Anda di halaman 1dari 7

Merajut Mimpi Asia Afrika

JAKARTA - Duta Besar Indonesia untuk Senegal Drs. Andrajaty mengapresiasi keberadaan
komunitas Freedom Faithnet Global (FFG). Komunitas masyarakat dunia itu menjadi agen
penggerak perubahan positif di lingkungan keluarga, masyarakat, negara dan dunia. Bahkan,
bagi Andrajaty komunitas masyarakat dunia itu seolah menjawab kevakuman hubungan Asia
Afrika yang dahulu terajut dalam Konferensi Asia Afrika.
"Saya kenal Onggy (pendiri FFG) dan FFG di Senegal. Saya sudah mendukung semua
kegiatan FFG yang telah meningkatkan kualitas hidup banyak warga Afrika, khususnya
Senegal," kata Andrajaty saat menjadi pembicara di sebuah konferensi pers helatan komunitas
FFG, Selasa (21/4).
Komunitas FFG dibentuk pada 2003 di Jakarta atas prakarsa Onggy Hianata. Putra bangsa
Indonesia itu semula bersama rekan-rekan menamai komunitas dengan sebutan Faithnet
Global.
Pada 2007, Faithnet Global meningkatkan peran dan kontribusinya di dunia dengan bergabung
bersama organisasi Freedom yang didirikan DR. W S Yong & DR. Mystere Teh dari Malaysia.
Sejak saat itulah organisasi non profit ini dikenal di Indonesia dan berbagai belahan dunia
dengan nama Freedom Faithnet Global atau FFG.
Prestasi yang ditorehkan FFG pun lahir di kancah nasional dan internasional. Tahun 2006, FFG
menorehkan rekor nasional MURI (Museum Record Indonesia) bertajuk 'Pawai Pembawa
Spanduk Motivasi Terbanyak' yang diikuti 2.555 orang. Kegiatan ini berlangsung di Jakarta.
Tahun 2009, FFG memecahkan rekor dunia (Guinness World Records) dengan menerbangkan
10.318 lampion yang melambangkan doa, harapan dan impian. Tahun 2011, tepatnya 10
Desember 2011, pada momen FFG Love Movement, FFG kembali memecahkan rekor dunia,
yakni The Largest Torchlit Parade dengan 3.690 orang dan The Largest Torchlit Image Formed
yang diikuti 3.777 peserta.
"Sejak 2012, saya mengenal Indonesia melalui FFG. Saya sendiri kini sudah menganggap
Indonesia sebagai negara kedua saya," kata Houreye Thiram, Jurnalis senior televisi lokal
pemerintah di Senegal. Thiram juga menjadi narasumber untuk konferensi pers komunitas FFG

di Jakarta.
Menurutnya, berkat FFG Juru Bicara Kepresidenan Senegal itu menjadi terinspirasi untuk
menolong orang lain. "Asia Afrika selama ini dianggap sebagai benua-benua yang terbelakang.
Itu sebabnya saya jadi tertarik bergabung dengan kegiatan FFG," katanya seraya mengatakan,
Indonesia harus bangga karena telah banyak membantu negara-negara di Afrika.
"Sekarang kami mengundang masyarakat Indonesia untuk ke Afrika. Kami ingin promosikan
relasi antara Indonesia dan negara-negara di Afrika lebih luas lagi karena relasi antara kedua
negara ini menurut saya sangat kuat melalui FFG," imbuhnya.
Onggy Hianata, Co Founder dari komunitas FFG mengatakan, pihaknya mengundang warga
Afrika berkunjung ke Indonesia untuk mengenal lebih dalam masyarakat di Nusantara.
"Kami pun berhar lebih banyak lagi yang datang ke Indonesia dan menganggap Indonesia
sebagai negara atau rumah mereka kedua," tuturnya.
Sumber: Tribun Kaltim, 23 April 2015, halaman 25.
MINGGU, 02 MARET 2014

