Anda di halaman 1dari 2

DIBALIK SERUAN PAHLAWAN

Oleh Zshara Aurora

Apa aku di beri sebuah peluang


Tuk bisa hidup nyaman

Kabut,
Dalam kenangan pergolakan bumi pertiwi
Mendung,
Pertandakah hujan deras
Membanjiri asa yang haus kemerdekaan
Dia dan semua yang ada menunggu
keputusan sakral

Oh tuhan.
Perjuangan ini sungguh meresahkan
Perjuangan ini sungguh membingungkan
Perjuangan ini tak menemukan jalan

Serbu.... Merdeka atau mati.. Allahu Akbar


Titahmu terdengar kian merasuk dalam jiwa
Dalam serbuan bambu runcing menyatu
Kau teruskan bunyi-bunyi ayat suci
Kau teriakan semangat juang demi negeri
Kau relakan terkasih menahan terpaan belati
Untuk ibu pertiwi..
Kini kau lihat,
Merah hitam tanah kelahiranmu
Pertumpahan darah para penjajah keji
Gemelutmu tak kunjung sia
Lindungan-Nya selalu dihatimu
Untuk kemerdekaan Indonesia abadi..
DMCA Protection on:
http://www.lokerpuisi.web.id/2011/11/puisiperjuangan.html#ixzz25a68OOK2

PERJUANGAN TAK PASTI


Puisi Rhindy Marfiyanti
Teriknya mentari menyentuh kalbu
Tak terasa angin merambah rasa
Hanya terasa peluh merambah jiwa
Ku coba melangkah ke sana
Tak jua ku temukan suatu hal
Ku langkahkan kembali kakiku
Tapi ku masih tak temukan sesuatu itu
Saat ku berhenti tuk bersandar
Ku memohon dan berserah

Kaki tak kuat untuk melangkah


Jiwa tak kuat untuk bangun
Hati tak sanggup untuk merasa
Otak tak bisa untuk berfikir
Hidupku.
Kenapa kau ditakdirkan seperti ini
Hanya berharap dari perjuangan yang tak
pasti
Hidup ini terasa sangat membingungkan
DMCA Protection on:
http://www.lokerpuisi.web.id/2011/11/puisiperjuangan.html#ixzz25a6LqTw2
INDONESIA, AKU MASIH TETAP
MENCINTAIMU
Puisi Ahmadun Yosi Herfanda
Indonesia, aku masih tetap mencintaimu
Sungguh, cintaku suci dan murni padamu
Ingin selalu kukecup keningmu
Seperti kukecup kening istriku
Tapi mengapa air matamu
Masih menetes-netes juga
Dan rintihmu pilu kurasa?
Burung-burung bernyanyi menghiburmu
Pesawat-pesawat menderu
membangkitkanmu
Tapi mengapa masih juga terdengar
tangismu?
Apakah kau tangisi hutan-hutan
Yang tiap hari digunduli pemegang hapeha?
Apakah kau tangisi hutang-hutang negara
Yang terus menumpuk jadi beban bangsa?
Apakah kau tangisi nasib rakyatmu
Yang makin tergencet kenaikan harga?

Atau kau sekadar merasa kecewa


Karena rupiahmu terus dilindas dolar
amerika
Dan IMF, rentenir kelas dunia itu,
Terus menjerat dan mengendalikan
langkahmu?
Ah, apapun yang terjadi padamu
Indonesia, aku tetap mencintaimu
Ingin selalu kucium jemari tanganmu
Seperti kucium jemari tangan ibuku
Sungguh, aku tetap mencintaimu
Karena itulah, ketika orang-orang
Ramai-ramai membeli dolar amerika
Tetap kubiarkan tabunganku dalam rupiah
Sebab sudah tak tersisa lagi saldonya!
DMCA Protection on:
http://www.lokerpuisi.web.id/2011/11/puisiperjuangan.html#ixzz25a6VTG78
PEJUANG KEMERDEKAAN

bangsa Indonesia memperingati


Hari Kemerdekaan nya
dengan upacara yang hikmat
dengan perlombaan rakyat yang
meriah

tidak lupa rakyat ini selalu


mengenang ketika berkas
proklamasi diucapkan
ketika bendera sang saka merah
putih pertama kali dikibarkan
secara resmi
mengenang para pahlawan
kemerdekaan berhati baja dengan
satu tujuan yang suci

BANGSA

tabah kehilangan darah dan


jiwanya untuk merdeka

hari yang tidak biasanya


hari yang tidak sering bangsa ini
melakukan untuk benderanya

aku bersyukur masih sempat


bertemu dengan beberapa dari
beliau yang masih hidup

merah putih besar dan kecil

aku bersyukur jiwa besar dan bela


bangsa beliau merasuk pula
padaku

berkibar-kibar dan tergantung


dimana-mana
dari Sabang sampai Merauke,
diseluruh INDONESIA !!!
dari desa yang terpencil dan jauh
nun disana
sampai kota metropolitan yang
mudah dicapai
dalam sanubari yang tulus,
dengan satu hati yang sama

sehingga aku bisa memohon doa


restu dari beliau
untuk tetap menjaga dan
membangun bangsa ini
meneruskan cita-cita dan
perjuangannya, amin