Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN HASIL KEGIATAN

PERKULIAHAN PERMAINAN TRADISIONAL


1.

JUDUL
BASMI (Bola Basket Mini)

2.

LATAR BELAKANG
Pendidikan

Jasmani

merupakan

media

untuk

mendorong

perkembangan keterampilan motorik, kemampuan fisik, pengetahuan,


penalaran, penghayatan nilai (sikap-mental-emosional-spiritual-sosial),
dan pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang
pertumbuhan serta perkembangan yang seimbang. Dengan Pendidikan
Jasmani siswa akan memperoleh berbagai ungkapan yang erat kaitannya
dengan kesan pribadi yang menyenangkan serta berbagai ungkapan yang
kreatif, inovatif, terampil, memiliki kebugaran jasmani, kebiasaan hidup
sehat dan memiliki pengetahuan serta pemahaman terhadap gerak
manusia.

Dalam

proses

pembelajaran

Pendidikan

Jasmani

guru

diharapkan mengajarkan berbagai keterampilan gerak dasar, teknik dan


strategi permainan dan olahraga, internalisasi nilai-nilai (sportifitas, jujur,
kerjasama,

dan

lain-lain)

serta

pembiasaan

polahidup

sehat.

Pelaksanaannya bukan melalui pengajaran konvensional di dalam kelas


yang bersifat kajian teoritis, namun melibatkan unsur fisik, mental,
intelektual, emosi dan sosial.Aktivitas yang diberikan dalam pengajaran
harus mendapatkan sentuhan didaktik-metodik, sehingga aktivitas yang
dilakukan dapat mencapai tujuan pengajaran.Tidak ada pendidikan yang
tidak mempunyai sasaran paedagogis, dan tidak ada pendidikan yang
lengkap tanpa adanya Pendidikan Jasmani, karena gerak sebagai aktivitas
jasmani adalah dasar bagi manusia untuk mengenal dunia dan dirinya
sendiri yang secara alamiah berkembang searah dengan perkembangan
zaman.
Permainan Bola Basket diciptakan pada tahun 1891, Oleh Dr.
James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di
sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah
wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, saat harus
1

membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para


siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari
permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario, Naismith
menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada
15 Desember 1891.
Semula Naismith akan menggunakan kotak kayu untuk sasaran
tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada
hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka akhirnya
keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan. Dari perkataan basket ini
kemudian permainan baru yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith
tersebut dinamakan Basketball.
Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang
muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat.
Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat.
Pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di seluruh kota-kota
negara bagian Amerika Serikat. Dan dengan berkembannya waktu
sehingga olahraga ini menyebar luas ke seluruh dunia, termasuk
indonesia.
Bola Basket Mini adalah modifikasi permainan bola basket
dewasa yang telah disesuaikan dengan kebutuhan anak baik laki-laki dan
perempuan. Filosofi dari bola basket mini adalah jangan membuat anakanak memainkan permainan yang tidak cocok untuk perkembangan fisik
dan mental, tetapi perubahan permainan dewasa yang sesuai dengan
mereka.
Hampir tidak ada peraturan baku permainan Bola Basket, tidak
seperti streetball yang selama ini marak. Semua peraturan mengadopsi dari
peraturan Perbasi, kami hanya mengubahnya sedikit, disesuaikan dengan
lebar lapangan. Perubahan tersebut adalah :
1) Ukuran Lapangan Basketball Mini adalah seukuran lapangan Bola
Volley, 18 x 9 meter.
2

2) Tinggi ring adalah 1,5m, Diameter ring 40cm, Bola yang dipakai
adalah bola plastik atau bola yang terbuat dari bahan plastik.
3) Jumlah pemain adalah 4 lawan 4.
4) Penghitungan angka adalah point 1 untuk memasukkan bola dari dalam
area, dan point 2 memasukkan bola dari luar area. Free throw hanya
dilakukan sekali, dan hanya dijaga oleh 1 pemain dari masing-masing
tim.
5) Lama permainan adalah 2 x 10 menit.
3.

TUJUAN
1. Untuk mengetahui permainan Bola Basket Mini.
2. Untuk mengetahui pengertian modifikasi.
3. Untuk mengetahui tekhnik dasar permainan Bola Basket Mini.

4.

SARANA DAN PRASARANA


Sarana pakaian berupa pakaian seragam olahraga dan tidak
mengganggu pergerakan. Sarana alat berupa bola basket yang sudah di
modifikasi, ring basket yang sudah di modifikasi, peluit, stopwatch.
Prasarana yang dipakai adalah lapangan terbuka yang sudah di buat
menjadi lapangan Bola Basket Mini.

5.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN


Waktu
Permaian Tradisional ngerebeg dilaksanakan pada
Hari/tanggal
: Kamis,
Pukul
: 06.00 Wita

Tempat
Kegiatan Pembelajaran ini dilaksanakan di Lapangan Kampus Tengah
Undiksha.
6.

JALANNYA KEGIATAN
Jalannya aktivitas pembelajaran yang dilakukan adalah sebagai berikut

Gambar

1. Ring dan

Tiang bola

basket yang

sudah di

modifikasi

Gambar 2. Lapangan yang sudah di modifikasi

Gambar 3. Proses Jalannya Permainan


7.

KESIMPULAN
Permainan bola basket (basket ball) adalah permainan yang dimainkan
oleh dua regu putra maupun putri yang masing-masing regu terdiri dari 5
orang pemain.
Pada tahun 1920-an, gelombang perantau-perantau dari Cina masuk ke
Indonesia. Mereka pun membawa permainan basket yang sudah dua
dasawarsa dikembangkan di sana. Para perantau itu membentuk
komunitas sendiri termasuk mendirikan sekolah Tionghoa.
Modifikasi adalah suatu perubahan dari suatu yang ada menjadi hal
baru. Modifikasi merupakan salah satu alternatif dalam proses
pembelajaran pendidikan jasmani. Modifikasi ini bisa dilakukan pada
pembelajaran materi misalnya bola basket.
Bola Basket Mini adalah modifikasi permainan bola basket dewasa
yang telah disesuaikan dengan kebutuhan anak baik laki-laki dan
perempuan.Filosofi dari bola basket mini adalah jangan membuat anakanak memainkan permainan yang tidak cocok untuk perkembangan fisik
dan mental, tetapi perubahan permainan dewasa yang sesuai dengan
mereka.
6

8.

SARAN
Melalui sedikit penjelasan yang terdapat di dalam makalah ini,
diharapkan para pembaca dapat memahami dan mengetahui salah satu
modifikasi kecabangan olahraga, dan dapat memberikan atau menerapkan
sebagian pengetahuan yang ada di makalah ini.