Keterampilan Kepemimpinan yang Tak Tertandingi


Saat menyimak orang-orang ini berbagi cerita tentang perjalanan mereka memulai usaha
dengan tangan kosong dan akhirnya menjadi kaya di luar impian terliar mereka, saya sadar
bahwa apa yang diajarkan oleh bisnis ini kepada orang-orang itu persis seperti apa yang ayah
kaya saya katakan kepada saya: Bisnis ini bukan sekadar mengajari mereka prinsip-prinsip
berbisnis; bisnis ini membentuk mereka menjadi pemimpin.
Meski sepertinya bicara tentang uang, sebenarnya orang-orang ini sedang menginspirasi orang
lain untuk keluar dari cangkang, mengatasi ketakutan, dan mengejar impian mereka. Untuk
melakukan hal itu para pembicara membutuhkan keterampilan kepemimpinan.
Kepemimpinan dibutuhkan karena meski banyak orang mengulang kata-kata dan frasa yang
sama tentang impian, lebih banyak waktu bersama keluarga, dan kemerdekaan, hanya sedikit
yang mampu cukup menggugah rasa percaya dan inspirasi sehingga orang lain mengikuti katakata serta frasa itu.
Masalahnya bukan mengingat dan mengulang kata yang tepat; yang dibutuhkan adalah
mengembangkan kemampuan untuk berbicara langsung ke jiwa orang lain. Itulah kualitas yang
tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Itulah kepemimpinan sejati.
Memiliki kemampuan memimpin adalah seperangkat keterampilan yang sangat bernilai, kuat,
dan langka sehingga sebenarnya kemampuan seperti itu dengan sendirinya adalah aset, serta
layak dibahas.
Kepemimpinan adalah kekuatan yang menyatukan semua. Kepemimpinan adalah hal
yang membangun bisnis hebat
Kepemimpinan: kekuatan untuk mewujudkan sesuatu lewat kekuatan dahsyat visi yang Anda
bagi. Pemimpin sejati dapat memindahkan gunung.

Di tengah panasnya pertempuran, saya mendapati bahwa pemimpin yang hebat dan gagah
berani sering kali pendiam, tapi begitu berbicara langsung menyasar ke batin dan jiwa kami.
Uang tidak datang ke bisnis dengan produk atau layanan terbaik. Uang datang ke bisnis
dengan pemimpin terbaik
Semua pemimpin besar adalah pendongeng hebat yang mampu mengomunikasikan visi
sedemikian rupa sehingga orang lain juga melihatnya. Lihatlah Yesus Kristus, Buddha, Bunda
Teresa, dan Gandhi. Mereka semua pemimpin besar, yang artinya juga pendongeng hebat.
Uang tidak datang ke bisnis dengan produk atau layanan terbaik. Uang datang ke bisnis
dengan pemimpin terbaik. Bisnis yang lupa cara menyampaikan kisahnya sendiri akan segera
keluar dari bisnis, meski masih punya berton-ton stok. Ketika saya menemukan bisnis yang
berjuang secara keuangannya terkatung-katung, sering kali itu karena si pemimpin bisnis tidak
bisa mengomunikasikan visi perusahaan--dia tidak bisa mendongeng. Mereka mungkin cerdas,
tapi bukan komunikator yang baik.
Keterampilan kepemimpinan yang perlu Anda kembangkan untuk kuadran B sangat berbeda
dari keterampilan manajemen yang umumnya paling dibutuhkan di kuadran E dan S.
Saya bertemu banyak orang di kuadran S, spesialis atau pemilik usaha kecil, yang ingin
melebarkan bisnis tapi tidak bisa melakukannya karena suatu sebab: Mereka tidak punya
keterampilan kepemimpinan. Tak seorang pun ingin mengikuti mereka. Karyawan tidak
mempercayai mereka, juga tidak terinspirasi oleh mereka.
Saya sering bertemu manajer madya yang gagal mendaki tangga perusahaan karena tidak bisa
berkomunikasi dengan orang lain.
Dunia ini penuh manusia kesepian yang sepertinya tidak bisa menemukan laki- laki atau
perempuan idaman, semata karena tidak bisa mengomunikasikan sisi positif mereka.
Komunikasi mempengaruhi setiap aspek kehidupanan merupakan keterampilan No. 1 yang
diajarkan pemasaran jaringan.
Para pemimpin pemasaran jaringan sering menggambarkan diri mereka sebagai "pendongeng
bergaji tinggi". Bahkan, mereka adalah pendongeng bergaji paling tinggi, dan ada penjelasan
sederhana untuk hal itu: Mereka adalah pendongeng terhebat.
Saat menghadiri pelatihan bisnis pemasaran jaringan, saya bertemu para pemilik bisnis paling
sukses sedunia yang memulai bisnis dari nol. Mereka guru yang hebat karena mengajar dari
pengalaman dan bukan dari teori. Selama mengikuti berbagai seminar bisnis, saya sering tanpa
sadar mengiyakan apa yang mereka sampaikan dengan lugas tentang apa yang diperlukan
untuk bertahan di dunia bisnis nyata.
Setelah seminar, saya sering berbicara dengan mereka. Saya terkesan dengan banyaknya
uang yang mereka hasilkan, bukan hanya dari bisnis, tapi juga dari investasi mereka. Beberapa
di antara mereka berpenghasilan lebih tinggi daripada CEO perusahaan top Amerika.

