Anda di halaman 1dari 9

Sistem Informasi Akuntansi

Kelas H
Disusun oleh :
Angelica Intan Puspitasari

14312597

Dewi Gita Anjas Sari

14312579

Dini Rahmiati Saldustri

14312515

Muhammad Fauzan Azhimanto 14312599


Rafiud Darajat

14312563

Ulfah Maratus Sholihah

14312602

Siklus Produksi/ Siklus Konversi


1. Jelaskan aktivitas bisnis dasar dan operasi pemrosesan informasi yang dilakukan pada siklus
produksi!
Siklus produksi adalah rangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan data terkait yang
terus terjadi yang berkaitan dengan pembuatan produk.
Aktivitas bisnis
a. Desain Produk
Mendesain produk yang memenuhi permintaan dalam hal kualitas, ketahanan, fungsi,
dan meminimalkan biaya produksi
Aktivitas ini menciptakan dua dokumen utama:
Daftar bahan baku (BOM)
Daftar operasi (Routing)
Daftar bahan baku(BOM) yang menyebutkan nomor bahan baku,deskripsi,serta jumlah
masing-masing komponen bahan baku yang digunakan dalam unit produk jadi.
Daftar operas(routing) yang menyebutkan kebutuhan tenaga kerja dan mesin yang
diperlukan untuk memproduksi produk tersebut.daftar operasi kadang kala disebutkan
lembar pergerakan karena menunjukan bagaimana sebuah produk bergerak disepanjang
pabrik,menyebutkan apa yang dilakukan di setiap langkah dan berapa banyak waktu yang
dibutuhkan oleh aktifitas tersebut.
b. Perencanaan dan penjadwalan
Tujuan langkah ini yaitu menegembangkan rencana produksi yang cukup efisien
untuk memenuhi pesanan yang ada dan mengantisipasi permintaan jangka pendek
tanpa menimbulkan kelebihan persediaan barang jadi. Dua metode perancanan
produksi yang umum yaitu perencanaan sumber daya produksi(manufacturing
resource planning=MRP-II) dan sistem produksi just in time. MRP-II adalah

kelanjutan dari perencanaan sumber daya bahan baku yang mencari keseimbangan
antara kapasitas produksi yang ada dan kebutuhan bahan baku untuk memenuhi
perkiraan permintaan penjualan. Sistem MPR-II sering disebut push
manufacturing,karena barang diproduksi sebagai ekspektasi atas permintaan
pelanggan.Sedangkan tujuan just int time adalah meminimalkan atau meniadakan
bahan baku barang dalam proses dan baran jadi. JIT sering disebut pull manufacturing
karena barang diproduksi sebagai permintaan pelanggan. Secara teoritis sistem JIT
hanya berproduksi sebagai tangapan atas pesanan pelanggan. Dalam prakteknya
kebanyakan sistem produksi JIT mengembangkan rencana produksi jangka pendek.
Dokumen,formulir dan produksi
o

Jadwal induk produksi (MPS)

Permintaan bahan baku

Kartu perpindahan

Jadwal induk produksi(Master produksi schedule-MPS)menspesifikasikan seberapa


banyak produk yang akan diproduksi selama periode perencanaan dan kapan produksi
tersebut harus dilakukan. Informasi mengenai pesanan pelanggan,prediksi penjualan dan
tingkat persediaan barang jadi digunakan untuk menetapkan tingkat produksi.
Permintaan bahan baku mengsahkan pengeluaran jumah bahan baku yang dibutuhkan dari
gudang ke lokasi pabrik,tempat bahan tersebut dibutuhkan. Dokumen ini berisi no
produksi perintah,tanggal pembuatan,dan berdasarkan pada daftar bahan baku yang
dibutuhkan. Perpindahan sekanjutnya dari bahan bakua disepanjang pabrik akan
didokumentasikan dalam kartu perpindahan yang mengidentifikasi bagian-bagian yang
dipindahkan lokasi perpindahannya, serta waktu perpindahan.
c. Operasi produksi
Langkah ketiga dalam siklus produksi adalah produksi actual dari produk. Cara
aktifitas ini dicapai sangat berbeda dengan di berbagai perusahan. Perbedaan tersebut

berdasarkan jenis produk yang diproduksi dan tingkat otomatisasi yang digunakan
digunakan dalam proses produksi. Hal ini Berkaitan dengan TI yang dipakai.
Penggunakan berbagai bentuk TI dalam proses produksi,contoh Robot dan mesin yang
dikendalikan Oleh Komputer disebut sebagai Computer integrated
manufacturing(CIM). CIM dapat secara signifikan mengurangi biaya produksi.
d. Akuntasnsi Biaya
dua jenis sistem akuntansi biaya itu

