Anda di halaman 1dari 17

PERSYARATAN DAN TATA

CARA REGISTRASI UNIT


PENGOLAHAN DAN
PEMASARAN BOKAR (uppb)

OLEH : ARESYANTO, SP

Dinas Kehutanan dan Perkebunan


Kabupaten Barito Timur
2015

FAKTA PETANI KARET


Petani karet kurang peduli thp mutu karet yg
berhub dg kebersihan & kontaminasi,

kenapa?

Kemungkinan penyebabnya: Sistem pembelian


bokar berdasarkan berat basah & penentuan KKK
secara visual,

akibatnya

Menggunakan penggumpal yg tdk dianjurkan


menahan air spt Tawas, TSP, dll
Bekuan (slab) direndam dlm air s/d hari
penjualan

Dampaknya:

Bakteri berkembang
Antioksidan rusak Po & PRI rendah
Bau busuk (protein amonia+sulfida)

Pembelian Bokar Berdasarkan Berat Basah &


Penentuan Kkk Secara Visual !!!.,

1. Petani berusaha mempertahankan berat


basah setinggi mungkin dg:
menambahkan tatal & kotoran
menggunakan penggumpal yg dpt
menahan air dlm bokar
menyimpan bokar dlm air (kolam)
membedaki bokar dg lumpur
2. Biaya pengangkutan menjadi mahal (50-60%
air & kotoran)
3. Biaya pengolahan di pabrik menjadi mahal
krn hrs dicacah & dicuci berulang kali &
blanket digantung selama 7 14 hari

Kebijakan/Regulasi Teknis Perkaretan Nasiona


- SK Memperin No. 616 Tahun 1996 tentang

pengawasan
mutu secara wajib SNI Crumb Rubber Standard
Indonesia Rubber
- SK Mentan No. 38/Permentan/OT.140/8/2008 tentang
pedoman pengolahan dan pemasaran bahan oleh
karet (bokar)
SK Mendag No. 53/M-DAG/PER/10/2009 tentang
Pengawasan Bahan Mutu Olah Komoditi Ekspor
Standard Indonesian Rubber Yang
Diperdagangkan**

SK Mentan No. 38/Permentan/OT.140/8/2008 tentang


pedoman pengolahan dan pemasaran bahan oleh karet
(BOKAR)
Pasal 24
1)
Bupati/Walikota berkewajiban mendaftar UPPB yang berada di
wilayah binaannya.
2)
Pendaftaran sebagaimana yang dimakasud pada ayat (1) oleh
Bupati/Walikota
Dalam pelaksanaannya dilakukan Kepala Dinas yang
membidangi perkebunan.
3)
UPPB yang telah didaftar sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
diterbitkan Surat Tanda Registrasi Unit Pengolahan dan Pemasaran BOKAR
(STR-UPPB).
Pasal 25
1)
UPPB yang telah didaftar sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal
24 ayat (1) berkewajiban menyampaikan laporan kegiatan secara berkala
setiap 6(enam) bulan kepada Kepala Dinas yang membidangi perkebunan
sesuai form-1 seperti tercantum dalam lampiran sebagai bagian tidak
terpisahkan dengan peraturan ini.
2)
Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling kurang
meliputi jenis jumlah produksi, mutu, harga dan pembeli BOKAR.

KEBIJAKAN UNTUK MENGHASILKAN BOKAR BERSIH


MELALUI UPPB

DITJEN
INSENTIF PPHP
TEKNOLO
GI

Registrasi

STR-UPPB

Pemda/Disbun
Prov/Kab/Kota

Sub Unit
Penanganan
Pasca Panen

Sub Unit
Pengawasan
Mutu
SKA B

INSENTI
F
MODAL
USAHA

PERBANK
AN

Sub Unit
Pembelian &
Pemasaran

POKTAN

Sub Unit Sarana


dan Prasarana

BOKAR
BERSIH
DAN
BERMUTU

1. Pelayanan kegiatan teknis :


Pengembangan keterampilan penyadapan
Pengembangan keterampilan penggunaan peralatan
Pelaksanaan pengolahan dan pemasaran hasil
Pengenalan baku mutu
2.Pengembangan usaha kelompok pekebun dalam pengolahan
dan pemasaran Bokar:
Kemitraan usaha melalui penyediaan bahan penggumpal,
sarana produksi, pemasaran bokar, transportasi, fasilitasi
pembiayaan dan atau
permodalan
Kemitraan pengolahan dilakukan antara UPPB dengan pabrik
pengolahan bokar untuk menjamin ketersediaan bahan baku

