Anda di halaman 1dari 3

UPTD PUSKESMAS

MEPANGA

PEMERIKSAAN IVA (Inspeksi

Visual

Asam Asetat)

SPO

No. Dokume

: 7.9.3.1

Tanggal terbit

: 1 Oktober 2015

No. Revisi

: 00

Tgl. Mulai Berlaku

: 1 Oktober 2015

Halaman

: 1-2

Ditetapkan Oleh
Kepala
UPTD Puskesmas Mepanga

Made Parnita,A.Md.Kep
NIP:196911131991021001

IVA adalah pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan


cara melihat langsung (dengan mata telanjang) leher
rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan
asam asetat 3-5% .

1. Pengertian

2. Tujuan
Untuk mengurangi morbiditas atau mortalitas dari penyakit dengan pengobatan
dini terhadap kasus-kasus yang ditemukan. Untuk mengetahui kelainan yang
terjadi pada leher rahim.
3. Kebijakan
4. Referensi
Http://viorenshaflody.blogspot.co.id/2012/07/langkahg - pemeriksaan-iva-inspeksivisual.html
Wijaya Delia. 2010. Pembunuh Ganas Itu Bernama Kanker Servik. Yogyakarta :
Sinar Kejora
5

Alat dan Bahan


Alat :
1
2
3
4
5

lampu sorot
handscoon
speculum
tampon tang
lidi wotten

Bahan :
1
2
6

Langkah- Langkah

1
2
3
4
5
6

larutan clorin
asam asetat

Menyambut ibu dan mengucapkan salam


Mempersilahkan ibu masuk dan duduk
Mananyakan nama ibu dan memperkenalkan diri
Menanyakan alasan ibu dating
Mendengarkan keluhan ibu
Memberi tahu ibu akan dilakukan pemeriksaan IVA untuk menindaklanjuti

keluhan ibu
7 Menanyakan syarat untuk pemeriksaan IVA
a Tidak melakukan hubungan seksual 1 hari sebelumnya
b Tidak menggunakan obat yang dimasukkan dalam vagina
c Tidak sedang haid
8 Menjelaskan tujuan dan prosedur pelaksanaan IVA
9 Meminta persetujuan dari ibu untuk dilakukan pemeriksaan.
10 Mempersilahkan ibu untuk masuk dalam ruangan pemeriksaan
11 Tutup tirai untuk menjaga privasi ibu
12 Meminta ibu untuk mengosongkan kandung kencing
13 Meminta ibu untuk membuka pakaian bawah
14 Membantu ibu untuk tidur dalam posisi litotomi pada meja ginekology

15
16
17
18
19
20
21

Mencuci tangan 7 langkah di bawah air mengalir


Keringkan tangan dengan handuk bersih
Persiapkan alat, buka tutup bak instrument
Hidupkan lampu sorot dan atur hingga tepat pada vagina ibu
Memakai handscoon
Lakukan vulva hygiene
Memasang speculum dengan benar ( tangan kanan memegang speculum,
tangan kiri membuka labia minora, masukkan secara miring dalam keadaan

tertutup kemudian putar kembali 45 kearah bawah hingga menjadi melintang )


22 Buka speculum pada tangkainya secara perlahan dan atur sampai portio terlihat
dengan jelas. ( kunci speculum dengan mengencangkan bautnya kemudian
23
24
25
26
27

tangan kiri memegang bagian bawah speculum )


Bersihkan portio ibu dengan kasa memakai tampon tang.
Buang kasa pada bengkok, tampon tang di masukkan pada larutan klorin.
Ambil lidi wotten dan celupkan ke dalam asam asetat 3-5 %.
Masukkan lidi wotten ke dalam vagina ibu sampai menyentuh portio.
Oleskan lidi wotten ke seluruh permukaan portio (oleskan secara memutar

360 searah jarum jam )


28 Buang lidi wotten pada bengkok
29 Tunggu 30 detik hingga 1 menit lihat perubahan pada portio.
30 Tutup kembali speculum dengan mngendurkan bautnya, putar 45 kea rah
kanan, tarik speculum secara perlahan dan masukkan pada larutan klorin
31 Memberitahu ibu bahwa pemeriksaan telah selesai mempersilahkan ibu untuk
32
33
34
35

menggunakan pakaian bawah lagi.


Cuci handscoon dan lepas secara terbalik dalam larutan klorin
Matikan lampu sorot dan kemaskan alat
Cuci tangan dengan air mengalir dan keringkan
Memberitahu ibu hasil pemeriksaan.
a
Jika terjadi perubahan warna pada portio, minta ibu untuk datang lagi
b

untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Jika tidak ada perubahan, menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat

kelaminnya.
36 Mengucapkan terimakasih atas kedatangan ibu.
Program PTM
KIA
IMS
Puskesmas
Desa polindes
Program PMT
KIA
IMS
Puskesmas Mepanga
Desa
POlindes

Unit Terkait

Alur