Anda di halaman 1dari 28

KELOMPOK 5

Annaisse Tasha A (1500673)


Bayu Fajar (1502018)
Hafsa Tahirani R (1503985)
Ika Kartikasari (1501666)
Karima Nurhardiyanti (1504029)
Khaerunisa (1501756)
Hera Febriani (1504032)

MASALAH-MASALAH PERILAKU
DALAM PEMBELAJARAN

Membahas :
1.
2.
3.
4.
5.

Hakikat masalah perilaku dalam belajar.


Konsep dan ciri siswa terisolir.
Konsep dan ciri siswa underachiever.
Konsep dan ciri siswa maladaptive.
Konsep dan ciri siswa yang mengalami
stres.

Hakikat Masalah Perilaku Dalam


Belajar
Perilaku
siswa
di
dalam
kelas
merupakan salah satu faktor yang
memengaruhi keberhasilan kegiatan
belajar mengajar.
Apabila siswa bersikap positif seperti
aktif dan kritis saat melakukan
pembelajaran maka akan mendukung
proses belajar tersebut.

Bagaimana jika
perilaku yang
ditunjukkan siswa
adalah sikap yang
negatif?

Kita harus memahami

FAKTO
R

Dari sikap negatif yang dilakukan


siswa.
Kondisi pembelajaran yang tidak
mendukung

ATAU

Faktor lain yang berkaitan dengan

kepribadian siswa

Macam-macam prilaku negatif yang


dilakukan siswa :
Bolos belajar
Sering minta izin meningggalkan
kelas
Sering datang terlambat
Suka mengganggu teman
sedang belajar
Malas mengerjakan tugas atau
pekerjaan rumah

Konsep dan Ciri Ciri Siswa


Terisolir
Anak terisolasi adalah anak yang
tidak mempunyai sahabat diantara
teman sebayanya atau
sepermainannya. Isolasi atau isolate
itu sendiri dibagi menjadi dua
macam, yaitu:
voluntary
isolate

Involuntary
isolate

Anak terisolasi adalah anak yang tidak


mempunyai teman dalam pergaulannya
karena ia tidak mempunyai minat untuk
mengikuti kegiatan-kegiatan kelompok
sebagai proses bersosial.

Individu terisolasi adalah suatu sikap


individu yang tidak dapat meyerap
dan menerima norma-norma ke
dalam kepribadiannya dan ia juga
tidak mampu untuk berperilaku yang
pantas atau menyesuaikan diri
menurut tuntutan lingkungan yang
ada.

Menurut Andi Mappiare anak


terisolasi adalah anak yang jarang
dipilih atau sering kali mendapat
penolakan dari lingkungannya.

Jadi ...
Anak terisolir adalah anak yang tidak
bisa melakukan hubungan sosial
dikarenakan kurangnya minat, adanya
suatu sikap yang tidak mencerminkan
perilaku
sosial
di
dalam
suatu
kelompok
dan
tidak
bisa
menyesuaikan diri dengan tuntutan
lingkungan yang ada serta mereka
kurang dipilih oleh temannya dan
seringkali mendapat penolakan dari

menurut Elizabeth B.Hurlock, ciri-ciri anak terisolir


adalah:
Penampilan diri yang kurang menarik
Kurang sportif
Penampilan yang tidak sesuai dengan standar teman
Perilaku yang menonjolkan diri, mengganggu orang
lain, suka memerintah, tidak bekerjasama dan
kurang bijaksana
Mementingkan diri sendiri dan mudah marah
Status sosioekonomis berada di bawah
sosioekonomis kelompok

Konsep dan Ciri Ciri Siswa


Underachiever.

Seringkali kita menganggap bahwa


siswa yang tidak berprestasi ialah
siswa yang tidak memiliki kemampuan
inteligensi. Namun faktanya,
banyak siswa yang memiliki tingkat
inteligensi yang tinggi namun kurang
dalam hal berprestasi.

Beberapa karakteristik yang menunjukkan seorang siswa


dapat digolongkan sebagai siswa underachiever, diantaranya:
Memiliki kebiasaan kerja yang jelek;
Ketidakmampuan berkonsentrasi;
Kurang usaha dalam menjalankan tugas;
Minat yang kuat terhadap suatu bidang tertentu sehingga
melupakan akademiknya;
Pekerjaaannya sering tidak selesai;
Harga dirinya rendah;
Menampilkan frustasi emosional;
Bersikap negatif terhadap diri sendiri dan orang lain; dan
Tiadanya perhatian terhadap tugas yang sedang dihadapi.

