Anda di halaman 1dari 52

Modul Pelatihan MapIt

I. Tampilan Utama MapIt

Keterangan :

1. Drawer Navigation, Menu Slide untuk navigasi antara modul utama MapIt
2. Search for places and locations, untuk pencarian tempat dan lokasi
3. GPS Status, status GPS
4. Camera, Kamera
5. Settings, pengaturan antar muka MapIt, terdiri dari pengaturan umum, survey,
satuan, koordinat dll.

6. Status bar, bar status (Active layer atau mode pengukuran)

7. Coordinate System, jenis sistem koordinat yang dipilih


8. Coordinates, koordinat (sesuai dengan kursor di layar peta)
9. Center on GPS or Cursor Location, tombol untuk memilih Center on GPS atau Cursor
Location.
10. Map Centre, pusat peta
11. Measurement Tools, alat untuk mengukur jarak pada peta.

II. Setting Dasar MapIt


2.1. Status GPS (Gps Lock)
Ketika MapIt pertama kali dijalankan,
pastikan satus GPS sudah terkunci
(GPS Lock), caranya :
Klik ikon GPS (1)
Tunggu sampai GPS benar-benar
terkunci (GPS Lock (2))
Di sini juga terdapat informasi
informasi lainnya, seperti : Akurasi,
Kecepatan, Satellite dll (3)

2.2. Pengaturan (Settings)


Fungsinya untuk mengatur antar muka
MapIt, di dalamnya terdiri dari
pengaturan umum, survei, satuan &
koordinat dan lain-lain.
Untuk mengaksesnya, klik tanda

2.3. Pengaturan Umum


Settings Pengaturan Umum

Berisi pengaturan-pengaturan MapIt


secara umum, seperti : mengatur
tampilan Tema, Tombol Pengukuran,
Kontrol Zoom, Rotasi Google Maps dan
lain-lain.

2.4. Pengaturan Survei


Settings Survei
Beberapa pengaturan yang
berhubungan dengan survei, seperti
pengaturan tinggi GeoId Gps, tampilan
kecepatan & ketinggian, metode jarak
& bearing dan sebagainya.

2.5. Pengaturan Satuan dan Koordinat


Settings Satuan dan Koordinat

Misalnya disetting seperti berikut :


Default Koordinat Sistem : WGS84(lat,lon)
D.dddd
Default Panjang Unit : Meter [m]
Default Area Unit
: Meter persegi
[m2

2.6. Pengaturan Lainnya

Settings Pengaturan
Lainnya
Pada pengaturan ini ada
beberapa bagian yang perlu
disetting , seperti :
Imbuhan default untuk
Fitur Titik; biasanya disetting
sesuai dengan identitas
surveyor (diambil 3 huruf
untuk inisialnya, misalnya :
Tri). Tujuannya untuk
membedakan nama waypoint
yang diambil antar surveyor
Interval Waktu; adalah jarak
waktu untuk menyimpan titik
acuan, misalnya diatur 10s
(10 detik)
Interval Jarak; adalah jarak
minimum antar titik acuan,
misalnya diatur 10m (10
meter)
Untuk pengaturan yang
lainnya, dibiarkan sesuai
default-nya.

Latihan:
Ganti di bagian Imbuhan default untuk Fitur Titik dengan inial (3 huruf)
dari nama anda masing-masing.

2.7. Melihat versi mapIt


Settings Tentang dan
Masukan Tentang Map It
Versi terakhir V. 3.8.9

III.

Drawer Navigation
Berisi menu-menu untuk
navigasi ke modul-modul
utama MapIt, seperti Ekstensi
MapIt, Menej Layer, Menej
Attribut dan sebagainya.
Cara mengaksesnya adalah
dengan mengklik ikon Drawer
Navigation (
) atau
dengan menariknya pada
layar sebelah kiri ke tengah,
seperti menarik sebuah laci.
Drawer Navigation ini terbagi
menjadi beberapa Group
Navigasi dan tiap group
terbagi lagi menjadi beberapa menu navigasi, seperti terlihat pada gambar di
samping.

