Anda di halaman 1dari 14

MODUL PRAKTIKUM

INSTALASI LISTRIK INDUSTRI II


Nama

: Ulli Berty Gultom

Nim

: 3211301019

Job1
Instalasi listrik PHB dengan pengaman arus sisa
Tugas
1. Lakukan pengukuran tahanan isolasi yang sudah dipasang dan catat hasilnya
2. Lakukan pengujian komponen instalasi listrik yang sudah dipasang dan catat hasilnya
3. Buat gambar denah instalasi secara single line dan pengawatan dari instalasi listrik yang
sudah dipasang
4. Buat laporan hasil praktek. (format sesuai kesepakan dengan dosen)
Alat dan bahan
1. Kabel
2. Tool box
3. ELCB 40A
4. MCB 10A, 6A, 6A
5. Stop kontak
6. Saklar, lampu, dan KWHMeter
Single line diagram

Pengujian isolasi
Nilai minimum = 100 ohm setiap 1 volt tegangan hersa.. Jika tegangan kerja 220V berarti
minimum tahanan isolasi adalah 1000 x 220V = 220K .
Diagram wiring

Hasil pengujian
Jadi pada pengujian ELCB sebagai pengaman, jika terjadi kesalahan dalam perakitan
rangkaian yang menyebabkan short circuit ELCB secara otomatis akan trip saat di uji coba.
Sedangkan ketika MCB trip membuktikkan bahwa sensifitas ELCB lebih tinggi.
Kesimpulan
Pada praktikum kali ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan ELCB lebih aman daripada
menggunakan MCB pada instalasi listrik dikarenakan ELCB mempunyai sensivitas sangat
baik terhadap arus sisa. Ketika ELCB dan MCB 2 di on kan maka lampu akan menyala.
Bamun, ketika ELCB dan MCB 3 di onkan maka stopkontak akan bekerja/berfungsi. Namun
dikarenakan pada praktikum ini kami instalasi listrik yang kami rangkai tidak berjalan sesuai
tujuan dari praktikum ini.

Job 3
Instalasi Lampu Industri (HPL)
Tujuan : Memasang penerangan HPL menggunakan photocell.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Alat dan Bahan: MCB 1 phasa......................................................................1 buah


Multimeter ......................................................................................................1 buah
Modul lampu HPL...........................................................................................1 buah
Modul lampu SON..........................................................................................1 buah
Photo cell ........................................................................................................1 buah
Kabel ..............................................................................................................Secukupnya

Gambar Kerja

Tugas:

1. Bagaimanakah cara kerja dari photo cell ?


Photocell menggunakan prinsip kerja resistor dengan sensitivitas cahaya sebagai alat
perbandingan. Apabila kondisi gelap maka nilai resistansi akan menjadi rendah sehingga
arus mengalir dan lampu akan menyala. Sebaliknya pada kondisi terang, nilai resistansi
menjadi tinggi sehingga arus tidak dapat mengalir dan lampu akan mati.
2. Apakah fungsi dan carakerja dari ballast ?
Ballast listrik adalah perangkat dimaksudkan untuk membatasi jumlah arus dalam sebuah
sirkuit listrik. Sebuah contoh yang akrab dan banyak digunakan adalah pemberat induktif
digunakan dalam lampu neon, untuk membatasi arus yang melalui tabung, yang tidak akan
naik ke tingkat destruktif karena karakteristik resistansi negatif tabung.
a. Fungsi bagian dari ballast elektronik dapat diuraikan sebagai berikut :
Rectifer, berfungsi untuk mengubah tegangan listrik AC 220V PLN menjadi tegangan DC

tinggi (High Voltage DC /HVDC) 320 Volt DC to AC.


