Anda di halaman 1dari 14

Inverse Association of Vitamin C

with Cataract in Older People in


India
Journal Reading

Fitra Hadi
26.56.1125.2012

Ophthalmology. 2011;118:19581965
Ravindran RD,Vashist P,
Gupta SK,Young IS,Maraini G,
Camparini M,Jayanthi R,John N,
Fitzpatrick KE,Chakravarthy U,

Introduksi
India berkontribusi terhadap 20%
kebutaan di dunia (katarak merupakan
penyebab utama).
Prevalensi katarak di India lebih tinggi
dibandingkan populasi Barat.
Faktor lingkungan, nutrisi, dan genetik
mungkin merupakan faktor yang
menyebabkan tingginya kejadian katarak.
Informasi yang ada terbatas pada
populasi India, khususnya mengenai
antioksidan (terutama vitamin C) yang
berperan penting dalam melindungi lensa
terhadap stres oksidatif.

Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui hubungan antara
vitamin C dan katarak di India.

Metode
Desain penelitian: Studi analitik crosssectional
Kriteria inklusi:
Partisipan berusia 60 tahun.
Didapatkan plasma vitamin C pada
partisipan.

Kriteria eksklusi:
Partisipan bertempat tinggal di kota Delhi,
Gurgaon, dan Pondicherry.
Partisipan menolak untuk mengikuti
prosedur pengambilan data.

Metode (2)
Prosedur Penelitian
Subjek yang memenuhi kriteria inklusi dan
eksklusi:
-Dikumpulkan data mengenai rumah tangga,
sosio-demografik, ekonomi dan konsumsi.
-Dilakukan pemeriksaan di rumah sakit.

Metode (3)
Pemeriksaan Darah
Lutein
Zeaxanthin
-cryptoxanthin
-carotene
-carotene
-tocopherol
-tocopherol
Lycopene
Retinol
Total vitamin C pada plasma

Metode (4)
Penilaian Katarak
Menggunakan slit lamp lalu diklasifikasikan
berdasarkan Lens Opacities Classification
System III:
- 4 Nuclear cataract
- 3 Cortical cataract
- 2 Posterior Subcapsular cataract (PSC)

Hasil
5638 orang
4098 (katarak)
1540
811 (operated katarak)
katarak)

3287 (unoperated

2404 nuclear (pure & mix)


512 cortical (pure&mix)
1084 PSC (pure & mix)

Hasil (2)
Terdapat hubungan berkebalikan yang erat
antara kadar retinol, lutein, dan zeaxanthin
dengan katarak.
Kadar -tocopherol dan -carotene tidak
berhubungan dengan katarak.
Terdapat hubungan berkebalikan yang erat
antara kadar vitamin C dengan katarak
nuklear, katarak kortikal, dan katarak
subkapsular posterior; dengan tingkat
kemaknaan paling tinggi pada PSC.

Diskusi
Terdapat hubungan berkebalikan yang erat
antara vitamin C dan katarak.
Studi kali ini: partisipan 5 kali lebih besar, dan
partisipan terdiri dari India bagian utara dan
selatan.
Vitamin C plasma pada penelitian ini
didapatkan rendah. (~13 mol/L).

Diskusi (2)
Hasil penelitian didukung oleh penelitian lain
yang dilakukan di Eropa dan Amerika Serikat
yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan
berkebalikan erat antara vitamin C pada
plasma dan katarak.
Keterbatasan penelitian pendataan dan
penetapan status lensa dilakukan pada satu
waktu yang sama, sehingga sulit untuk melihat
hubungan waktu antara vitamin C dan katarak;
pendataan hanya dilakukan satu kali.

Diskusi (3)
Kelebihan penelitian jumlah sampel yang
besar, sampel diambil dari 2 daerah yang
berberda di India, dan pengukuran katarak
yang akurat.

Kesimpulan
Terdapat hubungan yang erat antara vitamin C
dan katarak pada populasi dengan kadar
vitamin C rendah.
Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut
mengenai vitamin C dan katarak.

Terima Kasih