Anda di halaman 1dari 9

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................................i
DAFTAR ISI.........................................................................................................................ii
BAB 1. PENDAHULUAN................................................................................................. ..1
1.1 Latar Belakang Masalah...............................................................................1
1.2 Perumusan Masalah......................................................................................2
1.3 Tujuan Penulisan...........................................................................................2
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA.........................................................................................2
2.1 Pengertian Perpustakaan....................................................................................2
2.2 Jenis Perpustakaan........................................................................2
2.3 Tujuan Perpustakaan..........................................................................................4
2.4 Peran Perpustakaan............................................................................................4
BAB 3. PROGRAM KERJA.............................................................................................5
3.1 Program Kerja
3.1.1

Tujuan................................................................................................5

3.1.2

Sasaran

3.1.3

Kegiatan Pokok..................................................................................7

BAB 4. PEMBAHASAN..................................................................................................10
BAB 5. PENUTUP
5.1.1

Kesimpulan

5.1.2

Saran

BAB 6. DAFTAR PUSTAKA

BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Informasi dalam bahasa latin informare berarti membentuk; membentuk melalui
pendidikan, selain mengandung pengertian pendidikan informasi berarti penelitian, pesan
dan keterangan. Berdasarkan pengertian information dalam bahasa inggris, diartikan
penambahan pengetahuan di pihak penerima.
Sejak tahun 1961 pada masa pemerintahan orde lama melalui PP no. 20 Tahun 1961, telah
memberikan perhatian dan memikirkan bagaiman pentingnya suatu pekerjaan dokumentasi
dan perpustakaan, yang pada dasarnya adalah pengelolaan informasi. Pengelolaan informasi
dimaksud adalah mengumpulkan, menyusun dan memelihara buku-buku dan dokumen
pustaka dengan maksud untuk menyediakan bagi keperluan-keperluan pengetahuan,
penyelidikan, pengajaran dan keperluan lainnya yang sejenis. Dilain pihak untuk dapat
menyediakan keterangan-keterangan dalam bentuk dokumen baru tentang pengetahuan dalam
arti kata yang luas sebagai hasil kegiatan manusia dan untuk keperlan itu mengumpulkan dan
menyusun keterangan-keterangan tersebut.
Era Globalisasi merupakan era perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam
kehidupan manusia. Terjadinya era globalisasi memberikan dampak ganda. Dampak itu bisa
menguntungkan maupun merugikan. Dampak yang menguntungkan adalah di dalam era
globalisasi diberikan kesempatan kerjasama yang seluas-luasnya kepada negara-negara asing.
Namun jika kita tidak mampu bersaing dengan mereka, maka konsekuensinya akan
merugikan bangsa kita. Di sisi lain, rendahnya minat baca masyarakat yang menjadi salah
satu tolak ukur kualitas pendidikan seolah tidak kunjung ditemukan penyebab
pastinya. Terlebih lagi di daerah yang terpencil sebagian besar penduduknya masih kurang
mempedulikan pendidikan. Mereka cenderung menganggap pendidikan sebagai sesuatu yang
tidak penting untuk dilestarikan. Mereka merasa lebih mengutamakan pernikahan di usia dini
yang dianggap lebih berguna. Hal ini terjadi karena bermacam-macam faktor. Antara lain
kurangnya akses pendidikan dan sulitnya menjangkau informasi global. Yang lebih
memprihatinkan lagi tingkat buta aksara di Indonesia belum sepenuhnya bisa diatasi.
Dalam permasalahan ini, perpustakaan mengambil peran yang begitu penting.
Perpustakaan mampu menjadi akses yang berkualitas dalam mengembangkan pendidikan
diluar pendidikan formal. Pendidikan yang berkualitas akan dapat diandalkan dalam
persaingan di era globalisasi. Namun, kesadaran pribadi akan hal ini nampaknya sangat
kurang, terutama dikalanngan nonakademis. Hingga saat ini kondisi perpustakaan masih
sangat dipertanyakan. Di kota besar pun masih banyak perpustakaan yang kondisinya

