Anda di halaman 1dari 17

KELOMPOK 7

SIFAT-SIFAT AIR LAUT

Anggota Kelompok
1. Nastiti Asrining
(21110113120008)
2. Ifan Adi Pratama
(21110113120015)
3. Humaira Qanita
(21110113120024)
4. Dewinta Heriza
(21110113120034)
5. Muhammad Hudayawan
(21110113120042)
6. Fadli Rahman
(21110113130049)
7. Adyvictura Tinambunan

Pendahuluan

Lautadalah kumpulanair asin


yang luas dan berhubungan
dengan samudra.

Laut adalah kumpulan air asin yang


sangat banyak dan luas di
permukaan bumi yang memisahkan
atau menghubungkan suatu benua
dengan benua lainnya dan suatu
pulau dengan pulau lainnya.

Pendahuluan (2)
Air laut merupakan campuran dari 96,5% air
murni dan 3,5% material lainnya seperti
garam-garaman, gas-gas terlarut, bahanbahan organik dan partikel-partikel tak
terlarut. Sifat-sifat fisis utama air laut
ditentukan oleh 96,5% air Air
murni.
Murni

Sifat Fisis

SIFA
T
FISI
Sifat intensif
S
Sifat zat yang
adalah sifat
dapat
SIFAT Sifat yang dapat diukur dan diteliti SIFAT
yang tidak
dibedakan EKSTENSIF tanpa mengubah komposisi atau INTENSIF
dipengaruhi
menurut
susunan dari zat tersebut.
oleh jumlah
jumlah dan
ukurannya

dan
ukurannya.

Sifat-Sifat Fisis Air Laut


Air laut memiliki beberapa sifat fisis, antara lain:

TEMPERATUR
TEKANAN
SALINITAS
WARNA
DENSITAS

Sifat-Sifat Fisis Air Laut: Temperatur


Temperatur adalah sifat termodinamis cairan karena
aktivitas molekul dan atom di dalam cairan tersebut.
Semakin besar aktivitas (energi), semakin tinggi pula
temperaturnya.
Faktor yang memengaruhi suhu permukaan laut adalah

letak ketinggian dari permukaan laut


(Altituted), intensitas cahaya matahari yang
diterima, musim, cuaca, kedalaman air,
sirkulasi udara, dan penutupan awan (Hutabarat
dan Evans, 1986).

Sifat-Sifat Fisis Air Laut: Salinitas


Salinitas merupakan jumlah dari seluruh garam-garaman
dalam gram pada setiap kilogram air laut.
Zat-zat yang terlarut yang membentuk garam, yang
kadarnya diukur dengan istilah salinitas dapat dibagi
menjadi empat kelompok, yakni:
1. Konstituen utama : Cl, Na, SO4, dan Mg.
2. Gas terlarut : CO2, N2, dan O2.
3. Unsur Hara : Si, N, dan P.
4. Unsur Runut : I, Fe, Mn, Pb, dan Hg.

Konstituen Utama

Lainnya

Sifat-Sifat Fisis Air Laut: Densitas


jumlah massa air laut per satu
satuan volume. Densitas merupakan fungsi langsung
dari kedalaman laut, serta dipengaruhi juga
Densitas merupakan

olehsalinitas, temperatur, dan tekanan.

=
Densitas air laut bergantung pada temperatur (T),
(T.S.P)
salinitas (S)
dan tekanan (p).

Sifat-Sifat Fisis Air Laut: Densitas (2)


Densitas dapat berubah, hal-hal yang dapat menyebabkan perubahan
densitas antara lain:
Evaporasi di permukaan laut
Massa air pada kedalaman < 100 m sangat dipengaruhi oleh angin
dan gelombang, sehingga besarnya densitas relatif homogen
Di bawah lapisan ini terjadi perubahan temperatur yang cukup besar
(Thermocline) dan juga salinitas (Halocline), sehingga menghasilkan
pola perubahan densitas yang cukup besar (Pynocline)
Di bawah Pynocline hingga ke dasar laut mempunyai densitas yang
lebih padat.

