Anda di halaman 1dari 14

I

S
A
L
U
M
SI

GROUP 7

Yuli Arnita
Sri Kurnia Ramadhani
Yosua Elsiarine Sambo
Vita Aprila

PENGERTIAN SIMULASI
Siagian, 1987

Simulasi ialah suatu metodologi untuk melaksanakan percobaan


dengan menggunakan model dari satu sistem nyata

Hasan, 2002

Simulasi merupakan suatu model pengambilan keputusan dengan


mencontoh atau mempergunakan gambaran sebenarnya dari suatu
sistem kehidupan dunia nyata tanpa harus mengalaminya pada
keadaan yang sesungguhnya

Schroeder, 1997

Simulasi adalah suatu teknik yang dapat digunakan untuk


memformulasikan dan memecahkan model model dari golongan
yang luas. Golongan atau kelas ini sangat luasnya sehingga dapat
dikatakan , Jika semua cara yang lain gagal, cobalah simulasi

Simulasi secara sederhana dapat diartikan sebagai proses


peniruan. Simulasi adalah tiruan dari fasilitas atau proses dari
suatu operasi, biasanya menggunakan komputer.Simulasiadalah
suatu proses peniruan dari sesuatu yang nyata beserta keadaan
sekelilingnya (state of affairs). Aksi melakukan simulasi ini secara
umum menggambarkan sifat-sifat karakteristik kunci dari
kelakuan sistem fisik atau sistem yang abstrak tertentu.

KELEBIHAN SIMULASI
Dapat dipadukan dengan model numerik
untuk menganalisa sistem yang lebih
kompleks.
Didukung data yang berhubungan
langsung dengan angka acak, dengan tipe
data probabilistik.
Mudah beradaptasi dan mudah digunakan
untuk berbagai masalah.
Simulasi dapat memberi solusi kalau
model analitik gagal melakukannya.
Model simulasi lebih realistis terhadap
sistem nyata karena memerlukan asumsi
yang ebih sedikit. Misalnya, tenggang
waktu dalam model persediaan tidak
perlu harus deterministik.

Perubahan konfigurasi dan struktur dapat


dilaksanakan lebih mudah untuk
menjawab pertanyaan : what happen if
Misalnya, banyak aturan dapat dicoba
untuk mengubah jumlah langganan dalam
sistem antrian.
Dalam banyak hal, simulasi lebih murah
dari percobaannya sendiri.
Simulasi dapat digunakan untuk maksud
pendidikan.
Untuk sejumlah proses dimensi, simulasi
memberikan penyelidikan yang langsung
dan terperinci dalam periode waktu
khusus.

KEKURANGAN SIMULASI
Model simulasi masih bisa menyita waktu
Waktu eksekusi simulasi bisa sangat besar.
Simulasi secara esensial adalah suatu
proses eksperimen yang memerlukan
perencanaan yang hati-hati
Simulasi bukanlah presisi dan juga bukan
suatu proses optimisasi.

Simulasitidak menghasilkan solusi, tetapi ia


menghasilkan cara untuk menilai solusi
termasuk solusi optimal.
Model simulasi yang baik dan efektif sangat
mahal dan membutuhkan waktu yang lama
dibandingkan dengan model analitik.
Tidak semua situasi dapat dinilai melalui
simulasi kecuali situasi yang memuat
ketidakpastian

SIMULASI MONTE CARLO


Jika suatu sistem mengandung elemen yang mengikut sertakan faktor kemungkinan, model yang
digunakan adalah model Monte Carlo. Dasar dari simulasi Monte Carlo adalah percobaan elemen
kemungkinan dengan menggunakan sampel random (acak). Metode ini terbagi dalam 5 tahapan yaitu :

Membuat distribusi kemungkinan


untuk variabel penting

Membangun distribusi
kemungkinan kumulatif untuk tiap
tiap variabel di tahap pertama

Membuat angka random

Menentukan interval angka


random untuk tiap variabel

Membuat simulasi dari rangkaian


percobaan

SIMULASI ANTREAN
Antrian adalah suatu kejadian yang biasa dalam kehidupan seharihari. menunggu di depan loket
untuk mendapatkan tiket kereta api atau tiket bioskop, pada pintu jalan tol, pada bank, pada kasir
supermarket, dan situasisituasi yang lain merupakan kejadian yang sering ditemui.

KOMPONEN DASAR ANTREAN


Kedatangan

Pelayanan

Antri

Proses Dasar Antrean

FirstCome FirstServed (FCFS) atau FirstIn FirstOut (FIFO)

LastCome FirstServed (LCFS) atau LastIn FirstOut (LIFO)

Service In Random Order (SIRO)

Priority Service (PS)

STRUKTUR ANTRIAN

Single Phase Channel

Single Channel Multi


Phase

Multi Channel Single


Phase

Multi Channel Multi


Phase

MEKANISME PELAYANAN
ADA 3 ASPEK YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM MEKANISME PELAYANAN, YAITU :

TERSEDIANYA PELAYANAN
KAPASITAS PELAYANAN
LAMANYA PELAYANAN

CONTOH KASUS SIMULASI ANTREAN


SIMULASI PELAYANAN
PENGISIAN BAHAN BAKAR
DI SPBU GUNUNG
PANGILUN

Antrian terjadi apabila waktu proses lebih besar dari pada waktu antar kedatangan. Dalam hal ini dilakukan
pengamatan pada SPBU Gunung Pangilun. Tujuannya adalah untuk melihat bagaimana sistem antrian pada
pengisian bahan bakar yang dikhususkan pada kendaraan roda dua. Ukuran performa dari sistem ini adalah
jumlah antrian, waktu antrian dan nilai utilitas. Berdasarkan ukuran performa dari simulasi yang dilakukan
inilah diberikan suatu usulan perbaikan terhadap sistem yang telah ada sehingga diperoleh sistem yang
lebih baik (continuous improvement). Berdasarkan data pengamatan yang diperoleh lalu dibuatlah suatu
model simulasi terhadap sistem yang diamati. Dalam penyelesaian permasalahan ini digunakan software
arena. Hasil yang diperoleh dari simulasi tersebut adalah terlihat bahwa terjadinya antrian dari entiti yang
diproses. Sehingga diberikan usulan skenario perbaikan yaitu penembahan server dengan tujuan
permasalahan antrian dapat diatasi. Rekomendasi perbaikan yang diberikan berdasarkan hasil simulasi
yang dilakukan adalah tidak perlu dilakukan penambahan server karena akan membuat menurunnya nilai
utiliatas dari server tersebut. Sehingga menyebabkan kurang optimalnya pemanfaatan dari server tersebut