Anda di halaman 1dari 9

PENGGUNAAN AKUNTANSI MANAJEMEN PADA PERUSAHAAN

MANUFAKTUR
MAKALAH
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas
mata kuliah Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu : Mimin Sahmini.,S.S,M.Pd

Oleh :
Sayidah Nurmaida Turrohmah (1403758)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI


FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
BANDUNG
2014

KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur kepada Allah SWT yang berkat petunjuk dan hidayah-Nyalah
makalah ini dapat terselesaikan.
Makalah ini berjudul Penerapan Akuntansi Manajemen dalam Perusahaan yang
disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Bahasa Indonesia.
Makalah ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan informasi tentang
akuntansi manajemen dalam penerapannya di perusahaan untuk mengelola informasi
akuntansi yang diperuntukkan pada pihak internal.
Penyusunan makalah ini tidak sedikit menemukan hambatan dan kesulitan namun
berkat dorongan sertadoa restu dari berbagai pihak, Alhamdulillah semua itu dapat
teratasi.
Namun diharapkan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua yang
memerlukannya.

Bandung, 27 Nopember 2014

Penulis

DAFTAR ISI

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh perusahaan selalu menghadapi berbagai
masalah. Di antaranya adalah bagaimana perusahaan dapat beroperasi seefisien
mungkin, sehingga dapat tercapai keuntungan yang maksimal.
Untuk menghadapi masalah tersebut, diperukan suatu sistem pelaporan intern
yang memadai, sehingga jika terjadi penyelewengan ataupun pemborosan dalam
proses produksi dapat seger diatasi. Dalam sistem pelaporan ini diperlukan akuntansi
manajemen yang merupakan jaringan penghubung yang sistematis dalam penyajian
informasi yang berguna untuk membantu pimpinan perusahaan dalam usaha
mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan sebelumnya.
B. Batasan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka permasalahan akan dibatasi hanya pada :
1. Perusahaan manufaktur
C. Rumusan Masalah
1. Apa fungsi dan tujuan akuntansi manajemen pada perusahaan manufaktur ?
2. Bagaimana proses penyajian informasi akuntansi manajemen ?
D. Tujuan
1. Memahami fungsi dan tujuan akuntansi manajemen pada perusahaan manufaktur.
2. Mengetahui proses penyajian informasi akuntansi manajemen.
E. Manfaat
1. Bagi penulis, makalah ini dapat memberikan informasi mengenai akuntansi
manajemen.
2. Bagi pembaca, mengetahui fungsi dan tujuan akuntansi manajemen serta
penerapannya pada perusahaan manufaktur.
F. Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam menyusun makalah ini serta
dalam memperoleh data tempuh dengan cara :

1. Studi Kepustakaan
Yaitu suatu penelitian atau penulisan dan pengumpulan data dengan cara
mempelajari dan membaca buku serta literatur-literatur yang ada kaitannya
dengan metode penelitian.

BAB II
ISI
A. Landasan Teoritis
1. Pengertian Akuntansi Manajemen
Akuntansi manajemen sebagaimana didefinisikan oleh Asosiasi
Akuntan Nasional atau National Association of Accountants (NAA) dalam
Ikhsan dan Priantara (2009:132) adalah proses identifikasi, pengukuran,
pengumpulan, analisi, penyiapan, dan komunikasi informasi finansial yang
digunakan oleh manajemen untuk perencanaan, evaluasi, pengendalian dalam
suatu organisasi, serta untuk menjamin ketepatan penggunaan sumber-sumber
dan pertanggungjawaban atas sumber-sumber tersebut. Akuntansi manajemen
juga meliputi penyiapan laporan finansial untuk kelompok-kelompokn non
manajemen seperti misalnya para pemegang saham, para kreditur, lembagalembaga pengaturan, dan penguasa perpajakan.
Menurut Simamora (2000:544) akuntansi manajemen (management
accounting) adalah bidang akuntansi yang memasok informasi keuangan dan
ekonomi bagi para manajer dan pemakai internal lainnya. Informasi akuntansi
manajemen meliputi data historis dan taksiran yang dipakai oleh manajer
dalam menjalankan kegiatan-kegiatan harian, merencanakan kegiatan-kegiatan
dimasa depan, dan menyusun segenap strategi bisnis.
2. Fungsi dan Tunjuan Akuntansi Manajemen
a. Menurut Sadeli dan Siswanto (2010:27) akuntansi manajemen di dalam
suatu perusahaan biasanya bekerja meliputi tiga fungsi pokok sebagai
berikut :
1) Seleksi data dan pencatatan.
2) Analisis data
3) Persiapan laporan kepada manajemen.
b. Menurut Magistra (2011) tujuan umum sistem akuntansi manajemen :
1) Menyediakan informasi yang diperlukan dalam perhitungan harga
pokok produk, dan tujuan lain yang diinginkan.
2) Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan,
pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
3) Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

