Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN HASIL KEGIATAN

PERKULIAHAN PERMAINAN TRADISIONAL


1.

JUDUL
Megandong Sambuk

2.

Latar Belakang
Pendidikan Jasmani merupakan media untuk mendorong perkembangan keterampilan

motorik, kemampuan fisik, pengetahuan, penalaran, penghayatan nilai (sikap-mental-emosionalspiritual-sosial), dan pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang
pertumbuhan serta perkembangan yang seimbang. Dengan Pendidikan Jasmani siswa akan
memperoleh berbagai ungkapan yang erat kaitannya dengan kesan pribadi yang menyenangkan
serta berbagai ungkapan yang kreatif, inovatif, terampil, memiliki kebugaran jasmani, kebiasaan
hidup sehat dan memiliki pengetahuan serta pemahaman terhadap gerak manusia. Dalam proses
pembelajaran Pendidikan Jasmani guru diharapkan mengajarkan berbagai keterampilan gerak
dasar, teknik dan strategi permainan dan olahraga, internalisasi nilai-nilai (sportifitas, jujur,
kerjasama, dan lain-lain) serta pembiasaan polahidup sehat. Pelaksanaannya bukan melalui
pengajaran konvensional di dalam kelas yang bersifat kajian teoritis, namun melibatkan unsur
fisik, mental, intelektual, emosi dan sosial.Aktivitas yang diberikan dalam pengajaran harus
mendapatkan sentuhan didaktik-metodik, sehingga aktivitas yang dilakukan dapat mencapai
tujuan pengajaran.Tidak ada pendidikan yang tidak mempunyai sasaran paedagogis, dan tidak
ada pendidikan yang lengkap tanpa adanya Pendidikan Jasmani, karena gerak sebagai aktivitas
jasmani adalah dasar bagi manusia untuk mengenal dunia dan dirinya sendiri yang secara
alamiah berkembang searah dengan perkembangan zaman.
Tidak banyak jenis olahraga tradisional Indonesia yang muncul di permukaan.Beberapa
olahraga tradisional yang sudah diketahui secara umum adalah Pencak Silat, Egrang,
Bakiak/Terompah, Tarik Tambang, Balap Karung, Karapan Sapi, Gasing, dan Sumpit. Sementara
yang lain, seperti Benteng, Galah Asin, Benjang, Langga, Manggurebe, Pacu Jalur, Pathol dan
Zawo-Zawo, serta salah satunya yang ingin dikenalkan oleh penulis yakni MAGANDONG
SAMBUK yang dimana olahraga tradisional initer dapat manfaat yang tidak sedikit bagi
perkembangan olahraga tradisional khususnya di indonesia. Manfaat dari mengembangkan

olahraga tradisional Indonesia adalah agar: 1). Olahraga tersebut dapat terus diwariskan kepada
generasi selanjutnya sebagai warisan kekayaan budaya bangsa, jangan sampai hilang dan
musnah. Olahraga tersebut terdokumentasi dan tersosialisasikannya sehingga akan dikenal
sebagai olahraga yang berasal dari Indonesia. Hal tersebut menjadi semakin penting
karenaUNESCO

(Organisasi

PBB

untuk

Pendidikan,

Ilmu

dan

Budaya)

mulai

mendokumentasikan kebudayaan seluruh negara di dunia sebaga iwarisan kebudayaan dunia


(world heritage). 2.) Harapan bahwa beberapa olahraga tradisional Indonesia akan
dipertandingkan di ajang Olimpiade Internasional (Olympic Games).
3.

TUJUAN
1. Agar dapat mengetahui riwayat dari olahraga tradisional Magandong Sambuk.
2. Agar kita dapat mengetahui pemain yang ada dalam olahraga tradisional Magandong
Sambuk.
3. Agar dapat mengetahui sarana dan prasarana yang diperlukan dalam olahraga
tradisional Magandong Sambuk.
4. Agar dapat mengetahui cara melakukan olahraga tradisional Magandong Sambuk.

4.

SARANA DAN PRASARANA


Pakaian pemain terdiri dari pakaian sehari hari. Tidak ditentukan pakaian yang harus

dipakai. Ada yang lebih senang membuka baju sehingga hanya memakai celana pendek atau
celana panjang.
Alat alat yang diperlukan khusus untuk permainan magandong sambuk tidak ada.
Permainan ini hanya memerlukan adanya lapangan permainan.
Lapangan permainan yang dibutuhkan untuk permainan magandong sambuk cukup luas.
Tergantung dari jumlah pemain dan tergantung pula dari kesepakatan para pemain, apakah akan
menempuh jarak 25 meter, 50 meter atau 100 meter, maka luas lapangan permainan yang
diperlukan berbeda beda. Untuk permainan yang diikuti 5 pasang pemain dan menempuh jarak
50 meter, paling sedikit diperlukan lapangan permainan seluas 6 x 60 meter, berupa tanah/
lapangan datar yang dilengkapi dengan garis akhir ( finish ) yang berjarak 50 meter.

5.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN


Waktu

Permaian olahraga Tonnis dilaksanakan pada:


Hari/tanggal
: Rabu,
Pukul
: 08.00 Wita
Tempat
Kegiatan Pembelajaran ini dilaksanakan di Pantai Kerobokan.
6.

JALANNYA KEGIATAN

7.

KESIMPULAN
Permainan tradisional adalah permainan yang dimainkan oleh anak-anak jaman dulu,

yang dilakukan secara berkelompok.


Permainan magandong sambuk tidak diketahui dengan jelas asal usulnya. Diperkirakan
gagasan permainan magandong sambuk ini tidak timbul dari suasana kesibukan pekerja pekerja
pengangkut barang di pasar pasar atau digudang gudang beras atau hasil bumi lainnya yang
dengan sigap dan cekatan mengangkut karung karung berisi barang- barang hasil bumi diatas
punggungnya. Biasanya bongkar - muat dilakukan beramai ramai dan setiap orang tertentu
berusaha dapat mengangkut lebih banyak untuk mendapat imbalan yang lebih banyak pula.
Dengan demikian, setiap orang akan berusaha mengangkut lebih cepat.
8.

SARAN
Melalui sedikit penjelasan yang terdapat di dalam makalah ini, diharapkan para pembaca

dapat memahami dan mengetahui salah satu permainan tradisional yang ada di daerah khususnya
daerah Profinsi Bali, dan dapat memberikan atau menerapkan sebagian pengetahuan yang ada di
makalah ini.