Anda di halaman 1dari 5

Forum

Bagaimana menurut saudara Sistem Pengendalian Internal pada Manajemen


Sumber Daya Manusia pada Sistem Penggajian? Berikan Contoh
Jawab
Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan pilar fungsi utama organisasi dalam
mendukung pola penentuan strategi dan kebijakan secara terpadu. Keputusankeputusan sumber daya manusia yang sehat harus didukung oleh informasi
mengenai sumber daya manusia yang baik. SISDM merupakan prosedur sistematik
untuk mengumpulkan, menyimpan, mengambil dan memvalidasi data oleh
organisasi mengenai sumber daya manusia, dan kegiatan-kegiatan personalia.

Kuis
1. Jelaskan manajemen sumber daya manusia dalam sistem penggajiaan dalam
system informasi
2. Jelaskan major tread dalam pengendalian internal dalam aktivitas bisnis
dalam system informasi
Jawab
1. Ssssssssssss
2. Ada beberapa ancaman dan pengendalian pada siklus pendapatan ini,
umumnya seperti :
a. Kehilangan Data
Pengendalian untuk hal ini adalah pengendalian akses (secara fisik dan
logis)
b. Kinerja yang buruk
Pengendalian untuk hal ini adalah melakukan persiapan dan tinjauan
laporan kinerja
1) Penerimaan pesanan penjualan
Pada aktivitas entri pesanan penjualan ada beberapa ancaman antara
lain:

Pesanan pelanggan yang tidak lengkap atau tidak akurat

Penjualan secara kredit ke pelanggan yang memiliki catatan kredit


buruk

Terjadi legitimasi pesanan

Habisnya persediaan, biaya penggudangan, dan pengurangan harga


Pengendalian yang bisa dilakukan, yaitu:

2)

Pemeriksaan edit entri data

Persetujuan kredit oleh manajer bagian kredit, bukan oleh fungsi


penjualan; catatan yang akurat atas saldo rekening pelanggan

Tanda tangan di atas dokumen kertas, tanda tangan digital dan


sertifikat digital untuk e-business

Sistem pengendalian persediaan

Pengiriman barang
Pada aktivitas pengiriman barang ada beberapa ancaman antara lain:

Kesalahan jumlah barang, alamat ataupun jenis barang yang


dikirim.
Pencurian persediaan

Pengendalian yang bisa dilakukan, yaitu:

Rekonsiliasi pesanan penjualan dengan kartu pengambilan dan slip


pengepakan, pemindai kode garis, pengendalian aplikasi entri data
Batasi akses fisik ke persediaan. Dokumentasi semua transfer
internal persediaan. Perhitungan fisik persediaan secara periodik
persediaan dan rekonsiliasi perhitungan dengan jumlah yang
dicatat.

3) Penagihan dan piutang usaha


Pada aktivitas penagihan dan piutang usaha ada beberapa ancaman
antaralain:

Kegagalan untuk menagih pelanggan


Kesalahan dalam penagihan
Kesalahan dalam memasukkan data ketika memperbarui piutang
usaha

Pengendalian yang bisa dilakukan, yaitu:


Pemisahan fungsi pengiriman dan penagihan. Pemberian nomor
terlebih dahulu ke semua dokumen pengiriman dan rekonsiliasi
faktur secara periodik. Rekonsiliasi kartu pengambilan dan
dokumen pengiriman dengan pesanan penjualan
Pengendalian edit entri data dan daftar harga
Rekonsiliasi buku pembantu piutang usaha dengan buku besar;
laporan bulanan ke pelanggan
4) Penagihan kas

Pada aktivitas penagihan kas ancaman yang biasa terjadi adalah :

Pencurian Kas

Hal ini dapat diatasi dengan beberapa cara, yaitu: Pemisahan tugas;
minimalisasi penanganan kas; kesepakatan lockbox; konfirmasikan
pengesahan dan penyimpanan semua penerimaan; Rekonsiliasi
periodik laporan bank dengan catatan seseorang yang tidak terlibat
dalam pemrosesan penerimaan kas.
Siklus Pengeluaran
Siklus pengeluaran (expenditure cycle) adalah rangkaian kegiatan bisnis dan
operasional pemrosesan data terkait yang berhubungan dengan pembelian serta
pembayaran barang dan jasa (Romney & Steinbert, 2005).
Pada siklus ini terdapat 3 aktivitas dasar yaitu :
a)