Akan tetapi, ada sesuatu dalam diri mereka yang membuat saya jauh lebih terkesan. Meski
kaya dan pastinya tidak harus memimpin acara-acara itu, mereka sangat bergairah mengajar
serta membantu orang lain.
Saya mulai sadar bahwa landasan bisnis pemasaran jaringan adalah para pemimpin
mengangkat orang, sementara landasan perusahaan swasta atau badan usaha milik negara
konvensional adalah mempromosikan segelintir orang dan menjaga sekumpulan besar
karyawan tetap puas dengan gaji bulanan.
Instruktur di dunia pemasaran jaringan tldak akan berkata, "Jika tidak bisa bekerja dengan baik,
Anda saya pecat." Sebaliknya, mereka berkata, "Saya akan membantu Anda melakukannya
dengan lebih baik dan lebih baik lagi. Selama Anda mau belajar, saya siap menjadi pembimbing
Anda. Kita ini Satu tim."
Tipe Pemimpin yang Sangat lstimewa
Pemasaran jaringan cenderung menghasilkan tipe kepemimpinan yang mempengaruhi orang
lain dengan menjadi guru yang hebat, yakni mengajari orang lain cara mewujudkan impian
hidup mereka dengan mengejar impian mereka.
Peluang untuk mengembangkan kemampuan sebagai pemimpin adalah nilai intrinsik yang
hanya ditemukan pada pemasaran jaringan. Tentu saja Anda bisa belajar menjadi pemimpin di
bidang lain. Dari angkatan bersenjata sampai pemerintahan, sampai dunia perusahaan, setiap
lapis kehidupan menghasilkan pemimpin, tapi tidak banyak.
Pemimpin sejati sangatlah langka--kecuali dalam pemasaran jaringan.
Pemasaran jaringan itu istimewa karena mengawinkan struktur kompensasi yang luas dengan
sekumpulan orang yang 100% adalah relawan.
Anda tidak akan menemui seorang pun distributor pemasaran jaringan yang menekan jam
absen atau harus muncul di kantor.
Sebagai perwakilan independen, tak seorang pun direkrut atau dipecat--semua bekerja dengan
sukarela. Tak seorang pun memberitahu Anda apa yang harus dilakukan; tak seorang pun bisa
memberi Anda perintah.
Jadi, bagaimana sistem ini bekerja? Mekanisme apa yang menggerakkan mesin itu?
Jawabannya satu kata: kepemimpinan.
Kepemimpinan yang Anda kembangkan dalam bisnis pemasaran jaringan akan muncul di
setiap aspek kehidupan Anda.
Empat Elemen Kepemimpinan: Fisik, Emosional, Mental, dan Spiritual
Sekolah tradisional melatih Anda sebagai karyawan. Sekolah seperti itu hanya berfokus pada
satu hal: kemampuan mental Anda. Jika berhasil menyelesaikan persamaan dan mengerjakan
tes dengan baik, Anda dianggap cukup cerdas untuk menjalankan perusahaan. Konyol sekali.
Penyebab kesuksesan saya sebagai wirausaha adalah pelatihan yang saya terima di Marinir.
Sekolah militer menyiapkan Anda menjadi pemimpin hebat dengan tidak hanya berfokus pada

