Anda di halaman 1dari 3

Tahapan onlay :

1. Desain preparasi , membuat desain preparasi kavitas onlay dari aspek


oklusal, proksimal, dan bukal.
2. Pembuangan seluruh tumpatan sementara
3. Preparasi dinding tegak
Dinding tegak dibuat sejajar atau divergen ke oklusal maksimal 10 0,
dasar kavitas diratakan dan garis sudut dibuat membulat.
4. Preparasi oklusal
- Pengurangan bidang oklusal menggunakan round-end tapered diamond
bur.
- Buatlah groove sedalam 1 mm mengikuti kontur permukaan oklusal.
Pembuatan groove terlebih dahulu akan membantu mengukur kedalaman
pengurangan bidang oklusal.
- Penyelesaian pengurangan bidang oklusal dilakukan dengan
menghubungkan groove tersebut sesuai dengan kontur oklusal.
- Apabila permukaan oklusal bagian proksimal masih tersisa selebar 2mm
maka dinding tersebut ditinggalkan agar titik kontak yang baik dapat
dipertahankan.

5. Preparasi bevel
- Sudut kavitas dan permukaan oklusal yang tajam dibevel, juga tepi
gingival pada kavitas kelas II dengan menggunakan round-end tapered
diamong bur.
- Kontra bevel dibuat dengan kemiringan 300 .
- Dinding proksimal dan gingival di bevel dengan menggunakan flame
diamond bur.

6. Pemeriksaan kavitas
- Dinding kavitas terlihat rata dan halus, dan semua garis sudut kavitas
terlibat dari oklusal.
- Lakukan cetak percobaan dengan malam biru pada kavitas yang telah
dibasahi untuk melihat kesejajaran bidang preparasi maupun retensi
dalam kavitas.
- Panaskan malam biru di atas api spiritus sampai berkilat (jangan sampai
meleleh), setelah agak buram tekan kedalam kavitas selama 1 menit bant
dengan tekanan jari agar adaptasi ke kavitas lebih baik, angkat dari
kavitas dengan satu gerakan agar tidak mengalami distorsi.
- Seluruh sudut kavitas dan bevel harus tercetak, hasil cetakan harus tajam
dan tidak terlihat adanya undercut.

7. Pencetakan model kerja , apabila menggunakan metode direct maka


dilakukan pembuatan catatan gigit dan pencetakan model kerja dengan
bahan rubber base dengan teknik double impression.
8. Instruksi lab

Lakukan pengisian lembar intruksi lab yang kemudian ditandatangani oleh


instruktur
- Kirim model kerja ke lab gigi beserta lembar intruksi lab.
9. Pasang coba (try-in)
- Lakukan pasang coba onlay yang telah jadi
- Cek marginal fitting(ketepatan margin), oklusi dan titik kontak

10.Sementasi onlay
- Cuci onlay dengan aquadest, celupkan ke dalam dappen glass berisi
alcohol.
- Cuci kavitas dengan aquadest menggunakan syringe, kemudian buang air
dari kavitas dengan chip blower.
- Campur bubuk GIC dengan liquid sesuai aturan abrik menggunakan
spatula plastic.
- Pegang onlay dengan pinset, ambil semen lalu lapiskan dengan
permukaan intaglio onlay.
- Ambil sebagian lain semen, masukan ke dalam kavitas sampai penuh.
- Letakan onlay ke dalam kavitas (kelebihan semen harus ke luar dari
seluruh tepi restorasi)
- Bersihkan kelebihan semen dengan kapas dan sonde
- Lakukan pengecekan ketepatan margin.

Sumber : buku paduan skill lab semester 6


Sumber gambar : www.google.com