memprihatinkan. Bukan hanya dalam segi fasilitas, namun juga minimnya jumlah
pengunjung.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian diatas dalam pengerjaan makalah ini timbul beberapa masalah
diantaranya adalah:
1. Bagaimana peran perpustakaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan?
2. Apa saja yang dilakukan pihak perpustakaan untuk menarik minat baca
masyarakat?
3. Apa relefansi pihak perpustakaan terhadap bangsa?
4. Bagaimana cara pihak perpustakaan menghadapi masyarakat yang mulai beralih
ke internet yang lebih instan?
5. Bagaimana minat pengunjung terhadap perpustakaan setiap tahunnya?
1.3 Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah mengembalikan minat baca masyarakat
khususnya pelajar sehingga dapat meningkatkan peran perpustakaan dalam kualitas
pendidikan. Selain itu, manfaat yang ingin diperoleh adalah memberikan pengetahuan kepada
masyarakat akan pentingnya mengembangkan minat baca dalam pemanfaatan perpustakaan,
sebagai evaluasi bagi pemerintah dalam pengembangan perpustakaan, khususnya di daerah
terpencil, serta sebagai referensi untuk penulisan sejenis lainnya pada masa yang akan datang.

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA


Dalam bab ini akan dibahas mengenai teori teori yang dapat menunjang dan
menjadi acuan dalam pembuatan makalah ini. Bagian tersebut meliputi pengertian, jenisjenis, tujuan, dan peran perpustakaan. Bagian bagian tersebut akan diuraikan seperti di
bawah ini

2.1 Pengertian Perpustakaan


Dalam arti tradisional, perpustakaan adalah sebuah koleksi buku dan majalah. Walaupun
dapat diartikan sebagai koleksi pribadi perseorangan, namun perpustakaan lebih umum
dikenal sebagai sebuah koleksi besar yang dibiayai dan dioperasikan oleh sebuah kota atau
institusi, serta dimanfaatkan oleh masyarakat.
Perpustakaan dapat juga diartikan sebagai kumpulan informasi yang bersifat ilmu
pengetahuan, hiburan, rekreasi, dan ibadah yang merupakan kebutuhan hakiki manusia.
Menurut buku Pengantar Ilmu Perpustakaan, Sulistya Basuki, halaman 3, perpustakaan

adalah subbagian dari sebuah gedung atau gedung itu sendiri yang digunakan untuk anggota
perpustakaan, bukan untuk dijual.
2.2 Jenis Perpustakaan
Menurut Sutarno NS (2006:37) jenis-jenis perpustakaan adalah sebagai berikut:
1. Perpustakaan Nasional RI
Merupakan Perpustakaan Nasioal yang berkedudukan di Ibu Kota Negara Indonesia
yang mempunyai jangkauan dan ruang lingkup secara Nasional.
2. Badan Perpustakaan Daerah
Badan perpustakaan daerah atau lembaga lain yang sejenis adalah yang berkedudukan
di tiap provinsi di Indonesia yang mengelola perpustakaan.
3. Perpustakaan Umum
Perpustakaan umum merupakan lembaga pendidikan bagi masyarakat umum.
4. Perpustakaan Perguruan Tinggi
Perpustakaan yang berada di Perguruan Tinggi, baik berbentuk Universitas, Akademi,
Sekolah Tinggi, ataupun Institut. Keberadaan, tugas dan fungsi perpustakaan tersebut
adalah dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi
pendidikan, penelitian / riset dan pengabdian kepada masyarakat.
5. Perpustakaan Sekolah
Perpustakaan sekolah berada di sekolah, dikelola sekolah, dan berfungsi untuk sarana
kegiatan belajar mengajar, penelitian sederhana, menyediakan bahan bacaan, dan
tempat rekreasi.
6. Perpustakaan Khusus
Perpustakaan khusus berada pada lembaga-lembaga pemerintahan dan swasta.
Perpustakaan tersebut diadakan sebagai sumber informasi dan ilmu pengetahuan yang
berkaitan baik langsung maupun tidak langsung dengan instansi induknya.
7. Perpustakaan Lembaga Keagamaan
Merupakan perpustakaan yang dimiliki dan dikelola oleh lembaga-lembaga
keagamaan, misalnya perpustakaan, masjid, gereja.
8. Perpustakaan Internasional
Perpustakaan Internasional merupakan perpustakaan yang memiliki koleksi yang
menyangkut negara-negara anggota atau negara-negara yang berafiliasi kepada

