Anda di halaman 1dari 3

Tebing sungai

Lokasi Kebun Binatang Gembira Loka dilewati oleh aliran Sungai Gajah Wong. Maka
dari itu, ketika pengunjung memasuki area Kebun Binatang, akan ditemui aliran
sungai Gajah wong yang membelah area kebun binatang menjadi dua bagian. Tidak
dapat dipungkiri bahwa keberadaan sungai di dalam kebun binatang ini menjadi
bagian suatu penting, tidak hanya berfungsi sebagai penyuplai kebutuhan air kebun
binatang, tetapi juga menjadi keragaman ekologi yang layak untuk dinikmati
pengunjung. Lokasi sungai Gajah Wong ini membagi area kebun binatang menjadi
dua bagian , yang pertama bagian timut sungai dan bagian barat sungai. Bagian
timur sungai mempunyai nilai elevasi lebih tinggi dibandingkian dengan area kebun
binatang yang berada di barat sungai Gajah Wong. Hal ini dapat dilihat dari
terdapatnya tangga menurun dari arah timur saat melewati jembatan yang
menghubungkan kedua bagian area kebun binatang. Saat melewati jembatan ,
pengunjung disuguhkan dengan pemandangan tebing sungai Gajah Wong. Pada
bagian timur tebing sungai Gajah Wong memiliki nilai elevasi yang lebih tinggi
dibandingkan dengan tebing sungai sebelah barat sungai Gajah Wong , dengan
kemiringan lereng tebing sebelah timur lebih dari 30 0 . Tebing sungai ini disulap
sedemikian rupa menjadi suguhan pemandangan yang cantik dengan ornamen
pahatan dan patung patung hewan dilengkapi dengan berbagai macam tanaman.

Gambar . 1 Pemandangan sebagian tebing sungai Gajah Wong di areal Gembira


Loka
Sumber : Google Picture
Namun , keindahan dari tebing sungai tersebut hanya mewakili sebagian kecil dari
bagian tebing sungai Gajah wong yang terdapat di areal kebun Binatang Gembira
Loka. Sebagian besar dari tebing sungai tersebut dibiarkan tanpa adanya usaha
untuk mengurangi longsoran tebing sungai yang sewaktu waktu dapat terjadi.

Dapat terlihat cukup banyak bekas longosran dari tebing sungai yang berada di
timur sungai Gajah Wong. Tebing sungai itu cukup beresiko tinggi mengalami
longsor, hal tersebut dikarenakan kemiringan tebing sungai cukup curam jika
diamati secara kualitatif yaitu lebih dari 300.

Gambar 2 . Pemandangan longsor bagian timur tebing sungai Gajah wong di areal
Gembira Loka
Sumber : Dokumentasi Pribadi
Disamping itu usaha untuk mengurangi resiko terjadi nya longsoran seperti
pembuatan teras sungai menggunakan batu batu yang disusun dalam sangkar
kawat dirasa kurang maksimal dikarenakan sangat sedikit bagian dari tebing sungai
yang diberlakukan pengaman teras sungai. Dapat terlihat bahwa pengelola kurang
memperhatikan tentang resiko terjadinya longsor yang dapat mengurangi
keselamatan pengunjung. Bahkan terdapat bangunan permanen yang berdiri tepat
diujung dari tebing sungai. Hal ini sangat sangat menambah resiko dan tingkat
bahay dari tebing sungai dikarenakan beban dari bangunan tersebut dapat
menambah resiko pemicu terjadinya longsor sungai. Bukan hanya itu saja,
bangunan tersebut dapat membahayakan manusia yang berda di dalam bangunan
itu sendiri dikarenakan sangat mungkin terjadi jika bangunan itu ikut terbawa jatuh
saat longor tebing sungai terjadi. Dikarenakan terdapat banykanya bukti terjadinya
longsor tebing sungai , maka dari longsoran tersebut menciptakan erosi tebing
sungai yang menandakan bahwa tebing sungai tersebut harus dikonservasi untuk
mengurangi resiko longsoran. Dikarenakan terdapat erosi tebing sungai dna tidak
adanya usaha untuk konservasi , maka konsistensi dari tanah tersebut menjadi
semakin rendah. Bahkan dengan kondisi tebing sungai yang beresiko tinggi
tersebut, pengelola menanam tanaman keras dan cenderung berat yang bahkan
akan menambah beban dari tebing sungai. Sudah sepatutnya pengelola Kebun
Binatang Gembira Loka memperhatikan aspek konservasi tebing sungai demi
keselamatan pengunjung .