3.1. Memeriksa Ekstensi MapIt


Drawer Navigation
-> Ekstensi MapIt

Pastikan semua Ekstensi


MapIt sudah aktif,
apabila belum silahkan
lakukan pembelian
(MapIt Pro) terlebih
dahulu.
Gambar di samping
adalah contoh ekstensiekstensi pada MapIt
PRO yang telah aktif.

3.2. Mengganti Peta Dasar 1 (menggunakan peta online)


Drawer Navigation Google Map Google Map Satellite
Sebagai contoh, diganti dengan peta dari Google Map Satellite :

Latihan :
Coba ganti tampilan peta dasarnya dengan jenis peta lain yang tersedia di
bagian ini.

3.3. Mengganti Peta Dasar 2 (menggunakan peta offline)


Selain peta online, MapIt juga bisa menampilkan peta offline (peta sendiri),
tetapi peta yang akan ditampilkan harus diubah terlebih dahulu ke file
.mbtiles.
Contoh berikut, menggunakan file .mbtiles yang sudah ada yaitu :
Karawitan.mbtiles
Copy terlebih dahulu file
Karawitan.mbtiles ke
folder : --\MapIt\OfflineMaps,
gunakan aplikasi File
Manager.

Dari aplikasi MapIt, klik : Drawer


Navigation MapBox & Peta
Offline

Pada tab PETA


OFFLINE, sorot file
Karawitan.mbtiles
lalu klik tanda
CheckList

Berikut hasilnya :

IV.

Manajemen Layer (Titik, Garis dan Poligon)


Manajemen Layer MapIt dibagi menjadi tiga bagian (tab) yaitu Layer Titik (point),
Layer Garis (line) dan layer poligon (polygon). Cara masuk ke Menej Layer :
Drawer Navigation Menej Layer
Ketika salah satu layer yang ada
didalam tab layer dipilih (seperti
pada gambar di samping) maka
secara otomatis akan keluar ikonikon seperti berikut ini :

Penjelasan dan fungsi dari ikon-ikon tersebut di atas :

: tanda Checklist, untuk mengaktifkan / menonaktifkan sebuah layer


: tanda Mata, untuk menampilkan (visible) / menyembunyikan (invisible)
sebuah layer
: tanda List, untuk melihat isi dari sebuah layer
: tanda Panah ke atas, untuk meng-ekspor sebuah layer
: tanda titik tiga vertical, jika diklik akan muncul sub
menu lagi (Impor, Ubah, Kosongkan dan Hilangkan) seperti
gambar di samping ini :

4.1. Membuat Layer (Titik, Garis dan Poligon)


Berikut ini contoh cara membuat sebuah layer titik :
Masuk ke Menej Layer : Drawer Navigation Menej Layer
Pada tab Titik, klik tanda

untuk menambah sebuah layer titik baru

Pada jendela Tambah Layer, isi


bagian-bagian berikut ini :

Nama : Contoh Layer Titik (1)


Tipe Layer : Titik (2)
Bagian-bagian lainnya dibiarkan
default
Klik SIMPAN (3)

Hasilnya, layer baru


dengan nama Contoh
Layer Titik akan ada
di tab Layer Titik

Untuk membuat jenis layer yang lain (Garis dan Poligon), caranya hampir sama
dengan cara di atas, tinggal menyesuaikan di bagian TAB-nya saja, misalnya :
di TAB Garis untuk layer garis dan di TAB Poligon untuk layer poligon.
Latihan :
Coba buat sebuah layer Garis dengan nama Contoh Layer Titik
Coba buat sebuah layer Poligon dengan nama Contoh Layer Poligon

Untuk mengaktifkan layer baru tersebut, caranya sama dengan tutorial


yang sudah dibahas sebelumnya yaitu tutorial Mengatur Layer yang
Aktif. Coba aktifkan layer yang baru ini hingga tampilan di layer utama
seperti gambar di bawah ini :

V.