lembaga dunia tersebut. Perpustakaan ini dikelola dan diselenggarakan lembaga


internasional.
9. Perpustakaan Kantor Perwakilan Negara-negara Asing
Merupakan perpustakaan yang dimiliki dan diselenggarakan oleh lembaga / kantor
perwakilan Negara masing-masing. Contohnya perpustakaan lembaga kebudayaan
amerika dan pusat kebudayaan jepang
10. Perpustakaan Pribadi / Keluarga
Merupakan perpustakaan yang dimiliki dan dikelola oleh perorangan atau orangorang tertentu bersama anggota keluarganya.
11. Perpustakaan Digital
Perpustakaan digital bukan merupakan salah satu jenis perpustakaan yang berdiri
sendiri, tetapi merupakan pengembangan dalam system pengelolaan dan layanan
perpustakaan.
2.3 Tujuan Perpustakaan
Tujuan perpustakaan adalah untuk membantu masyarakat dalam segala umur dengan
memberikan kesempatan dengan dorongan melelui jasa pelayanan perpustakaan agar mereka:

Dapat mendidik dirinya sendiri secara berkesimbungan


Dapat tanggap dalam kemajuan pada berbagai lapangan ilmu pengetahuan,

kehidupan sosial dan politik


Dapat memelihara kemerdekaan berfikir yang konstruktif untuk menjadi anggota

keluarga dan masyarakat yang lebih baik


Dapat mengembangkan kemampuan berfikir kreatif, membina rohani dan dapat
menggunakan kemempuannya untuk dapat menghargai hasil seni dan budaya

manusia
Dapat meningkatkan tarap kehidupan sehari-hari dan lapangan pekerjaannya
Dapat menjadi warga negara yang baik dan dapat berpartisipasi secara aktif dalam

pembangunan nasional dan dalam membina saling pengertian antar bangsa


Dapat menggunakan waktu senggang dengan baik yang bermanfaat bagi
kehidupan pribadi dan sosial

2.4 Peran Perpustakaan


Perpustakaan merupakan upaya untuk memelihara dan meningkatkan efisiensi dan
efektifitas proses belajar-mengajar. Perpustakaan yang terorganisasi secara baik dan
sistematis, secara langsung atau pun tidak langsung dapat memberikan kemudahan bagi
proses belajar mengajar di sekolah tempat perpustakaan tersebut berada. Hal ini, terkait

dengan kemajuan bidang pendidikan dan dengan adanya perbaikan metode belajar-mengajar
yang dirasakan tidak bisa dipisahkan dari masalah penyediaan fasilitas dan sarana
pendidikan.

BAB 3. ANALISA DATA DAN PROGRAM KERJA


3.1. Analisa Data
3.2
3.2.1 Tujuan
Pada dasarnya Perpustakaan memiliki Tujuan baik secara umum maupun secara
khusus. Diantara tujuan pokok didirikannya sebuah perpustakaan adalah :
a)

Menyediakan sarana atau tempat untuk menghimpun berbagai sumber informasi

untuk dikoleksi secara terus menerus, diolah dan diproses.


