Anda di halaman 1dari 24

STASE NEUROLOGI

PIRAMIDAL DAN EKSTRAPIRAMIDAL


Nindya Abelina O. L, S.Ked
NIM. FAA 110 024
Program Studi Pendidikan Dokter
Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya
Bagian Neurologi RSUD dr. Doris Sylvanus
2016

PENDAHULUAN
O Sistem motorik terdiri dari jaras

motorik dan sirkuit saraf


yangdikelompokkan menjadi dua
sistem yaitu sistem motorik
sentral(UMN/Upper Motor Neuron)
yang terdiri dari sistem piramidalis
dan sistem ekstrapiramidalis
O Sistem motorik perifer
(LMN/LowerMotor Neuron)

SISTEM
PIRAMIDALIS

O Merupakan kelompok serabut yang

membawa pesan untuk pergerakan


motor volunter ke lower motor
neuron di batang otak dan korda
spinalis. 80% badan sel traktus
piramidalis berlokasi di girus pre
sentralis dari lobus frontalis (korteks
motorik).
Mardjono M, Sidharta P. Neurologi Klinis Dasar. PT. Dian Rakyat;2009

1. Traktus piramidalis
Jaras motorik utama yang pusatnya
di girus presentalis (area 4
Broadmann) :
O Traktus kortikospinalis
O traktus kortikobulbaris

Mardjono M, Sidharta P. Neurologi Klinis Dasar. PT. Dian


Rakyat;2009

Piramidalis

O Traktus Kortikospinalis
O Kortek serebral ke

sumsum tulang belakang


O Lateral (serabut yang
menyilang masuk ke
kolumna alba lateralis)
distal tangan dan tungkai
O Anterior (sisa serabut
yang tidak menyilang
dan berjalan turun
didalam columna alba
anterior medula spinalis)
otot aksial tubuh,
proksimal tangan dan
tungkai

Mardjono M, Sidharta P. Neurologi Klinis Dasar. PT. Dian

....piramidalis (1)
O Traktus

Kortibulbaris
O Kortek serebal ke

pons dan nervus


kranial (V, VII, 10,
dan 12)
O Mengontrol
otot wajah dan
lidah

Mardjono M, Sidharta P. Neurologi Klinis Dasar. PT. Dian Rakyat;2009

SISTEM
EKSTRAPIRAMIDALIS

Gerakan volunter dipengaruhi oleh


interaksi sistem piramidal,
ekstrapiramidal, dan serebelum.
Sistem ekstrapiramidal meliputi:
O Basal ganglia : nucleus caudatus,
putamen, globus pallidus.
O Substansia nigra
O Nucleus rubra

Ganglia basalis berfungsi untuk


mengatur gerakan volunter kasar
dan tidak terampil, seperti
mengendalikan posisi berdiri,
gerakan tangan pada waktu
berjalan, dan gerak lambaian
tungkai dan lengan
O Traktus rubrospinalis
O traktus olivospinalis
O traktus vestibulospinalis
O traktus retikulospinalis
O traktus tektospinalis

Ekstrapiramidalis
O Traktus

Rubrospinalis
O Nukleus rubrum ke

sumsum tulang
belakang
O Mempermudah
aktivitas otototot fleksor dan
menghambat
aktifitas
ekstensor dan
gravitasi

....Ekstrapiramidal
O Traktus

Olivospinalis
O Berasal dari nucleus

olivarius inferior dan


turun ke dalam
columna alba lateralis
medulla spinalis
untuk memengaruhi
aktivitas neuron
motorik di dalam
columna grisea
anterior.

....Ekstrapiramidal
O Traktus

Vestibulospinalis
O Terletak dalam pons

dan medula
oblongata di bawah
atap ventrikel empat
O Mempermudah
aktifitas otot2
ekstensor dan
menghambat
aktiftias otot
fleksor dalam hal
keseimbangan

....Ekstrapiramidal
O Traktus

Retikulospinalis
O Mesencephalon, pons,

dan medulla oblongata


O Memengaruhi gerakan
voluntar dan aktivitas
refleks
O Jaras agar
hipotalamus dapat
mengatur aliran
simpatis dan aliran
parasimpatis dari
daerah sacralis.

....Ekstrapiramidal
O Traktus

Tektospinalis
O Berasal dari sel-sel

saraf dalam
kolikulus superior
otak tengah
O Mengkordinir
gerakan refleks
postural sebagai
respon terhadap
stimulus visual

Lesi Traktus Piramidalis


O Tes babinsky positif. Normal terdapat

pada tahun pertama, karena tractus


kortikospinal tidak bermielin sampai
akhir tahun kehidupan pertama.
O Arefleksia abdominalis superficial
O Arefleksia cremaster
O Kehilangan penampilan gerakan
volunter terlatih yang halus

Lesi Traktus
Ekstrapiramidalis
Gangguan sistem ekstrapiramidal
pada pergerakan terdiri dari :
O defisit fungsional primer ( gejala
negatif ) yang ditimbulkan oleh tidak
berfungsinya sistem.
O efek sekunder ( gejala positif ) yang
timbul akibat hilangnya pengaruh
sistem itu terhadap bagian lain.

.... Lesi
Traktus Ekstrapiramidalis
Pada gangguan dalam fungsi traktus
ekstrapiramidal gejala positif dan negatif itu
menimbulkan dua jenis sindrom, yaitu :
1. Sindrom hiperkinetik hipotonik : asetilkolin
, dopamin : Tonus otot menurun, gerak
involunter / ireguler
O chorea, atetosis, distonia, ballismus

2. Sindrom hipokinetik hipertonik : asetilkolin


, dopamin : Tonus otot meningkat, gerak
spontan / asosiatif , Gerak involunter spontan
O parkinson

.... Lesi
Traktus Ekstrapiramidalis
Gejala negatif terjadi akibat kekurangn jumlah
dopamin karena produksinya yang berkurang.
Gejala negatif, terdiri dari :
O Bradikinesia
O Gerakan volunter yang bertambah lambat
atau menghilang sama sekali. Menimbulkan
berkurangnya ekspresi wajah, berkurangnya
kedipan mata dan mengurangi perubahan
postur pada saat duduk.
O Gangguan postural hilangnya refleks postural
normal. Terjadi fleksi pada tungkai dan badan
karena penderita tidak dapat
mempertahankan keseimbangan secara
cepat.

.... Lesi
Traktus Ekstrapiramidalis
O Gejala positif timbul oleh karena terjadi

perubahan pelepasan ataupun disinhibisi dari


dopamin, tetapi tidak ditemukan kerusakan
struktur. Gejala positif, terdiri dari :
O Gerakan involunter
O Tremor
O Athetosis
O Chorea
O Distonia
O Hemiballismus
O Rigiditas
O Kekakuan yang dirasakan oleh pemeriksa
ketika menggerakkan ekstremitas secara pasif.

Daftar Pustaka
Mardjono M, Sidharta P. Neurologi Klinis
Dasar. PT. Dian Rakyat,2009.
2. Netter FH, Craig JA, Perkins J. Atlas of
Neuroanatomy and Neurophysiology.
Icon Custom Communications,2002.
3. Snell RS. Clinical Neuroanatomy. 7th
ed. Lippincott Williams & Wilkins;2010.
1.

Thank
Thankyou
you