Anda di halaman 1dari 20

Course : Pendidikan Agama (1605PA13)

online.uwin.ac.id
Bachelor in Economics (S.E): Manajemen

UWIN eLearning Program

Session Topic: Membangun Kebahagiaan


Hidup
Course: Pendidikan Agama
By Yohanes Probo Dwi Sasongko, SS., M.Pd

Content

Part 1

Arti & Pandangan

Part 2

Teori Hedonisme

Part 3

Teori Utilitarianisme

Part 4

Ukuran Kebahagiaan

Powered by HarukaEdu.com

-1605PA13-

Hal. 3

Part1: Arti & Pandangan

Kebahagiaan: Arti & Pandangan

Arti & Pandangan tentang


Kebahagiaan
Semua manusia menginginkan
kebahagiaan.
Kebahagiaan itu dikejar dgn
berbagai cara.
Aristoleles (384-322 SM),
mengatakan
setiap kegiatan manusia pasti
diarahkan utk mengejar &
mencapai tujuan tertentu.
Manusia berusaha mencari suatu
tujuan utk mencapai tujuan yg lain.
Menurut Aristoteles, tujuan
tertinggi atau makna terakhir
hidup manusia adalah
kebahagiaan (eudaimonia).
Powered by HarukaEdu.com

Bagaimana mencapainya ?
Aristoteles mengatakan cara
mencapai kebahagiaan adalah
dgn menjalankan fungsi
kemanusiaan dgn baik.
Ketika manusia menjalankan
fungsinya sebagai manusia dgn
baik maka
dgn itu dia menjadi bahagia.
Aristoleles
(384-322 SM)
Filsuf Yunani
Bapak Ilmu Pengetahuan.

-1605PA13-

Hal. 5

Kebahagiaan: Teori Normatif

Teori Normatif Kebahagiaan


Sudah dikatakan sebelumnya bahwa,
prinsip dasar segala tindakan manusia
adalah agar kebahagiaan tercapai.
Utk memahami lebih jauh tentang
kebahagiaan ini kita
mempelajari lebih dahulu 3 teori etika
normatif, yaitu:
Teori
1. Hedonisme
2. Pengembangan diri
3. Utilitarianisme

Powered by HarukaEdu.com

-1605PA13-

Hal. 6

Kebahagiaan: Teori Hedonisme

Hedonisme
Hedone, bahasa Yunani:
1. Nikmat,
2. Kegembiraan, &
3. Kesenangan.
Hedonisme. Defn:
Aliran etika yg berpendapat
bahwa tujuan terakhir dari
semua tindakan manusia ialah
kenikmatan atau kesenangan.

Hedonisme mengajarkan bahwa,


manusia hendaknya hidup
sedemikian rupa sehingga
ia semakin bahagia.
Powered by HarukaEdu.com

Q: Apa yg membuat dia bahagia ?


A:
Yg membuat manusia bahagia
adalah,
kesenangan & memperoleh
kenikmatan hidup.
Kalangan hedonis berprinsip
nikmati hari ini ! (carpe diem).
Kaum hedonis berpikir bahwa
secara kodrati setiap manusia
mencari kesenangan.
Tubuh adalah akar kesenangan.
Apa yg menyenangkan utk tubuh
itulah kebahagiaan.

-1605PA13-

Hal. 7

Part2: Teori Hedonisme

Kebahagiaan: Kekhasan Teori Hedonisme

Teori hedonisme memiliki ciri khas, yaitu:


1. Orang menjadi bahagia dgn mencari
perasaan menyenangkan sebanyak mungkin.
2. Menghindari perasaan2 yg menyakitkan.
3. Menentang etika tradisional yg dituduhnya
munafik & taat karena aturan.

4. Di balik tujuan luhur manusia (tegakan


keadilan),
Tersembunyi motif mencari
kenikmatan & kesenangan.

Powered by HarukaEdu.com

-1605PA13-

Hal. 9

Kebahagiaan: Teori Pengembangan Diri

Dalam teori pengembangan diri,


kebahagiaan manusia tidak saja
diukur dari tercapai
kesenangan/kenikmatan
berdasarkan
ukuran nilai jasmani sebanyak
mungkin tetapi melampauinya.
Kebahagiaan terletak pada
pengembangan &
penyempurnaan diri.
Manusia bahagia tidak saja
karena mendapatkan
kesenangan & kenikmatan
tetapi lebih dari itu manusia
menjadi bahagia kalau
ia mampu merealisasikan diri
& potensinya.
Powered by HarukaEdu.com

Dasar pemahaman teori ini adalah,


manusia adalah makhluk
potensial.
Potensi baru menjadi kenyataan
kalau direalisasikan.
Kebahagiaan manusia hanya
bisa tercapai kalau,
1. Potensi,
2. Bakat, &
3. Kemampuan dirinya
diaktifkan.

-1605PA13-

Hal. 10

Part3: Teori Utilitarianisme

Kebahagiaan: Teori Utilitarianisme

Utilitarianisme dari bahasa Latin


utilis, berguna.
Teori ini mengajarkan bahwa
baik buruknya tindakan
sangat bergantung pada
guna atau manfaatnya.
Manfaat itu bukan utk diri
sendiri tetapi utk
semua orang yg dipengaruhi
perbuatan tersebut

Utilitarianisme
a. Mengajarkan bahwa,
manusia bertindak sedemikian
rupa bergunanya sehingga
orang lain merasa bahagia.
Manusia bertindak sedemikian
rupa sehingga
menghasilkan sesuatu yg
baik &
mengelakan akibat2 buruk yg
akan timbul.
b. Bersifat universal,
mengakui kewajiban manusia
utk semua orang (sesama).

