Anda di halaman 1dari 4

SOP

KALIBRASI
No. Kode
:
Terbitan
:1
No. Revisi
:
Tgl. Mulai Berlaku :01 Januari 2016
Halaman
:

Puskesmas
Bongo Nol
1. Pengertian

Edi Purwaningsih
NIP : 19720628 199503 2 001

Kalibrasi adalah serangkaian kegiatan yang membentuk hubungan antara nilai yang
ditunjukkan oleh instrumen ukur atau sistem pengukuran, atau nilai yang diwakili
oleh bahan ukur, dengan nilai-nilai yang sudah diketahui yang berkaitan dari
besaran yang diukur dalam kondisi tertentu atau kegiatan untuk menentukan
kebenaran konvensional nilai penunjukkan alat ukur dan bahan ukur dengan cara
membandingkan terhadap standar ukur yang mampu telusur (traceable) ke standar
nasional maupun internasional untuk satuan ukuran dan/atau internasional dan
bahan-bahan acuan tersertifikasi.

2. Tujuan
Tujuan kalibrasi adalah untuk menentukan devisiasi dan kebenaran nilai penunjukan
alat laboratorium dan menjamin hasil pengukuran serta menjaga kondisi alat untuk
tetap sesuai dengan spesifikasi
3. Kebijakan

SK Kepala Puskesmas Bongo Nol Nomor

4. Referensi

Permenkes nomor 37 tahun 2012 tentang penyelenggaraan laboratorium Pusat


Kesehatan Masyarakat

5. Prosedur

Alat:
Bahan:
Alat Pemeriksaan Laboratorium
Reagen
Alat Tulis

6. Langkahlangkah

1. Prosedur Penanganan Permintaan


a. Pengesahan Konsep Surat Penawaran. Sesudah dikaji ulang oleh manajer
teknis / deputi mutu, surat penawaran disahkan oleh kepala bidang.
b. Kaji Ulang Kesepakatan / Kerjasama. Manajer teknis mengkaji kesepakatan
kerjasama, meliputi:Biaya,PO (Purchase Order) dari pelanggan, kesepakatan
waktu pelaksanaan.
c. Persetujuan Kerjasama Pelaksanaan kalibrasi. Manajer teknis menentukan
persetujuan kerjasama dilaksanakannya kalibrasi dengan pelanggan
bilamana sudah ada kesesuaian dengan proses kaji ulang.
2. Prosedur Pelaksanaan Kalibrasi dilakukan sebagai berikut :
a. Kaji Ulang Alat
b. Manajer teknis / koordinator lab mengkaji ulang alat yang akan di kalibrasi
meliputi kesesuaian sebagai berikut : Ruang lingkup kalibrasi, Sumber
Daya Manusia (SDM), spesifikasi dan tingkat kesulitan alat serta alokasi
waktu dan tempat.

c. Penunjukkan Pelaksana
Bilamana sudah ada persetujuan kerjasama pelaksanaan kalibrasi dari
pelanggan, manajer teknis menugaskan personel lab. kalibrasi yang akan
melaksanakan kalibrasi
d. Pengecekan
Dilakukan pengecekan terhadap alat-alat yang akan dikalibrasi untuk
mengetahui rusak atau tidak, bilamana kondisi rusak maka tidak dapat
dilakukan kalibrasi.
e. Pelaksanaan Kalibrasi
Petugas melaksanakan kalibrasi terhadap peralatan yang sudah disepakati.
f. Pembuatan Laporan Hasil Kalibrasi Sementara (LHKS)
Data yang diperoleh pada saat melaksanakan kalibrasi langsung dicatat pada
lembar LHKS untuk diolah dengan komputer.
g. Evaluasi Laporan.
Laporan hasil kalibrasi di cek oleh pelaksana sebelum diserahkan ke
koordinator lab untuk di paraf. Dari koordinator lab diperiksa oleh manajer
teknis
h. Pembuatan Sertifikat
Laporan kalibrasi yang telah disetujui oleh manajer teknis di buat
Sertifikat Hasil Kalibrasi dan disyahkan oleh manajer teknis. Bila manajer
teknis berhalangan disahkan oleh kepala bidang atau manajer mutu.
i. Penyerahan Sertifikat
Sertifikat Hasil Kalibrasi yang sudah disahkan diserahkan ke bagian
umum untuk diarsip dan siap diserahkan ke pelanggan.
j. Sertifikat Sampai ke Pelanggan
Sertifikat hasil kalibrasi dapat diserahkan kepada pelanggan bilamana biaya
sudah dibayar lunas
Peralatan laboratorium yang perlu dikalibrasi adalah:
1. Lemari es (Refrigenerator); mencatat suhu dengan menggunakan
thermometer
2. Oven, dengan mencatat suhu menggunakan termometer.
3. PH meter, dengan menggunakan PH simulator dan larutan buffer standar.
4. Pipet.
5. Pemanas air : dengan mencatat suhu pada refrigenerator / oven
6. Spektrofotometer : dengan ketepatan pengukuran absorban dan ketepatan
panjang gelombang.
7. Stray light (stray energi) dengan standar sodium, gelas corning vicor dan
standar filter bersertifikat.
8. Timbangan analitik (analytical balance) dengan menggunakan anak
timbangan standar.
9. Timbangan elektrik (electrical balance) dengan menggunakan anak
timbangan standar.
10. Thermometer

7. Diagram
Alir

8. Unit terkait Pendaftaran


Klinik Umum
Ruang Tindakan
Klinik Gigi
Ruang KIA KB
Ruang Laboratorium

9. Dokumen
terkait

Informed Consent
Rekam Medik

10. Rekaman Historis


No

Halaman

Yang diubah

Isi Perubahan

Tanggal Mulai diberlakukan