Anda di halaman 1dari 36

Komunikasi

Dokter dan
Keluarga Pasien

Komunikasi Dokter dan Keluarga


Pasien
Seorang perempuan usia 15 tahu korban tabrak lari
dibawa oleh penduduk sekitar ke UGD RSU, dalam
keadaan tidak sadar. Di UGD dokter dan para medis
berusaha menolong nyawa pasien, dengan
melakukan bantuan nafas dan perbaikan denyut
jantung dengan memakai Direct current shock (DC
Shock), hasilnya pasien tidak respon, lalu dokter
melakukan
rekam
elektrik
jantung
/Elektrokardiogram, hasil rekaman menunjukkan
grafik flat. Dokter menyatakan pasien meninggal
dunia, kesimpulan pasien meninggal adalah
didiagnosis sebagai trauma basis krania.
Tugas:
Sebagai dokter bagaimana saudara menyampaikan
informasi kasus di atas kepada keluarga pasien

Tujuan Pembelajaran
Mahasiswa mampu mengetahui dan
menjelaskan :
1. Definisi komunikasi kesehatan
2. Jenis-jenis komunikasi kesehatan
3. Prinsip komunikasi dalam layanan
kesehatan
4. Unsur komunikasi
5. Metode komunikasi oral dan tertulis
6. Sistematika dalam penyampaian
informasi

Jenis- Jenis
Komunikasi

Komunikasi

intrapribadi

Intrapersonal communication adalah


komunikasi dengan diri sendiri, baik
kita sadari atau tidak.
Komunikasi

antarpribadi

Interpersonal communication adalah


komunikasi antara orang-orang secara
tatap muka, yang memungkinkan
respon verbal maupun nonverbal
berlangsung secara langsung.

Komunikasi

verbal ( Lisan )

Yang terjadi secara langsung serta tidak


dibatasi oleh jarak , dimana kedua belah pihak
dapat bertatap muka.
Yang terjadi secara tidak langsung akibat
dibatasi oleh jarak.

Komunikasi nonverbal ( Tertulis )


Naskah , yang biasanya digunakan untuk
menyampaikan kabar yang bersifat kompleks.
Gambar dan foto akibat tidak bisa dilukiskan
dengan kata-kata atau kalimat.

Komunikasi

vertikal

Terjadi dalam bentuk komunikasi dari


pemimpin kepada anggota seperti
perintah, teguran, pujian
Komunikasi

horizontal

Terjadi dalam ruang lingkup organisasi


atau perusahaan diantara orang orang yang memiliki kedudukan
sejajar.

PRINSIP-PRINSIP
KOMUNIKASI
KESEHATAN

Prinsip Komunikasi Menurut


Deddy Mulyana, Ph.D
Komunikasi

adalah suatu proses

simbolik
:Komunikasi itu bersifat sistemik
:Komunikasi bersifat prosesual,
dinamis dan transaksional
:komunikasi bersifat irreversible
:Komunikasi bukan panasea untuk
menyelesaikan berbagai masalah

Prinsip Komunikasi menurut


Seiler(1998)
A.Komunikasi

merupakan sebuah proses


B.Komunikasi merupakan sistem
C.Komunikasi bersifat transaksi dan
interaksi
D.Komunikasi dapat terjadi disengaja
atau tidak disengaja

Unsur Komunikasi

Unsur Komunikasi
Pengirim

pesan/Komunikator

(sender),
Pesan yang dikirimkan/Pesan
(message),
Bagaimana pesan tersebut
dikirimkan/Saluran (delivery
channel atau media),
Penerima pesan/Komunikan
(receiver),
Umpan balik/Respon (feedback).

Komunikator
Orang yang mempunyai kebutuhan
untuk berkomunikasi, yakni
keinginan untuk membagi keadaan
internal sendiri, balk yang bersifat
emosional maupun informasional
dengan orang lain

Encoding
Suatu aktifitas internal pada
komunikator dalam menciptakan
pesan melalui pemilihan simbolsimbol verbal dan non verbal, yang
disusun berdasarkan aturan-aturan
tata bahasa, serta disesuaikan
dengan karakteristik komunikan.

Pesan
Merupakan

hasil encoding.
Pesan adalah seperangkat
simbol-simbol
balk verbal maupun non verbal,
atau gabungan keduanya, yang
mewakili keadaan khusus
komunikator untuk disampaikan
kepada pihak lain

Saluran
Sarana fisik penyampaian pesan
dari sumber ke penerima atau yang
menghubungkan orang ke orang
lain secara umum

Komunikan
Seseorang yang menerima,
memahami, dan menginterpretasi
pesan.

