Anda di halaman 1dari 11

BAB IV

DATA, ANALISIS dan PEMBAHASAN


A. DATA
GAMBAR
Runput (Stolon)

Jahe (Rhizoma)

KETERANGAN
Terdapat
akar,

internodus dan daun


Bentuk daun sisik
Tulang daun sejajar

Terdapat

dan daun
Bentuk daun sisik
Tulang daun sejajar terdiri dari

nodus,

nodus,

internodus

helaian.

Seluruh bagian kentang adalah

tuber
Terdapat mata tunas
Terdapat tunas diujungnya.

Daun bawang (bulbus)

Talas (Kormus)

Sulur

Asparagus (kladodium)

Batang terletak pada ujung

terbawah
Lapisan terdiri dari daun
Terdapat akar

Batang

terisi pati
Bentuk daun sisik
Terdapat nodus

Terdapat

internodus
Bentuk daun sisik

Bentuk daun sisik


Terdapat 2 nodus
Terdapat 1 internodus

mengembung

nodus

yang

dan

Wijaya Kusuma (Filokladium)


-

Terdapat nodus
Terdiri dari 1 nodus

Akasia (Filodia)

Terdapat daun dan batang


Terdapat nodus dan internodus

Bougenvil (Filokladium)

Terdapat batang
Terdapat 13 nodus
Terdapat internodus

B. ANALISIS
- Rumput
Pada pengamatan rumput terdapat akar. Jenis akar yang dimiliki adalah akar
serabut. Selain itu juga terdapat nodus yang berfungsi sebagai tempat tumbuhnya
daun dan ada internodus yang terletak diantara 2 nodus. Daun pada rumput
berbentuk sisik. Rumput memiliki batang yang ramping dan memanjang.
Berdasarkan ciri-ciri yang telah diamati rumput termasuk kedalam stolon. Stolon
merupakan modifikasi dari batang
-

Jahe
Pada pengamatan jahe terdapat nodus yang berfungsi sebagai tempat tubuhnya
daun. Pada jahe juga terdapat internodus yang terlatak diantara ruas-ruas atau
nodus. Jahe memiliki bentuk daun sisik. Jahe memiliki batang yang mendatar dan
gemuk. Berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki oleh jahe termasuk rhizoma. Rhizoma

merupakan modifikasi dari batang.


Kentang
Pada pengamatan kentang terdapat beberapa mata tunas. Selain itu tunas dari
kentang terdapat diujungnya. Kentang berbentuk tidak beraturan. Seluruh bagian

kentang merupakan tuber.


Daun bawang
Pada pengamatan daun bawang terdapat akar dan juga batang yang terletak
pada ujung terbawah. Daun bawang memiliki beberapa lapisan yang berbentuk
daun. Daun bawang juga memiliki nodus dibagian ujung bawah yang terhubung

dengan lapisan daun.


Talas

Pada pengamatan talas terdapat batang yang mengembung terisi pati. Talas
memiliki nodus yang terletak diantara akar dan daun. Bentuk daun talas adalah
-

sisik.
Sulur
Pada pengamatan sulur terdapat beberapa bagian yaitu terdapat nodus yang
berfungsi sebagai tempat tubuhnya daun. Pada sulur juga terdapat internodus yang
terlatak diantara ruas-ruas atau nodus. sulur memiliki bentuk daun sisik. Sulur

merupakan modifikasi dari batang.


Asparagus
Pada pengamatan asparagus terdapat beberapa bagian yaitu terdapat nodus
yang berfungsi sebagai tempat tumbuhnya daun. Pada asparagus juga terdapat
internodus yang terletak diantara ruas-ruas atau nodus. Asparagus memiliki bentuk

daun sisik. Asparagus merupakan modifikasi dari batang.


Wijaya kusuma
Pada pengamatan wujaya kusuma terdapat beberapa bagian yaitu terdapat
nodus yang berfungsi sebagai tempat tumbuhnya daun. Pada 1 batang terdiri dari 1
nodus. Wijaya kusuma merupakan modifikasi dari daun.

Akasia
Pada pengamatan akasia terdapat beberapa bagian yaitu terdapat batang dan
daun. Pada akasia juga terdapat nodus yang berfungsi sebagai tempat tumbuhnya
daun. Terdapat juga internodus yang terletak diantara ruas-ruas atau nodus. Akasia

merupakan modifikasi dari batang.


Bougenvil
Pada pengamatan bougenvil terdapat beberapa bagian yaitu terdapat batang.
Terdapat 13 nodus yang berfungsi sebagai tempat tumbuhnya daun. Terdapat juga
internodus yang terletak diantara ruas-ruas atau nodus. Boegenvil merupakan
modifikasi dari duri.