Pengoperasian Dasar MapIt


4.1. Mengganti Peta Dasar 1 (menggunakan peta online)
Dfdf
Df

vc

VI. n

Layer Aktif
Posisinya berada di Status Bar sehingga tampilan statusnya bergantian dengan
mode pengukuran.
Berikut ini beberapa contoh tampilan di Status Bar pada saat Layer Aktif (Titik,
Garis, Poligon) atau Mode Pengukuran dalam keadaan aktif.

Mode Layer Aktif Titik, dengan nama layer titik Base Point, simbolnya :

Mode Layer Aktif Garis, dengan nama layer garis Sample Line Layer,
simbolnya :

Mode Layer Aktif Poligon, dengan nama layer poligon Sample Polygon
Layer, simbolnya :

Mode Pengukuran Jarak, simbolnya :

Perhatikan juga untuk ikon Add Feature yang berada di toolbar peta (kanan
bawah), simbolnya akan berubah-ubah sesuai dengan jenis geometrinya (Titik,
Garis atau Poligon) :

Adapun metode untuk memilih dan mengaktifkan jenis-jenis layernya, bisa melalui
menu Set Layer Aktif atau Menej Layer yang keduanya berada di Drawer
Navigation.

I. Pengoperasian Dasar MapIt


1. Mengatur Layer yang Aktif
Ada 2 metode, yaitu :
a. Melalui Set Layer Aktif (Aksi Cepat)
Berikut caranya :
Drawer Navigation Set Layer
Aktif

Selanjutnya akan masuk ke


halaman yang berisi semua daftar
Layer yang ada di MapIt, baik layer
titik, garis atau poligon

Pilih salah satu layer , misalnya pilih Base Point (layer titik) lalu pilih YA
pada menu pop-up yang muncul


Posisi Layer Base Point akan
naik ke atas dan di sebelah kanan
ada tanda Checklist yang
menandakan bahwa layer tersebut
AKTIF

Tekan Back beberapa kali sampai kembali ke layar utama.

Keterangan di status
bar menjadi : Layer
Aktif : Base Point
Selain itu, tombol Add
Feature yang berada
di toolbar juga berubah
menjadi simbol
tambah titik (

Latihan :
Coba ganti layer aktif
dengan layer-layer yang
lain, seperti layer Sample Line Layer dan Sample Polygon Layer
b. Melalui Menej Layer (Managemen Data)
Caranya :
Drawer Navigation Menej Layer

Di halaman Menej Layer ini,


secara default akan berada di tab
Titik yang berisi layer-layer titik

Pada contoh kali ini


akan dicoba
mengaktifkan Layer
Garis, untuk itu :
Klik tab Garis (1)
Pilih salah satu layer
yang ada di tab ini,
misalnya : Sample
Line Layer (2)
Klik tanda Checklist (3)
Pilih YA pada menu Pop-Up yang
muncul

Sekarang di sebelah kanan


Sample Line Layer ada tanda Checklist yang menandakan bahwa layer
tersebut telah AKTIF

Untuk melihat hasilnya,


tekan Back beberapa
kali sampai kembali ke
layar utama. Sekarang
Status Layer Aktif : Sample
Line Layer dan tombol Add
Feature di toolbar menjadi
(Tambah Garis)
Untuk memilih dan
mengaktifkan layer yang lain
(layer titik atau poligon),
caranya sama dengan cara di
atas, atau kalau ingin cepat
bisa melalui metode Set
Layer Aktif yang sudah
dibahas sebelumnya.

Dalam Layer Aktif ini hanya satu layer saja yang aktif dalam satu waktu, apabila
hendak memunculkan layer lain pada waktu yang bersamaan, caranya adalah
dengan membuatnya visible (terlihat).