3. Alat Dasar Akuntansi Manajemen


Menurut Sadeli dan Siswanto (2000:34) alat dasar akuntansi manajemen
meliputi :
a. Penyusunan informasi akuntansi manajemen
2

Alat ini merupakan kemampuan atas analisis, apakah ia seorang akuntan


manajer, untuk struktur informasi akuntansi dalam bentuk perbandingan
informasi yang relevan pada keputusan atas standar yang relevan atau sasaran
keputusan.
b. Pengklasifikasian biaya
Karena aktivits yang penting dari manajemen adalah pengendalian jumlah
dan banyaknya biaya individual dari aktivitas suatu perusahaan, teknik
pengelompokan menjadi amatlah berharga.
c. Penyusunan informasi dalam bentuk persamaan
Bentuk persamaan amat berguna untuk penyajian, analisis, dan perkiraan
informasi akuntansi.
d. Penyusunan informasi dalam bentuk grafik
Kemampuan untuk menyusun biaya dan informsi akuntansi manajemen
yang lain dalam bentuk grafik.
B. Pembahasan
1. Fungsi Akuntansi Manajemen
Akuntansi manajemen diperlukan oleh manajemen digunakan untuk dalam
perencanaan jangka panjang (long range planning). Manajemen menggunakan
informasi ini untuk merumuskan kebijakan yang luas dalam perusahaan dan untuk
membuat keputusan-keputusan spesifik yang harus diambil dalam suatu
perusahaan.
Informasi yang terdapat dalam akuntansi manajemen yaitu berupa laporan
kinerja tenaga kerja, laporan kinerja antardepartemen, daftar pendapatan, bagan
analisis pokok, dan lainnya. Informasi tersebut dibuat oleh seorang akuntan
manajemen yang berfungsi sebagai :

a. Seleksi data dan pencatatan


Seorang akuntan manajemen melakukan seleksi data dan melukan
pencatatan mengenai apa yang harus dilaporkannya kepada manajemen
seperti data mengenai historis biaya, penggunaan sumber daya, dan daftar
pendapatan. Pencatatan berfungsi sebagai menggabungkan semua data
yang telah diseleksi untuk dianalisis.
b. Analisis data
Menganalis data berfungsi sebagai penentuan harga pokok yang
harus ditetapkan dan juga pembuatan perencanaan dan pengendalian.
Menganalisis data dengan memperhitungkan dan mempertimbangkan cara
mencapai tujuan perusahaaan dengan efisien yang bersumber dari data
3

biaya historis atau aktivitas yang berkaitan degan produksi dan daftar
pendapatan yang telah dicapai.
c. Persiapan pelaporan kepada manajemen
Setelah mendapatkan data untuk disusun dan dianalisa, seorang
manajemen menyusun laporan kepada manajemen mengenai,
1) Perencanaan dan pengendalian harian, yang berisi tentang apa
yang akan dilakukan oleh perusahaan dimasa depan dan juga
perencanaan merupakan keputusan tentang bagaimana cara
mencapai tujuan perusahaan. Serta pengendalian sebagai
penentu sejauh mana perencanaan dan tujuan perusahaan dapat
dicapai.
2) Aktivitas jangka panjang, dalam laporan ini seorang akuntan
manajemen

mendeskripsikan

aktivitas

apa

yang

akan

dilaksanakan dalam jangka waktu yang panjang untuk mencapai


tujuan

perusaan

setelah

dibuatnya

perencanaan

dan

pengendalian harian tersebut.


