Anda di halaman 1dari 2

Disyahkan oleh

Kepala Puskesmas Wonosobo 1

PENATALAKSANAAN
SYOK NEUROGENIK

PUSKESMAS
WONOSOBO 1

Definisi

Tujuan
Kebijakan
4. Prosedur

SPO

No. Kode
Terbitan
No. Revisi
Tgl. Mulai
Berlaku
Halaman

:
:
:
:

dr. Lilis Handayani Ujiati


NIP. 196903102002122003

:13

Penatalaksanaan syok neurogenik adalah cara-cara mengatasi komplikasi yang


mungkin terjadi pada setiap tindakan di poli gigi.
Syok neurogenik adalah syok pada pasien yang diakibatkan oleh rasa takut atau
kecemasan pasien terhadap perawatan yang akan dijalani.
Sebagai pedoman bagi Dokter Gigi dan Perawat Gigi dalam menanggulangi
syok neurogenik pada saat perawatan.
Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Wonosobo1 Nomor Y/VII/14/032
1. Petugas membaringkan pasien dengan posisi kepala lebih rendah daripada
tubuh untuk merangsang aliran darah ke otak,
2. Petugas mempertahankan saluran udara serta respirasi dan sirkulasi,
3. Petugas melonggarkan pakaian / baju pasien,
4. Petugas memberikan inhalasi agen aromatik (misalnya alkohol),
5. Petugas memeriksa tanda-tanda vital pasien. Denyut nadi lambat tapi
umumnya cukup besar dan berisi. Pemulihan spontan biasanya terjadi
dalam waktu 15 menit. Jangan memberikan cairan melalui mulut sampai
pasien benar-benar sadar,
6. Setelah pasien sadar, petugas harus menunda perawatan,
7. Bila pemulihan tidak terjadi dalam beberapa menit setelah pertolongan
pertama, petugas harus memberikan oksigen dan merujuk ke rumah sakit
terdekat.

Diagram Alir
Petugas

Membaringkan
pasien

Mempertahankan
saluran udara

Melonggarkan
pakaian pasien

Memberi agen
aromatik

Memeriksa tanda
vital

Pulih spontan

Tdk

Memberi oksigen

Form rujukan

Merujuk ke rumah
sakit

Selesai

Ya

Menunda
perawatan

Referensi

6. Dokumen
Terkait
Distribusi

a. Buku Ajar Ilmu Bedah. R Sjamsuhidajat dan Wim de Jong. 1997


b.
a.
b.
c.
a.

Kegawatdaruratan Medik Gigi. Drg Farida SpKG, MKes. 2004


Rekam medis
Form rujukan
Register harian
Dokter Gigi

b. Perawat Gigi
9. Rekaman historis perubahan
No

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl.mulai
diberlakukan