Anda di halaman 1dari 32

STATUS VENEREOLOGIKUS

ULKUS MOLE

Regio tepi sulcus coronarius: Ulkus multipel, tepi tidak


teratur, polisiklik, dinding bergaung, dasar kotor

ULKUS DURUM

Regio sulcus coronarius: ulkus soliter, bentuk


lonjong, tepi teratur, berbatas tegas, dasar bersih

GRANULOMA INGUINAL

Regio inguinalis sinistra: ulkus granulomatosa


berbentuk bulat, menimbul seperti beludru

HERPES GENITAL

Regio inguinalis dextra: Vesikel, erosi, ulkus dangkal


berkelompok,dengan dasar eritematosa, dan krusta
keabu- abuan

GONORE

Regio orifisium uretra eksternum: Duh tubuh


purulen di

TRIKOMONIASIS

Regio vulva : Hipermis vagina, disertai sekret vagina


seropurulen , berbau tidak sedap(malodorous) dan
berbusa

TRIKOMONIASIS

Regio vagina ( inspekulo) : sekret vagina seropurulen


dibelakang portio, berwarna putih ke kuning-kuningan dan
berbusa, disertai gambaran Strawberry appearance

VAGINOSIS BAKTERIAL

Regio Vulva : vulva hiperemis dan edema, sekret tipis,


berwarna putih , encer , homogen tidak berbusa, disertai
bau khas( fishy odor)

KANDIDIASIS

Regio vagina( inspekulo) :hiperemis, edema , sekret


gumpalan keju, tidak berbau

berupa

LINFOGRANULOMA
VENERUM

Regio inguinalis bilateralis : edema erimatosa, inguinal


dekstra tampak bulat memanjang, terdapat sulkus

LIMFOGRANULOMA
VENERUM

Regio inguinal dextra: benjolan erimatous, terfiksir,


dan etage bubo

KONDILOMA AKUMINATA

Regio anal: papul mutipel dengan permukaan verukosa

KONDILOMA AKUMINTA

Regio gland penis et sulcus coronarius: vegetasi yang


bertangkai maupun tidak bertangkai

PEARLY PENILE PAPULE

Regio corona glandis: papul multipel, warna cerah, diatapi


kubah circumferentially disekitar corona glandis

GAMBARAN MIKROSKOPIS
MIKROORGANISME PENYEBAB
INFEKSI MENULAR SEKSUAL

BAKTERIAL VAGINOSIS
E/: Gardnerella vaginalis
Mikroskopik: Clue cells

GONORE
E/: Neisseria
gonorrhoea
Mikroskopik:
diplokokus Gram (-),
intraseluler/
ekstraseluler

SIFILIS
E/: Treponema palidum

Mikroskop lapangan
gelap (dark field)

mikroskop fluoresens
(ultraviolet)

KANDIDIASIS
E/ Candida albicans

TRICHOMONIASIS
VAGINALIS
E/ :Trichomonas vaginalis

Morfologi T.vaginalis :
Tidak mempunyai kista
Bentuk trofozoit :
- berukuran kira-kira 17 mikron
- mempunyai 4 flagel anterior,
1 flagel posterior
membran
bergelombang

STATUS VENEREOLOGIKUS
ULKUS

DUH TUBUH

TUMOR

ULKUS MOLLE

GONORE

LIMFOGRANULOMA
VENERUM

ULKUS DURUM

TRIKOMONIASIS

KONDILOMA
AKUMINATA

GRANULOMA
INGUINAL

INF. GENITAL NON


SPESIFIK

PEAKLY RENILE
PAPULE

HEPES GENITALIS

BAKTERIAL VAGINOSIS

ULKUS TRAUMATIK

KANDIDA

48-72 jam setelah ditanam, C. trachomatis membtuk badan


inklusi sitoplasmik khas yg dpt dilihat dgn pewarnaan Iodine
krn mengandung glikogen atau dgn pewarnaaan
immunofluoresensi
Dgn memakai teknik direct fluorescent antibody test dpt
dilihat secara mikroskopik (mikroskop ultraviolet)

elementary bodies (EB) tampak sbg bintik-2 terang kuning kehijauan


pd mikroskop ultraviolet
Antigen klamidia dpt dideteksi dgn tes ELISA
Teknik PCR dpt digunakan utk membantu D/ secara cepat (2-4 jam)
dan utk deteksi infeksi campuran antara klamidia dengan N.
gonorrhoeae (spesimen dari urethra, cervic, urine dsb.)

Terapi dan pencegahan :


Penting utk diingat bahwa Klamidia tidak sensitif thd antibiotika gol
beta-laktam yg dipakai utk terapi gonore dan sifilis
Infeksi oleh Klamidia diterapi dgn doksisiklin atau tetrasiklin
Infeksi oleh C. trachomatis serotype L1, L2 dan L3, diterapi dgn
doksisiklin, tetrasiklin atau dgn eritromisin, sdgkan infeksi oleh C.
trachomatis serotype D-K diterapi dgn doksisiklin atau dgn
azitromisin.
D/ dan terapi dini pdrt dan org kontak ptg utk mencegah komplikasi
dan transmisi

Diagnosis Banding

Folikulitis

Sifilis

Ulkus mole

LGV

Large single ulcer of


the prepuce

Multiple
ulceration of the
sulcus corona

Multiple ulcerations of
the sulcus corona and
the frenulum
Ulkus durum dg
ulkus di KGB
inguinal

Chancroid di penis,
kissing effect

Ulkus
mole

ULKUS MOLE
BENTUK KLINIS

1. Ulkus mole folikularis


Lesi (+) di folikel rambut, lesi menyerupai folikulitis akb inf kokus, yg cepat ulkus.

2. Dwarf chancroid
Ukuran lesi sgt kecil & menyerupai lesi erosi
berdarah & dasar lesi

- herpes genitalis, bedanya tepi lesi


tidak teratur.

3. Transient chancroid (chancre mou valant)


Lesi ukuran kecil, dpt sembuh dlm beberapa hari, 2 3 minggu kemudian bubo
daerah inguinal yg meradang - menyerupai limfogranuloma venereum.

ULKUS MOLE
BENTUK KLINIS

4. Papular chancroid (Ulcus mole elevatum)


Lesi mulai dgn ulkus yg tepinya menonjol. Gambaran
lesi menyerupai kondilomata lata - sifilis stadium II
5. Giant chancroid
Awalnya ukuran ulkus kecil, meluas scr cepat, sering
+ abses inguinal yg pecah & meluas ke suprapubis,
paha dg autoinokulasi.

ULKUS MOLE
BENTUK KLINIS

6 Phagedemic chancroid
Lesi kecil membesar & destruktif dg jar. nekrotik luas.
Genitalia eksterna dpt hancur. Beb kasus + dg inf. organisme
Vincent.

7. Tipe serpiginosa
Lesi membesar akb perluasan lesi / autoinokulasi ke lipatan
paha / paha. Ulkus jarang menyembuh, dpt menetap
-berbulan-bulan / bertahun-tahun