Anda di halaman 1dari 21

STRUKTUR

TUMBUHAN

BATANG

Presented By :
Imroatu Warda(11250001
Siti Istianah
(1125

Pengertian batang
Batang
merupakan
bagian sistem tunas
pada
tumbuhan.
Letaknya berada di
atas tanah. Organ ini
dikategorikan sebagai
penghasil
alat-alat
lateral, misalnya daun,
tunas, dan bunga. Pada
bagian batang terdapat
buku (node) dan ruas
(internode),

Sifat batang
bersifat aktinomorf
terdiri dari atas ruas-ruas
umumnya berbentuk panjang bulat
bersifat fototrop
selalu
bertambah
panjang
di
ujungnya
mengadakan percabangan
umumnya tidak berwarna hijau.

sebagai penopang
pengangukut air dan
zat-zat makanan
penyimpanan
cadangan makanan
serta sebagai alat
perkembang biakan.

Jenis
tumbuhan
1.

Tumbuhan yang tidak


berbatang (planta acaulis).
Tumbuh-tumbuhan
yang
benar
tidak
berbatang
sesungguhnya tidak ada
hanya tampaknya saja
tidak ada.

Karena batang amat pendek, sehingga semua


daunnya seakan-akan keluar dari bagian atas
akarnya dan tersusun rapat satu sama lain
merupakan suatu roset (rosula).Contoh : sawi

2.

Tumbuhan yang jelas


berbatang
basah
Batang
(hebaceus),
yaitu
batang yang lunak dan
berair, misalnya pada
bayam
Batang berkayu (lignosus),
yaitu batang yang biasa
keras dan kuat, karena
sebagian besar terdiri atas
kayu,
yang
terdapat
pohon-pohon (arbores) dan
semak-semak
(frutices)
pada umumnya. Contoh
pohon: mangga (Mangifera
indica L.), semak: sidaguri
(Sida rhombifolia L.).


Batang
rumput
(calmus), yaitu
batang
yang
tidak
keras,
mempunyai
ruas-ruas
yang
nyata
dan seringkali
berongga,
misalnya
pada
padi
(Oryza
sativa
L.)

Batang mendong (calamus),


seperti batang rumput, tetapi
mempunyai ruas-ruas yang lebih
panjang, mis: teki (Cyperaceae)
Berambut (pilosus), seperti pada
tembakau.
Berduri (spinosus), misalnya
mawar.

Secara umum struktur jaringan


penyusun batang tumbuhan terdiri
atas tiga bagian, yaitu epidermis,
korteks, dan stele.
Epidermis
Tersusun oleh selapis sel, tersusun
rapat,
tanpa
ruang
antarsel,
dinding luar terdapat kutikula yang
berfungsi untuk melindungi batang
dari kehilangan air yang terlalu
besar. Pada tumbuhan kayu yang
telah tua terdapat kambium gabus

Korteks
Tersusun
oleh
beberapa lapis sel
parenkim
yang
tidak teratur dan
berdinding
tipis,
banyak
ruang
Terdapat kolenkim
antarsel.
dan
sklerenkim
yang
berfungsi
sebagai penyokong
dan penguat tubuh.

Stele (silinder
pusat)
Stele
merupakan
bagian terdalam
organ
batang
tumbuhan, terdiri
atas jaringan:
(a)
berkas
pengangkut
(b) empulur
(c) perikambium,
(d) jari-jari empulur

Struktur Jaringan
Luar Batang
Tumbuhan
Perbedaan
struktur luar

pada tumbuhan
tingkat tinggi dapat dibedakan menjadi dua
kelompok, yaitu batang tumbuhan herba dan
batang tumbuhan berkayu.
Batang
tumbuhan
herba
biasanya,
berwarna
hijau,
jaringan kayu sedikit
atau
tidak
ada,
ukuran batang kecil,
dan umumnya relatif
pendek.

Struktur Batang
Tumbuhan

Dikotil

Monokot
il

Perbedaan struktur batang


tumbuhan monokotil dan dikotil

Struktur batang tumbuhan


paku
Struktur batangnya Xylem yang dikelilingi
floem.
Tidak punya kambium.
Pertumbuhan batang merupakan pertumbuhan
primer.
Pada beberapa paku dijumpai ada jaringan
sklerenkim yang terletak di bawah epidermis
atau bergabung dengan ikatan pembuluh.

Gambar struktur batang tumbuhan paku

Tipe Percabangan
Batang

Percabangan
monopodial, yaitu jika
batang pokok selalu
tampak jelas, karena
lebih besar dan lebih
panjang (lebih cepat
pertumbuhannya) dari
pada
cabangcabangnya. Misalnya
pohon
cemara
(Casuarina
equisetifolia L)

Percabangan simpodial,
batang pokok sukar
ditentukan,
karena
dalam perkembangan
selanjutnya
batang
pokok
mungkin
menghentikan
pertumbuhannya atau
kalah besar dan kalah
cepat pertumbuhannya
dibandingkan dengan
cabangnya,
misalnya
pada
sawo
manila
(Achras zapota L).

Achras zapota L

Percabangan
menggarpu
atau
dikotom,
yaitu
cara percabangan,
yang
batang
setiap kali menjadi
dua cabang yang
sama
besarnya,
misalnya
paku
adnam (Gleichenia
linearis Clarke).

Gleichenia linearis Clarke