C. PEMBAHASAN
Pengamatan A
Dari pengamatan rhizoma pada jahe yang telah dilakukan ditemukan nodus,
dimana nodus digunakan sebagai tempat munculnya daun, akar maupun tunas. Selain
itu kami juga menemukan internodus dan daun. Daun pada jahe menyerupai pedang
dan tulang daun sejajar terdiri dari helaian. Sedangkan dari pengamatan stolon pada
rumput ditemukan nodus yang ditandai dengan munculnya tangkai daun. Selain itu
kami juga menemukan internodus yang terletak diantara dua nodus. Bentuk daun pada
rumput ini seperti jarum dan tulang daun sejajar.

Jahe merupakan contoh tanaman jenis rhizoma. Jahe sendiri merupakan


bentuk modifikasi batang tanaman yang menjalar di dalam tanah dan dapat
menghasilkan tanaman jahe baru dari ruasnya. Dari ruas dapat tumbuh tunas dan akar,
sehingga terbentuk tanaman jahe baru. Ujung rhizoma atau tunas ketiak tumbuh
menjadi tumbuhan jahe baru dan tumbuhan tersebut tetap bergabung dengan
tumbuhan induk dan membentuk rumpun. Sedangkan geragih adalah batang yang
tumbuh kesamping diatas permukaan tanah. Pada buku-buku batangnya tumbuh tunas
dan membentuk akar. Tanaman ini tumbuh memanjang dan menjauhi induknya lalu
membengkok ke atas membentuk individu baru. Pada bagian bawah geragih muncul
akar serabut, walaupun tetap berhubungan dengan induknya, namun tumbuhan baru
itu tidak bergantung pada induknya. Rumput merupakan contoh tanaman jenis stolon.
Rumput merupakan modifikasi batang yang tumbuhnya menjalar

disekitar

permukaaan tanah. Pada buku-buku batangnya tumbuh tunas dan membentuk akar.
Setelah beberapa waktu rumput ini tumbuh memanjang dan menjauhi induknya lalu
membengkok ke atas membentuk individu baru. Rhizoma dan stolon merupakan
batang yang termodifikasi namun rhizoma dan stolon memiliki beberapa perbedaan
diantaranya
- Bentuk batang
-

Arah tumbuh

Individu Baru

: rhizoma bentuknya mendatar dan gemuk sedangkan


stolon bentuknya ramping dan panjang.
: rhizoma arah tumbuhnya horizontal didalam permukaan
tanah sedangkan pada stolon arah tumbuhnya kesamping
diatas pemukaan tanah.
: pada rhizoma individu baru yang dihasilkan tetap bergabung
dengan tumbuhan induk dan membentuk rumpun. Sedangkan
pada stolon individu baru yang dihasilkan tidak bergantung

pada induknya.
Batang jahe (rhizoma) menjalar di dalam tanah dan dapat menghasilkan
tanaman jahe baru dari ruasnya.Individu baru yang dihasilkan oleh jahe (rhizoma)
berasal dari meristem aksilar. Rumput(stolon) tumbuh memanjang dan menjauhi
induknya lalu membengkok ke atas membentuk individu baru. Individu baru yang
dihasilkan oleh rumput (stolon) berasal dari meristem interskalar.
Mengingat tempat dan kedudukannya bagi tubuh tumbuhan, batang dapat
disamakan dengan sumbu tubuh tumbuhan. Salah satu fungsi batang adalah sebagai
tempat penimbunan cadangan makanan, dengan fungsi ini, pada bagian batang
tertentu akan mengalami perubahan bentuk sehingga bentuknya berbeda di banding
bentuk batang pada umumnya. Batang yang bentuknya berubah ini disebut batang

yang telah mengalami modifikasi. Batang dapat terspesialisasi serta termodifikasi


bentuknya untuk keperluan tugas khusus. Berdasarkan bentuk batang termodifikasi
yang dimiliki oleh rhizoma (jahe) yaitu mendatar dan gemuk maka dapat diketahu
peranan batang tersebut sebagai cadangan makanan selain itu juga sebagai alat
perkembangbiakkan vegetatif.

Pada stolon (rumput) ini tumbuh memanjang dan

menjauhi induknya lalu membengkok ke atas membentuk individu baru. Maka organ
yang terspesialisasi pada stolon memiliki peranan sebagai alat perkembangbiakkan
vegetatif.