Powered by HarukaEdu.com

-1605PA13-

Hal. 12

Utilitarianisme: Kekhasan

Teori utilitarianisme memiliki kekhasan, yaitu:


Kebahagiaan tidak saja dilihat dari
kepentingan pelaku (saya bahagia) tetapi
kebahagiaan semua orang yg menjadi
dampak
tindakan berguna seorang pelaku
(mereka juga bahagia).
Norma dasariah utilitarianisme adalah:

Bertindaklah selalu menurut kaidah sehingga perbuatan tersebut


membawa manfaat yg
sebesar-besarnya utk sebanyak mungkin orang.

Powered by HarukaEdu.com

-1605PA13-

Hal. 13

Utilitarianisme: Jasa

Jasa utilitarianisme
Sifatnya rasional,
manusia menaati aturan bukan
demi aturan melainkan
demi tujuan atau manfaat
yg bisa
dipertanggungjawabkan.
Jasa ini sering diambil
pemerintah dalam
mengambil keputusan
politik & ekonomi.

Powered by HarukaEdu.com

Mengajarkan universalisme.
Manfaat utk sebanyak
mungkin orang.
Dia memperhitungkan dampak
perbuatan utk orang lain.
Tindakan manusia menuntut
pertanggungjawaban utk
sesama.

-1605PA13-

Hal. 14

Part4: Ukuran Kebahagiaan

Kebahagiaan: Ukuran

Ukuran Kebahagiaan
Apa ukuran kebahagian seseorang ?
Setiap orang memiliki tafsiran yg
berbeda tentang
ukuran kebahagiaan.
Seorang
a. Guru merasa bahagia kalau
anak didiknya sukses.
b. Mahasiswa merasa bahagia
kalau dapat nilai yg baik & lulus
tepat waktu.
c. Orangtua bahagia kalau
anak2nya sukses.
d. Penganggur bahagia kalau
dapat pekerjaan.
e. Orang miskin uang adalah kunci
kebahagiaannya.
Powered by HarukaEdu.com

Bagi
f. Artis popularitas adalah
kebahagiaannya.
g. orang sakit kesehatan adalah
hal yg membahagiakan.
h. Seorang politisi, kekuasaan
adalah kebahagiaannya.
i. Seorang pemuda lajang,
mendapat pasangan hidup
adalah kebahagiaannya.

Masih banyak lagi yg lain.


Pertanyaan, apakah ukuran ini yg
kita sebut sebagai
kebahagiaan sejati ?

-1605PA13-

Hal. 16

Kebahagiaan: Prinsip Kebahagiaan Sejati

Kebahagiaan Sejati
Q: Apa itu kebahagiaan sejati ?
A:
Prinsip kebahagiaan sejati
adalah:
Bertindaklah sehingga kita
memajukan kebahagiaan
sebanyak mungkin orang &
diri kita sendiri

Powered by HarukaEdu.com

1. Kebahagiaan adalah,
Penyempurnaan diri manusia,
artinya
dia tidak menyamakannya
dgn kesenangan.
Kesenangan sebagai
pelengkap kebahagiaan.
Kebahagiaanku hanya bisa
terjadi kalau saya mampu
mengekspresikan diri
dalam bakat &
kemampuan dasariah yg saya
miliki.

-1605PA13-

Hal. 17

Kebahagiaan: Prinsip Kebahagiaan Sejati (Lanjut)

2. Manusia adalah makhluk sosial


(ada bersama orang lain).
Penyempurnaan diri manusia
hanya mungkin dalam
hubungan dgn orang lain.
Kebahagiaan sejati menuntut
tanggung jawab terhadap
diri sendiri, sesama, & dunia
sebagai lingkup hidup.
Kebahagiaan sejati terpenuhi
melalui
karya/tindakan manusia
menyempurnakan,
a. Manusia,
b. Dunia, &
c. Sesamanya.
Powered by HarukaEdu.com

3. Manusia mempertimbangkan,
akibat dari perbuatannya,
yaitu kebahagiaan sebanyak
mungkin orang akibat
perbuatan kita.
Kebahagiaan sejati terjadi
kalau kepentingan semua
orang
terpenuhi oleh tindakan
saya.

-1605PA13-

Hal. 18

Kebahagiaan: Prinsip Kebahagiaan Sejati (Lanjut)

4. Kebahagiaan sejati menuntut,


setiap orang menyempurnakan diri, namun
kita tidak boleh mengorbankan kebahagiaan
orang lain demi kepentingan kita, &
sebaliknya kebahagiaan sejatiku hanya
terjadi kalau orang lain
tidak menyalagunakan kebahagiaanku utk
kepentingannya.
Martabat pribadi manusia begitu luhur
karena itu tidak boleh digunakan
sebagai alat utk kepentingan apapun.

Powered by HarukaEdu.com

-1605PA13-

Hal. 19

Course : Pendidikan Agama (1605PA13)

online.uwin.ac.id
Associate Partners :
Powered
by HarukaEdu.com
Powered
by HarukaEdu.com

-1605PA13-

Hal. 20