Anda di halaman 1dari 7

JEMBATAN MAXWELL

Andika Eskha Laksono (H1C013044)


M Yusuf Mubarok (H1C013030)
Itang Setiawan (H1C013054)
Nanda S. Ellong (H1C013023)

JEMBATAN MAXWELL
Jenis jembatan ini digunakan untuk menghitung
induktansi dan juga dapat menghitung suatu resistansi
yang diseri dengan induktor dimana resistansi seri ini
memiliki nilai yang relatif besar dengan reaktansi
induktif dari induktor (XL = L).

JEMBATAN MAXWELL ..
Maxwell untuk mengukur induktansi atau induktansi
yang diseri dengan resistansi
Resistor R1 dan R3 diatur dan disetel sehingga rangkaian
jembatannya menjadi seimbang (ketika seimbang, arus
yang melewati galvanometer sama dengan nol : IG = 0).
Ketika jembatan seimbang, maka kondisi dari
persamaan matematis ini seharusnya terpenuhi :

JEMBATAN MAXWELL ..
Bila kita subsitusikan nilai-nilai impedansi tersebut
dalam bentuk rectangular, menghasilkan

JEMBATAN MAXWELL ..
Sekarang kita memiliki dua bilangan kompleks yang
nilainya sama. Bila memang keduanya sama, maka
seharusnya bagian real dari bilangan kompleks pertama
sama dengan bagian real bilangan kompleks ke dua.
Atau dengan kata lain, bagian real dari ruas sebelah kiri
persamaan sama dengan bagian real ruas sebelah
kanan persamaan. Hasilnya adalah
LxR1 = R1R2R3C

JEMBATAN MAXWELL ..
Begitu juga dengan bagian imajinernya. Bagian imajiner
ruas kanan sama dengan bagian imajiner ruas kiri,
menghasilkan
R1Rx = R2R3
Kita sederhanakan kedua persamaan di atas, hasilnya
adalah
Lx = R2R3C persamaan 1
Rx = R2R3/R1 persamaan 2

Contoh soal rangkaian jembatan AC Maxwell


a Nilai R1 dan R3 sehingga rangkaian jembatan pada gambar 4 menjadi seimbang
b. Arus I ketika jembatan seimbang
Bila jembatan seimbang, maka kita bisa menggunakan persamaan 1 dan 2 untuk menghitung nilai R 3 dan R1
R3 = (Lx) (R2)(C) = (16 mH)(10 k) (0.01 F)=160
dan nilai R1
R1 = (R2)(R3) (Rx) = (10 k) (160 ) (50 ) = 32 k
b. Impedansi total dari rangkaian jembatan tersebut pada saat seimbang adalah
ZT = (Zc || R1 || R2) + [R3 || (Rx + ZLx)]
ZT = (-j15.915 k) || 32 k || 10 k + [160 || (50 + j100.5 )]
ZT = 6.87 k -25.6o + 77.2 38.0o
ZT = 6.91 k -25.0o
Arus I dapat dihitung dengan hukum Ohm
I = E/Z
I = 10 V 0o / 6.91 k -25o = 1.45 mA 25.0o