Anda di halaman 1dari 10

AKTIVITAS FISIK DAN OLAHRAGA

UNTUK PENDERITA DIABETES MELLITUS


DAN HIPERTENSI

PUSKESMAS DTP CIKALONG KULON


9 APRIL 2015

Aktivitas fisik adalah pergerakan anggota tubuh yang


menyababkan pengeluaran energi secara sederhana yang
sangat penting bagi pemeliharaan fisik, mental, dan
kualitas hidup sehat.
Olahraga adalah kegiatan penting
dilakukan setiap orang agar tetap sehat.
Banyak memiliki manfaat bagi kesehatan

Hipertensi

Diabet
es

yang

harus

Faktor yang berpengaruh pada aktifitas fisik:


Usia

Kesehatan fisik

Kesehatan mental

Nutrisi

PERAN AKTIVITAS FISIK DAN OLAH RAGA


PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS
1. membantu penderita DM mengontrol berat badan
2. membantu melarutkan pembekuan darah lebih mudah
sehingga dapat mengurangi resiko komplikasi
penyakit pembuluh darah
3. membantu menambah reseptor insulin dalam sel
target. Dengan demikian insulin dalam tubuh bekerja
lebih efektif
4. membantu menurunkan resistensi insulin sehingga
membantu menurunkan kadar gula darah

PEDOMAN AKTIVITAS FISIK DAN OLAHRAGA PADA


PASIEN DIABETES MELLITUS

1. Latihan fisik secara teratur (3-4 kali seminggu 30 menit)


2. Lakukan peningkatan intensitas dan lama latihan secara bertahap.
Aktivitas dapat dibagi menjadi beberapa sesi, @10-15 menit.
3. Kegiatan yang direkomendasikan yangmeningkatkan pernapasan
dan denyut jantung dan menyebabkan sedikit
berkeringat;berjalan, berkebun, berenang, atau membersihkan
rumah.
4. Tahapan latihan meliputi peregangan Pemanasan Latihan inti
Pendinginan.
5. Jangan lakukan aktivitas fisik terlalu berat atau terlalu lama
6. Latihan yang dapat dipilih berupa aerobik, jalan kaki, joging, berlari,
berenang, bersepeda, jalan cepat diselingi jalan lambat.

HAL YANG DIPERHATIKAN DALAM MELAKUKAN


AKTIVITAS FISIK BAGI PENDERITA DM
1. Sebelum memulai latihan, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan
dokternya, untuk memastikan latihan yang dipilihnya cukup aman dan
sesuai dengan keadaan fisiknya, misalnya jika pasien sudah memiliki
masalah pada saraf kaki atau pembuluh darah matanya.
2. Jangan melakukan aktivitas fisik yang berat jika kadar glukosanya
rendah, misal sebelum makan. sebaiknya melakukan aktivitas 1-3 jam
setelah makan
3. Memakai alas kaki, karena dapat menghindari luka pada kaki
4. membawa permen atau makanan kecil jika berolah raga untuk
digunakan saat mengalami hipoglikemi
5. Jangan mengabaikan nyeri yang Anda rasakan. Segera hentikan
latihan jika tiba-tiba Anda merasakan nyeri.

PERAN AKTIVITAS FISIK DAN OLAH RAGA


PADA PENDERITA HIPERTENSI
Olahraga dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Olahraga
aerobik menimbulkan efek menenangkan sistem saraf dan
melambatkan denyut jantung
Jenis olahraga yang efektif menurunkan tekanan darah adalah
olahraga aerobik dengan intensitas sedang contohnya, jalan kaki
cepat. Frekuensi latihannya 3 - 5 kali seminggu, lama latihan 20 60 menit. Latihan olahraga bisa menurunkan tekanan darah
karena latihan itu dapat merilekskan pembuluh-pembuluh darah

Aktivitas Fisik dan Olahraga Bagi Penderita Hipertensi


Bagi penderita hipertensi faktor yang harus diperhatikan
adalah tingginya tekanan darah. Semakin tinggi tekanan darah
semakin keras kerja jantung

PEDOMAN AKTIVITAS FISIK DAN OLAHRAGA PADA


PENDERITA HIPERTENSI
1. tekanan darah sistolik tidak melebihi 160 mmHg dan tekanan diastolik
tidak melebihi 100 mmHg
2. Latihan yang dapat dilakukan adalah jalan kaki, bersepeda, senam dan
berenang atau olahraga aerobik.
3. Olahraga yang bersifat kompetisi tidak diperbolehkan karena akan
memacu emosi, sehingga mempercepat peningkatan tekanan darah
4. Olahraga peningkatan kekuatan tidak diperbolehkan seperti angkat
berat, karena menyebabkan peningkatan tekanan darah secara
mendadak dan melonjak
5. Latihannya harus bertahap dan tidak boleh memaksakan diri. Gerakan
dengan intensitas ringan dapat dilakukan perlahan sesuai kemampuan.

Selain olah raga, aktivitas fisik yang dapat dilakukan


sehari-hari adalah:
1.
2.
3.
4.
5.

Memilih naik tangga dari pada naik escalator atau elevator


Parkir mobil di tempat yang jauh dari pintu masuk mal
Berjalan cepat atau bersepeda saat ada kesempatan
Mengajak cucu berjalan-jalan
Bangun dari tempat duduk untuk mengganti saluran TV
daripada menggunakanremote control
6. Berkebun, membersihkan rumah dan mencuci mobil sendiri