Anda di halaman 1dari 3

Discharge Planning pada Pasien PJB

LEMBAR DISCHARGE PLANNING


No. Reg

Nama

: Anak D

Jenis Kelamin
Tanggal MRS

:
:

Diagnosa MRS :
Diagnosa Keperawatan :

Alamat
Ruang Rawat

:
:

Tanggal KRS

Diagnosa KRS :

a. Penurunan curah jantung berhubungan dengan malformasi jantung


b. Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan kongersti pulmonal
c. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan ketidakseimbangan antara pemakaian oksigen oleh tubuh dan suplai oksigen ke
sel.
d. Perubahan pertumbuhan dan perkembangan berhubungan dengan tidak adekuatnya suplai oksigen dan zat nutrisi ke
jaringan
e. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan kelelahan pada saat makan dan meningkatkan
kebutuhan kalori
f. Resiko infeksi berhubungan dengan menurunnya status kesehatan
g. Perubahan peran orang tua berhubungan dengan hospitalisasi anak, kekhawatiran terhadap penakit anak
Aturan Diet : makanan yang lunak dan rendah garam sesuai kebutuhan anak.
Obat-obat yang masih diminum, dosis, warna dan efek samping :

Aktifitas dan istirahat : Istirahat, dimana kerja jantung tidak normal harus dikurangi beberapa kegiatan anak seperti bedres
total, dengan istirahat anak dapat mengurangi gejala PJ pada anak.
Tanggal / tempat kontrol :
Yang dibawah pulang (hasil Lab, Foto, ECG) :
Dipulangkan dari RS Sumberglagah dengan keadaan
Sembuh

Pulang paksa

Meneruskan dengan obat jalan

Lari

Pindah ke RS lain
Lain-lain : (Surat keterangan istirahat)

Meninggal

Sumberglagah ..
Pasien / Keluarga

Koordinator Fungsional Ruangan

(
Mengetahui
Manager Sistem Rawat Inap

Discharge Planning
Kontrol sesuai waktu yang ditentukan

Jelaskan kebutuhan aktivitas yang dapat dilakukan anak sesuai dengan usia dan kondisi
penyakit
Istirahat, dimana kerja jantung tidak normal harus dikurangi beberapa kegiatan
anak seperti bedres total, dengan istirahat anak dapat mengurangi gejala PJ pada
anak.
Mengajarkan ketrampilan yang diperlukan di rumah, yaitu :
* Teknik pemberian obat
Oksigen, diberikan 40-50% dan suhunya 37 C0 dan aliran nya 4-5 l/menit.
Penenang, seperti atonorfin dan dianjurkan untuk anak yang gelisah.
Posisi, bayi ditidurkan dengan posisi kepala lebih tinggi dari badan dengan posisi
20 C0.
Korensi gangguan asam basa dan elektrolit,
Antibiotika

*Teknik pemberian makanan


Bila diberi minum susu, bayi penderita kelainan jantung bawaan mudah lelah.
Minumnya hanya sedikit. Disarankan memberi susu bukan langsung dari botol tapi
dengan sendok atau bisa juga dengan pipet (alat untuk meneteskan obat ke mulut
bayi). Jadi bayi dapat minum lebih banyak tanpa harus banyak menguras
tenaganya saat mengisap susu dari botol
Asupan kalori yang cukup
Kombinasi enam nutrisi yang berperan dalam pertumbuhan bayi dan anak yaitu:
karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air, yang bila dikombinasi
dengan baik akan memberikan nutrisi yang optimal dan pertumbuhan anak yang
baik.