Latihan :
Coba untuk mengganti layer aktif dengan layer yang lainnya (layer titik dan
poligon)

2. Managemen Data 1 : Menej Layer

Berikut ini penjelasan lebih detail dari ketiga layer yang ada di Menej Layer ini.
a. Menej Layer Titik
a.1. Cara Membuat Layer Titik

a.2. Cara Menambahkan Titik pada sebuah Layer Titik (Marking Point)
Pastikan salah satu layer titik
sudah aktif (pada contoh ini
menggunakan layer Contoh
Layer Titik), kemudian klik
tanda Tambah Titik

Pada halaman Tambah


Titik, di bagian Nama akan
secara otomatis diisi
dengan Tri 1 (1), artinya
:
Tri : contoh inisial
surveyor
1
: menunjukkan
nomor titik
Di bagian Keterangan
misalnya diisi : Titik Acuan Awal (2)
Setelah selesai, klik tombol SIMPAN (3)

Hasilnya, sebuah titik baru akan


muncul di halaman utama MapIt
dengan nama Tri 1

Latihan :
Coba mark sebuah titik pada layer Latihan Layer Titik (layer ini
adalah layer titik hasil dari latihan sebelumnya)
a.3. Cara menambahkan Titik secara Kustom (mode Cursor Location)
Perbedaan dengan tutorial sebelumnya terletak pada metode pengambilan
koordinatnya, dimana koordinat titik yang ditambahkan pada tutorial
sebelumnya berdasarkan posisi GPS saat point tersebut diambil.
Sedangkan pada tutorial kali ini titik yang diambil berdasarkan posisi kursor
di layar peta MapIt (mode Cursor Location).
Salah satu fungsi dari fitur ini adalah untuk mengambil point pada objek
yang sulit dijangkau, seperti gedung militer, pemerintahan, center danau
dan sebagainya.
Untuk lebih jelasnya, pada contoh berikut ini akan kita coba menambahkan
titik di sebuah lokasi tanpa kita harus berada di tempat tersebut :

Klik tanda

agar masuk ke mode Cursor Location

Geser-geser kursor ke lokasi yang dikehendaki, pada contoh ini kursor


digeser ke SMKN 8 (posisi di layar peta MapIt) kemudian klik tombol
Tambah Titik (

Biarkan nama
sesuai defaultnya
(Tri 2), isi
keterangan dengan
SMKN 8 lalu
SIMPAN

Hasilnya, titik Tri 2 yang lokasinya bukan di tempat pengambilan titik


(posisi GPS), berhasil ditambahkan ke layer titik

Latihan :
Coba buat
beberapa titik
kustom dengan
metode ini.
a.4. Mengambil Foto
Objek Titik beserta Koordinatnya (Geotagging)
Aktifkan terlebih dahulu fitur Layanan Lokasi (geotagging) di aplikasi
kamera tablet/ponsel, pengaturan fitur ini berbeda-beda pada setiap
perangkat, misalnya untuk tablet fonepad 7 pengaturannya ada di
bagian Settings Layanan Lokasi :

Indikasi fitur GeoTagging ini sudah aktif adalah adanya tanda


layar aplikasi kamera

di

Setelah settingan
geotagging selesai,
coba mark sebuah
point (misalkan :
kantor Excellent
Printing), untuk itu
isi keterangan
dengan Excellent
Printing (1), lalu klik
ikon Kamera yang
berada di sudut
kanan atas (2)

Posisikan perangkat pada posisi Landscape, kemudian fokuskan kamera


pada objek yang akan diambil dan klik tombol kamera setelah focus
didapatkan

Setelah foto objek didapat, jangan lupa klik tombol CheckList agar
fotonya tersimpan

Sekarang pada halaman Tambah Titik muncul kolom baru yang berisi
foto yang tadi diambil beserta lokasi penyimpanannya;
Untuk memeriksa kembali hasil foto yang telah diambil, klik
(1)
Jika hendak menambahkan foto lagi klik kembali icon kamera (2)
Setelah semuanya selesai, jangan lupa klik SIMPAN (3)