kemampuan mental, tapi juga kemampuan emosi, fisik, dan spiritual Anda. Mereka mengajari
Anda cara bertahan di bawah tekanan ekstrem.
Saya cakap menerbangkan helikopter di Vietnam, tapi tidak mungkin saya memperoleh
kemampuan itu tanpa mengembangkan spiritualitas saya. Kalau spiritualitas saya tidak kuat,
rasa takut (emosi) pasti mendominasi, dan kemungkinan besar saya kikuk (fisik) mengendalikan
heli tempur. Membuat keempat elemen itu--mental, emosi, fisik, dan spiritual--bekerja selaras
membantu saya menyelesaikan misi tersebut.
Spiritualitas yang berkembang juga mempersenjatai saya dengan pengetahuan dan
pemahaman atas apa yang diperlukan untuk menjadi pemimpin bisnis yang baik, karena
keempat hal itulah yang diperlukan untuk sukses dalam bisnis. Mental, spiritual, fisik, emosi.
Jika tidak bisa mengendalikan keempat aspek dalam diri Anda itu, Anda akan gagal. Jika tidak
bisa membantu tim Anda mengembangkan keempat elemen itu, dan dengan begitu membantu
mereka menjadi pemimpin yang efektif, Anda akan gagal. Sesederhana itu.
Berada di garis depan berarti tidak peduli Anda disukai atau tidak. Tentu saja kita semua ingin
disukai--tapi untuk menjadi pemimpin yang hebat Anda harus menetapkan batasan, memonitor
perilaku tim, serta melakukan koreksi kapan pun diperlukan. Kadang Anda memarahi orang. Ya,
itu akan terjadi--tak terhindarkan. Akan tetapi, inilah yang juga akan terjadi: Anda menciptakan
tim terbaik yang mungkin, tim yang memahami harapan Anda, dan apa yang bisa serta tidak
bisa Anda toleransi

Pemenang dan Pecundang dalam Diri Anda


Sungguh ironis. Pecundang berkeluh kesah tentang keamanan serta jaminan-dan akhirnya
terjebak dalam karier serta kehidupan yang tidak pernah benar-benar aman dan terjamin. Apa
amannya bekerja empat puluh jam seminggu untuk perusahaan yang mungkin akan
memecat Anda dalam beberapa tahun ke depan? Atau mempercayakan penghasilan Anda
yang tidak seberapa ke rencana dana pensiun yang terus-menerus dihisap oleh reksa dana
yang tenggelam.
Dalam diri kita ada si pemenang dan si pecundang, si kaya dan si miskin, yang mau bekerja
dan yang hanya berleha-leha. Itulah pertempurannya. Alasan Anda ingin bergabung dengan
perusahaan pemasaran jaringan adalah karena yang disebut terakhir ini akan mendukung si
kaya dalam diri Anda untuk berdiri dan masuk hitungan. Teman pecundang ingin Anda tetap
bermalas-malasan di sofa, mereka ingin Anda main aman dan bekerja empat puluh jam
seminggu, karena dengan begitu Anda tidak menantang mereka untuk melakukan sesuatu yang
berbeda.
Ini bukan sponsor pemasaran jaringan Anda. Tim pemasaran jaringan ingin melihat Anda
berprestasi, melangkah keluar dari apa yang biasa Anda lakukan, melampaui sejarah, dan
menjadi Anda yang luar biasa, lebih hebat, bukan tetap menjadi Anda yang biasa-biasa saja.
Mudah sekali mengatakan, "Saya tidak mampu membayarnya," atau "Harga terlalu mahal,"
atau, "Saya hanya mau untung; saya tidak mau bekerja keras atau mengambil resiko sebesar
itu." Si pecundang sedang berbicara.
Anda tidak perlu merasa sedih dengan hal itu Kita semua punya. Saya punya satu, dan sering
kali dia yang menang-setidaknya selama sejumlah waktu singkat. Setiap pagi saya mengambil