Memesan barang , persediaan, dan jasa

Aktivitas yang pertama adalah melakukan pesanan terhadap barang, persediaan


maupun jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dalam hal ini kita perlu
memperhatikan berapa jumlah yang akan dibeli dan kapan akan digunakan agar
bisa tersedia tepat waktu, selain itu perlu juga untuk menentukan pemasok mana
yang akan kita pesan. Bagian pembelian disini harus membuat surat order
pembelian (Purchase Order)
Pengendalian yang bisa dilakukan adalah
Metode pengendalian persediaan tradisional ini sering disebut: kuantitas pesanan ekonomis [EOQ]):
Pendekatan ini didasarkan pada perhitungan jumlah optimal pesanan untuk meminimalkan jumlah biaya
pemesanan, penggudangan dan kekurangan persediaan.

b)

Menerima dan menyimpan barang, persediaan, dan jasa

Aktivitas kedua dalam siklus pengeluaran adalah penerimaan dan penyimpanan


barang yang dipesan. Bagian penerimaan bertanggung jawab untuk mengecek dan
menerima kiriman dari para pemasok. Dokumen yang dibuat dalam proses
penerimaan barang adalah laporan penerimaan barang adalah laporan penerimaan
(receiving report).
Pengendalian
Metode-metode pengendalian persediaan alternatif :
MRP (material requirement planning)
Pendekatan ini bertujuan mengurangi tingkat persediaan yang dibutuhkan dengan cara menjadwalkan produksi,
bukan memperkirakan kebutuhan.
JIT (just in time)
Sistem JIT berusaha untuk meminimalkan, jika bukan menghilangkan, baik biaya penggudangan maupun
kekurangan persediaan.
Apakah perbedaan utama antara Materials requirements planning (MRP) dan Just-In-Time (JIT) ?

Sistem MRP menjadwalkan produksi untuk memenuhi perkiraan kebutuhan penjualan, sehingga menghasilkan
persediaan barang jadi.
Sistem JIT menjadwalkan produksi untuk memenuhi permintaan pelanggan, sehingga secara nyata meniadakan
persediaan barang jadi.

c)

Membayar untuk barang, persediaan, dan jasa

Aktivitas ketiga dalam siklus pengeluaran adalah menyetujui faktur penjualan yang
dibuat oleh pemasok. Bagian utang usaha menyetujui faktur penjualan untuk
dibayar dan kasir bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran.
Pengendalian pada siklus pengeluaran ini

1. MRP (material requirement planning)


2. JIT (just in time)

3.

Siklus Produksi

Siklus Produksi adalah rangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan data
terkait yang terus terjadi yang berkaitan dengan pembuatan produk.
Aktivitas-aktivitas yang ada dalam siklus produksi yaitu :
a)

Desain Produk

Kenapa harus dilakukan desain produk?


Karena desain produk ini bertujuan agar produk yang dihasilkan nantinya laku
dijual, memiliki kualitas yang bagus, intinya agar produk yang dihasikan bisa
menang bersaing dengan produk lainnya.
b)

Perencanaan dan Penjadwalan

Perencanaan dan penjadwalan disini terkait dengan proses pembuatan produk yang
telah di desain. Selain itu juga termasuk perencanaan perolehan bahan baku, disini
ada 2 metode yaitu :

Metode Perencanaan Sumber Daya Produksi

Yaitu perusahaan menyiapkan gudang untuk menampung bahan baku agar


nantinya ketika akan melakukan produksi kita telah memiliki bahan baku.

Metode Just In Time

Yaitu perusahaan tidak memiliki gudang penyimpanan bahan baku karena bahan
baku dipesan ketika ada pesanan penjualan atau di pesan saat itu juga (just in
time).
c)

Operasi Produksi

Prosedur-prosedur yang dijalankan dalam rangka menghasilkan suatu produk.


d)

Akuntansi Biaya

Memproses semua informasi yang berkaitan dengan biaya-biaya produksi termasuk


biaya bahan baku, biaya tenaga kerja maupun biaya overhead pabrik. Sehingga
nantinya diharapkan mampu menghasilkan biaya yang akurat.
4.

Siklus Sumber Daya Manusia

Siklus SDM adalah aktivitas bisnis yang berulang dan operasi pemrosesan data
yang terkait dengan manajemen yang efektif atas tenaga kerja.
Aktivitas-aktivitas dalam siklus SDM yaitu :

Perekrutan dan kontrak kerja

Pelatihan

Penugasan pekerjaan

Kompensasi (Penggajian)

Evaluasi kinerja

Pemutusan hubungan kerja

5.

Siklus Keuangan

Siklus keuangan adalah aktivitas bisnis yang berulang dan operasi pemrosesan data
yang terkait dengan segala jenis keuangan baik pemasukan maupun pengeluaran.