Pengamatan B
Seluruh bagian dari kentang merupakan tuber. Tuber merupakan bentuk organ
terspesialisasi dari batang. Pada ujung tuber terdapat tunas, maka tunas tersebut
tmbuh dari meristem apikal. Kentang yang kita amati memiliki mata tunas yang
berfungsi sebagai tempat tumbuhnya tunas. Ketika tunas tumbuh pada mata tunas
maka bisa dikatakan tunas berasal dari meristem aksiler. Sehingga tunas pada tuber
dapat berasal dari meristem apikal dan juga dapat berasal dari meristem aksilar. Organ
terspesialisasi ini berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan dan alat
perkembangbiakkan vegetatif.
Organ terspesialisasi pada daun bawang berbentuk bulbus. Bulbus daun
bawang yang kita amati terdapat batang yang terletak pada ujung terbawah setelah
akar dengan ditandai adanya nodus. Pada bulbus daun bawang terdapat beberapa
lapisan yang berupa daun. Lapisan yang berupa daun ini menyatu dengan nodus.
Tunas daun bulbus yang berasal dari meristem apikal terbungkus oleh lapisan yang
menyerupai daun. Ada juga tunas yang terletak diluar sehingga membentuk individu
baru namun masih satu batang. Tunas ini berasal dari meristem aksilar. Organ
terspesialisasi yang dimiliki ini berfungsi untuk penyimpan cadangan makanan dan
pelindung tunas.
Organ terspesialisasi pada talas berbentuk kormus. Talas memiliki daun sisik.
Talas memiliki batang yang pendek dan membengkak sehingga batang tidak begitu
nampak. Talas memiliki nodus dimana nodus digunakan sebagai tempat tumbuhnya
daun. Tunas talas berasal dari meristem apikal yang terbungkus oleh lapisan
menyerupai daun. Tunas ini akan berkembang menjadi individu baru. Organ

terspesialisasi yang dimiliki berfungsi penyimpan cadangan makanan dan alat


perkembangbiakkan vegetatif.
Pada kormus terdapat kormel dimana kormel merupakan anak dari kormus
yang merupakan tunas yang berkembang pada kormus induk. Seringkali kormel
terdapat pada ujung sumbu batang. Kormel memiliki ukuran yang kecil dibandingkan
kormus. Namun kelompok kami tidak dapat menemukan kormel (anak kormus) pada
talas.
Organ termodifikasi pada sulur terletak pada bagian batang yang menyulur
dan dilapisi oleh bulu-bulu halus pada batangnya. Organ terspesialisasi ini berfungsi
sebagai pelekat pada tumbuhan lain atau pohon. Sulur tumbuh dari ketiak daun.
Pengamatan C
Pada asparagus yang kami amati terdapat batang yang menyerupai daun. Daun
pada asparagus berwarna putih perak dan berukuran sangat kecil. Organ terspesialisasi
berbentuk daun. Batang ini mengambil alih fungsi daunnya karena daunnya
mengalami reduksi yang lanjut atau berubah menjadi duri. Asparagus yang kami
amati terdapat 2 nodus dan 1 internodus yang menyusunnya.
Pada wijaya kusuma yang kami amati terdapat batang yang menyerupai daun.
Daun pada wijaya kusuma merupakan organ terspesialisasi. Batang ini mengambil
alih fungsi daunnya karena daunnya mengalami reduksi yang digunakan sebagai
fotosintesis. Wijaya kusuma yang kami amati memiliki 1 nodus yang menyusunnya.
Akasia yang kami amati terdapat batang dan daun. Organ terspesialisasi pada
akasia yaitu tumbuhnya batang pada nodusnya. Fungsinya yaitu sebagai alat
perkembangbiakkan vegetatif. Akasia yang kami amati memiliki 26 nodus yang
menyusunnya.
Bougenvil yang kami amati memiliki batang dan daun. Organ terspesialisasi
pada bougenvil berbentuk duri yang terletak diketiak daun dan sering menyangga
daun-daun atau bunga-bunga yang rudimeter. Bougenvil yang kami amati terdiri dari
13 nodus yang menyusunnya.
Persamaan dari filokladium, kladodium dan filodia yakni batang yang tumbuh
memipih menyerupai daun dan tumbuh batang pada nodusnya. Filokladium,
kladodium dan filodia juga memiliki perbedaan diantaranya filokladium memiliki
beberapa internodus dan tumbuhnya tidak terbatas. Sedangkan kladodium memiliki 12 internodus dan pertumbuhannya terbatas.

BAB VI
PENUTUP
A. Kesimpulan
Rhizoma dan stolon memiliki beberapa perbedaan diantaranya
- Bentuk batang
: rhizoma bentuknya mendatar dan gemuk sedangkan
stolon bentuknya ramping dan panjang.
- Arah tumbuh
: rhizoma arah tumbuhnya horizontal didalam permukaan
tanah sedangkan pada stolon arah tumbuhnya kesamping
-

Individu Baru

diatas pemukaan tanah.


