Anda di halaman 1dari 8

ANATOMI DAUN DIKOTI

L
OLEH
NURLINA IBRAHIM

ANATOMI DAUN DIKOTIL

Daun tumbuhan tersusun atas epidermis yang


berkutikula dan terdapat stomata atau trikoma.
Sistem jaringan dasar pada daun monokotil dan dikotil
dapat dibedakan.
Pada tumbuhan dikotil sistem jaringan dasar (mesofil)
dapat dibedakan atas jaringan pagar dan bunga
karang, tidak demikian halnya pada monokotil
khususnya famili Graminae.
Sistem berkas pembuluh terdiri atas xilem dan floem
yang terdapat pada tulang daun.
Daun merupakan modifikasi dari batang, merupakan
bagian tubuh tumbuhan yang paling banyak
mengandung klorofil sehingga kegiatan fotosintesis
paling banyak berlangsung di daun.

Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian :


1. Epidermis
Epidermis merupakan lapisan terluar daun, ada epidermis atas
dan epidermis bawah, untuk mencegah penguapan yang
terlalu besar, lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula.
Pada epidermis terdapat stoma/mulut daun, stoma berguna
untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar
tubuh tumbuhan.
2. Parenkim atau Mesofil
Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel, yakni palisade
(jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang), keduanya
mengandung kloroplast. Jaringan pagar sel-selnya rapat
sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang,
sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. Kegiatan
fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena
kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang.
3. Jaringan Pembuluh, Jaringan pembuluh daun merupakan
lanjutan dari jaringan batang, terdapat di dalam tulang daun
dan urat-urat daun.

Daun pada banyak dikotil (dan sebagian monokotil)


bersifat dorsiventral, yaitu memiliki permukaan atas
(adaxial) dan bawah (abaxial) yang berbeda secara
morphologis.
1. Epidermis atas terdiri dari satu lapis sel, berbentuk
persegi, dinding terluarnya ditutupi oleh kutikula,
dan tidak mengandung kloroplas. Beberapa
stomata, jika ada, dapat ditemui pada epidermis
atas.
2. Mesofil Palisade. Terletak persis di bawah epidermis
atas dan terdiri dari satu atau lebih lapisan yang
agak sempit, sel sel berdinding tipis yang sangat
berdekatan, sel sel persegi memanjang ke arah
epidermis. Masing masing sel terdiri dari banyak
kloroplas. Ada system yang telah terbentuk dari
ruang antar sel melalui jaringan ini.