Anda di halaman 1dari 3

Selasa, 7 September 2010 - Sistem pencernaan manusia berawal dari mulut

dan berakhir di anus, dan sering disebut sebagai tabung di dalam tabung.
Sistem pencernaan juga disebut perut, saluran alimentari atau jalur gastrointestinal. Sistem
pencernaan terentang dari bagian bawah kepala menelusuri seluruh badan (torso).
Pada dasarnya, sistem ini melakukan lima tugas terpisah yang berurusan dengan
pemprosesan dan penyebaran nutrisi. Pertama, ia mengatur asupan, atau pengambilan
makanan. Kedua, ia mengirim makanan ke organ-organ untuk penyimpanan sementara.
Ketiga, ia mengendalikan mekanisme pemecahan makanan dan pencernaan kimianya.
Keempat, ia bertanggung jawab untuk penyerapan molekul nutrisi. Kelima, ia memberikan
penyimpanan sementara dan penghancuran produk limbah.

Gambar 1. Sistem pencernaan manusia

Pencernaan dimulai di mulut. Gigi menggilas makanan sementara tiga pasang kelenjar
ludahmenuangkan ludah (saliva) ke mulut. Saliva mengandung enzim amilase
ludah (ptialin) yang mulai mencerna pati. Makanan yang lembab dan telah dikunyah
kemudian di telan dan bergerak melalui tenggorokan menuju tabung makanan,
atau esofagus. Esofagus tidak memiliki fungsi pencernaan namun menggerakkan makanan
ke perut dengan gelombang kontraksi otot yang disebut peristaltik.
Pencernaan kimia dikenal juga sebagai hidrolisis. Seperti dari namanya, hidrolisis berarti
membelah molekul besar yang tak larut menjadi molekul kecil yang mampu larut di dalam
air. Di sistem pencernaan, hidrolisis diatur oleh enzim pencernaan, sebagai contoh:
Maltosa ditambah air dibantu oleh maltase menjadi dua glukosa

Protein ditambah air dibantu oleh protease menjadi asam amino


Lemak ditambah air dibantu oleh lipase menjadi 3 asam lemak dan 1 gliserol
Lambung adalah organ terbesar di saluran alimentari. Ia menyimpan makanan sambil
mencerna dan meremasnya, mengubahnya menjadi sup kental. Dalam bentuk setengah cair
ini, makanan dapat diproses oleh enzim. Kelenjar gastrik yang tertempel di dinding
lambung mengeluarkan getah lambung,kombinasi dari asam hidroklorik dan dua enzim:
renin dan pepsin. Renin khusus untuk mencerna protein di dalam susu; pepsin, untuk
menghidrolisis beberapa protein hewani dan nabati. Makanan setengah cair ini
disebut bolus atau chyme. Ia dilepaskan sedikit demi sedikit ke bagian atas usus halus.
Antara lambung dan usus halus terletak sebuah cincin otot yang disebut sphincter
pilorik yang menutupi lambung dari duodenum, bagian atas usus kecil. Akibatnya, otot
sphincter mengatur aliran chyme dari lambung ke usus halus.
Pekerjaan utama pencernaan terjadi di usus halus. Di luar saluran alimentari ada dua
kelenjar penting yang perlu untuk banyak proses pencernaan. Yang terbesar adalah hati. Ia
mensintesis empedu dan menyimpannya di sebuah kantung yang disebut kantung
empedu. Lewat saluran empedu, empedu dilepaskan ke usus kecil dimana ia menjadi
pengemulsi lemak, memungkinkannya bertindak lewat enzim pencerna lemak, lipase.
Kelenjar aksesori lainnya adalah pankreas, sebuah kelenjar ganda yang mensintesis
hormon dan enzim. Pankreas melepaskan cairan pankreas ke usus halus. Cairan pankreas
adalah kombinasi dari air dan beberapa enzim pencernaan, masing-masing dengan tugas
khusus untuk pencernaan lemak, karbohidrat atau protein.
Di dinding usus kecil terdapat kelenjar-kelenjar usus yang membuat dan mensekresikan
cairan usus, sebuah kombinasi enzim yang mencerna pati, gula dan protein. Hasil dari
semua pencernaan ini adalah molekul nutrisi yang tereduksi menjadi bentuk yang dapat
larut sehingga dapat melintasi selaput sel. Karbohidrat dicerna menjadi glukosa atau
fruktosa. Protein dipecah menjadi asam amino. Lemak dihidrolisis menjadi asam lemak dan
gliserol. Nutrisi-nutrisi ini diserap oleh villi (yang mirip jari) yang merupakan bentuk adaptasi
di usus untuk meningkatkan luas permukaan serapan (gambar 2).
Makanan yang dicerna berdifusi menuju kapiler-kapiler vili. Darah kemudian membawa
molekul makanan ke hati lewat pembuluh portal. Di hati, gula dipisahkan dari darah dan
disimpan sebagai glikogen.Molekul lemak yang dicerna diserap oleh lakteal (saluran limpa)
dan kemudian masuk ke aliran darah lewat saluran torakik, yang berada di rongga dada.

Gambar 2. Villi

Makanan yang tidak dicerna lewat menuju usus besar, yang disebut juga colon. Usus besar
menyerap sejumlah besar air dan mineral terlarut. Makanan yang tidak dicerna, yang

disebut feces, di dorong menuju rektum, dimana ia disimpan untuk sementara hingga
dibuang lewat anus.
Beberapa penyakit umum sistem pencernaan dijelaskan dalam tabel 2.
Tabel 2. Beberapa gangguan sistem Pencernaan

Gangguan

Deskripsi

Maag

Gangguan di dinding saluran alimentari yang disebabkan tindakan pencernaan oleh


asam lambung

Wasir

Sulitnya keluar kotoran dari usus besar karena penyerapan air yang berlebih

Diare

Kotoran cair terlalu sering keluar, karena kurangnya penyerapan air dan dapat
menyebabkan dehidrasi

Appendisitis

Pendarahan akut di usus buntu

Divertikulosis

Penggelembungan mirip anggur di dinding usus besar yang terinfeksi dan membuat
buncit

Batu empedu

Pengumpulan garam empedu, kolesterol dan kalsium di kantung empedu

Referensi
1. Edwards, G.L. Biology: The Easy Way. 2000
Artikel Terkait