Latihan :
Coba tambahkan foto pada point yang sudah diambil di latihan
sebelumnya

a.5. Cara Melihat, Edit dan Menghapus Isi dari Suatu Layer Titik
Titik-titik (Marking Point) yang telah diambil akan disimpan pada sebuah
layer titik dan cara melihatnya adalah :
Masuk ke Menej Layer : Drawer Navigation Menej Layer
Pada tab Titik, pilih layer titik yang akan dilihat isinya, dalam contoh ini
pilih (sorot) layer Contoh Layer Titik (1) kemudian klik tanda
lebih jelasnya lihat gambar berikut :

Selanjutnya akan ditampilkan isi (list point) dari layer titik tersebut

Apabila hendak melakukan perubahan (edit) pada salah satu dari list
point di atas, pilih yang dituju (contoh Tri 3) lalu klik tanda

Sedangkan untuk menghapus sebuah point, tinggal klik tanda

(2),

a.6. Modifikasi Layer Titik (Ubah, Kosongkan, Hilangkan)


Sorot sebiah layer, misalnya Contoh Layer Titik (1) lalu klik tombol
(2) hingga keluar 4 buah sub menu (Impor, Ubah, Kosongkan dan
Hilangkan) (3).

Berikut ini penjelasan dan fungsi keempat sub menu di atas :


Klik Ubah, untuk mengubah
beberapa parameter yang ada
dalam layer ini, contoh seperti
gambar di samping.

*) meskipun layer bisa diedit


tetapi tidak semua
parameternya bisa diubah

Klik Kosongkan, untuk mengosongkan isi (point) yang ada di layer ini
(hanya isi layernya saja yang dihapus sedangkan layernya tidak ikut
dihapus), contoh :

Klik Hilangkan, untuk menghapus layer ini beserta isinya, contoh :

a.7. Cara Impor Point ke Sebuah Layer Titik


Pada contoh ini, file yang diimpor adalah file .kml dari Google Earth. Tidak
semua file .kml support untuk MapIt misalnya, file .kml dari Global Mapper
tidak support.
Berikut ini contoh cara impor file .kml yang diambil dari Google Earth ke
sebuah layer titik (misalnya ke layer : Contoh Layer Titik) :
Buat beberapa point di google earth, lalu simpan filenya dalam format
.kml, misalkan namanya: Contoh Impor Layer Point.kml

Melalui aplikasi File Manager, salin file Contoh Impor Layer


Point.kml ke folder /MapIt/Import/

Sorot layer Contoh Layer Titik lalu klik tanda titik tiga vertical (
dan pilih Impor

Pada tab Kartu SD, klik Berkas KML

Sorot file Contoh Impor Layer Point.kml lalu klik tanda panah ke
bawah (

) untuk memulai proses impor

Tunggu beberapa saat, jika sukses akan keluar informasi dari proses
impor ini

Hasil impornya bisa dilihat di layar utama MapIt, seperti gambar di


bawah ini :

Dari gambar di atas tampak bahwa point-point hasil impor (P1-P5) telah
berada di Layer Contoh Layer Titik bersama-sama dengan pointpoint (Tri 1 Tri 3) yang telah ada di layer ini sebelumnya.
Label dari point-point yang
ditampilkan di atas, akan muncul
apabila point-nya diklik. Nah agar
labelnya tetap muncul, coba aktifkan
(Check List) opsi Tampilkan
Label untuk layer ini.