Terdapat kecenderungan dua pola


perilaku dasar yang dialami siswa
underachiever, yaitu agresif dan
menarik diri.

Gambaran pola perilaku


agresif :
Penolakan yang terus
menerus yang ditunjukkan
dengan complain.
Mencari perhatian.
Mengganggu orang lain.
Penolakan yang terus
menerus terhadap tugas
yang ditetapkan.
Ketiadaan arahan diri
dalam pembuatan
keputusan.

Gambaran pola perilaku


menarik diri :
Kurangnya komunikasi.
Dikuasai oleh dunia
fantasi.
Bekerja sendiri.
Sebentar dalam kelas
ketika dalam
penyelesaian pekerjaan.
Sedikit upaya dibuat
untuk memperbaiki
perilaku.

Konsep dan Ciri Ciri siswa


Maladaptive

Maladaptive adalah kegagalan individu


mengintegrasikan aspek-aspek
identitas masa kanak-kanak ke dalam
kematangan aspek psikisosial
kepribadian pada masa dewasa.

Ciri-Ciri Prilaku Maladaptive


Perilaku yang berhubungan dengan gangguan peran:
Kegagalan transisi peran.
Mengingkari atau menghindari peran.
Kemunduran pola tanggung jawab yang biasa dalam peran.

Perilaku yang berhubungan dengan Harga Diri yang


Rendah
Mengeritik diri sendiri dan / atau orang lain.
Gangguan dalam berhubungan.
Mudah tersinggung atau marah berlebihan.
Perasaan negatif mengenai tubuhnya sendiri.

Perilaku yang berhubungan dengan Kerancuan


Identitas
Perasaan mengambang tentang diri sendiri.
Kerancuan gender.
Perasaan hampa.
Ketidakmampuan untuk empati terhadap orang lain.

Perilaku yang berhubungan dengan gangguan


Gambaran Diri
Menolak untuk melihat dan menyentuh bagian yang berubah.
Tidak dapat menerima perubahan struktur dan fungsi tubuh.
Perasaan atau pandangan negatif terhadap tubuh..
Menolak penjelasan tentang perubahan tubuh.

Perilaku yang berhubungan dengan


gangguan Ideal diri
Perasaantidak realistis.
Mengalami dunia seperti dalam mimpi.
Gangguan berfikir.
Kehilangan kendali terhadap cita-cita atau
harapan.
Citacita yang terlalu tinggi dan tidak realistis.
Harapan kedepan yang terlalu tinggi.
Perasaaan untuk tidak punya hak untuk gagal
dan berbuat kesalahan.

Konsep dan Ciri Ciri Siswa yang


Mengalami Stres
Stres merupakan suatu kondisi yang
disebabkan adanya ketidaksesuaian
antara situasi yang diinginkan dengan
keadaan biologis, psikologis atau
sistem sosial individu tersebut
(Sarafino 2006).

Stressor akademik

stress yang berasal dari proses belajar


mengajar atau hal-hal yang
berhubungan dengan kegiatan belajar,
yang meliputi tekanan untuk naik
kelas, lama belajar, menyontek,
banyak tugas, mendapat nilai ulangan,
mendapat beasiswa, keputusan
menentukan jurusan dan karir, serta
kecemasan ujian dan lain lain.

Olejnik dan Holschuh (2007) mengemukakan reaksi


terhadap stresor akademik terdiri dari:
Respon yang muncul dari pemikiran: kehilangan rasa percaya
diri, takut gagal, sulit berkonsentrasi, cemas akan masa depan,
melupakan sesuatu, dan berfikir terus-menerus mengenai apa
yang seharusnya mereka lakukan.
Respon yang muncul dari perilaku: menarik diri, menggunakan
obat-obatan dan alkohol, tidur terlalu banyak atau terlalu
sedikit, makan terlalu banyak atau terlalu sedikit, dan menangis
tanpa alasan.
Respon yang muncul dari reaksi tubuh: telapak tangan
berkeringat, kecepatan jantung meningkat, mulut kering,
merasa lelah, sakit kepala, rentan sakit, mual, dan sakit perut.
Respon yang muncul dari perasaan: cemas, mudah marah,
murung, dan merasa takut.