Anda di halaman 1dari 6

INSTRUMEN BEDAH PERIODONTAL

A. Pisau Bedah
Pisau bedah merupakan alat untuk mengiris jaringan yang terdiri
dari scalpel handle dan pisau scalpel (blade). Scalpel berbentuk
menyerupai mata pisau kecil dan berfungsi menginsisi kulit dan
memotong jaringan secara tajam. Selain itu, alat ini juga berguna untuk
mengangkat jaringan/benda asing dari bagian dalam kulit.

Scalpel
Handle

Pisau bedah dari berbagai bentuk dan ukuran yang digunakan


dalam bedah periodontal. pisau yang paling umum digunakan adalah #
12D, 15, dan 15C (Gambar. 41-50). The # 12D blade adalah pisau
berbentuk paruh dengan ujung cutting di kedua sisi, memungkinkan
operator untuk bekerja sempit, area terbatas dengan kedua gerakan
memotong mendorong dan menarik.

pisau # 15 digunakan untuk

melonggarkan flaps dan untuk berbagai penggunaan. pisau #15C, versi


kecil dari # 15 blade, berguna untuk membuat sayatan awal tipe scallop.
Desain ramping pisau ini memungkinkan untuk sayatan ke bagian
interdental sempit dari flap. Semua pisau tersebut dibuang setelah
digunakan / single use.

B. Orban Knife
Pisau Interdental. Orban Knife # 1-2 (Gambar. 41-49, B) dan Merrifield
Knife # 1, 2, 3, dan 4 adalah contoh dari pisau yang digunakan untuk area
interdental. Fungsi orban knife yaitu, untuk memisahkan gingiva
interdental dan untuk menghubungkan insisi dengan gigi geligi. pisau
berbentuk tombak ini memiliki tepi pemotongan di kedua sisi pisau dan
desain baik pisau double-ended dan single-ended.

C. Kirkland Knife
Pisau Periodontal (Pisau Gingivektomi). Kirkland knife merupakan salah
satu dari pisau yang biasa digunakan untuk gingivektomi. Dapat
digunakan untuk pembedahan mengangkat jaringan dari daerah retromolar
atau edentulous ridge. Kirkland knife 15/16 yang pisau dengan merupakan
ujung tunggal atau ujung ganda yang digunakan untuk insisi inisial
gingivectomy, tuberosity dan pembuangan retromolar, serta transplantasi
pada gingival bebas. Pisau ini dapat diperoleh baik double-ended dan
single-ended. Seluruh pinggiran pisau berbentuk ginjal ini merupakan tepi
pemotongan (Gambar. 41-49, A).

D. Needle Holder
Needle Holder digunakan untuk menjahit flap pada posisi yang diinginkan
setelah prosedur bedah telah selesai. Needle Holder jenis biasa
diilustrasikan dalam Gambar 41-58, A, sedangkan Gambar. 41-58B
menunjukkan Castroviejo Needle Holder, yang digunakan untuk yang
sulit, teknik yang tepat diperlukan cepat dan mudah dilepas dan
memegang jahitan.

Castroviejo Needle Holder


E. Pocket Marker
Periodontal pocket marker digunakan untuk menentukan kedalaman dari
pocket jaringan lunak dan kontur dari resorbsi tulang alveolar. Saat pasien
dalam keadaan dibawah anastesi, tanda perdarahan dibentuk untuk
memudahkan dokter gigi dalam mengidentifikasi. Contoh dari periodontal
pocket marker adalah the Goldman-Fox no. 2.