Setelah opsi Tampilkan Label


diaktifkan, maka tampilannya
menjadi seperti berikut ini :

Coba juga untuk mengganti warna point-nya di bagian WARNA


FITUR, misalkan warnanya diganti menjadi warna biru

a.8. Cara Ekspor Layer Titik

Agar data di Layer Point ini bisa dibuka di aplikasi lain (google earth, global
mapper, QGis dan lain-lain), maka terlebih dahulu harus diekspor dengan
cara :
Masuk ke Menej Layer : Drawer Navigation Menej Layer
Pada tab Titik, pilih layer yang akan diekspor lalu klik tanda panah ke
atas (

Akan muncul layar pop-up Export Tipe, untuk saat ini pilih Kartu SD

Selanjutnya diminta untuk memiilih format file ekspornya, misalkan pilih


GPX

Tunggu beberapa saat, apabila proses ekspor sukses maka di bawah


layar akan diinformasikan lokasi file hasil ekspor beserta nama filenya,
lokasi default-nya ada di folder /MapIt/Export/

Untuk memastikan hasilnya, buka file explorer lalu masuk ke folder


/MapIt/Export/

b. Menej Layer Garis


Dalam survey pemetaan, Layer garis ini biasanya digunakan untuk merekam
jalur trek (tracking).
b.1. Cara Membuat Layer Garis
Masuk ke Menej Layer : Drawer Navigation Menej Layer
Klik tab Garis (1) lalu
klik tanda
(2) untuk
membuat sebuah layer
garis baru

Pada halaman Tambah Layer


Garis, isi sebagai berikut :
Nama : Contoh Layer Garis (1)
Tipe Layer : Garis ( bagian ini
sangat Vital, jangan sampai
salah pilih) (2)
Layer Aktif : di-Checklist
(Layer akan langsung aktif)
(3)
Warna garis : Hijau (4)
Terakhir klik SIMPAN (5)

Hasilnya, pada tab Garis ada layer baru dengan nama Contoh Layer
Garis (1) dan statusnya sudah langsung aktif (2)

Berikut tampilan di layar utama MapIt, perhatikan di status bar, layer


garis yang baru sudah langsung aktif.

b.2. Cara Merekam Jalur Trek (Tracking)


Jalur trek yang akan direkam disimpan di sebuah layer garis, untuk itu
terlebih dahulu harus mengaktifkan layer garisnya sebelum melakukan
tracking.
Pada contoh kali ini layer garis yang digunakan adalah Contoh Layer
Garis yang dibuat pada tutorial sebelumnya.
Adapun cara merekamnya :
Pertama-tama harus dibuat terlebih dahulu sebuah polyline (vertex)
sebagai titik acuan, caranya dengan klik tanda
kanan bawah layar MapIt

yang ada di bagian

Sedangkan untuk attribute polyline-nya, misalkan diisi :


Nama : Start (1)
Keterangan : Awal
trekking (2)
Klik SIMPAN (3)

Di layar utama akan


muncul ikon REC, klik icon
tersebut untuk memulai
proses perekaman

Tanda (rec) berubah warna menjadi MERAH, menandakan bahwa MapIt


siap merekam jalur
trek

Lakukan tracking sesuai dengan jalur yang direncanakan, berikut contoh


hasil tracking :

Perhatikan icon-icon yang ada di bar Mode Garis (sebelah kanan bawah)
yang muncul ketika proses perekaman aktif, berikut penjelasannya:

, icon untuk menambahkan point garis (vertex) secara manual


, icon Back / Undo apabila hendak kembali ke vertex sebelumnya
, untuk mengakhiri proses perekaman jalur trek

Selama proses treking, perekaman bisa dihentikan sementara dan


kemudian dilanjutkan kembali (pause/start) dengan cara memainkan
tombol (rec). Misalkan pada waktu pengangambil sebuah objek (point),
jalur trek di-pause dan dilanjutkan kembali ketika menuju ke objek
(point) berikutnya, sehingga jalur trek-nya tidak terputus.