2. Tujuan Akuntansi Manajemen
Akuntansi manajemen adalah bidang akuntansi yang menghasilkan
informasi untuk membantu dalam merencanakan dan mengendalikan kegiatan
perusahaan yang bersangkutan dengan masa yang akan datang dan akuntansi
manajemen dapat membantu dalam mengevaluasi bagaimana perusahaan
mengelola sumber daya yang dimilikinya. Adapun tujuan akuntansi manajemen
adalah sebagai berikut :
a. Menyediakan informasi yang diperlukan berupa laporan harga pokok
produk dan laporan lainnya
Manajemen membutuhkan informasi dari seorang akuntan manajemen
berupa harga pokok produk atau jasa.
1) Laporan harga pokok produk terdiri dari:
a) Barang dalam proses awal tahun
b) Total biaya produksi, yang terdiri dari :
(1) Pemakaian bahan baku
(2) Biaya tenaga kerja langsung
(3) Biaya overhead pabrik
c) Persediaan barang dalam proses akhir tahun
d) Biaya produksi barang jadi
2) Laporan lainnya, seperti :
a) Laporan kinerja tenaga kerja
b) Laporan kinerja antardepartemen

b. Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian,


pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan
1) Informasi mengenai perencanaan terdiri dari ongkos-ongkos (cost) dan
penghasilan (revenues) yang akan dikeluarkan dan dicapai perusahaan dalam
mencapai tujuan perusahaan.
2) Informasi mengenai pengendalian terdiri dari batasan atau kecapaian yang
memungkinkan dalam menjalankan perencanaan tersebut
3) Informasi mengenai pengevaluasian, setelah atau sedang dilaksanakannya
kegiatan operasi maka kegiatan-kegian tersebut dievaluasi mana yang
termasuk kedalam kegiatan efisien dan yang termasuk kedalam kegiatan
pemborosan.
4) Informasi mengenai perbaikan lanjutan, dari pengevaluasian tersebut maka
seorang akuntan manajemen memberikan statement nya mengenai perbaikan
dari aktivitas yang tidak mengefisiensikan sumber daya tersebut.
c. Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.
Informasi yang telah disusun oleh seorang akuntan manajemen lalu
dilaporkan kepada manajer untuk bahan pertimbangan dari sisi akuntansi dalam
pengambilan keputusan dalam suatu masalah.
3. Proses penyajian akuntansi manajemen dalam perusahaaan manufaktur
a. Penyusunan informasi akuntansi manajemen
Semua informasi akuntansi manajemen membantu perusahaan dalam
proses pengambilan keputusan. Karena semua keputusan manajemen
dirancang untuk mencapai tujuan dan memberi informasi kepada manajer
melalui seistem akuntansi, maka informasi akuntansi harus disusun untuk
membantu pencapaian tujuan yang telah ditentukan.
Misalnya seorang manajer departemen produksi dalam suatu
perusahaan manufaktur ingin mngendalikan biaya bahan-bahan mentah yang
dipakai dalam proses produksi. Langkah yang harus dikerjakan oleh seorang
akuntan manajemen dalam menyusun informasi untuk manajer departemen
tersebut adalah :
1) Menentukan

berapa

banyak

bahan-bahan

mentah

yang

akan

dipergunakan pada tiap-tiap produksi dalam departemen tersebut.


2) Menentukan berapa banyak bahan-bahan yang nyata dipakai untuk tiaptiap proses produksi dalam departemen untuk suatu periode waktu.
3) Merancang laporan kinerja atas pemakaian bahan-bahan dibandingkan
dengan bahan-bahan yang dipakai untuk mengeluarkan barang-barang
akhir.
5

Dalam menyusun informasi tersebut diperlukan cacatan mengenai


berapa banyak bahan mentah yang telah dipakai selama suatu periode dan
berapa banyak produk akhir yang diproduksikan oleh departemen tersebut
dalam suatu periode.
wulan40.blogspot.com/2012/10/perusahaan-jasa-dagang-danmaufaktur.html?m=1 . 14:28 tgl 4 des 2014