Prosedur permohonan
Dinas Kabupaten/Kota
yang membidangi
perkebunan
4
5

Keterangan :

Petugas Registrasi/
Pengawas

1.Permohonan Registrasi UPPB


2.Penilaian usulan UPPB
berdasarkan kesesuaian
persyaratan
3.Penilaian lapangan oleh Tim
Registrasi / Pengawas
4.Laporan Akhir Hasil Penilaian
5.Penerbitan STR-UPPB*

UPPB

SKA B**

PERSYARATAN REGISTRASI UPPB


1. PERSYARATAN ADMINISTRASI MELIPUTI
1) Surat permohonan
2) Minimal data
Nama UPPB
Alamat UPPB (Desa, Kecamatan, Kabupaten)
Bagan Struktur Organisasi (Mempunyai kepengurusan
minimal terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara
yg tdk bisa dirangkap oleh pengurus pekebun
Daftar Nama dan Alamat Anggota UPPB
Keterangan Domisili UPPB dari Kelurahan/Desa
setempat
Anggaran Dasar dan Anggaran RT UPPB

2. PERSYARATAN TEKNIS
1) Memiliki bangunan permanen/semi permanen
2) Memiliki sarana kerja untuk bidang administrasi dan teknis sesuai
dengan fungsinya
3) Menyediakan saprodi bagi anggotanya
4) Memiliki tenaga teknis terampil untuk mengembangkan
keterampilan dan pendampingan kegiatan penyadapan,
penggunaan peralatan, pelaksanaan pengolahan dan atau
pemasaran serta pengenalan baku/persyaratan mutu.
5) Memiliki sumberdaya manusia yang kompeten di bidangnya
6) Memiliki data anggota yang dicatat dalam Kartu Anggota minimal
terdiri atas Nama Petani, Nama Kelompok, Nama Gapoktan,
Nomor Anggota, Lokasi Kebun (Desa, Kecamatan, Luas Lahan (Ha),
Jumlah Tegakan (TBM/TM), Prediksi Produksi). Setiap anggota
UPPB harus dilakukan pendaftaran dan diberikan Kartu Anggota.
7) Luas areal kebun minimal 100 ha dan/atau produksi lateks
minimal 800 kg setiap 3 (tiga) hari.
8) Memiliki dan menerapkan dokumen sistem jaminan mutu
mulai dari penyadapan, pengolahan, penyimpanan sampai dengan
pemasaran Bokar sesuai dengan lingkup kegiatan UPPB.

PENERBITAN
SURAT TANDA REGISTER UNIT PENGOLAHAAN DAN
PEMASARAN BOKAR/STR - UPPB

Melalui tahapan :

Penilaian /audit Kecukupan Dokumen


Penilaian lapang
Rapat Pertemuan Hasil Penilaian
Penerbitan STR - UPPB

PERSETUJUAN
SURAT TANDA REGISTER UNIT PENGOLAHAAN DAN
PEMASARAN BOKAR/STR - UPPB

MEMUAT ISI
Nomor registrasi
Nama UPPB dan alamat
Ruang lingkup usaha UPPB

Contoh

No. STR-UPPB : 02-14-0411-0001


Keterangan :
02
= Provinsi Sumatera Utara
14
= Kabupaten Langkat
0411
= Bulan April Tahun 2011
0001
= Nomor Urut Registrasi 1

UPPB terlambat menyampaikan laporan


lebih dari 3 (tiga) bulan dari masa
pelaporan (setiap 6 bulan sekali)
Surat teguran
Peringatan tertulis

tidak menjaga baku mutu;


tidak menjaga fungsi lingkungan;
atau tidak menyampaikan laporan;
UPPB yang bersangkutan
memperjual belikan SKA-B kepada
pihak lain
Dilaksanakan setelah peringatan 3
(tiga) kali berturut-turut

UPPB wajib melaporkan SKA-B yang

diterbitkan setiap bulan


UPPB hanya boleh menerbitkan SKA-B yg
dihasilkan oleh anggotanya
Untuk memenuhi kuota yg dibuthkan oleh
Industri Crumb Rubber, UPPB boleh
membeli Bokar dari UPPB lain dg syarat
menunjukan SKA-B milik UPPB Masingmasing
Bagi UPPB yg menerbitkan SKA-B untuk
Bokar yg bukan anggotanya akan dijatuhi

TERIMA

KA
17