Apabila semua treking telah selesai, tekan tombol (rec) untuk


mematikan perekaman lalu tekan tombol END untuk mengakhirinya.
Berikut contoh hasil akhirnya :

b.3. Cara Melihat, Modifikasi, Impor dan Ekspor Layer Garis


Tutorialnya hampir sama dengan tutorial yang sudah dibahas sebelumnya
di bagian Menej Layer Titik, tinggal menyesuaikan pada bagian layernya
saja yaitu LAYER GARIS.
Misalkan untuk Ekspor Layer Garis, langkahnya :
Masuk ke Menej Layer
Masuk tab Garis (1)
Pilih Layer Garis yang akan
diekspor (2)
Klik icon Ekspor (3)
Pilih media penyimpanan
(4)
Pilih format file-nya (5)
Tunggu proses ekspor
selesai dan perhatikan
informasi hasil ekspornya
(6)

c. Menej layer Poligon

c.1. Cara Membuat Layer Poligon


Masuk ke Menej Layer
Masuk ke tab Poligon
Klik tanda

Isi seperti contoh di


gambar berikut ini :

c.2. Contoh Penggunaan Layer Poligon


Salah satu contoh penggunaa layer ini adalah pada pengukuran area.
Metoda pengukuran areanya bisa berdasarkan posis GPS atau berdasarkan
posisi kursor (mode cursor position).
Jika berdasarkan posisi GPS, caranya hampir sama dengan tutorial Cara
Merekam Jalur Trek (Tracking) yang sudah dibahas sebelumnya, hanya
tinggal mengganti jenis Layer yang digunakannya saja.

Berikut ini contoh pengukuran suatu area berdasarkan peta dasar di MapIt
(mode cursor position) :

Aktifkan sebuah layer poligon, misalkan layer: Contoh Layer


Poligon, kemudian klik icon tambah poligon (

Beri nama poligonnya, misalkan


Contoh Poligon (1), lalu
SIMPAN (2)

Pada layar utama MapIt, klik ikon


Location

untuk berpindah ke mode Cursor

Geser geser layar


hingga posisi kursor
berada di titik
pertemuan antara jl.
Kliningan dan jl.
Karawitan (ini hanya
contoh, silahkan
sesuaikan dengan
lokasi masing-masing)

Selanjutnya klik tanda


(tambah point) untuk menambahkan point tepat pada posisi kursor

Geser lagi layar


hingga posisi
kursor berpindah
ke posisi lain

Klik kembali ikon


kursor saat ini

untuk menambahkan kembali point pada posisi

Geser lagi kursor


ke posisi yang lain
dan tambahkan
kembali pointnya
di sana.

*) Pada saat trek


sudah
membentuk
poligon maka
secara otomatis
akan
ditampilkan pula
luas areanya.
Geser kembali kursor ke posisi lain lagi sampai area yang diukur tercover
semuanya, setelah itu klik ikon END


Dan inilah hasil
akhirnya :

3. Managemen Data 1 : Menej Atribut


A. Cara Membuat Atribut

Masuk ke Menej Atribut : Drawer Navigation Menej Atribut


Klik tanda tambah (+) untuk membuat atribut baru

Misalkan dinamai Contoh Attribut, lalu SIMPAN

B. Cara Menambahkan Field (kolom isian) ke Atribut


Pilih sebuah atribut
misalnya, Contoh
Attribut (1) yang
dibuat pada tutorial
sebelumnya, lalu klik
tanda edit (2)

Klik tanda Tambah untuk menambahkan sebuah field

Isi field-nya sebagai berikut :

Nama : Nama Surveyor (1)


Field sebagai TextBox : dichecklist (2)
Jenis Data Field : General Text
Klik Back (4)

(3)

Hasilnya, field Nama


Surveyor sudah
ditambahkan ke attribut
Contoh Atribut

Untuk menambahkan field


yang baru lagi, klik kembali tanda Tambah lalu isi seperti contoh. Hal yang
perlu diperhatikan pada field adalah Jenis Data-nya, yang mana terdapat 3
jenis data (General text, Number dan Boolean (Yes/no)) yang masingmasing memiliki fungsi tertentu sesuai dengan jenis data field yang
diperlukan.
Berikut contoh cara menambahkan field dengan jenis data Number :
Nama
: No.Id. (1)
Field sebagai TextBox : di-checklist
(2)
Jenis Data Field
: Number (3)