Converter, berfungsi untuk mengubah tegangan HVDC 320 Volt menjadi tegangan AC 500V

800V dengan frekuensi 20 KHz 60 KHz.


b. Prinsip kerja rangkaian ballast elektronik adalah menaikan mengubah (menaikan) tegangan
listrik AC 220V PLN mejadi tegangan AC 500V 800V dengan frekuensi 20 KHz 60
KHz.
c. Perbandingan Ballast Elektronik dengan Ballast Transformer :
Ballast elektronik memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan ballast transformer.
Beberapa kelebihan ballast elektronik tersebut adalah : Meningkatkan rasio perbandingan
konversi daya listrik ke cahaya yang dihasilkan. Tidak terdeteksinya kedipan oleh mata
karena kedipannya terjadi pada frekuensi yang sangat tinggi sehingga tidak dapat diikuti
oleh kecepatan mata. Efisiensi daya yang tinggi Ballast elektronik memiliki berat lebih
ringan.
Kesimpulan
Jadi dapat dari praktikum tersebut dapat dismpulkan bahwa dalam memasang penerangan
lampu menggunakan photocell menerapkan prinsip sensitfitas cahaya dimana ketika kondisi
gelap maka nilai resistansi akan menjadi rendah sehingga arus mengalir dan lampu akan
menyala. Sebaliknya pada kondisi terang, nilai resistansi menjadi tinggi sehingga arus tidak
dapat mengalir dan lampu akan mati. Yang mana fungsi ballast dari rangkaian ini yaitu
membatasi besar arus, mengubah tegangan listrik AC 220V PLN menjadi tegangan DC
tinggi 320 Volt DC to AC, mengubah tegangan HVDC 320 Volt menjadi tegangan AC 500V
800V dengan frekuensi 20 KHz 60 KHz, mengubah (menaikan) tegangan listrik AC

220V PLN mejadi tegangan AC 500V 800V dengan frekuensi 20 KHz 60 KHz.

Job 4
Instalasi Penerangan Rumah Pintar 1
Tugas:
1. Apakah fungsi addressing pada sistem building automation?
Memberi alamat tujuan pada device yang dikontrol oleh EIBus.
2. Periksa kinerja dari system penerangan yang telah dibuat dengan menchecklist table
dibawah.
3. MenggunakanMultimeter ukur tegangan dari:
input = 224Vac
bus = 29,3dc
Tabel 1. Verifikasi fungsidari Push Button (Sebelum addressing)
Pengoperasian

Menyala

1.Menekan tombol Push Button


bagian atas sebelah kiri.
2.Menekan tombol Push Button
bagian atas sebelah kanan
3.Menekan tombol Push Button
bagian bawah sebelah kiri
4.Menekan tombol Push Button
bagian bawah sebelah kanan

Lampu
TidakMenyala

Ket

Lampu 1 tidak menyala

Lampu 2 tidak menyala

Lampu 1 tidak menyala

Lampu 2 tidak menyala

Tabel 2. Verifikasi fungsi Push Button (Setelah addressing)


Pengoperasian

Lampu
Menyal TidakMenyala
ket
a

Lampu 1 menyala

5. tombol Push Button bagian atas


sebelah kiri.
6.Menekan tombol Push Button bagian
atas sebelah kanan
7.Menekan tombol Push Button bagian

Lampu 2 menyala

Lampu 1 tidak menyala

bawah sebelah kiri


8.Menekan tombol Push Button bagian
bawah sebelah kanan

Lampu 2 tidak menyala

4. Petakan kondisi pengoperasian pada table 1, berdasarkan Bus Monitor dan Group Monitor pada
software ETS4. Masukkan hasil pengamatan pada table dibawah.
Tabel 2. Bus Monitor

No

Pengoperasian

1
2
3
4

2015-10-26 13:00:03:796 from bus


2015-10-26 13:00:17:250 from bus
2015-10-26 13:00:38:078 from bus
2015-10-26 13:00:48:656 from bus

Source.ad
r
1.1.1
1.1.1
1.1.1
1.1.1

Dest. adr

Dest

Info

0/0/1
0/0/2
0/0/1
0/0/2

Output A
Output B
Output A
Output B

True
True
False
False

Tabel 3. Group Monitor


No
1
2
3
4

Pengoperasian
2015-10-26 13:02:06:796 from bus
2015-10-26 13:02:20:796 from bus
2015-10-26 13:02:58:796 from bus
2015-10-26 13:03:08:796 from bus

