Anda di halaman 1dari 3

Familia : Mycobacteriaceae

1) Genus : Mycobacterium
- Batang lurus atau sedikit membengkok, kadang-kadang bercabang
- Bentuk filamen atau yang menyerupai mielium dapat ditemukan, tetapi mudah
patah dan menghasilkan bentuk batang atau kokoid
- Tahan terhadap asam dan alkohol dalam salah satu stadium pertumbuhannya
- Tidak mudah diwarnai dengan pewarnaan gram, tetapi dianggap bersifat gram
positif
- Tidak bergerak
- Tidak berspora
- Tidak membentuk kapsul dan tidak membentuk konidia
- Sel-sel banyak mengandung banyak lemak, terutama dinding selnya
- Ada spesies yang berwarna kuning atau jingga (Atipical Mycobacteria)
- Semua spesies bersifat aerob
- Pertumbuhan sangat lambat sampai 3-8 minggu
- Tetapi juga ada yang agak cepat 3-5 hari
- Koloni-koloni baru terlihat 3 hari sampai 8 minggu. Setelah pengeraman pada
suhu optimum
- Dapat menyebabkan penyakit tuberkulosa (TB). Lepra/ Leprosis dan granuloma
nekrotik kronis
- Spesies-spesies ditemukan dalam tanah, air, pada binatang berdarah panas dan
dingin, pada manusia yang terinfeksi kuman ini
- Tipe spesies yang paling dikenal: Mycobacterium tuberculosis, dan lain-lain yang
atypical
MycobacteriumTuberculosis (TB)
Mycobacterium Tuberculosis termasuk ordo Actinomycetales, Famili Mycobacterium
dan genus Mycobacterium. Termasuk Bakteri Tahan Asam (BTA), bentuk batang lurus, atau
bengkok, gram negatif. Basil Tahan Asam selain M. Tuberculosis dikenal dengan nama
Atypical Mycobacterium/M. Attipik dan Runyon membaginya atas 4 golongan yaitu :
1. Golongan Fotokhromogen
Warna koloni terpengaruh oleh cahaya, yaitu warna koloni menjadi lebih tua bila
terkena cahaya, contoh M. Kansasii (Yellow bacillus). Bisa menyebabkan penyakit
pada paru-paru maupun ekstra paru.
2. Golongan Skotokhromogen
Warna koloni tidak terpengaruh oleh cahaya, warna koloninya tetap walaupun
dikenalkan cahaya, contoh : M.scrofulaceum dapat menyebabkan lymfadenitis.
3. Golongan Non fotokhromogen.
Koloni tidak berwarna, misalnya M. Intracelluer, dapat menyebabkan penyakit
menyerupai tb paru pada manusia.
4. Golongan rapid growers
Mycobacteria yang tumbuhnya cepat (3-7) hari, misalnya M. Fortuitum, M.
Chelonae. Penyabab penyakit paru dan abses, infeksi luka bedah.

Kuman Mycobacterium hidup secara aerob : sifat-sifat koloni, waktu pertumbuhan,


suhu pertumbuhan, bermacam tes biokimia, percobaan kepekaan terhadap beberapa anti
tuberkulosis, kepekaan terhadap hewan coba dan percobaan kepekaan kulit terhadap berbagai
jenis antigen Mycobacterium.
Beberapa bahan pemeriksaan untuk isolasi Mycobacterium Tuberculosis berupa :
- Dahak/sputum penderita
Sebaiknya diambil dahak pagi yang pertama keluar. Jika sukar di dapat maka
kumpulkanlah dahak 24 jam.
- Air kemih/urina
Kumpulkanlah air kemih pagi yang pertama atau yang dikumpulkan 12-24 jam,
sebaiknya air kemih kateter.
- Air kuras lambung
Umumnya diambil dari anak-anak atau penderita yang tidak dapat mengerluarkan
dahak. Bahan diambil pagi sebelum penderita sarapan.
- Bahan-bahan lain, misalnya: nanah, cairan otak, sumsum tulang belakang, cairan
pleura, jaringan, tinja, usap tenggorok, usap luka dan dan lain-lain.
Pengumpulan bahan pemeriksaan dikerjakan seperti pada pemeriksaan
bakteriologi bakteriologik umumnya, yaitu diambil secara aseptil dan dikirimkan
dalam tempat steril.
Bahan pemeriksaan sebaiknya segera diperiksa, bila tidak dapat dilakukan maka :
-

Disimpan dalam lemari es pada suhu 6-10C


Diteteskan pada kertas saring dan dikirimkan dalam amplop ke laboratorium
terdekat melalui pos. Hal ini khusus dilakukan untuk dahak dan nanah
Dicampurkan dengan TSP 10% (Tri Sodium Posfat) sama banyaknya sebagai
bahan pengawet
Hal ini khusus dilakukan untuk bahan cair seperti: air kemih, cairan pleura,
sn/cairan asites
Bahan pemeriksaan dapat diperiksa secara mikroskopik dengan membuat sediaan
dan diwarni dengan pewarna tahan asam (Ziehl-Nelsen) serta diperiksa dibawah
mikroskop dengan perbesaran 10 x dan 100 x.

Hasil dilaporkan sebgai berikut :


-

Bila setelah pemeriksaan yang diteliti sama 10 menit tidak ditemukan BTA, maka
diberikan hasil : kuman tahan asam tidak ditemukan
Bila ditemukan 1-3 batang BTA pada seluruh sediaan, maka jumlah yang
ditemukan disebutkan. Sebaiknya dibuat sediaan ulang.
Bila ditemukan kuman-kuman tahan asam maka harus dilaporkan : kuman tahan
asam positif

Jumlah kuman tahan asam yang terdapat pada sediaan disebut dengan Skala
Bronkhorst.
-

40 kuman setelah pemeriksaan 15 menit


+1
Sampai 20 kuman dalam 10 lapangan pandang +2
Sampai 60 kuman dalam 10 lapangan pandang +3

Sampai 120 kuman dalam idem


Lebih dari 120 kuman dalam idem

+4
+5

Arti hasil pemeriksaan mikroskopik :


Hasil negatif : Untuk klinik kemungkinan tuberkulosa belum dapat disingkirkan.
Hasil positif

: Hasil positif kuman tahan asam (Bronkhost -1 sampai +5), untuk klinik hal
ini berarti umumnya disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, tetapi 3 4% disebabkan oleh saprofit tahan asam/M.tipik.

Informasi lain-lain :
Mycobacterium Atypical dilaporkan dapat ditemukan pada :
-

TBC usus
Penyakit chrom
Penyakit sendi (osteoarthritis)
Osteoporosis
Infeksi luka bedah
Hepatitis, Sirosis
HIV/AIDS
TB paru dan lain-lain