b) Sebagai sarana atau wahana untuk melestarikan hasil budaya manusia (ilmu
pengetahuan, teknologi dan budaya) melalui aktifitas pemeliharaan dan pengawetan
koleksi.
c) Sebagai agen perubahan (Agent of changes) dan agen kebudayaan serta pusat
informasi dan sumber belajar mengenai masa lalu, sekarang, dan masa akan datang.
Selain itu, juga dapat menjadi pusat penelitian, rekreasi dan aktifitas ilmiah lainnya.
d) Menciptakan budaya membaca untuk mencerahkan masa depan bangsa. Karena
dari membaca inilah kita dapat memperoleh berbagai macam pengetahuan yang
berguna untuk menjadi bekal di kehidupan kita yang akan datang.
3.2.2 Sasaran
Dalam suatu bangsa, perpustakaan berperan penting dalam memajukan masyarakatnya
melalui buku-buku yang bermanfaat bagi pembaca, adapun sasaran-sasaran yang diharapkan
mampu untuk dapat dicapai oleh perpustakaan adalah :
3.1.4

Kegiatan Pokok

Berikut kegiatan pokok yang dapat dilakukan sesuai dengan peran perpustakaan :
a)

Sebagai Pusat Informasi


Perpustakaan merupakan salah satu tempat yang memiliki peranan penting dalam
memberikan suatu informasi. Hal ini dikarenakan sebuah perpustakaan pastinya mempunyai
koleksi buku tidak hanya satu,bisa ratusan atau bahkan berpuluh-puluh ribu. Yang di
dalamnya terdapat berbagai macam jenis buku, seperti karya umum, filsafat, ensiklopedi dan

lain-lain. Tidak hanya buku, perpustakaan sekarang juga dilengkapi dengan adanya koleksi
majalah, koran ataupun artikel yang dapat dijadikan sebagai sumber informasi dan juga ilmu.
b)

Sebagai Pusat Inovasi


Perpustakaan sebagai tempat tersimpannya berbagai informasi yang dulu hanya sebagai
tempat penyimpanan buku semata,kini juga sebagai tempat untuk tumbuhnya ide-ide yang
kreatif. Dari ide-ide kreatif itulah dapat tercipta suatu karya yang apat bermanfaat bagi orang
lain. Dan dari karya para pengguna perpustakaan inilah nantinya dapat pila muncul suatu
wacana atau pun gagasan yang dapat dibaca dan digunakan oleh orang lain. Contohnya bila
kita membaca tentang buku pembudidayaan jamur. Jika orang tersebut adalah seorang yang
kreatif, maka dari membaca buku itu bisa saja muncul ide untuk membudidayakan jamur dan
dapat membuka lapangan pekerjaan yang tentunya berguna bagi orang lain.

c)

Sebagai Pusat Sumber Belajar


Perpustakaan merupakan upaya untuk memelihara dan meningkatkan efisiensi dan
efektifitas proses belajar-mengajar. Perpustakaan yang terorganisasi secara baik dan
sistematis, secara langsung atau pun tidak langsung dapat memberikan kemudahan bagi
proses belajar mengajar di sekolah tempat perpustakaan tersebut berada. Hal ini, terkait
dengan kemajuan bidang pendidikan dan dengan adanya perbaikan metode belajar-mengajar
yang dirasakan tidak bisa dipisahkan dari masalah penyediaan fasilitas dan sarana
pendidikan.
Fungsi Pendidikan Perpustakaan merupakan sarana pendidikan nonformal dan
informal. Artinya perpustakaan merupakan tempat belajar diluar bangku sekolah maupun
dalam lingkungan pendidikan.
Untuk memelihara efisiensi danefektivitas proses belajar mengajar. Dengan adanya
perpustakaan di sebuah sekolah atauperguruan tinggi dapat membantu pengguna
perpustakaan bisa lebih cepat dalam membantu mencariliteratur atau bahan untuk proses
pembelajaran. Sehingga masyarakat dimana perpustakaan itu berada dapat mendapatkan
informasi yang cepat dan akurat denganadanya perpustakaan tersebut.
Untuk memberikan kemudahan bagi proses belajarmengajar dimana perpustakaan itu
berada, kemudahan itu antara lain:

Kemudahan mencari informasi


Kemudahan mencari bahan pembelajaran
Kemudahan menemukan buku yang tidak dijual di toko buku

