Anda di halaman 1dari 2

ANLISIS SEKTOR PEREKONOMIAN DI KAB.

MURUNG RAYA
Kabupaten Murung Raya mempunyai potensi di sektor pemanfaatan
Sumber Daya Alam (SDA), yaitu pertambangan batubara, perkebunan
kelapa sawit, dan IUPHHK-HA (Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan KayuHutan Alam). Potensi-potensi tersebut akan sangat membantu dalam hal
peningkatan perekonomian di daerah tersebut. Dalam prinsip
pembangunan
sekarang yaitu
prinsip
sustainable
development
(Pembangunan Berkelanjutan), tidak hanya peningkatan perekonomian
yang perlu dipertimbangkan akan tetapi harus mempertimbangkan sosial
dan lingkungan agar terjadi pembangunan yang berkelanjutan. Selain
dilihat dari prinsip sustainable development diperlukan juga pertimbangan
lain, seperti pemenuhan permintaan komoditas sumber daya alam,
kesiapan infratruktur, dan dukungan sumber daya alam.
Banyaknya pertimbangan dalam pemilihan sektor unggulan memerlukan
suatu analisa yang dapat mencakup semua pertimbangan yang ada.
Metode Analytic Hierarchy Process merupakan salah satu metode dalam
Multi Criteria Decision Method yang dapat mencakup banyak
pertimbangan tanpa meniadakan pertimbangan yang sulit untuk
dikuantifikasi karena keterbatasan data ataupun karena sifatnya yang
tidak bisa dikonversi menjadi suatu satuan yang umum (misalnya : uang).
Dalam penelitian ini, metode AHP akan dibandingkan dengan metode
konvensional (Cost Benefit Analysis (CBA) dan extended Cost Benefit
Analysis).
Kriteria pertimbangan dalam struktur hirarki pada metode AHP mencakup
pertimbangan ekonomi, lingkungan, kesiapan infrastruktur, pemenuhan
permintaan komoditas, dan dukungan sumber daya alam. Variabelvariabel tersebut terbagi lagi menjadi sub-sub kriteria yang merupakan
perincian khusus dari tiap kriteria. Pada CBA, dilakukan pertimbangan
benefit (manfaat) dan cost (biaya) finansial pada perusahaan masingmasing sektor yang beroperasi di Kabupaten Murung Raya. Sedangkan
pada extended CBA akan dilakukan penambahan variabel sosial dan
lingkungan yang dilihat dari hilangnya nilai hutan akibat pemakaian oleh
sektor pemanfaatan SDA.
Dari hasil masing-masing analisis, didapatkan ranking dari tiap sektor
pemanfaatan SDA :
-

Dari AHP, sektor pertambangan batubara merupakan urutan pertama,


IUPHHK-HA urutan kedua, dan sektor perkebunan kelapa sawit urutan
ketiga.
Dari
CBA,
IUPHHK-HA
merupakan
urutan
pertama,
sektor
pertambangan urutan ketiga, dan sektor perkebunan kelapa sawit
urutan kedua.

Sedangkan dari Extended CBA, pertambangan batubara merupakan


urutan pertama, IUPHHK-HA urutan ketiga, dan perkebunan kelapa
sawit urutan kedua.