Sifat-Sifat Fisis Air Laut: Tekanan


Tekanan air laut bertambah terhadap kedalaman. Tekanan didefinisikan sebagai gaya per
satuan luas. Semakin ke dalam, tekanan air laut akan semakin besar. Ini disebabkan
semakin besar gaya yang bekerja pada lapisan yang lebih dalam. Satuan dari tekanan
dalam cgs adalah dynes/cm2, sedangkan dalam mks adalah Newton/m2.
Tekanan pada satu kedalaman bergantung pada massa air yang berada di atasnya.
Persamaan yang digunakan untuk mengukur harga kedalaman dari harga tekanan adalah
persamaan hidrostatis, yaitu:
dp = .g.dh
Keterangan:
dp = perubahan tekanan
= densitas air laut
g = percepatan gravitasi
dh = perubahan kedalaman

Sifat-Sifat Fisis Air Laut: Warna


Air hanya menyerap cahaya yang kemudian
merefleksikannya. Ada dua proses optik utama pada air
laut, dan zat terlarut atau tersuspensi dalam air laut, saat
berinteraksi dengan cahaya yang masuk dari Matahari.
Dua proses ini adalah penyerapan (absorption) dan

hamburan (scattering).
Di laut, cara utama air berinteraksi adalah dengan
penyerapan cahaya, air menyerap cahaya merah, dan
pada tingkat lebih rendah, air juga menyerap cahaya
kuning dan hijau, menyebabkan warnanya bisa berubah
ubah tergantung kedalaman dan tempatnya. Warna biru
merupakan warna yang paling tidak diserap oleh air,

Sifat-Sifat Fisis Air Laut: Warna (2)


Ada beberapa warna-warna air laut karena beberapa sebab:
Pada umumnya lautan berwarna biru, hal ini disebabkan oleh sinar matahari yang
bergelombang pendek (sinar biru) dipantulkan lebih banyak dari pada sinar lain.
Warna kuning, karena laut ini berwarna kuning disebabkan banyaknya endapan lumpur
didasar laut tersebut.
Warna hijau, karena adanya lumpur yang diendapkan dekat pantai yang memantulkan warna
hijau dan juga karena pada dasar laut tersebut terdapat fitoplankton yang memancarkan
kandungan klorofilnya untuk melakukan fotosintesis.
Warna putih, karena permukaannya selalu tertutup es seperti di laut kutub utara dan selatan.
Warna ungu, karena adanya organisme kecil yang mengeluarkan sinar-sinar fosfor seperti di
laut ambon.
Warna hitam, karena di dasarnya terdapat lumpur hitam seperti di laut hitam.
Warna merah, karena banyaknya binatang-binatang kecil berwarna merah yang terapungapung.

Sifat Kimia Air Laut


Air tersusun oleh

dua atom hidrogen

atom oksigen.

dan

satu

Setiap atom hidrogen itu secara


kimiawi terikat pada atom oksigen. Atom oksigen
memiliki sifat elektronegatif yang tinggi, karena memiliki
tiga pasang elektron bebas pada kulit atomnya. Air
adalah satu-satunya unsur di alam yang dijumpai dalam
tiga fase (fase padat, cair dan gas) secara bersamaan.

Sifat Kimia Air Laut (2)


Penambahan garam kepada air tawar akan menyebabkan terjadinya
perubahan sifat-sifat air, antara lain:
1. Kapasitas panas (specific heat, heat capacity) akan turun seiring dengan
kenaikan salinitas
2. Densitas meningkat seiring hampir linier seiring dengan peningkatan
salinitas
3. Densitas meningkat seiring hampir linier seiring dengan peningkatan
salinitas
4. Tekanan uap makin turun seiring dengan peningkatan salinitas, karena
garam cenderung membuat molekul air-bebas untuk penguapan berkurang
5. Tekanan osmosis air naik seiring dengan peningkatan salinitas
6. Penambahan garam akan meningkatkan viskosita air

Sifat Kimia Air Laut (3)


Suatu konsekuensi penting dari keterkaitan antara salinitas,
temperatur densitas-maksimum, dan titik beku adalah:

< 26, temperatur


densitas-maksimum lebih tinggi dari pada titik beku.
Pada air dengan salinitas > 26, temperatur
densitas-maksimum lebih rendah daripada titik beku.

1. Pada
2.

air

dengan

salinitas

Densitas air laut 33 37. Kalau air permukaan laut


mengalami pendinginan maka tidak mengalami anomali
sifat densitas air tawar.

SEKIAN
TERIMA KASIH