Anda di halaman 1dari 8

BAHAN AJAR (HAND OUT)

Matakuliah

: Teknologi Alat Berat

SKS : 3 SKS

Sub Bahasan

: Pengenalan produk dan identifikasi


komponen pada motor grader

Program Studi

: Pendidikan Teknik Otomotif

Pertemuan ke

: 10

Dosen

: Wagino, S. Pd

Kode : OTO 017

Wawan Purwanto, S. Pd, MT

Learning Outcomes (Capaian Pembelajaran) Mata Kuliah terkait KKNI :


1. Familiar pada jenis produk greader
2. Mengidentifikasikan sistem-sistem yang terdapat pada sebuah motor
grader
3. Membedakan fungsi-fungsi komponen pengoperasian sebuah motor grader
4. Menganalisis kerja sistem pada motor grader

Soft skill/ Karakter :


Teliti dan bekerja keras untuk memahami sistem pada motor grader, ketelitian
dan kesabaran yang mereka dapatkan dapat di aplikasikan pada setiap
pekerjaan yang dikerjakan.

Materi :
1.
2.
3.
4.

Pengenalan produk motor grader


Sistem-sistem pada motor grader
Fungsi komponen-komponen pengoperasian motor grader
Kerja sistem pada motor grader

1. Pengertian motor grader

Motor grader adalah unit yang berfungsi sebagai pembuat jalan,


perata jalan atau perawat jalan, finishing jalan termasuk didalamnya
sebagai penimbun lubang. Motor grader banyak di pergunakan sebagai alat
yang di pergunakan untuk melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan
jalan. Selain itu grader juga di gunakan untuk mengikis tebing, untuk
keperluan pelebaran jalan.
Motor Grader dilangkapi dengan banyak sistem kontrol hidrolik,
untuk mengatur blade (pisau) dalam upaya menghasilkan posis jalan atau
posisi pekerjaan yang dibutuhkan dalam pembuatan jalan. Secara umum
motor grader dilengkapi dengan beberapa attachment utama yaitu:
a) Blade
Blade adalah komponen yang berfungsi sebagai pemotong atau perata
tanah atau material yang akan diratakan dalam pekerjaan grader. Setiap
grader attachment (peralatan) utama adalah blade.

Blade akan menentukan besar kecilnya kapasitas pekerjaan


yang dapat dilakukan grader. Semakin besar blade menunjukkan

semakin besar grader tersebut. Grader yang memiliki kapasitas lebih


besar maka akan dapat melakukan grading (perataan) terhadap tanah
lebih luas dan lebih cepat. Tetapi fine grading (perataan yang baik)
tidak di tentukan oleh besarnya blade tetapi kecepatan, kemampuan
operator serta kondisi peralatan tersebut. Banyak blade grader yang
dapat bekerja menyamping atau vertikal. Pada saat blade pada posisi
vertikal inilah pekerjaan pengikisan bukit dapat dilakukan oleh grader.
Perhatikan gambar di bawah ini.

b) Scarfier
Scarfier adalah komponen attachment pada grader yang memiliki
fungsi yang sama seperti ripper. Hanya posisi scarfier ditempatkan di
depan blade dan ripper di tempatkan di belakang grader. Scarfier
berfungsi sebagai pengembur material di depan blade. Tujuan
pengemburan ini adalah untuk mempermudah kerja blade dalam
meratakan material.

c) Ripper
Ripper adalah komponen pengembur material yang di letakkan pada
bagian belakang grader. Grader yang di lengkapi komponen ini
biasanya bekerja pada kondisi tanah yang keras. Biasanya salah satu
scarifer atau ripper saja yang dipasangkan pada sebuah grader. Tetapi
jika grader bekerja pada tanah yang sangat keras kedua komponen
tersebut di pasangkan sebagai upaya menghasilkan pekerjaan yang
baik.
Dalam upaya mendapatkan posisi pekerjaan dan mengetahui
tingkat beban grader, seorang planer pekerjaan perlu mengetahui distribusi
beban seperti di bawah ini:

Pada bagian depan di sebut dengan blade base. Beban sebanyak


30% berada di bagian depan. Sedangkan 70% beban berada di bagian
balakang. Sedangkan pada saat melakukan pekerjaan (grading) distribusi
beban akan dapat merata antara belakang dan depan. Pada saat
menghasilkan grading yang tepat tebalnya material, kecepatan grader
menjadi prioritas utama, dengan pengaturan tersebut akan dihasilkan
distribusi beban yang sesuai. Kesesuai beban akan menghasilkan
pekerjaan yang sesuai (baik).

