Anda di halaman 1dari 15

PENGAMBILAN SPESIMEN DIFTERI

BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA (BBLK SURABAYA)

JL. KARANGMENJANGAN NO. 18 SURABAYA


Telp. 031-5021451, 5020708 Fax. 031-5020388
E-mail : bblksub@yahoo.co.id

Disajikan pada Pertemuan Koordinasi Penanggulangan KLB Kab/Kota se Jawa Timur


Tanggal 2-4 November 2015 Di GREEN SA dan Training Center Sidoarjo

PEMERIKSAAN LABORATORIUM
DIFTERI

Pemeriksaan laboratorium sangat


diperlukan untuk komfirmasi kasus
suspek maupun probable serta
untuk mengetahui adanya karier
disekitar penderita.

Pengambilan spesimen
I. Sasaran / Target pengambilan spesimen :
- Tersangka / Suspek
- Orang kontak dengan suspek ( dalam satu keluarga )
- Orang kontak (yang menjaga dirumah sakit, guru,
teman sekolah, teman ngaji)
II.

Waktu pengambilan :
- Saat penderita dinyatakan suspek
- Saat kontak penderita dengan gejala atau tanpa
gejala yang ditentukan oleh petugas surveilans

III. Persiapan sebelum pengambilan spesimen :


Petugas analis laboratorium / surveilans yang sudah terlatih
Memakai Alat Pelindung Diri ( Jas laboratorum lengan panjang,
Sarung tangan , Masker bedah )
Mempersiapkan wadah plastik infeksius
IV Bahan :
Media Transport ( Amies / Stuart )
Spatula
Cairan desinfektan ( alkohol 70% - 85%, hipoklorit 5% )

V. Pengambilan spesimen Usap Tenggorok


Siapkan media Transport dan swab steril, tuliskan identitas
penderita yang akan diambil spesimennya ( Nama, Umur,
Jenis kelamin, Tgl ambil, Jenis spesimen )
Posisi petugas pengambil berada disamping kanan
penderita
Penderita dipersilahkan duduk dengan sandaran dan kepala
ditengadahkan
Jika penderita ditempat tidur maka posisi terlentang
Penderita diminta membuka mulut dan mengatakan AAA
Buka swab dari pembungkusnya, dengan spatula tekan
pangkal lidah, kemudian..

V.a. Pengambilan spesimen Usap Tenggorok


Usapkan swab pada daerah faring dan tonsil kanan kiri
Apabila terdapat membran putih keabuan usap disekitar
daerah tersebut dengan menekan agak kuat (bisa sampai
berdarah )
Buka tutup media Transport masukkan segera swab (swab
harus terendam media), tutup rapat.
Masukkan media Transport dalam spesimen carrier dan
kirim segera ke Laboratorium
Pemeriksa disertai Foto Copy form Diphth1. Form Lab.

V. b. Spesimen usap hidung.


Siapkan media Transport dan swab steril, tuliskan
identitas
penderita yang akan diambil spesimennya ( Nama,
umur, Jenkel,
Tgl. ambil, Jenis spesimen )
Posisi petugas pengambil disamping kanan penderita
Penderita dipersilahkan duduk dengan sandaran dan
kepala
ditengadahkan, Jika penderita ditempat tidur posisi
terlentang
Buka swab dari pembungkusnya, masukkan swab pada
lubang hidung
sejajar palatum, biarkan beberapa detik sambil diputar
dan ditekan
(dilakukan untuk hidung kanan dan kiri)

Pengambilan
Spesimen Swab
Hidung

Pemeriksaan C. diphtheriae di BBLK Surabaya

Transport Medium

Isolasi (1-2 Hari)

Screening Test (1 hari)


Patogenik

Toxigenik (1-2 hari) Identifikasi

Non Patogenik

Identifikasi (1-2 hari)

Total Selesai Hasil sejak spesimen diterima : 5-7 hari

SALAH

BETUL

Swab tidak terendam media


Swab terendam media

Swab tidak terendam media

Swab terendam media

VI Pengiriman spesimen:

Pengiriman spesimen kelaboratorium dilakukan dengan


menggunakan spesimen carrier
Tidak lebih dari 48 jam setelah pengambilan (sebaiknya
segera setelah pengambilan)
Tidak diperkenankan menggunakan pendingin / ice pack
Diberi alamat lengkap pengirim dan alamat lengkap
laboratorium yang dituju disertai no. telpon.

Packing Standard

Packing Alternatif

Thank You

ariswu_NPL_Sby

Terima Kasih
15