Source.adr
1.1.1
1.1.1
1.1.1
1.1.1

Dest. adr
0/0/1
0/0/2
0/0/1
0/0/2

Dest
Output A
Output B
Output A
Output B

Info
True
True
False
False

5. Berdasarkan hasil percobaan diatas, apakah fungsi dari Bus Monitor dan Group Monitor,
jelaskan!
Bus monitor berfungsi untuk menampilkan device yang terhubung per group yang ada
pada middle group.
Group monitor berfungsi untuk menampilkan device yang kita control pada semua
bagian dari push button.
6. Apakah yang terjadi jika anda melepas kabel dongle antara USB interface dan Laptop? Jelaskan!
Jika kabel dicopot maka program yang telah dibuat tidak akan terhubung, karena kabel
yang terhubung pada laptop terhubung pada EIBus yang digunakan untuk mendownload
program pada device.
7. Dari praktikum yang dilakukan, tulis kesimpulan anda.
Jadi dapat disimpulkan bahwa tujuan dari praktikkum ini untuk memasang dan
memprogram sistem penerangan pada instalasi listrik rumah pintar memprogram 2
lampu menggunakan double push button. Ketika sudah di addressing /diberi alamat pada
sistem building otomation maka push button sebelah kiri atas ditekan, lampu 1 akan
menyala dan ketika push button sebelah kiri bawah ditekan, lampu 1 akan mati.

Sedangkan jika push button sebelah kanan atas ditekan, lampu 2 akan menyala dan
ketika push button sebelah kanan bawah ditekan, lampu 2 akan mati.

Job 5
Instalasi Penerangan Rumah Pintar 2
Tugas :
1. Apakah fungsi universal dimmer pada sistem building automation?
Fungsi universal dimmer adalah mengatur tingkat penerangannya menjadi terang, redup

maupun padam.
2. Periksa kinerja dari system penerangan yang telah dibuat dengan menchecklist table
dibawah.
3. MenggunakanMultimeterukurtegangandari:
input = 224 Vac
bus = 29,3Vdc

Tabel 1. Verifikasifungsi Push Button


Lampu
Tidak
Menyala
Menyala

Pengoperasian
1.Menekan tombol Push Button bagian
atas sebelah kiri.
2.Menekan tombol Push Button bagian
bawah sebelah kiri
3.Menekan tombol Push Button bagian
atas sebelah kiri dengan durasi tertentu

Keterangan
Lampu menyala
tapi redup
Lampu mati

4.Menekan tombol Push Button bagian


bawah sebelah kiri dengan durasi tertentu

Lampu menyala
dengan terang
secara perlahan
Lampu mati
secara perlahan

4. Petakan kondisi pengoperasian pada table 1, berdasarkan Bus Monitor dan Group Monitor pada
software ETS4. Masukkan hasil pengamatan pada table dibawah.
Tabel 2. Bus Monitor
N
o
1
2

Pengoperasian
From bus, S=0, low, 14:38, 201510-27
From bus, S=2, low, 14:38, 201510-27

Source.adr

Dest. adr

Dest

Info

1.1.1

0/0/1

On/off

True

1.1.1

0/0/1

On/off

False

3
4

From bus, S=4, low, 14:38, 201510-27


From bus, S=0, low, 14:38, 201510-27

1.1.1

0/0/2

Dimming

Increase

1.1.1

0/0/2

Dimming

Decrease

Tabel 3. Group Monitor


N
o
1
2
3
4

Pengoperasian
From bus, low, 14:37, 2015-1027
From bus, low, 14:37, 2015-1027
From bus, low, 14:38, 2015-1027
From bus, low, 14:38, 2015-1027

Source.adr

Dest. adr

Dest

Info

1.1.1

0/0/1

0n/off

True

1.1.1

0/0/1

On/off

False

1.1.1

0/0/2

Dimming

1.1.1

0/0/2

Dimming

Increase
Break
Decrease
Break

5. Apakah yang terjadi jika tombol atas dan bawah Left push button kita tekan dalam jangka waktu
tertentu? Mengapa, jelaskan!
Lampu akan mati ataupun tidak menyala secara perlahan. Karena pada left push button
kita alamatkan untuk berfungsi sebagai dimming.
6. Dari praktikum yang dilakukan, tulis kesimpulan anda.
Jadi dapat disimpulkan bahwa kita bisa mengatur sistem penerangan menggunakan
universal dimmer untuk mengatur tingkat penerangannya menjadi terang, redup maupun
padam. Dengan menggunakan instalasi rumah pintar kita dapat memonitoring kinerja
dari sistem terpasang berdasarkan Group monitor dan Bus Monitor.