Harga pokok pesanan

Harga pokok proses

Perhitungan biaya pesanan membebankan biaya ke batch produksi tertentu, atau


pekerjaan tertentu.Perhitungan biaya proses membebankan biaya ke setiap proses, dan
kemudian menghitung biaya rata-rata untuk semua unit yang diproduksi.Pilihan
perhitungan biaya berdasarkan pesanan atau proses hanya mempengaruhi metode yang
digunakan untuk membebankan biaya-biaya tersebut ke produk, bukan pada metode
pengumpulan data.

2. Jelaskan keputusan-keputusan kunci yang diperlukan di dalam siklus produksi!


o Kombinasi dan jenis produk yang harus dibuat untuk memaksimumkan
keuntungan (product mix).
o Penentuan harga jual (product pricing)
o Perencanaan dan alokasi sumber daya (resource allocation and planning),
misalnya keputusan tentang membuat sendiri atau membeli suatu produk, tingkat
keuntungan relatif antar jenis produk dst.
o Perencanaan dan pengawasan biaya produksi dan evaluasi kinerja(cost
management).

3. Sebutkan dan jelaskan informasi-informasi apa yang diperlukan untuk mengambil keputusankeputusan kunci tersebut!
Fungsi ketiga dari SIA adalah untuk memberikan informasi yang berguna untuk
mengambilan keputusan.
Dalam siklus produksi, informasi biaya adalah dibutuhkan oleh para pemakai internal
dan eksternal.
Tradisional, kebanyakan sistem akuntansi biaya awalnya telah didesain untuk
memenuhi permintaan pelaporan keuangan.
4.

Sebutkan dan jelaskan ancaman-ancaman utama dan prosedur pengendalian di dalam siklus
produksi!

Proses

Ancaman

Prosedur Pengendalian yang


dapat diterapkan

Desain Produk

Desain produk yang kurang

-Perbaiki informasi tentang

baik

pengaruh desain produk atas


biaya
-Data terinci mengenai biaya

Perencanaan dan Penjadwalan

Operasi Produksi

-Kelebihan / kekurangan

jaminan dan perbaikan


-Sistem perencanaan produksi

produksi

yang lebih baik

-Investasi yang tidak optimal

-Tinjau dan setujui perolehan

dalam aktiva tetap

aktiva tetap; pengendalian

Pencurian/ perusakan

anggaran
-Batasi akses fisik ke

persediaan dan aktiva tetap

persediaan dan aktiva tetap


-Dokumentasikan semua
perpindahan persediaan
sepanjang proses produksi
-Identivikasi semua aktiva
tetap

-Dokumentasi yang memadai


dan tinjau semua transaksi
yang melibatkan pembuangan
Akuntansi Biaya

Kesalahan pencatatan dan

-Asurnsi yang memadai


Pengendalian entri data;

memasukkan data

penggunaan pemindai kode

mengakibatkan data biaya

garis jika memungkinkan;

yang tidak akurat

rekonsiliasi jumlah tercatat


dengan perhitungan fisik
secara periodik

Ancaman Umum
- Hilangnya data

-Buat cadangan dan

-Kinerja yang kurang baik

perencanaan pemulihan dari


bencana; batasi akses ke data
biaya
-Pelaporan yang lebih baik dan
tepat waktu

5.

Jelaskan bagaimana sistem akuntansi biaya di dalam perusahaan dapat membantu mencapai
tujuan produksi perusahaan!
memberikan informasi untuk perencanaan, pengendalian, dan penilaian kinerja dari
operasi produksi
Memberikan data biaya yang akurat mengenai produk untuk digunakan dalam
menetapkan harga serta keputusan bauran produk.
Mengumpulkan dan memproses informasi yang digunakan untuk menghitung
persediaan serta nilai harga pokok penjualan yang muncul di laporan keuangan
perusahaan.

Anda mungkin juga menyukai