BAB 4. PEMBAHASAN
Perpustakaan memiliki peran sendiri dalam meningkatkan kualitas pendidikan
khusunya di kalangan pelajar Surabaya, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan cara
memperbanyak koneksi. Koneksi yang dimaksud disini adalah hubungan perpustakaan
dengan lembaga-lembaga yang lain, misalnya sekolah-sekolah yang ada di Surabaya,
universitas dan lembaga lainnya yang dapat menyebarkan adanya sebuah perpustakaan di
daerah Surabaya. Selain itu, pihak perpustakaan juga selalu melengkapi sarana dan prasarana
yang ada di perpustakaan.
Minat masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan daerah Surabaya ini makin
tahun selalu naik. Dilihat dari diagram yang dibuat oleh pihak perpustakaan yang dibuat
setiap tahunnya. Perpustakaan mempunyai terget setiap bulannya, sehingga apabila target itu
tidak dapat terpenuhi dalam waktu yang sudah ditentukan, pihak masyarakat akan melakukan
berbagai kegiatan lebih, misalnya melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah khusunya daerah
terdekat perpustakaan agar pelajar lebih mengenal fungsi dan tujuan perpustkaan hingga
melakukan promosi. Misalnya memberikan penghargaan untuk pengunjung yang paling
sering meminjam buku di perpustakaan, memperbarui buku-buku yang ada dengan mengikuti
zaman, sehingga para pelajar tidak bosan dan meningkatkan keinginan para pelajar untuk
terus mengikuti perkembangan buku-buku yang ada di perpustakaan.
Perpustakaan daerah Surabaya ini juga mempunyai suatu program yang dinamakan
Program Layanan Perpustakaan. Program ini dikhususkan untuk warga luar atau warga yang
tempat tinggalnya cukup jauh dari perpustakaan daerah. Program ini terdiri atas perpustakaan
keliling. Perpustakaan keliling ini bertujuan agar warga yang jauh dari tempat perpustakaan
daerah Surabaya ini dapat mengikuti ataupun menggali informasi tentang buku-buku yang
sedang popular. Ada juga beberapa kutipan dari sebuah buku yang disebarkan melalui social
media. Social media ini juga bertujuan untuk menyebarkan apabila ada pameran yang
dilaksanakan oleh pihak perpustakaan.
Pihak perpustakaan menyadari bahwa di era yang sekarang masyarakat lebih
menyukai segala sesuatu yang instan seperti adanya internet yang menyebabkan pelajarpelajar lebih suka mencari materi di internet daipada pergi ke perpustakaan dan mencari
referensi disana. Tetapi pihak perpustakaan tidak takut dengan hal itu, karena pihak
perpustakaan memiliki cara sendiri untuk mengatasi hal tersebut, yaitu dengan menyiapkan
layanan internet di dalam perpustakaan. Jadi setiap pengunjung dapat menikmati layanan
internet dengan menambah wawasan dari buku yang tersedia di perpustakaan juga.
Perpustakaan daerah Surabaya menyediakan tempat untuk referensi yang terletak di lantai 2.

Dimana buku-buku yang ada disana tidak boleh dipinjam karena minat baca pengujung
terhadap buku tersebut sangat tinggi, seperti buku kamus, eksplopedi, dan yang lainnya.
Pihak perpustakaan Surabaya juga melakukan program alih media. Alih media ini
ditujukan untuk buku-buku yang sudah kuno. Dimana info yang ada dibuku ini dipindahkan
ke media yang lebih tahan lama, sehingga apabila buku ini rusak dan hancur, pihak
perpustkaan masih mempunyai info penting yang ada didalam buku kuno ini.

Pengunjung Perpustakaan Setiap Bulannya

SD

SMP

SMA

MAHASISWA

Menurut data yang telah dicatat oleh pihak perpustakaan dari bulan Januari-Oktober
2015, perpustakaan mencatat bahwa pengujung kebanyakan dari kalangang mahasiswa.