Anda di halaman 1dari 6

.

YOSEPH CAESARIO RMK Changing Service Environment


A Tren Dunia yang Berdampak pada Sektor Publik
Menurut McKinsey ada 10 tren dunia yang berdampak pada perlunya
transformasi tata kelola di sektor publik. Tren-tren tersebut terbagi
dalam tiga kategori sebagai berikut:
Makroekonomi

Pusat-Pusat Kegiatan Ekonomi sedang Berubah, baik Regional dan Global


Tuntutan pengeluaran sektor publik yang meningkat secara dramatis
kelompok konsumen baru, dengan kebutuhan dan perilaku baru, sedang
berkembang
Lingkungan dan Sosial
Teknologi mengubah cara kita hidup dan Berinteraksi
Meningkatnya Arus Perpindahan Orang
Tukar-menukar Kehidupan Sosial di Pasar Bebas Memerlukan Pengawasan yang
Lebih Besar
Permintaan Akan Sumber Daya Alam Tumbuh Sebagai Tekanan pada
Lingkungan

Bisnis

Struktur Industri yang Cepat Berubah


Manajemen mengadopsi teknik dan pola pikir data-driven
Ekonomi dari Pengetahuan sedang Berubah

Tren ini akan berdampak pada sektor publik dan swasta. Selain itu,
banyak pemerintah akan menghadapi ancaman abadi untuk keamanan
domestik dan internasional, yang akan membentuk beberapa kebijakan
publik daerah domestik dan internasional.
B.

Implikasi pada Sektor Publik


Menurut McKinley kesepuluh tren tersebut akan berimplikasi pada
sektor publik pada hal-hal sebagai berikut:

Pemerintah Harus Lebih Produktif

YOSEPH CAESARIO RMK Changing Service Environment


Produktivitas yang sangat genting dihadapi pemerintah adalah
permintaan untuk melakukan lebih banyak hal dengan lebih baik dan
melakukannya dengan jumlah pajak yang sama. Para lansia di
beberapa negara akan mengharuskan pemerintah untuk menambah
anggaran program pensiun dan layanan kesehatan. Harapan publik
juga semakin meningkat untuk sekolah yang lebih baik dan
perawatan kesehatan, mengurangi kejahatan, imigrasi yang lebih
efektif, dan pelayanan sosial.
Disamping itu, ada kebutuhan untuk memberikan layanan baru untuk
mendukung perubahan struktur rumah tangga dan membangun
keterampilan

baru

dalam

angkatan

kerja

untuk

menghadapi

globalisasi. Sehingga, pemerintah perlu meningkatkan efektivitas


mereka secara signifikan, yang berarti menemukan cara-cara inovatif
untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik. Bagaimana halhal tersebut dibiayai? Beberapa politisi ingin meningkatkan pajak
atau mengurangi pengeluaran, meskipun tanpa diragukan lagi
beberapa kombinasi langkah-langkah ini akan diperlukan. Banyak
langkah diperlukan

untuk mencapai penghematan efisiensi yang

besar untuk mempertahankan tingkat disiplin fiskal. Di sektor swasta,


upaya efisiensi telah terbukti sangat sukses dalam industri seperti
perbankan, ritel, dan telekomunikasi, sedangkan di sektor publik,
upaya seperti ini sering dilihat sebagai kontroversial. Tetapi dalam
pengalaman kami efektivitas dan efisiensi berjalan beriringan.
Inisiatif untuk meningkatkan efisiensi yang sukses dan berkelanjutan
biasanya adalah meningkatkan efektivitas dan hasil diwaktu yang
sama.
Mencapai perubahan pada skala ini membutuhkan program reformasi
multi-faceted. Organisasi harus direformasi sehingga mereka memiliki
pusat strategis yang efektif, lebih sedikit lapisan organisasi, dan tata
kelola yang lebih efektif. Operasi Frontline harus diubah, menantang
asumsi tentang cara hal-hal yang telah dilakukan di masa lalu.
Lingkungan operasi perlu direformasi untuk menyediakan campuran