2. Fungsi motor grader


a. Pembuat jalan
Dalam upaya membuat jalan sebuah gader memanfaatkan blade
sebagai pengatur tanah sesuai dengan tebal dan kerataan serta arah
yang untuk membuat jalan. Struktur jalan yang dapat di buat. Grader
tidak dapat membuat jalan sebelum struktur jalan tersebut belum jadi.
Biasanya untuk pembuka pembuatan jalan, unit yang pertama
digunakan adalah dozer. Sedangkan grader di gunakan sebagai
perawata atau pembuat jalan kembali setelah jalan lama tidak di
gunakan.

b. Perata jalan
Dalam upaya mendapatkan struktur jalan yang rata, gader dapat di
manfaatkan sebagai perata jalan. Dalam upaya meratakan jalan grader
mengunakan blade. Blade dapat diatur untuk kedalaman sesuai dengan
keinginan, sehingga kerataan dapat di capai oleh grader dalam
pekerjaan jalan.
c. Finishing jalan
Finishing jalan di perlukan sebagai upaya untuk mendapatkan struktur
jalan yang baik dan nyaman saat kendaraan melintas. Dalam upaya
melakukan finishing jalan, pembentukan jalan, drainase untuk
mengatur saat air hujan membasahi jalan. Jalan yang baik memiliki

pola drainase yang baik, sehingga tidak terjadi pengenangan air setelah
hujan. Tergenangnya jalan dapat menyebabkan terjadinya kerusakan
jalan. Jika jalan telah tergenang oleh air hujan, dalam jangka waktu
yang lama kerusakan struktur jalan akan terjadi.
3. Bagian-bagian motor grader

a) Circle

Circle adalah komponen yang berfungsi sebagai pengatur dan


perputaran blade sesuai dengan kebutuhan dalam sebuah pekerjaan.

Untuk mengerakkan blade di atur oleh sebuah motor hidrolik yang di


gerakkan oleh aliran hidrolik yang di alirkan melalui lever yang ada di
kabin operator. Dalam mengatur gerakan blade saat melakukan
pekerjaan perataan atau finishing jalan circle memiliki peranan yang
penting. Saat cicle motor mengalami kerusakan, maka blade hanya
akan manghadap pada satu arah dan suasana ini akan menghasilkan
kinerja yang tidak sempurna.
b) Moldboard

Moldboard adalah komponen yang berfungsi sebagai pengeser blade


kekanan atau kekiri sesuai dengan kontrol dari operator melalui
mekanisme kontrol hidrolik di kabin operator. Moldboard berperan
penting dalam upaya mempertahankan kesetabilan gerak blade saat
melakukan kerja. Dalam upaya mempertahankan gerakan blade saat
melakukan perataan material, moldboard di lengkapi dengan dua buah
silinder double action single rod pada sisi kanan dan sisi kiri.
Perhatikan hambar di atas, pada moldboard juga terdapat sigle tilt
cylinder yang berfungsi sebagai pengatur blade bergerak ke atas atau
kebawah. Gerakan blade ke atas atau ke bawah akan menjadikan blade
bekerja secara proporsional dalam melakukan pekerjaan.

c) Kabin
Kabin adalah komponen motor grader yang berfungsi sebagai
tempat duduk operator dan segala pengaturan kerja motor grader.
Dalam pengembangan teknologi alat berat, sistem kabin selalu menjadi
fokus

pengembangannya

sebagai

upaya

dalam

menciptakan

kenyamanan operator. Operator yang nyaman berdampak pada


meningkatnya produktifitas hasil kerja. Selama berjam-jam operator
mengendalikan kerja unit. Semakin lama sebuah pekerjaan dilakukan
maka akan berdampak pada kebosanan operator dalam bekerja.
Sehingga pengembangan saat ini dalam kabin telah di lengkapi sistem
AC, radio tape atau DVD, serta suspensi pneumatik pada tempat duduk
operator.