Job 6
Instalasi Penerangan Rumah Pintar 3
Tugas:
1. Apakah fungsi Brightness Controller pada sistem building automation?
Untuk mengatur intensitas cahaya, jika pada sensor brightness control tidak diberi
cahaya maka lampu akan hidup terang, dan jika diberi cahaya maka lampu tidak akan
menyala.
2. Periksa kinerja dari system penerangan yang telah dibuat dengan menchecklist table
dibawah.
3. Menggunakan Multimeter ukur tegangan dari:
input = 224 Vac
bus = 29,3 Vdc
Tabel 1. Verifikasi input push button
Lampu
1
M TM

Lampu
2
M TM

2.Input B dalam
kondisi NC

3.Input C dalam
kondisi NC

4.Input D dalam
kondisi NC

Pengoperasian
1.Input A dalam
kondisi NC

Lampu 3
M

TM

Keterangan

Lampu 1 menyala redup, Jika kondisi


cahaya yang masuk sensor brightness
sensor sedikit. Sedangkan lampu 3
menyala.
Lampu 1 menyala redup, Jika kondisi
cahaya yang masuk sensor brightness
sensor sedikit. Sedangkan lampu
2menyala dan lampu 3 tidak menyala.
Lampu 1 menyala redup, Jika kondisi
cahaya yang masuk sensor brightness
sensor sedikit
Lampu 1 menyala terang, lampu 2 dan
3 tidak menyala.

4. Apakah yang terjadi jika kondisi cahaya yang terdeteksi oleh Brightness Controller berubahubah ?Mengapa ?
Lampu akan menyala sesuai dengan cahaya yang kita beri. Karena Brightness Controller
prinsip kerjanya, jika cahaya yang terbaca banyak/terang maka lampu akan meredup,
jika cahaya yang terbaca sedikit/gelap maka lampu akan menyala terang

5. Dari praktikum yang dilakukan, tulis kesimpulan anda.


Jadi dapat disimpulkan bahwa brightness control berfungsi untuk mengontrol lampu
dengan mendeteksi cahaya yang masuk pada sensor yang terdapatpada brightness
controller, jadi jika sensor tidak diberi cahaya maka lampu akan menyala terang, dan jika
sensor diberi cahaya maka lampu tidak akan menyala.

Job 7
Instalasi Penerangan Rumah Pintar 3

1. Apakahfungsi IR Remote padasistem building automation?


Fungsi IR Remote Control adalah untuk mengontrol lampu dengan remote sebagai
penganti push button dengan cara mentrigger IR Remote, jadi bisa memungkinkan untuk
menghidupkan/mematikan lampu dari jarak jauh menggunakan remote.
2. Periksa kinerja dari system penerangan yang telah dibuat dengan menchecklist table
dibawah.
3. MenggunakanMultimeterukurtegangandari:
input = 224 Vac
bus= 29,3Vdc
Tabel 1. Verifikasi input remote control
Lampu
Menyala TidakMenyala

Pengoperasian
1.Menekan tombol I/
2.Menekan tombol I/
3.Menekan tombol I/
4.Menekan tombol I/
5.Menekan tombol O/
6.Menekan tombol O/
7.Menekan tombol O/
8.Menekan tombol O/

1
2
3
4
1
2
3
4

Keterangan
Lampu 1
Lampu 1, 3
Lampu 1, 3
Lampu 1, 2,3
Lampu 2,3
Lampu 2
Lampu 2
Lampu 1,2,3