Untuk membuat field dengan bermacam pilihan, berikut contohnya :

Tambahkan sebuah field, beri nama, misalnya Toponim (1)


Klik tanda tambah (+)
(2)

Untuk nilainya
misalkan diisi
Tempat Tinggal (3)
lalu klik Tambah Nilai
(4)

Sekarang field
Toponim telah memiliki
sebuah nilai, yaitu
Tempat Tinggal (5)

Dengan cara yang


sama, silahkan
tambahkan nilai yang
lainnya, misalkan :
Sekolah, Kantor
Pemerintahan,
Perkantoran, Sarana
Kesehatan, Pertokoan
dan lain-lain, berikut
hasil akhirnya(6) :

Sedangkan untuk membuat field dengan data Boolean (Yes/No), berikut


contohnya :
Tambahkan sebuah field, beri
nama, misalnya: Apakah Milik
Sendiri (khusus tempat
tinggal)? (1)
Checklist opsi Field sebagai
Textbox (2)
Jenis Data Field : Boolean
(Yes/No) (3)
Nilai asal : Tidak (4)

Berikut field-field yang


telah ditambahkan
pada Contoh
Attribut di atas :

Coba tambahkan beberapa field lagi sehingga contohnya seperti gambar di


bawah ini :

C. Cara Penggunaan Attribut


Buat sebuah layer point
dengan nama (misalkan) :
Latihan Survey 1 (2)
Pada bagian Attribut,
pilih : Contoh Attribut
(3)
Aktifkan layer dan yang
lainnya (4), lalu SIMPAN
(5)

Kembali ke layar utama MapIt, kemudian ambil sebuah titik (tagging) dan isi
semua kolom isiannya (fields).

*)Pada halaman
Tambah Titik
terdapat field-field
yang merupakan isi
dari atribut Contoh
Attribut.
D. Cara Ekspor Atribut
Masuk ke Menej
Attribut
Pilih attribut yang
akan diekspor (1), lalu
klik tanda panah ke atas (2)

Pilih metode ekspornya, misalkan untuk menyimpan ke SDCARD, pilih


Simpan Ke

Pilih lokasi penyimpanannya, misalnya disimpan di folder:


/MapIt/Export

Periksa file hasil ekspornya di folder : /MapIt/Export

E. Cara Impor Atribut


File yang akan diimpor harus berekstensi .json
Copy file yang akan diimpor ke folder : /MapIt/Import/Attributes

Masuk ke Menej Atribut (1) lalu klik tanda panah ke bawah (2)

Selanjutnya pilih file yang akan diimpor(1), lalu klik tanda panah ke bawah
(2)

Jika sukses maka atribut hasil impor akan ditambahkan di Menej Atribut

4. Managemen Data 3 : Manajemen Backup


Fungsi : untuk membuat cadangan (backup) semua pengaturan dan data (point,
track, poligon, kecuali foto dan image peta offline). Data hasil backup berupa file
berekstensi .db dan dapat dikembalikan (restore) ke device asalnya atau ke
device lain.
A. Cara Backup
Masuk ke Manajemen Backup : Drawer Navigation Manajemen
Backup
Klik tanda Tambah (+) untuk memulai proses backup

Tunggu beberapa saat (waktunya tergantung banyaknya data yang


dibackup), setelah selesai maka akan dibuat sebuah file dengan ektensi .db
beserta keterangan nama dan lokasinya (defaultnya berada di folder :
/MapIt/Backups)

Untuk memastikannya, coba lihat melalui file manager di folder :


/MapIt/Backups)

B. Cara Restore
Pilih file yang akan direstore (1) lalu klik tanda panah ke bawah (2)

Muncul peringatan, klik Ya (3) untuk melanjutkan proses restore

Apabila proses restore sukses maka akan keluar informasinya (4)

II. Latihan Marking dan Tracking


Bersambung