YOSEPH CAESARIO RMK Changing Service Environment


yang tepat dari tekanan dan dukungan untuk mengubah kinerja;
misalnya, dengan meningkatkan persaingan antara penyedia (publik,
swasta, atau nirlaba).
Pemimpin harus jauh lebih terfokus pada pengelolaan kinerja, dan
membangun

kemampuan,

keselarasan,

dan

motivasi

karyawan

mereka. Kemauan politik dan bakat kepemimpinan yang diperlukan


untuk mencapai kehendak ini akan menjadi besar.
Hubungan Baru antara Pemerintah dan Masyarakat Diperlukan
Masyarakat
sebanding

semakin
dengan

mengharapkan

pelayanan

yang

pelayanan
terbaik

di

sektor
sektor

publik
swasta.

Akibatnya, sektor publik harus membangun hubungan baru dengan


warga negara mereka. Hubungan-hubungan tersebut adalah sebagai
berikut:
a.

Menempatkan Orang-Orang Sebagai Fokus Utama pada Layanan


Masyarakat

b.

Meningkatkan Akuntabilitas Publik

c.

Bekerja dengan konstituen dengan mendorong"Co-production."

Pemandangan Organisasi Sektor Publik harus Ditataulang


Untuk menanggapi kesepuluh tren global tersebut, sektor publik
harus

mentransformasikan

pemandangan

organisasinya.

Transformasi tersebut meliputi:


a. Batas dalam pemerintahan
b. Kolaborasi di seluruh negara
c. Batas antara masyarakat, sektor swasta, dan nirlaba
Pemerintah Harus Mengubah Cara Mereka Menggunakan Data
Dalam Pengambilan Kebijakan dan Praktek Manajemen
Tiga praktek manajemen yang akan menjadi penting dalam sektor
a.
b.

publik adalah sebagai berikut:


Lebih Fokus pada Perencanaan Jangka Panjang
Sebuah

langkah

perubahan

dalam

penggunaan

data

untuk

menginformasikan keputusan.
c.

Pendekatan yang lebih sistematis untuk manajemen informasi

YOSEPH CAESARIO RMK Changing Service Environment


Sektor

Publik

Harus

Meningkatkan

Kemampuannya

untuk

Berkompetisi pada Bakat


Di seluruh dunia, eksekutif baik pada sektor swasta dan sektor publik
mengatakan tantangan utama mereka adalah mencari bakat yang
berkualitas tinggi. Manajemen bakat memang bergerak dari sebuah
layanan yang kadang-kadang diabaikan menjadi sebuah prioritas
a.
b.
c.

utama. Hal ini disebabkan karena beberapa hal sebagai berikut:


Penuaan populasi.
Pergeseran aktivitas ekonomi.
Persaingan dengan sektor swasta.

C.Tiga Paradigma Reformasi Sektor Publik


Globalisasi - gerakan yang membawa konsumen pada melimpahnya
barang dan jasa juga memaksa dampaknya pada sektor publik. Hari
ini, warga menuntut barang publik dan layanan yang lebih baik, dan
lebih dari itu. Tetapi tidak ingin pajak yang lebih tinggi. Layanan inti
seperti pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan pensiun menemukan
tantangan

baru

pada

perbandingan

internasional,

bahkan

untuk

kompetisi internasional. Ini merupakan tekanan yang cukup pada


pemerintah, tetapi di samping itu ekonomi global juga membutuhkan
infrastruktur yang luar biasa dan modal manusia pada ekonomi nasional
untuk bertahan hidup dan berkembang.
Kita sekarang menghadapi dunia di mana ekonomi ingin menjadi
kebutuhan kompetitif untuk memberikan kepada semua orang layanan
berkualitas baik, tetapi cukup fleksibel untuk memungkinkan untuk
personalisasi dan pilihan tingkat tinggi. Orang mungkin menyebut ini
strategi memberikan "a high floor and no ceiling". Dalam hal politik,
solusi baru harus menyediakan pengghargaan atas kesetaraan dan
penghargaan atas keragaman.
McKinley menetapkan sekumpulan pendekatan yang dapat diadopsi
dalam reformasi skala besar pada layanan sektor publik, yaitu:
komando dan kendali, devolusi dan transparansi, serta quasi-pasar.
Komando dan kendali sering menjadi pilihan pertama pemerintah yang
mendesak untuk diubah - dan terlihat melakukan itu. Hal ini melibatkan

