleh digunakan bersamaan dengan cairan pembasah kontak
lensa atau larutan mata lainnya yang mengandung polyvinyl alkohol
Cara Pakai
Tuang cairan kedalam cap, mata dibuka lebar, bola mata diputar agar
bola mata tercuci sempurna. Sebelum dan sesudah pemakaian, cap
dicuci dengan air bersih.
Penyimpanan
Simpan di tempat sejuk dan kering
Kemasan
Botol pencuci mata 100 mL
L
HARUS DENGAN
RESEP DOKTER
No.Reg
No. Batch
Exp date

: GKL 2008210579
: 675898
: Maret 2010

Diproduksi oleh
PT. Cahaya Farma
Jakarta-Indonesia

Anda mungkin juga menyukai