: pada rhizoma individu baru yang dihasilkan tetap bergabung
dengan tumbuhan induk dan membentuk rumpun. Sedangkan
pada stolon individu baru yang dihasilkan tidak bergantung

pada induknya.
Tuber merupakan bentuk organ terspesialisasi dari batang. Pada ujung tuber terdapat
tunas, maka tunas tersebut tmbuh dari meristem apikal. Ketika tunas tumbuh pada mata
tunas maka bisa dikatakan tunas berasal dari meristem aksiler. Organ terspesialisasi ini
berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan dan alat perkembangbiakkan vegetatif.
Organ terspesialisasi pada daun bawang berbentuk bulbus. Bulbus daun bawang

terdapat beberapa lapisan yang berupa daun. Tunas daun bulbus yang berasal dari
meristem apikal terbungkus oleh lapisan yang menyerupai daun. Ada juga tunas yang
terletak diluar sehingga membentuk individu baru namun masih satu batang. Tunas ini
berasal dari meristem aksilar. Organ terspesialisasi yang dimiliki ini berfungsi untuk
penyimpan cadangan makanan dan pelindung tunas.
Organ terspesialisasi pada talas berbentuk kormus. Tunas talas berasal dari meristem

apikal yang terbungkus oleh lapisan menyerupai daun. Organ terspesialisasi yang
dimiliki berfungsi penyimpan cadangan makanan dan alat perkembangbiakkan
vegetatif.
Organ termodifikasi pada sulur terletak pada bagian batang yang menyulur dan dilapisi
oleh bulu-bulu halus pada batangnya. Organ terspesialisasi ini berfungsi sebagai pelekat
pada tumbuhan lain atau pohon.
Persamaan dari filokladium, kladodium dan filodia yakni batang yang tumbuh memipih
menyerupai daun dan tumbuh batang pada nodusnya. Filokladium, kladodium dan
filodia juga memiliki perbedaan diantaranya filokladium memiliki beberapa internodus

dan tumbuhnya tidak terbatas. Sedangkan kladodium memiliki 1-2 internodus dan
pertumbuhannya terbatas.

ABSTRAK
Kami telah melakukan pengamatan tentang Morfologi Tumbuhan (Batang
terspesialisasi) pada tanggal 24 Maret 2015. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui
bagian bagian penyusun batang terspesialisasi, mengetahui bentuk khusus hasil modifikasi
pada batang terspesialisasi dan keterkaitan bentuk batang terspesialisasi dengan kondisi
lingkungan tempat tumbuhnya. Metode percobaan yang kami lakukan adalah dengan
pengamatan terhadap struktur batang tumbuhan tersebut. Dari hasil percobaan didapatkan
yaitu perbedaan pada rizoma (jahe) dan stolon (rumput) adalah bentuk batang rhizoma
bentuknya mendatar dan gemuk sedangkan stolon bentuknya ramping dan panjang. Arah
tumbuh rhizoma arah tumbuhnya horizontal didalam permukaan sedangkan pada stolon arah
tumbuhnya kesamping diatas pemukaan tanah. Individu baru pada rhizoma individu baru
yang dihasilkan tetap bergabung dengan tumbuhan induk dan membentuk rumpun.
Sedangkan pada stolon individu baru yang dihasilkan tidak bergantung pada induknya. Pada
bulbus (bawang), batang menjadi organ terspesialisasi menjadi lapisan-lapisan yang berfungsi
untuk menyimpan cadangan makanan. Pada talas organ yang terpsesialisasi yaitu kormus,
kormus berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Pada sulur organ yang
tersepesialisasi adalah batang sulur yang berada di ujung. Bagian batangnya menjadi berbelit
yang berperan untuk menempelkan tubuhnya pada tanaman lain yang ada disekitarnya. Pada
kentang organ terspesialisasi berbentuk tuber. Pada kentang tumbuh bagian-bagian tunas dari
maristem aksilar, tunas dari maristem apikal yang berupa mata tunas yang tumbuh pada
kentang yang berfungsi menyimpan cadangan makanan dan perkembangan vegetatif.
Persamaan dari filokladium, kladodium, filodia dan bougenvil yaitu batang tumbuh memipih
dan membentuk cabang dari nodus batangnya. Sedangkan perbedaannya yaitu filokladium
memiliki beberapa internodus dan tumbuhnya tidak terbatas. Sedangkan kladodium memiliki
1-2 internodus dan pertumbuhannya terbatas.