keputusan itu: Siapa yang bangun pagi ini, saya kaya atau saya miskin? Pemenang atau
pecundang? Itulah pertempuran kami.
Bahkan, kita punya banyak sekali karakter di dalam diri kita, suatu spektrum luas tentang akan
jadi siapa kita nanti.
Saya ingin menjadi orang dengan kehidupan rumah tangga yang bahagia, yang bisa
bersumbangsih bagi planet ini, dan merdeka secara spiritual.
Setiap kali kita membiarkan rasa takut, ragu, atau rendah diri menang, si pecundang tampil dan
mendominasi. Belajar berbagi visi Anda dan membawakan cerita yang kuat serta persuasif
adalah belajar cara mengalahkan pecundang dalam diri Anda dan membiarkan pemenang
meluncur ke permukaan.
Mempelajari cara membawakan cerita yang kuat adalah mempelajari cara untuk tampil sebagai
pemenang.
Sebagian besar orang tidak punya kemampuan untuk terus berjalan, menghadapi kekecewaan,
dan tidak kehilangan arah yang mereka tuju. Intinya, mereka tidak terlatih dalam keterampilan
itu. Akan tetapi, keterampilan itu sungguh penting. Itulah keterapilan sejati seseorang yang telah
menguasai kuadran B. Itulah pemikiran ala wirausaha-dan satu atribut terpenting yang bisa
Anda pelajari dari membangun bisnis pemasaran jaringan Anda sendiri.
Mendongkrak kepercayaan diri saya lebih penting daripada gaji. Membangun kembali rasa
percaya diri dan harga diri itu tak ternilai harganya. Semua itu membantu saya memperoleh
jutaan dolar. Untuk itu, saya selalu berterima kasih kepada Xerox Corporation dan semua staf
yang membantu saya mengalahkan hantu, keraguan, serta ketakutan saya. Saat ini saya
sangat merekomendasikan pemasaran jaringan karena industri ini menawarkan kesempatan
yang sama untuk memperkuat dan membangun kembali kepercayaan diri Anda seperti yang
Xerox tawarkan kepada saya.
Pemasaran jaringan memberi Anda kesempatan untuk menghadapi, melawan, dan
mengalahkan rasa takut Anda, serta membawa keluar pemenang dalam diri Anda.
Jangan salah paham-hanya karena Anda sudah bergabung dengan perusahaan pemasaran
jaringan dan mulai membangun bisnis sendiri bukan berarti Anda sudah benar-benar bebas dari
sang pecundang. Butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kebebasan sejati Anda. Di
Amerika sudah ada pembicaraan tentang kebebasan. Akan tetapi, Anda tidak benarbenar memiliki kebebasan sebelum meperoleh kebebasankeuangan. Dan butuh waktu untuk
meraihnya.
Saya lahir tanpa harta, dan saya memperoleh serta kehilangan kekayaan beberapa kali di
sepanjang perjalanan, jadi saya tahu seperti apa rasanya kehilangan segalanya: Pada masa
sulit, pecundang bisa dengan mudah mengambil kendali. Akan datang saat-saat Anda merasa
diuji: saat teman-teman berkata kepada Anda, "Saya bilang juga apa," dan anggota keluarga
Anda diam-diam berbisik di telinga Anda, "Tidakkah lebih baik kauarahkan tenaga ke pekerjaan
kecilmu dan melupakan pemasaran jaringan?"
Saya jamin akan datang saat-saat seperti itu sehingga Anda sangat tergoda membiarkan si
pecundang mengambil alih. Jangan melakukannya.
Jadilah pemenang!