Decoding
Kegiatan

internal dalam diri


penerima.
Melalui indera, penerima
mendapatkan macam-macam
data dalam bentuk "mentah",
berupa kata-kata dan simbolsimbol yang harus diubah ke
dalam pengalaman-pengalaman
yang mengandung makna.
intepretasi dan memberikan
umpan balik.

Respon
Apa

yang telah diputuskan oleh


penerima untuk dijadikan sebagai
sebuah tanggapan terhadap
pesan.
Respon dapat bersifat positif,
netral, maupun negatif.

KOMUNIKASI oral (lisan)

DEFINISI KOMUNIKASI
LISAN
Komunikasi Lisan adalah komunikasi
dengan mengucapkan kata-kata secara
lisan dan langsung kepada lawan
bicaranya, komunikasi lisan biasanya
dapat dilakukan pada kondisi para personal
ataupun individu berhadapan langsung,
seperti pada saat berkomunikasi dengan
tatap muka langsung atau melalui alat
berupa komputer yang mempunyai
fasilitas konfrensi jarak jauh (computer
teleconference) tatap muka melalui televisi
sirkuit tertutup (closed cirkit televisi/CCTV).

Menurut Koch dalam proses komunikasi


lisan ada lima unsur yang terlibat.
1.
2.
3.
4.
5.

Pembicara sebagai penyampai pesan


Pesan atau isi pembicaraan
Saluran atau alat yang digunakan
untuk menyampaikan pesan
Sasaran pembicaraan atau penyimak
Tanggapan sasaran atau penyimak

TEKNIK KOMUNIKASI LISAN


EFEKTIF
1.
2.
3.

4.
5.
6.

Selalu antusias
Ajukan pertanyaan seputar
minat mereka
Beradaptasi dengan bahasa
tubuh dan perasaan lawan
bicaramu
Katakan apa yang kamu kagumi
dari lawan bicaramu
Jadilah pendengar yang baik
Kontak mata yang pas

7. Ungkapkan diri sendiri secara


terbuka
8. Berikan kesan bahwa kamu
berdua berada di tim yang sama
9. Berikan senyuman terbaikmu
10. Memberi saran bermanfaat
11. Sebut nama lawan bicara
dengan baik

AREA KOMUNIKASI LISAN


Komunikasi Persuasif
2. Komunikasi negoisasi
3. Komunikasi motivasi
1.

Komunikasi Tertulis

Komunikasi Tertulis
Komunikasi

dengan
mempergunakan
rangkaian
kata-kata atau kalimat serta
kode (yang mengandung arti)
secara tertulis atau tercetak
dan dapat dimengerti oleh
pihak lain.

Menurut Bovee dan Thill (1989)


komunikasi tertulis memiliki keuntungan,
yaitu :
1. Adanya peluang untuk mengontrol pesan
2. Isi pesan yang disampaikan dapat
memuat informasi yang sangat kompleks
danmemerlukan uraian sangat detail.
3. Pesan yang disampaikan dapat
didokumentasikan, sehingga dapat
dimanfaatkanuntuk rujukan pada masa
mendatang.

Syarat-syarat untuk berkomunikasi tertulis


secara efektif adalah:
Menciptakan suasana yang menguntungkan.
Menggunakan bahasa yang mudah
ditangkap dan dimengerti.
Pesan yang disampaikan dapat menggugah
perhatian atau minat di pihak komunikan.
Pesan dapat menggugah kepentingan
dipihak komunikan yang dapat
menguntungkannya.

Komunikasi Tertulis dalam


Hubungan Dokter-Pasien
Rekam

Medik

Resep
Surat

Edaran

Sistematika
Pemberian Informasi
kepada Pasien

Sistematika pemberian
informasi

Persiapan

oleh dokter
Mencari tahu informasi dari keluarga
pasien tentang pasien
Mengatur intonasi suara dan ekspresi
wajah dan mata tertuju pada
keluarga pasien
Mencari tahu seberapa banyakkah
informasi yang ingin diketahui
tentang pasien
Miliki rasa empati pada saat

Menanggapi

perasaan tentang
info yang diberikan tentang
keadaan pasien
Menutup percakapan dengan
memberikan nasihat dan
dukungan .

Daftar Pustaka
Notoadmojo

, Soekidjo.2005.Promosi
Kesehatan dan aplikasi , Jakarta, Rineka
Cipta
Fanani A. (2013).Komunikasi Kesehatan.
Yogyakarta: Merkid Press
Dianne Berry 2007. Health Communication:
Theory and Practice. McGraw-Hill Education,
New York, NY
T. Leary, Nourthhouse dan Guy. 2011. Health
Communication (A Handbook For Health
Profesional. New Jersey, Practical Hall.