4. Adakah perbedaan nyala lampu ketika tombol 1 ditekan dengan delay waktu tertentu dengan
ditekan begitu saja ?Mengapa ?
Pada saat tombol 1 ditekan begitu saja maka lampu akan perlahan hidup terang
dengan cepat sedangkan jika tombol 1 ditekan dengan delay waktu tertentu maka lampu
akan perlahan hidup terang tapi sedikit lama
5. Dari praktikum yang dilakukan, tulis kesimpulan anda.
Jadi dapat disimpulkan bahwa IR Remote berfungsi untuk mengontrol lampu dengan
menggunakan remote, jika ingin mengontrol intensitas cahaya menyala redup perlahan

ataupun menyala terang perlahan bisa mengubah parameter pada program yang telah
dibuat.
Job 8
Instalasi Pengendali Shutter Aktuator Pada Instalasi Rumah Pintar
Tugas
1. Apakah fungsi Venetian drive pada sistem building automation?
2. Periksa kinerja dari sistem penerangan yang telah dibuat dengan
menchecklist table dibawah.
3. Menggunakan Multimeter ukur tegangan dari:
input : 224
bus : 29, 3
Pengoperasian
Menekan tombol UP
Left rocker
Menekan tombol Down
Left rocker
Menekan tombol UP
Left rocker dengan
durasi waktu tertentu
Menekan tombol Down
Left rocker dengan
durasi waktu tertentu

Tabel 1. Verifikasi input push button


Shutter actuator
Kiri
Kanan
Kiri
Kanan
Kiri

Kanan

4. Adakah perbedaan putaran ketika tombol 1 ditekan dengan delay waktu


tertentu dengan ditekan begitu saja ? Mengapa ?
Ada, shutter akan berputar perlahan sesuai dengan delay yang diberi.
Dari praktikum yang dilakukan, tulis kesimpulan anda.

Keterangan
Berputar sesaat
secara forward
Berputar sesaat
secara reverse
Berputar lama secara
forward
Berputar lama secara
reverse

Job 9
Instalasi Smoke Detector Pada Instalasi Rumah Pintar
1. Apakah fungsi Smoke detector pada sistem building automation?
Smoke detector berfungsi untuk mendeteksi asap rokok, jadi jika terdapat asap rokok
walaupun hanya sedikit ataupun banyak maka sensor akan menyalakan lampu.
2. Apakah fungsi Motion detector pada sistem diatas? Jelaskan cara kerjanya!
Motion Detector berfungsi untuk mendeteksi gerakan, jadi jika ada sesuatu yang bergerak
maka sensor akan menghidupkan lampu.
3. Periksa kinerja dari sistem diatas yang telah dibuat dengan menchecklist
table dibawah.
4. Menggunakan Multimeter ukur tegangan dari:
input: 223
bus :29
Jobsheet Instalasi Listrik Industri II 81
Tabel 1. Verifikasi output motion dan smoke detector
Pengoperasian
Lampu
Keterangan
Hidup
Tidak Hidup
Melakukan gerakan di

depan motion sensor


Simulasi asap pada

smoke detector
5. Dari praktikum yang dilakukan, tulis kesimpulan anda.
Jadi dapat disimpulkan bahwa motion detector akan berfungsi mendeteksi adanya
gerakan didepan sensor motion, dan smoke detector akan mendeteksi adanya asap
didepan sensor motion.

Job 10
Instalasi Pengaturan Sistem Pendingin/ Pemanas Pada Instalasi Rumah Pintar
Tugas
1. Apakah fungsi ambient thermostat dan valve actuatur pada sistem building
automation?
2. Periksa kinerja dari sistem penerangan yang telah dibuat dengan
menchecklist table dibawah.
3. Menggunakan Multimeter ukur tegangan dari: Jobsheet Instalasi Listrik Industri II
92
input: 223
bus:29
Tabel 1. Verifikasi hasil instalasi
Pengoperasian
Shutter actuator
Suhu pada
Display ( 0)
Membuka
Menutup
Memutar searah jarum
jam ambient
thermostat
Memutar berlawanan
arah jarum jam
ambient thermostat

4. Dari praktikum yang dilakukan, tulis kesimpulan anda.

24.7

24.7