Anda di halaman 1dari 4

ARTIKEL

NUKLIR
Pengertian Nuklir
Nuklir adalah berhubungan dengan atau menggunakan inti atau energi (tenaga) atom.
Segala sesuatu yang berkaitan dengan nuklir adalah berhubungan dengan atom. Atom
merupakan bagian terkecil dari suatu benda yang terdiri atas proton, neutron dan elektron. Nuklir
merupakan inti atom yang tersusun dari proton dan neutron, namun proton dan neutron ini juga
tersusun dari beberapa partikel yang jauh lebih kecil bernama kuark.
Sedangkan energi nuklir berasal dari fisi atu fusi inti atom. Fisi adalah peristiwa pecahnya
suatu iinti atom, sedangkan fusi adalah peristiwa bergabungnya dua buah inti atom menjadi inti
inti yang lebih besar. Atau dengan kata lain energi nuklir diperoleh apabila suatu inti atom pecah
atau bergabung menjadi atom lain, dan pecahan tersebut disertai dengan energi. Peristiwa fusi
menghasilkan menghasilkan tenaga nuklir yang luar biasa besarnya.

Sumber Nuklir
Unsur yang sering digunakan dalam reaksi fisi nuklir adalah Plutonium dan Uranium
(terutama Plutonium-239, Uranium-235), sedangkan dalam reaksi fusi nuklir adalah Lithium dan
Hidrogen(terutama Lithium-6, Deuterium, Tritium).

Cara Memperoleh Energi Nuklir


Energi nuklir dikenal dengan penemuan zat radioaktif pada akhir abad ke-19. unsur kimia
tertentu seperti Uranium, Plutonium, Radium dan Polonium ditemukan untuk memancarkan
radiasi pengion tertentu, yang kemudian diklasifikasikan menjadi sinar Alpha (inti Helium), sinar
Beta (elektron kecepatan tinggi) dan sinar Gamma (gelombang elektromagnetik energi tinggi).
Inti radioaktif tidak stabil. Ketika neutron dileburkan ke radioaktif terfissi seperti
Uranium-235, kemudian diserap dan elemen stabil baru dibuat, yang kemudian terurai menjadi
dua inti yang stabil, bersama dengan pelepasan energi yang luar biasa. Ini adalah reaksi fisi
nuklir. Fisi nuklir adalah proses pembelahan inti menjadi bagian-bagian yang hampir setara, dan
melepaskan energi dan neutron dalam prosesnya. Jika neutron ini ditangkap oleh inti lainnya
yang tidak stabil, inti tersebut akan membelah juga dan memicu reaksi berantai.
Fusi nuklir (reaksi termonuklir) adalah sebuah proses saat dua inti atom bergabung,
membentuk inti atom yang lebih besar dan melepaskan energi. Reaksi fusi menghasilkan radiasi
sinar alfa, beta dan gamma. Ketiga jenis radiasi terjadi secara alami dimana radiasi sinar gamma
adalah yang paling berbahaya dan sulit ditahan.
Besarnya energi pada proses reaksi nuklir dapat diperkirakan dengan hukum - E = mc2,
dimana m adalah perbedaan massa dan c adalah kecepatan cahaya (3 x 108 meter per detik).
Manfaat dan Penggunaan Nuklir
Manfaat dan Penggunaan energi nuklir dalam berbagai bidang, seperti:
1. Pertanian
a. Pengawetan bahan makanan
Radiasi sinar radio aktif seperti sinar gamma, dapat menghambat pertumbuhan
tanaman seperti pertunasan, sehingga dapat digunakan untuk mengawetkan bahan mentah

2.

3.

4.

5.

seperti kentang agar tidak tumbuh walaupun disimpan di gudang dalam waktu yang cukup
lama.
b. Variasi hasil pertanian
Dengan menggunakan sifat sinar gamma yang mampu menadakan mutasi gen dari
biji-bijian, maka dapat dicari mutan ya itu variasi hasil mutasi gen yang menguntungkan
bagi manusia. Dengan tekhnik ini, maka harapan manusia untuk mendapatkan suatu
varian yang sangat sangat menguntungkan.
c. Menciptakan bibit unggul
Dengan menggunakan sinar radioaktif dari energi nuklir dapat merubah sifat-sifat
genetika suatu jenis tanaman sehingga memungkinkan untuk membuat bibit unggul untuk
pertanian yang memiliki sifat-sifat yang diinginkan.
Industri
a. Industri kayu
Mutu kayu dapa ditingakatkan dengan merendam dalam cairan bahan organik
monomor (bahan plastik).
b. Serat tekstil
Serat-serat tekstil, baik dari kapas maupun serat sintetik seperti poliester, dapat
diubah sifat-sifatnya menjadi lebih menguntungkan bagi kesejahteraan manusia.
c. Pengwetan makanan
Pada prinsipnya makanan diawetkan dengan membunuh kuman atau bakteri
pembusuk didalam makanan tersebut dengan radiasi.
Kesehatan
Dalam bidang kesehatan, tekhnik nuklir biasanya digunakan dalam diagnosis
penyakit dalam. Penggunaan cara biasa misalnya dengan sianar X seringkali meninbuklkan
hasil yang kurang memuaskan dan bahkan memiliki efek samping. Penggunaanzat radioaktif
jangaka penndek dengan dosis yang sesuai, dapat memberikan informasi yang lebih
memuaskan tentang sesuatu yang erjadi dalam tubuh. Misalnya dalam penentuan lokasi
tumor otak, kanker, kelainan pada paru-paru, kelenjer gondok, ginjal dan sebagainya.
Hidrologi
Zat radio aktif dalam hidrologi biasanya digunakn sebagai perunut atau penelusur
dengan cara memasukkan zat radioaktif kedalam alpatiran air, misalnya sungai dengan
menggunakan detektor seperti Geiger Muller, hasilnya dapat memberikan informasi
kecepatan aliran air, mendeteksi rembesan air dan arahnya, dan juga debit air tanah.
Senjata Militer
Uranium dan plutonium merupakan bahan dasar dalam pembuatan bom atom dan
bom hidrogen.

Dampak Negatif Energi Nuklir


1. Mengancam keselamatan jiwa
Radiasi yang diakibatkan oleh reaktor nuklir ini ada dua. Pertama, radiasi langsung,
yaitu radiasi yang terjadi bila radioaktif yang dipancarkan mengenai langsung kulit atau
tubuh manusia. Kedua, radiasi tak langsung. Radiasi tak langsung adalah radiasi yang terjadi
lewat makanan dan minuman yang tercemar zat radio aktif, baik melalui udara, air, maupun
media lainnya
2. Teknologi Nuklir bisa di salah gunakan untuk senjata pemusnah massal.
Dalam hal ini energi nuklir dapat digunakan untuk membuat senjata nuklir yang
sangat berbahaya seperti boim atom. Sehinga dapat disalah gunakan untuk pemusnahan
sekelompok manusia atau makhluk lain, yang dapat mengancam perdamaian dunia.
3. Reaktor menghasilkan produk limbah nuklir yang memancarkan radiasi yang berbahaya.

4. Radioaktif tingkat tinggi dipancarkan dari energi nuklir sangat berbahaya. Sekali dirilis, hal
itu berlangsung selama puluhan ribu tahun sebelum membusuk ke tingkat yang aman.
Ledakan Nuklir dapat menghasilkan radiasi sangat tinggi yang melepaskan elektron dan
mampu merusak DNA.

Gambar Skema Reaktor Nuklir Untuk Pembangkit Listrik

Reaksi Fisi yang Menghasilkan Energi