YOSEPH CAESARIO RMK Changing Service Environment


pendekatan manajemen top-down dan menyatakan setidaknya sebuah
kesan pemerintah mengambil alih. Hal ini dapat sangat efektif. Namun,
tidak ada yang lebih buruk daripada komando dan kendali yang
dilaksanakan secara tidak kompeten. Karena itu, hal ini harus dilakukan
dengan pemahaman penuh terhadap kemampuan pemerintah untuk
memberikan pelayanan.
Disisi lain, paradigma kedua, "quasi-pasar menempatkan skala penuh
pada pilihan privatisasi sepenuhnya. Hal ini tentunya telah bekerja baik
di telekomunikasi dan utilitas, tetapi pemerintah ragu-ragu untuk
menerapkannya di bidang seperti pendidikan atau kepolisian, dengan
alasan pemerataan, kelayakan, dan politik. Lebih praktis adalah dengan
menggunakan

unsur

sektor

swasta

melalui

pilihan

seperti

mempertahankan kendali publik terhadap pelaksanaan pelayanan


sementara pihak swasta yang menyediakannya.
Namun, menerapkan tekanan market-like ke layanan publik tidak selalu
mudah. Kita harus menentukan pelanggan yang jelas, tawaran pilihan
pelanggan, membawa penyedia baru, dan memastikan bahwa uang
mengikuti pilihan yang dibuat oleh pelanggan.
Dengan paradigma ketiga, "devolusi dan transparansi," pemerintah bisa
melimpahkan tanggung jawab ke unit garis depan yang memberikan
layanan dan kemudian menggunakan transparansi mempublikasikan
hasilnya dengan cara yang memungkinkan perbandingan - untuk
mendorong kinerja. Unit yang berhasil dapat dihargai dan mungkin
diperluas; unit yang gagal dapat dibuat sebagai subjek untuk intervensi
dan akhirnya ditutup. Untuk bekerja, model ini tergantung pada
devolusi pengendalian operasional yang sungguh-sungguh, bersamaan
dengan akuntabilitas.

YOSEPH CAESARIO RMK Changing Service Environment

Gambar 1: Tiga Paradigma Reformasi Sektor Publik


D.

Enam Hal yang Harus Dilakukan dalam Reformasi Kinerja

Sejauh ini, meskipun begitu banyak kendala yang mungkin terjadi, kita
telah melihat beberapa yang sangat sukses melakukan transformasi di
sektor publik- Program yang dirancang dengan baik, dipimpin oleh
manajemen

berbakat,

menghasilkan

perbaikan

yang

nyata

dan

berkelanjutan.
Bagi mereka yang hendak memulai transformasi utama pada sektor
publik, McKinley mengidentifikasi enam hal yang harus dilakukan yang
mendukung keberhasilan.
1. Tetapkan tujuan yang merenggang dan Sebuah Langkah yang
Berenergi (Set stretch objectives and an energi zing pace)
2. Perhatikan

Baik

Kinerja

Maupun

Kesehatan

(Address

both

performance and health)


3. Desain Sebuah Program Arsitektur yang Teliti (Design a rigorous
program architecture)
4. Pancing Perilaku dan Pola Pikir (Tackle mindsets and behaviors)
5. Ubah Pemikiran Dasar Pemerintahan (Change the shop floor)
6. Tempatkan Orang Kepercayaan Anda sebagai Pimpinan (Put your
best people in the lead).